01 Astria Primadhani.pmd Ayouvi Poerna Wardhanie, Didiet Anindita Arnandy, Pengaruh Kemampuan dan Pengetahuan Managerial serta Lingkungan Eksternal terhadap Investasi Teknologi di Era 4.0 pada UKM di Kota Surabaya 9595 Pengaruh Kemampuan dan Pengetahuan Managerial serta Lingkungan Eksternal terhadap Investasi Teknologi di Era 4.0 pada UKM di Kota Surabaya Ayouvi Poerna Wardhanie, Didiet Anindita Arnandy Universitas Dinamika e-mail: ayouvi@dinamika.ac.id, didiet@dinamika.ac.id Abstract: This research was conducted to examine the relationship between managerial skills, managerial knowledge and the external environment on technology investment in the era of the industrial revolution 4.0 in SMEs in the city of Surabaya. Sampling was carried out using survey techniques through questionnaires distributed to respondents. The population determined in this study were SMEs in the city of Surabaya. The number of samples taken was 36 SMEs in the city of Surabaya. Data analysis was performed using multiple regression tests through the Statistical Pack- age for Social Sciences (SPSS) software. The results of this study indicate that managerial ability and the external environment partially do not have a significant positive effect on technology invest- ment, while managerial knowledge has a significant positive effect on technology investment. How- ever, simultaneously managerial ability, managerial knowledge and the external environment have a significant positive effect on technology investment. Keywords: managerial ability, manajerial knowledge, external environment, technology invest- ment PENDAHULUAN Daya saing Indonesia di mata dunia hampir mengalami penurunan. Hal ini tertulis pada lapor- an World Economy Forum (WEF) tahun 2010, Global Competitiveness Index Indonesia. Pada tahun 2010–2011, menduduki posisi ke-44 dari 139 negara, tahun 2011–2011 menduduki posisi ke-46 dari 142 negara, dan tahun 2012–2013 menduduki posisi ke-50 dari 144 negara. Akan tetapi, hal ini langsung berubah pada periode 2013–2014, yang mana peringkat Indonesia mengalami peningkatan secara drastis, yaitu pada peringkat ke-38. Hal ini menunjukkan bahwa In- donesia tangguh dalam menghadapi persaingan, terlebih kembali di era revolusi 4.0 saat ini. Di era ini, Indonesia memiliki peluang yang besar untuk lebih maju dalam persaingan. Ter- lebih lagi terkait persaingan dalam memperluas target pasar yang saat ini semakin sulit di mana seiring adanya perkembangan teknologi yang secara otomatis berdampak pada peningkatan permintaan dan penawaran produk (Candra- ningrat, et al., 2018). Hal ini diwujudkan melalui sektor bisnis terutama pada usaha kecil dan menengah (UKM). UKM ialah suatu bentuk usaha yang melakukan jual beli produk yang diperoleh dari industri besar (Santoso, 2017). Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2008, UKM terdiri dari dua jenis yakni usaha kecil dan usaha menengah. Usaha kecil ialah suatu bentuk usaha dengan penghasilan bersih di atas 50 juta sampai dengan 500 juta di luar tanah dan ba- ngunan serta dengan hasil penjualan per tahun di atas 300 juta sampai dengan 2,5 miliar. Usaha menengah ialah suatu bentuk usaha dengan peng- hasilan bersih di atas 500 juta sampai dengan 10 mmiliar di luar tanah dan bangunan usaha serta dengan hasil penjualan per tahun di atas 2,5 sampai dengan 50 miliar. Di Indonesia, UKM mengalami perkem- bangan sangat pesat setelah terjadinya penurunan ekonomi yang dimulai pada tahun 1997. Oleh Business and Finance Journal, Volume 5, No. 2, October 2020 96 karena itu, UKM dianggap sebagai penyelamat perekonomian. Dikatakan demikian karena UKM mampu mengurangi tingkat pengangguran dan menyediakan lapangan kerja. Selain itu, UKM juga berkontribusi dalam pendapatan baik daerah maupun negara. Di samping itu, Candra- ningrat, et al. (2018) berpendapat bahwa UKM berperan penting terhadap perekonomian Indo- nesia terutama terkait pengangguran dan me- ningkatkan normalitas usaha yang berkelanjutan. Era revolusi industri 4.0 ini membawa berbagai ancaman bagi negara Indonesia, karena semakin mudah produk asing yang masuk. Terlebih kem- bali bahwa produk-produk tersebut memiliki kualitas yang lebih baik. Berawal dari hal ter- sebut, mendorong para pelaku UKM untuk dapat meningkatkan kualitas produk agar dapat ber- saing dengan berbagai produk asing yang masuk. Kota Surabaya adalah salah satu kota yang mengalami perkembangan pesat terkait UKM. Pada tahun 2008, jumlah UKM di Surabaya mencapai 4,2 juta, tahun 2012 mencapai 6,8 juta dan tahun 2016 mencapai 9,59 juta (Aquinus, 2018). Dengan menyadari peluang UKM di era industri 4.0 saat ini, diperlukan berbagai upaya agar dapat unggul dalam persaingan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu investasi tek- nologi. Salah satu tujuan melakukan investasi teknologi adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan operasional, mulai dari pengadaan hingga pengiriman yang mana agar dapat unggul dalam persaingan. Menurut Annosi (2019) dalam memutuskan tersebut, ada tiga hal sebagai penentu keputusan pihak UKM ter- kait investasi teknologi antara lain kemampuan manajerial, pengetahuan manajerial dan lingkung- an eksternal. Selain itu, ketiga hal tersebut juga dianggap sebagai faktor yang berpengaruh ter- hadap keberhasilan perancangan, pembuatan, penerapan dan pemeliharaan pada teknologi yang digunakan. Berdasarkan penjelasan tersebut, di- perlukan penelitian tentang Pengaruh Kemam- puan dan Pengetahuan Managerial serta Ling- kungan Eksternal terhadap Investasi Teknologi di Era 4.0 pada UKM di Kota Surabaya. KERANGKA KONSEPTUAL/METODOLOGI PENELITIAN Berdasarkan permasalahan yang dikaji, penelitian ini termasuk jenis penelitian kausalitas. Penelitian kausalitas ialah penelitian yang meng- kaji hubungan sebab akibat antara variabel bebas dengan variabel terikat (Sugiyono, 2012), sedang- kan berdasarkan jenis data yang diperoleh pene- litian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif ialah penelitian yang meng- ambil data dalam bentuk angka yang selanjutnya dilakukan analisis statistik. Penelitian ini terdiri dari tiga variabel bebas yakni kemampuan mana- jerial (X 1 ), pengetahuan manajerial (X 2 ), dan lingkungan eksternal (X 3 ) dengan satu variabel terikat yakni investasi teknologi (Y). Populasi yang ditentukan dalam penelitian ini yaitu semua UKM yang ada di Kota Surabaya. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 35 UKM yang ada di Surabaya, Hal ini dikarenakan keter- batasan jumlah UKM yang berada di Kota Sura- baya, sehingga hanya diambil sebanyak 35 UKM. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1. Gambar 1 Kerangka Pemikiran Ayouvi Poerna Wardhanie, Didiet Anindita Arnandy, Pengaruh Kemampuan dan Pengetahuan Managerial serta Lingkungan Eksternal terhadap Investasi Teknologi di Era 4.0 pada UKM di Kota Surabaya 97 Uji Reliabilitas Tabel 2 Hasil Uji Reliabilitas Hipotesis dalam penelitian ini sesuai ke- rangka pemikiran yang ada dapat diketahui se- bagai berikut. H 1 : Kemampuan manajerial berpengaruh signi- fikan dan positif terhadap investasi tekno- logi. H 2 : Pengetahuan manajerial berpengaruh signi- fikan dan positif terhadap investasi tekno- logi. H 3 : Lingkungan eksternal berpengaruh signi- fikan dan positif terhadap investasi tekno- logi. H 4 : Kemampuan manajerial, pengetahuan ma- najerial dan lingkungan eksternal berpe- ngaruh signifikan dan positif terhadap in- vestasi teknologi. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Instrumen Data Uji Validitas Tabel 1 Hasil Uji Validitas Item rhitung rtabel Hasil Kemampuan Manajerial 1 0,449 0,329 Valid Kemampuan Manajerial 2 0,521 Valid Kemampuan Manajerial 3 0,439 Valid Kemampuan Manajerial 4 0,487 Valid Kemampuan Manajerial 5 0,586 Valid Pengetahuan Manajerial 1 0,561 Valid Pengetahuan Manajerial 2 0,789 Valid Pengetahuan Manajerial 3 0,700 Valid Lingkungan Eksternal 1 0,393 Valid Lingkungan Eksternal 2 0,419 Valid Lingkungan Eksternal 3 0,392 Valid Investasi Teknologi 1 0,744 Valid Investasi Teknologi 2 0,687 Valid Berdasarkan hasil uji validitas dapat dike- tahui bahwa seluruh angket dalam penelitian ini valid karena memiliki r hitung > r tabel sebesar 0,329, sehingga angket dalam penelitian ini dapat digunakan ulang untuk penelitian selanjutnya dan dapat dilakukan uji reliabilitas. Variabel Nilai Cronbach’ s Alpha Nilai Minimum Cronbach’s Alpha Hasil Kemampuan Manajerial 0,784 0,60 Reliabel Pengetahuan Manajerial 0,749 Reliabel Lingkungan Eksternal 0.,727 Reliabel Investasi Teknologi 0,873 Reliabel Berdasarkan hasil uji reliabilitas dapat dike- tahui bahwa seluruh jawaban responden pada variabel penelitian bersifat reliabel karena memi- liki nilai Cronbach’s Alpha> 0,60 sehingga jawab- an responden yang ada dapat dipercaya dan dapat dilakukan uji prasyarat analisis. Uji Prasyarat Analisis Uji Normalitas Tabel 3 Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual N 36 Normal Parameters Mean 0,0000000 Std. Deviation 1,00442150 Most Extreme Differences Absolute 0,125 Positive 0,091 Negative -0,125 Test Statistic 0,125 Asymp. Sig. (2-tailed) 0,173 Berdasarkan hasil uji normalitas dapat diketahui bahwa data penelitian ini berdistribusi normal karena memiliki nilai Asymp. Sig. (2- tailed)> 0,05., sehingga dapat dilakukan uji multikolinieritas. Business and Finance Journal, Volume 5, No. 2, October 2020 98 Uji Multikolinearitas Tabel 4 Hasil Uji Multikolinearitas Berdasarkan hasil uji linieritas dapat diketa- hui bahwa seluruh variabel bebas dalam peneli- tian ini berhubungan linear karena memiliki nilai sig. <0,05, sehingga dapat dilakukan uji regresi berganda. Uji Regresi Berganda Koefisien Determinasi (Adjusted R2) Tabel 7 Koefisien Determinasi (Adjusted R2) Variabel VIF Tolerance Hasil Kemampuan Manajerial 1,234 0,811 Tidak Terjadi Multikolinearitas Pengetahuan Manajerial 1,225 0,817 Tidak Terjadi Multikolinearitas Investasi Teknologi 1,050 0,953 Tidak Terjadi Multikolinearitas Berdasarkan hasil uji multikolinearitas dapat diketahui bahwa tidak terjadi multikoli- nearitas karena seluruh variabel bebas memiliki nilai Tolerance> 0,1 dan nilai VIF <10 sehingga dapat dilakukan uji heteroskedastisitas. Uji Heteroskedastisitas Tabel 5 Hasil Uji Heteroskedastisitas Variabel Sig. Hasil Kemampuan Manajerial 0,532 Tidak Terjadi Heteroskedastisitas Pengetahuan Manajerial 0,434 Tidak Terjadi Heteroskedastisitas Investasi Teknologi 0,160 Tidak Terjadi Heteroskedastisitas Berdasarkan hasil uji heteroskedastisitas dapat diketahui tidak terjadi heteroskedastisitas karena seluruh variabel bebas memiliki nilai sig.> 0,05, sehingga dapat dilakukan uji uji linieritas. Uji Linearitas Tabel 6 Hasil Uji Linearitas Variabel Sig. Hasil Kemampuan Manajerial 0,143 Linear Pengetahuan Manajerial 0,503 Linear Investasi Teknologi 0,126 Linear Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 0,769 0,592 0,554 1,050 Berdasarkan hasil koefisien determinasi dapat diketahui bahwa variabel bebas mampu menjelaskan variabel terikat sebesar 0,554 (55,4%). Hal ini tertera pada nilai Adjusted R2 sebesar 0,554 (55,4%), sehingga sebanyak 0,446 (44,6%) variabel terikat dijelaskan oleh variabel bebas lain di luar penelitian ini. Langkah selan- jutnya dilakukan uji F (uji serentak). Uji F (Uji Serentak) Tabel 8 Hasil Uji F ANOVA Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Reg. 51,245 3 17,082 15,480 0,000 Res. 35,310 32 1,103 Total 86,556 35 Berdasarkan hasil uji F dapat diketahui bahwa seluruh variabel bebas berpengaruh signi- fikan dan positif terhadap variabel terikat secara serentak karena memiliki nilai F hitung 15,480> F tabel 2,901 dan nilai sig. <0,05. Langkah selan- jutnya dilakukan uji t (uji individual). Ayouvi Poerna Wardhanie, Didiet Anindita Arnandy, Pengaruh Kemampuan dan Pengetahuan Managerial serta Lingkungan Eksternal terhadap Investasi Teknologi di Era 4.0 pada UKM di Kota Surabaya 99 Uji t (Uji Individual) Tabel 9 Hasil Uji t H 3 : Lingkungan eksternal berpengaruh signifi- kan dan positif terhadap investasi teknologi Hipotesis ketiga mengkaji hubungan antara variabel LE dengan variabel IT yang dapat dike- tahui bahwa LE tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap IT karena memiliki nilai sig. 0,301> 0,05 dan memiliki nilai t stat -1,051 F tabel sebesar 2,901. Dengan demi- kian, hipotesis yang menyatakan “kemampuan manajerial, pengetahuan manajerial dan ling- kungan eksternal berpengaruh positif dan signi- fikan terhadap investasi teknologi”, diterima. KESIMPUILAN Kesimpulan yang dapat diambil atas dasar hasil dan diskusi yang telah dijelaskan sebagai berikut. Investasi teknologi pada UKM di Kota Surabaya tidak dipengaruhi oleh kemampuan manajerial pemilik UKM. Investasi teknologi pada UKM di Kota Surabaya harus didasarkan pada pengetahuan manajerial dari pemilik UKM. Investasi teknologi pada UKM di Kota Surabaya tidak terpengaruh oleh lingkungan eksternal. *KM = Kemampuan Manajerial PM = Pengetahuan Manajerial LE = Lingkungan Eksternal Diskusi H 1 : Kemampuan manajerial berpengaruh signi- fikan dan positif terhadap investasi tekno- logi Hipotesis pertama mengkaji hubungan an- tara variabel KM dengan variabel IT yang dapat diketahui bahwa KM tidak berpengaruh signi- fikan dan positif terhadap IT karena memiliki nilai sig. 0,404> 0,05 dan memiliki nilai t stat sebesar 0,846 0,05 dan memiliki nilai t stat sebesar 5,771