id	sid	eid	entity	type
geoplanning-8277	1	1	1	CARDINAL
geoplanning-8277	1	2	2, 2014	DATE
geoplanning-8277	1	3	56	CARDINAL
geoplanning-8277	1	4	56	CARDINAL
geoplanning-8277	1	5	2355-6544	CARDINAL
geoplanning-8277	1	6	statistik	ORG
geoplanning-8277	1	7	di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	1	8	kota	GPE
geoplanning-8277	1	9	semarang	GPE
geoplanning-8277	1	10	indonesia	GPE
geoplanning-8277	1	11	indonesia	GPE
geoplanning-8277	1	12	semarang	GPE
geoplanning-8277	6	1	semarang city	GPE
geoplanning-8277	7	1	semarang	GPE
geoplanning-8277	7	2	20.428	CARDINAL
geoplanning-8277	11	1	gis	ORG
geoplanning-8277	12	1	37%	PERCENT
geoplanning-8277	12	2	58%	PERCENT
geoplanning-8277	12	3	5%	PERCENT
geoplanning-8277	12	4	semarang regency	GPE
geoplanning-8277	15	1	abstrak	PERSON
geoplanning-8277	15	2	kota	GPE
geoplanning-8277	15	3	semarang	GPE
geoplanning-8277	15	4	kota	GPE
geoplanning-8277	15	5	cepat maju dan cepat	ORG
geoplanning-8277	15	6	dari pertumbuhan ekonominya	ORG
geoplanning-8277	15	7	namun demikian	PERSON
geoplanning-8277	15	8	peningkatan jumlah penduduk yang disertai dengan meningkatnya	PERSON
geoplanning-8277	15	9	memberikan permasalahan baru yakni kemacetan	ORG
geoplanning-8277	16	1	adanya urbanisasi mendorong masyarakat cenderung lebih	ORG
geoplanning-8277	16	2	kawasan pinggiran	PERSON
geoplanning-8277	16	3	kota	GPE
geoplanning-8277	16	4	untuk tinggal	PERSON
geoplanning-8277	17	1	dengan meningkatnya	PERSON
geoplanning-8277	17	2	aktivitas	NORP
geoplanning-8277	17	3	terhadap transportasi telah mendorong tingkat kepemilikan	ORG
geoplanning-8277	17	4	kendaraan	PERSON
geoplanning-8277	17	5	terutama sepeda motor	ORG
geoplanning-8277	17	6	di kawasan	PERSON
geoplanning-8277	18	1	kecamatan	ORG
geoplanning-8277	18	2	sebagai kawasan pinggiran	ORG
geoplanning-8277	18	3	kota	GPE
geoplanning-8277	18	4	semarang	GPE
geoplanning-8277	19	1	kecamatan	ORG
geoplanning-8277	19	2	merupakan kecamatan	ORG
geoplanning-8277	19	3	yang memiliki jumlah kepemilikan kendaraan	PERSON
geoplanning-8277	20	1	di kawasan	PERSON
geoplanning-8277	20	2	semarang dengan jumlah	PERSON
geoplanning-8277	20	3	20.428	CARDINAL
geoplanning-8277	21	1	konsentrasi kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	21	2	diperlukan penelitian	NORP
geoplanning-8277	21	3	dari distribusi dan dari aspek	PERSON
geoplanning-8277	21	4	persebarannya	GPE
geoplanning-8277	21	5	atau tidak	PERSON
geoplanning-8277	22	1	metode yang dipakai	PERSON
geoplanning-8277	22	2	dalam penelitian	PERSON
geoplanning-8277	22	3	ini adalah deskriptif kuantiatif	PERSON
geoplanning-8277	22	4	dan pendekatan	PERSON
geoplanning-8277	23	1	metode analisis	PERSON
geoplanning-8277	23	2	yang digunakan dalam penelitian	PERSON
geoplanning-8277	23	3	ini menggunakan	PERSON
geoplanning-8277	23	4	metode analisis	PERSON
geoplanning-8277	23	5	statistik deskriptif	PERSON
geoplanning-8277	24	1	alat analisis yang digunakan menggunakan bantuan gis	PERSON
geoplanning-8277	25	1	hasil penelitian	PERSON
geoplanning-8277	25	2	diketahui bahwa pola pergerakan masyarakat pengguna sepeda motor	PERSON
geoplanning-8277	25	3	di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	25	4	37%	PERCENT
geoplanning-8277	25	5	pusat kota semarang	ORG
geoplanning-8277	25	6	58%	PERCENT
geoplanning-8277	25	7	di sekitar kawasan banyumanik	PERSON
geoplanning-8277	26	1	dan 5%	PERSON
geoplanning-8277	26	2	ke kabupaten	PERSON
geoplanning-8277	26	3	semarang	GPE
geoplanning-8277	27	1	untuk hasil analisis pola	PERSON
geoplanning-8277	27	2	hasil bahwa distribusi atas	PERSON
geoplanning-8277	27	3	kepemilikan sepeda motor membentuk sebuah pola klaster dengan tingkat konsentrasi tinggi	ORG
geoplanning-8277	28	1	konsentrasi kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	28	2	tertinggi berada di sekitar kawasan perumnas banyumanik	PERSON
geoplanning-8277	28	3	sedangkan konsentrasi kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	28	4	berada di wilayah	ORG
geoplanning-8277	28	5	seperti perumahan bukitsari	PERSON
geoplanning-8277	28	6	dan graha estetika	PERSON
geoplanning-8277	29	1	5	CARDINAL
geoplanning-8277	29	2	september 2014	DATE
geoplanning-8277	29	3	15	CARDINAL
geoplanning-8277	29	4	2014	DATE
geoplanning-8277	29	5	17	CARDINAL
geoplanning-8277	29	6	2014	DATE
geoplanning-8277	29	7	1	CARDINAL
geoplanning-8277	29	8	2014	DATE
geoplanning-8277	29	9	kecamatan banyumanik	PERSON
geoplanning-8277	29	10	kepemilikan sepeda motor	ORG
geoplanning-8277	29	11	pola spasial	PERSON
geoplanning-8277	29	12	gis	ORG
geoplanning-8277	29	13	5	CARDINAL
geoplanning-8277	29	14	september 2014	DATE
geoplanning-8277	29	15	15 september 2014	DATE
geoplanning-8277	29	16	17	CARDINAL
geoplanning-8277	29	17	2014	DATE
geoplanning-8277	29	18	1	CARDINAL
geoplanning-8277	29	19	october 2014	DATE
geoplanning-8277	29	20	motorcycle ownership	ORG
geoplanning-8277	29	21	gis	ORG
geoplanning-8277	29	22	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8277	29	23	1	CARDINAL
geoplanning-8277	29	24	2	CARDINAL
geoplanning-8277	29	25	56	CARDINAL
geoplanning-8277	29	26	dan ratnasari	PERSON
geoplanning-8277	29	27	57 1	DATE
geoplanning-8277	30	1	kota	GPE
geoplanning-8277	30	2	salah satu kota besar di	ORG
geoplanning-8277	30	3	indonesia	GPE
geoplanning-8277	30	4	dan sebagai ibu	PERSON
geoplanning-8277	30	5	kota	GPE
geoplanning-8277	30	6	jawa tengah	PERSON
geoplanning-8277	30	7	setiap harinya	ORG
geoplanning-8277	30	8	852.496 kendaraan yang melintas lalu lalang di jalan raya	PERSON
geoplanning-8277	31	1	kepemilikan	NORP
geoplanning-8277	31	2	membuat kota	ORG
geoplanning-8277	31	3	semarang	GPE
geoplanning-8277	31	4	hari kemacetan semakin	PERSON
geoplanning-8277	32	1	jumlah sepeda motor	ORG
geoplanning-8277	32	2	di tiap kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	32	3	dan jika	PERSON
geoplanning-8277	32	4	ditelusuri akan terdapat	ORG
geoplanning-8277	32	5	yang menarik untuk	PERSON
geoplanning-8277	33	1	dengan karakteristik yang	PERSON
geoplanning-8277	33	2	tersebut peneliti berusaha mengidentifikasi pola	ORG
geoplanning-8277	33	3	yang	PERSON
geoplanning-8277	34	1	dari kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	34	2	kendaraan	PERSON
geoplanning-8277	34	3	di kawasan pinggiran kota	PERSON
geoplanning-8277	34	4	semarang	GPE
geoplanning-8277	35	1	seiring bertambahnya penduduk di pusat kota	PERSON
geoplanning-8277	35	2	penduduk akan lebih	ORG
geoplanning-8277	35	3	tempat tinggal yang lebih	PERSON
geoplanning-8277	36	1	di kawasan	PERSON
geoplanning-8277	37	1	bertambahnya	ORG
geoplanning-8277	37	2	jumlah kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	37	3	dapat menyebabkan	PERSON
geoplanning-8277	38	1	dalam bidang transportasi	PERSON
geoplanning-8277	39	1	yang menarik tentang keterkaitan	PERSON
geoplanning-8277	39	2	antara perilaku perjalanan	ORG
geoplanning-8277	39	3	dan pola	PERSON
geoplanning-8277	39	4	adalah dalam hal bangkitan perjalanan	PERSON
geoplanning-8277	40	1	jika ditinjau dari segi spasialnya	PERSON
geoplanning-8277	40	2	maka akan membentuk	ORG
geoplanning-8277	40	3	distribusi persebaran	PERSON
geoplanning-8277	41	1	dan pola	PERSON
geoplanning-8277	41	2	dari kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	41	3	yang berbeda-beda di pusat kota	PERSON
geoplanning-8277	41	4	di pinggiran kota	ORG
geoplanning-8277	41	5	semarang	GPE
geoplanning-8277	42	1	tujuan dari penelitian	PERSON
geoplanning-8277	42	2	ini adalah	PERSON
geoplanning-8277	42	3	untuk mengidentifikasi	PERSON
geoplanning-8277	42	4	dan pola	PERSON
geoplanning-8277	42	5	yang terbentuk	ORG
geoplanning-8277	42	6	kepemilikan sepeda motor	ORG
geoplanning-8277	42	7	di pinggiran kota	PERSON
geoplanning-8277	42	8	semarang yakni	GPE
geoplanning-8277	43	1	dengan penggunaan pola	PERSON
geoplanning-8277	43	2	diharapkan masyarakat dapat	PERSON
geoplanning-8277	43	3	lebih	GPE
geoplanning-8277	43	4	kepemilikan kendaraan	PERSON
geoplanning-8277	43	5	terkonsentrasi terutama	PERSON
geoplanning-8277	43	6	di kawasan pinggiran kota	PERSON
geoplanning-8277	43	7	semarang	GPE
geoplanning-8277	44	1	pertimbangan pemilihan	ORG
geoplanning-8277	44	2	wilayah	GPE
geoplanning-8277	44	3	studi di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	44	4	adalah karena	PERSON
geoplanning-8277	44	5	kepemilikan	ORG
geoplanning-8277	44	6	di banyumanik	PERSON
geoplanning-8277	44	7	merupakan yang tertinggi	ORG
geoplanning-8277	45	1	dengan kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	45	2	lain yang jauh dari pusat kota	PERSON
geoplanning-8277	46	1	perkembangan kawasan	PERSON
geoplanning-8277	46	2	yang pesat yakni banyaknya perumahan-perumahan	PERSON
geoplanning-8277	47	1	jumlah penduduk yang tinggal di kecamatan ini dan menggunakan	PERSON
geoplanning-8277	48	1	2	CARDINAL
geoplanning-8277	48	2	dan metode	PERSON
geoplanning-8277	48	3	2.1	CARDINAL
geoplanning-8277	48	4	statistik dalam	PERSON
geoplanning-8277	48	5	tingkat perjalanan	PERSON
geoplanning-8277	48	6	penduduk setiap hari utuk melakukan aktivitasnya	PERSON
geoplanning-8277	49	1	tingkat perjalanan dipengaruhi oleh	PERSON
geoplanning-8277	49	2	untuk wanita biasanya dalam melakukan aktivitasnya cenderung	PERSON
geoplanning-8277	49	3	daripada pria	ORG
geoplanning-8277	50	1	itu faktor usia	PERSON
geoplanning-8277	50	2	juga mempengaruhi	PERSON
geoplanning-8277	50	3	tingkat perjalanan masyarakat	PERSON
geoplanning-8277	51	1	masyarakat yang	PERSON
geoplanning-8277	51	2	60	CARDINAL
geoplanning-8277	51	3	tahun cenderung relatif kecil pergerakannya karena	PERSON
geoplanning-8277	51	4	oleh karakteristik	PERSON
geoplanning-8277	52	1	perjalanan yang dihabiskan untuk	ORG
geoplanning-8277	52	2	menyelesaikan	NORP
geoplanning-8277	52	3	perjalanan mereka	PERSON
geoplanning-8277	52	4	atau yang biasa disebut dengan waktu	PERSON
geoplanning-8277	53	1	tujuan perjalanan	PERSON
geoplanning-8277	53	2	tidak hanya	PERSON
geoplanning-8277	54	1	kepada permintaan perjalanan	PERSON
geoplanning-8277	54	2	tetapi menunjukkan	PERSON
geoplanning-8277	54	3	tentang kegiatan yang akan dilakukan setelah sampai tujuan	PERSON
geoplanning-8277	55	1	aktivitas	NORP
geoplanning-8277	55	2	yang dilakukan dapat	PERSON
geoplanning-8277	55	3	sekolah	GPE
geoplanning-8277	56	1	moda perjalanan merupakan alat transportasi yang digunakan untuk melakukan aktivitasnya	ORG
geoplanning-8277	57	1	moda dapat	PERSON
geoplanning-8277	57	2	kendaraan	PERSON
geoplanning-8277	57	3	seperti	PERSON
geoplanning-8277	57	4	dan mobil	PERSON
geoplanning-8277	57	5	atau juga	PERSON
geoplanning-8277	57	6	atau berjalan kaki	PERSON
geoplanning-8277	58	1	2.2	CARDINAL
geoplanning-8277	58	2	pola guna lahan pola guna lahan dalam bangkitan	PERSON
geoplanning-8277	58	3	dan awal	PERSON
geoplanning-8277	58	4	pergerakan masyarakat berasal dari perumahan	ORG
geoplanning-8277	59	1	menurut	GPE
geoplanning-8277	59	2	suparno & marlina	ORG
geoplanning-8277	59	3	2006	DATE
geoplanning-8277	59	4	dalam perumahan	PERSON
geoplanning-8277	59	5	jenis rumah dikategorikan berdasarkan	ORG
geoplanning-8277	60	1	jenis rumah tersebut	ORG
geoplanning-8277	60	2	terdiri atas	ORG
geoplanning-8277	60	3	a. rumah sederhana rumah sederhana merupakan rumah	PERSON
geoplanning-8277	60	4	kecil	ORG
geoplanning-8277	60	5	yang mempunyai keterbatasan	PERSON
geoplanning-8277	61	1	dalam perencanaan	PERSON
geoplanning-8277	62	1	rumah tipe ini sangat cocok untuk keluarga kecil dan masyarakat yang geoplanning 2014,vol: 1,	ORG
geoplanning-8277	62	2	2	CARDINAL
geoplanning-8277	62	3	56	CARDINAL
geoplanning-8277	62	4	dan ratnasari	PERSON
geoplanning-8277	62	5	58	CARDINAL
geoplanning-8277	62	6	beli rendah	ORG
geoplanning-8277	63	1	rumah sederhana	ORG
geoplanning-8277	63	2	bagian dari program	ORG
geoplanning-8277	63	3	pemerintah untuk	PERSON
geoplanning-8277	63	4	menyediakan	GPE
geoplanning-8277	63	5	hunian	NORP
geoplanning-8277	63	6	yang layak dan terjangkau	PERSON
geoplanning-8277	63	7	bagi masyarakat berpenghasilan rendah	PERSON
geoplanning-8277	64	1	pada umumnya rumah sederhana mempunyai luas	PERSON
geoplanning-8277	64	2	22 m2 s/d	QUANTITY
geoplanning-8277	64	3	dengan luas	PERSON
geoplanning-8277	64	4	60 m2	QUANTITY
geoplanning-8277	64	5	75 m2	QUANTITY
geoplanning-8277	64	6	b. rumah menengah rumah	PERSON
geoplanning-8277	64	7	merupakan rumah	ORG
geoplanning-8277	64	8	sedang	GPE
geoplanning-8277	65	1	pada tipe ini	PERSON
geoplanning-8277	65	2	cukup banyak kebutuhan	PERSON
geoplanning-8277	65	3	ruang yang dapat direncanakan	PERSON
geoplanning-8277	66	1	dan perencanaan	PERSON
geoplanning-8277	66	2	pada rumah sederhana	ORG
geoplanning-8277	67	1	pada umumnya	PERSON
geoplanning-8277	67	2	rumah menengah ini mempunyai luas	PERSON
geoplanning-8277	67	3	45 m2 s/d	QUANTITY
geoplanning-8277	67	4	dengan luas	PERSON
geoplanning-8277	67	5	80 m2	QUANTITY
geoplanning-8277	68	1	c. rumah	PERSON
geoplanning-8277	68	2	rumah	ORG
geoplanning-8277	68	3	merupakan rumah	ORG
geoplanning-8277	68	4	besar	ORG
geoplanning-8277	69	1	biasanya	PERSON
geoplanning-8277	69	2	dimiliki	PRODUCT
geoplanning-8277	69	3	oleh masyarakat berpenghasilan	PERSON
geoplanning-8277	69	4	dan berdaya beli tinggi	PERSON
geoplanning-8277	70	1	perencanaan ruang pada tipe ini	PERSON
geoplanning-8277	70	2	lebih	GPE
geoplanning-8277	70	3	kompleks karena	PERSON
geoplanning-8277	70	4	yang dapat direncanakan dalam rumah ini banyak disesuaikan dengan kebutuhan	PERSON
geoplanning-8277	71	1	rumah tipe	PERSON
geoplanning-8277	71	2	besar pada	ORG
geoplanning-8277	71	3	tidak hanya digunakan sebagai simbol	ORG
geoplanning-8277	71	4	simbol kepribadian	PERSON
geoplanning-8277	71	5	dan karakter	PERSON
geoplanning-8277	71	6	rumah	ORG
geoplanning-8277	71	7	ataupun simbol kebanggaan	ORG
geoplanning-8277	72	1	pada umumnya	PERSON
geoplanning-8277	72	2	rumah	ORG
geoplanning-8277	72	3	memiliki luas	PERSON
geoplanning-8277	72	4	lebih	GPE
geoplanning-8277	72	5	120 m2 dengan	QUANTITY
geoplanning-8277	72	6	tanah lebih dari	PERSON
geoplanning-8277	72	7	200 m2	QUANTITY
geoplanning-8277	72	8	2.3	CARDINAL
geoplanning-8277	72	9	statistik & hot-spot	ORG
geoplanning-8277	72	10	statistik adalah alat analisis dalam sistem informasi	ORG
geoplanning-8277	72	11	yang berfungsi untuk menganalisis	PERSON
geoplanning-8277	72	12	dan hubungan	PERSON
geoplanning-8277	73	1	meskipun mungkin terdapat	PERSON
geoplanning-8277	73	2	kesamaan antara	PERSON
geoplanning-8277	73	3	dan non-spasial	PERSON
geoplanning-8277	73	4	statistik dalam hal konsep	PERSON
geoplanning-8277	73	5	dan tujuan	PERSON
geoplanning-8277	73	6	statistik lebih unik	ORG
geoplanning-8277	74	1	dikembangkan khususnya digunakan untuk	PERSON
geoplanning-8277	74	2	yang menyangkut	PERSON
geoplanning-8277	75	1	statistik menggabungkan	ORG
geoplanning-8277	75	2	ruang yakni jarak	PERSON
geoplanning-8277	75	3	dan hubungan	PERSON
geoplanning-8277	75	4	langsung menggunakan	ORG
geoplanning-8277	75	5	esri	ORG
geoplanning-8277	76	1	statistik juga digunakan untuk mengidentifikasi	PERSON
geoplanning-8277	76	2	dan mengkonfirmasi	PERSON
geoplanning-8277	76	3	bentuk pola	PERSON
geoplanning-8277	76	4	seperti pemusatan kelompok	PERSON
geoplanning-8277	76	5	mengetahui tren arah	ORG
geoplanning-8277	76	6	atau apakah	PERSON
geoplanning-8277	76	7	suatu klaster	PERSON
geoplanning-8277	77	1	fungsi	PERSON
geoplanning-8277	77	2	statistik yakni menganalisis	ORG
geoplanning-8277	77	3	yang mendasari dan memberikan	PERSON
geoplanning-8277	77	4	yang dapat digunakan untuk mengetahui keberadaan	PERSON
geoplanning-8277	77	5	dan kekuatan pola	PERSON
geoplanning-8277	78	1	klaster yang	PERSON
geoplanning-8277	78	2	tentang pola klaster yang	PERSON
geoplanning-8277	79	1	konsenstrasi dari kejadian dengan batas	PERSON
geoplanning-8277	79	2	yang muncul dari waktu ke waktu	PERSON
geoplanning-8277	80	1	dapat digunakan pula untuk menilai konsentrasi spesifik dari guna lahan atau	PERSON
geoplanning-8277	80	2	antara aktifitas	PERSON
geoplanning-8277	80	3	dan guna lahan	PERSON
geoplanning-8277	80	4	block & c.r, 1995	ORG
geoplanning-8277	81	1	mungkin tidak ada dalam kehidupan	PERSON
geoplanning-8277	81	2	dimana ada konsentrasi dari kegiatan	PERSON
geoplanning-8277	81	3	atau kasus	PERSON
geoplanning-8277	81	4	sehingga daerah tersebut	PERSON
geoplanning-8277	81	5	dapat dicap sebagai	ORG
geoplanning-8277	81	6	daerah konsentrasi tinggi	PERSON
geoplanning-8277	82	1	terdapat puluhan teknik statistik analisis	PERSON
geoplanning-8277	82	2	untuk mengidentifikasi	PERSON
geoplanning-8277	82	3	1974	DATE
geoplanning-8277	83	1	sebagian	PERSON
geoplanning-8277	83	2	besar teknik analisis	PERSON
geoplanning-8277	83	3	statistik digunakan yang biasa disebut dengan analisis klaster	PERSON
geoplanning-8277	84	1	ini adalah	PERSON
geoplanning-8277	84	2	bersama-sama	ORG
geoplanning-8277	84	3	dalam kelompok yang relatif koheren	PERSON
geoplanning-8277	85	1	semua tetap bergantung kepada	PERSON
geoplanning-8277	85	2	bagaimana cara mengoptimalkan	ORG
geoplanning-8277	85	3	kriteria yang	PERSON
geoplanning-8277	85	4	untuk diidentifikasi	PERSON
geoplanning-8277	86	1	karena	PERSON
geoplanning-8277	86	2	adalah sebuah konstruksi	PERSON
geoplanning-8277	86	3	teknik yang digunakan harus mendekati	PERSON
geoplanning-8277	86	4	wilayah studi	EVENT
geoplanning-8277	87	1	berikut	GPE
geoplanning-8277	87	2	adalah beberapa tipe	PERSON
geoplanning-8277	87	3	everitt	PERSON
geoplanning-8277	87	4	1974	DATE
geoplanning-8277	87	5	dan megbolougbe	PERSON
geoplanning-8277	87	6	1996	DATE
geoplanning-8277	87	7	1	CARDINAL
geoplanning-8277	87	8	2	CARDINAL
geoplanning-8277	87	9	3	CARDINAL
geoplanning-8277	87	10	4	CARDINAL
geoplanning-8277	87	11	5	CARDINAL
geoplanning-8277	87	12	6	CARDINAL
geoplanning-8277	87	13	7	CARDINAL
geoplanning-8277	87	14	klaster dan pola	PERSON
geoplanning-8277	87	15	dalam bukunya	PERSON
geoplanning-8277	87	16	hukum pertama geografi	ORG
geoplanning-8277	87	17	mengungkapkan bahwa semua hal selalu berkaitan dengan semua hal lain	PERSON
geoplanning-8277	87	18	tetapi sesuatu	PERSON
geoplanning-8277	88	1	yang lebih dekat lebih memiliki pengaruh	PERSON
geoplanning-8277	88	2	daripada sesuatu yang jauh	PERSON
geoplanning-8277	88	3	1970	DATE
geoplanning-8277	89	1	dengan nilai-nilai yang ada di lokasi	PERSON
geoplanning-8277	89	2	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8277	89	3	1	CARDINAL
geoplanning-8277	89	4	2	CARDINAL
geoplanning-8277	89	5	56	CARDINAL
geoplanning-8277	89	6	dan ratnasari	PERSON
geoplanning-8277	89	7	59	CARDINAL
geoplanning-8277	89	8	dengan lokasi lain disebut dengan autokorelasi	PERSON
geoplanning-8277	90	1	klaster	PERSON
geoplanning-8277	90	2	adalah autokorelasi	PERSON
geoplanning-8277	90	3	positif ketika ada nilai yang mirip mengelompok jadi satu	ORG
geoplanning-8277	90	4	sedangkan kebalikannya jika terdapat	ORG
geoplanning-8277	90	5	nilai yang terpisah-pisah disebut dengan autokorelasi	PERSON
geoplanning-8277	90	6	1988	DATE
geoplanning-8277	91	1	dengan adanya klaster	PERSON
geoplanning-8277	91	2	dapat membantu pemahaman	ORG
geoplanning-8277	91	3	yang mendasari	PERSON
geoplanning-8277	92	1	hubungan dengan	ORG
geoplanning-8277	93	1	yang diteliti	PERSON
geoplanning-8277	94	1	berdasarkan	GPE
geoplanning-8277	94	2	klaster	PERSON
geoplanning-8277	94	3	yang telah ada maka akan	PERSON
geoplanning-8277	94	4	sebuah pola	PERSON
geoplanning-8277	94	5	yang berbeda-beda	PERSON
geoplanning-8277	95	1	atau pola	PERSON
geoplanning-8277	96	1	adalah sesuatu yang menunjukkan penempatan atau susunan benda-benda di permukaan bumi	PERSON
geoplanning-8277	96	2	lee & wong	ORG
geoplanning-8277	96	3	2001	DATE
geoplanning-8277	97	1	pola	PERSON
geoplanning-8277	97	2	akan	ORG
geoplanning-8277	97	3	bagaimana	ORG
geoplanning-8277	97	4	dan bagaimana perbandingannya dengan fenomena	PERSON
geoplanning-8277	98	1	pola spasial	PERSON
geoplanning-8277	98	2	dapat	ORG
geoplanning-8277	98	3	polygon	ORG
geoplanning-8277	98	4	dan mereka dapat	PERSON
geoplanning-8277	98	5	pola yang bergerombol	PERSON
geoplanning-8277	98	6	tersebar	ORG
geoplanning-8277	98	7	serta	GPE
geoplanning-8277	99	1	3	CARDINAL
geoplanning-8277	99	2	metodologi penelitian metode analisis	PERSON
geoplanning-8277	99	3	yang digunakan dalam penelitian	PERSON
geoplanning-8277	99	4	ini menggunakan	PERSON
geoplanning-8277	99	5	metode analisis	PERSON
geoplanning-8277	99	6	statistik deskriptif	PERSON
geoplanning-8277	100	1	dengan menggunakan	PERSON
geoplanning-8277	100	2	penyajian	NORP
geoplanning-8277	100	3	dan analisis akan lebih	PERSON
geoplanning-8277	100	4	mudah dipahami	GPE
geoplanning-8277	101	1	yang dilalui dalam penelitian	PERSON
geoplanning-8277	101	2	ini yakni:	PERSON
geoplanning-8277	101	3	1	CARDINAL
geoplanning-8277	101	4	1	CARDINAL
geoplanning-8277	101	5	a. identifikasi karakteristik travel	PERSON
geoplanning-8277	101	6	masyarakat b. identifikasi karakteristik kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	101	7	2	CARDINAL
geoplanning-8277	102	1	kepemilikan	NORP
geoplanning-8277	102	2	b. analisis klaster dan pola	PERSON
geoplanning-8277	102	3	kepemilikan	ORG
geoplanning-8277	102	4	3	CARDINAL
geoplanning-8277	103	1	3	CARDINAL
geoplanning-8277	103	2	identifikasi karakteristik	PERSON
geoplanning-8277	103	3	untuk mengetahui	PERSON
geoplanning-8277	103	4	dan hubungan	PERSON
geoplanning-8277	103	5	antara kepemilikan	ORG
geoplanning-8277	103	6	dan penggunaanya	PERSON
geoplanning-8277	103	7	terhadap ruang yang ada	PERSON
geoplanning-8277	104	1	hasil dan	PERSON
geoplanning-8277	104	2	4.1	CARDINAL
geoplanning-8277	104	3	pola pergerakan masyarakat pengguna sepeda motor	ORG
geoplanning-8277	104	4	di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	104	5	didasarkan terhadap perilaku perjalanan masyarakat	PERSON
geoplanning-8277	105	1	setiap kelurahan di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	105	2	memiliki pola pergerakan yang berbeda-beda dan menunjukkan	PERSON
geoplanning-8277	106	1	hubungan antara pergerakan dengan guna lahan yang ada	ORG
geoplanning-8277	107	1	itu juga ditemukan kelurahan	PERSON
geoplanning-8277	107	2	yang paling banyak	PERSON
geoplanning-8277	107	3	komuter yang tinggal di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	108	1	berikut	GPE
geoplanning-8277	108	2	adalah gambar hasil pola pergerakan tiap kelurahan di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	109	1	gambar 1	PERSON
geoplanning-8277	110	1	pola pergerakan penggunaan sepeda motor	ORG
geoplanning-8277	110	2	di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	110	3	hasil analisis peneliti	GPE
geoplanning-8277	110	4	2014	DATE
geoplanning-8277	110	5	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8277	110	6	1	CARDINAL
geoplanning-8277	110	7	2	CARDINAL
geoplanning-8277	110	8	56	CARDINAL
geoplanning-8277	110	9	dan ratnasari	PERSON
geoplanning-8277	111	1	60	CARDINAL
geoplanning-8277	111	2	gambar 2	ORG
geoplanning-8277	111	3	masyarakat kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	111	4	ke dalam dan luar kota	PERSON
geoplanning-8277	111	5	semarang	GPE
geoplanning-8277	111	6	hasil analisis peneliti	GPE
geoplanning-8277	111	7	2014	DATE
geoplanning-8277	111	8	gambar 3	PERSON
geoplanning-8277	111	9	masyarakat kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	111	10	ke pinggiran	PERSON
geoplanning-8277	111	11	pusat dan luar kota	PERSON
geoplanning-8277	111	12	hasil analisis peneliti	GPE
geoplanning-8277	111	13	2014	DATE
geoplanning-8277	111	14	gambar 1 menunjukkan bahwa anak panah menggambarkan	PERSON
geoplanning-8277	111	15	tentang arah	PERSON
geoplanning-8277	112	1	tujuan bekerja masyarakat banyumanik	ORG
geoplanning-8277	112	2	dan sumber panah digambarkan berada pada pusat kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	113	1	ketebalan panah menunjukkan	PERSON
geoplanning-8277	113	2	banyaknya arus pergerakan tujuan ke lokasi bekerja	PERSON
geoplanning-8277	113	3	maka akan semakin banyak masyarakat yang menuju lokasi tersebut	ORG
geoplanning-8277	114	1	gambar 2	PERSON
geoplanning-8277	114	2	bahwa prosentasi masyarakat yang bekerja di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	114	3	yang bekerja di dalam kota	PERSON
geoplanning-8277	114	4	semarang	GPE
geoplanning-8277	114	5	94%	PERCENT
geoplanning-8277	114	6	6%	PERCENT
geoplanning-8277	114	7	di wilayah	ORG
geoplanning-8277	114	8	kabupaten semarang yakni di ungaran	PERSON
geoplanning-8277	115	1	jika pembagian	PERSON
geoplanning-8277	115	2	dalam dan luar kota	PERSON
geoplanning-8277	115	3	semarang	GPE
geoplanning-8277	115	4	lagi menjadi	PERSON
geoplanning-8277	116	1	maka akan	ORG
geoplanning-8277	116	2	3	CARDINAL
geoplanning-8277	116	3	kawasan baru yakni	PERSON
geoplanning-8277	117	1	kawasan yang menuju ke pusat kota	PERSON
geoplanning-8277	117	2	27%	PERCENT
geoplanning-8277	117	3	kawasan pinggiran kota	PERSON
geoplanning-8277	117	4	67%	PERCENT
geoplanning-8277	118	1	dan kawasan yang berada di luar kota	PERSON
geoplanning-8277	118	2	semarang	GPE
geoplanning-8277	118	3	6%	PERCENT
geoplanning-8277	119	1	4.2	CARDINAL
geoplanning-8277	119	2	kepemilikan sepeda motor	ORG
geoplanning-8277	119	3	hasil survey maka didapatkan prosentasi	PERSON
geoplanning-8277	119	4	hasil jumlah kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	119	5	dalam rumah	PERSON
geoplanning-8277	119	6	sebagai berikut	ORG
geoplanning-8277	119	7	gambar 4	PERSON
geoplanning-8277	119	8	jumlah kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	119	9	dalam rumah	PERSON
geoplanning-8277	119	10	hasil analisis peneliti	GPE
geoplanning-8277	119	11	2014	DATE
geoplanning-8277	119	12	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8277	119	13	1	CARDINAL
geoplanning-8277	119	14	2	CARDINAL
geoplanning-8277	119	15	56	CARDINAL
geoplanning-8277	119	16	dan ratnasari	PERSON
geoplanning-8277	119	17	61	CARDINAL
geoplanning-8277	119	18	dari grafik	PERSON
geoplanning-8277	119	19	bahwa jumlah	PERSON
geoplanning-8277	119	20	kepemilikan	ORG
geoplanning-8277	119	21	dalam 1	PERSON
geoplanning-8277	119	22	adalah	ORG
geoplanning-8277	119	23	2	CARDINAL
geoplanning-8277	119	24	51%	PERCENT
geoplanning-8277	120	1	selanjutnya mencapai prosentase	PERSON
geoplanning-8277	120	2	19%	PERCENT
geoplanning-8277	120	3	3	CARDINAL
geoplanning-8277	120	4	dan 17%	PERSON
geoplanning-8277	120	5	1	CARDINAL
geoplanning-8277	121	1	namun	ORG
geoplanning-8277	121	2	masyarakat yang tidak memiliki	PERSON
geoplanning-8277	121	3	dengan kemungkinan	PERSON
geoplanning-8277	121	4	pertama bahwa masyarakat tidak mampu membeli	PERSON
geoplanning-8277	121	5	dan lebih	PERSON
geoplanning-8277	121	6	jalan kaki	PERSON
geoplanning-8277	121	7	atau masyarakat mampu membeli	PERSON
geoplanning-8277	121	8	namun tidak membelinya	PERSON
geoplanning-8277	122	1	dalam fakta dilapangan	PERSON
geoplanning-8277	122	2	ditemukan	NORP
geoplanning-8277	122	3	bahwa sejumlah 2%	ORG
geoplanning-8277	122	4	masyarakat yang tidak memiliki	PERSON
geoplanning-8277	122	5	sepeda	GPE
geoplanning-8277	122	6	adalah masyarakat yang bergolongan mampu namun tidak membeli	PERSON
geoplanning-8277	123	1	hal ini	PERSON
geoplanning-8277	123	2	kurang aman	PERSON
geoplanning-8277	124	1	dalam berkendara	PERSON
geoplanning-8277	124	2	dan kurang	PERSON
geoplanning-8277	125	1	masyarakat yang tidak memiliki	PERSON
geoplanning-8277	125	2	sepeda	GPE
geoplanning-8277	125	3	lebih cenderung berlokasi di kawasan perumahan atau perumahan mewah di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	125	4	seperti di graha estetika	PERSON
geoplanning-8277	125	5	taman setiabudi	PERSON
geoplanning-8277	125	6	villa aster dll	PERSON
geoplanning-8277	126	1	4.3	CARDINAL
geoplanning-8277	126	2	pada kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	126	3	yang digunakan adalah rasio antara jumlah	PERSON
geoplanning-8277	126	4	yang dimiliki	PERSON
geoplanning-8277	126	5	dengan jumlah anggota tiap keluarga dalam rumah	PERSON
geoplanning-8277	127	1	untuk menganalisis	PERSON
geoplanning-8277	127	2	menggunakan	PRODUCT
geoplanning-8277	127	3	dalam	PERSON
geoplanning-8277	127	4	yang bernama	PERSON
geoplanning-8277	128	1	dibutuhkan jarak maksimal tiap rumah	WORK_OF_ART
geoplanning-8277	128	2	dalam 1 kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	128	3	berdasarkan analisis	ORG
geoplanning-8277	128	4	adalah 1.450	ORG
geoplanning-8277	129	1	berdasarkan	GPE
geoplanning-8277	129	2	yang telah	PERSON
geoplanning-8277	129	3	pada aplikasi	PERSON
geoplanning-8277	129	4	sebagai berikut	FAC
geoplanning-8277	130	1	gambar 5	PERSON
geoplanning-8277	130	2	hasil analisis peneliti	GPE
geoplanning-8277	130	3	2014	DATE
geoplanning-8277	131	1	gambar diatas	PERSON
geoplanning-8277	131	2	panas menunjukkan bahwa dimana konsentrasi kepemilikan sepeda	ORG
geoplanning-8277	131	3	tiap rumah tangga terjadi	PERSON
geoplanning-8277	132	1	2	CARDINAL
geoplanning-8277	132	2	utama yakni merah dan biru	PERSON
geoplanning-8277	132	3	dimana warna merah menunjukkan	ORG
geoplanning-8277	132	4	konsentrasi kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	132	5	tinggi untuk	PERSON
geoplanning-8277	132	6	warna biru sebaliknya semakin rendah	PERSON
geoplanning-8277	133	1	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8277	133	2	1	CARDINAL
geoplanning-8277	133	3	2	CARDINAL
geoplanning-8277	133	4	56	CARDINAL
geoplanning-8277	133	5	dan ratnasari	PERSON
geoplanning-8277	134	1	62	CARDINAL
geoplanning-8277	134	2	klaster dan pola	PERSON
geoplanning-8277	134	3	pola	ORG
geoplanning-8277	134	4	kepemilikan	ORG
geoplanning-8277	134	5	ditunjukkan dengan peta	PERSON
geoplanning-8277	134	6	konsentrasi jumlah kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	134	7	di kawasan	PERSON
geoplanning-8277	135	1	pola spasial yang	PERSON
geoplanning-8277	135	2	adalah berupa klaster.	PERSON
geoplanning-8277	136	1	hasil analisis didapatkan	PERSON
geoplanning-8277	136	2	bahwa perumnas	PERSON
geoplanning-8277	136	3	memiliki kepemilikan sepeda	ORG
geoplanning-8277	136	4	yang paling besar	PERSON
geoplanning-8277	136	5	hal ini	PERSON
geoplanning-8277	136	6	kawasan permukiman	PERSON
geoplanning-8277	136	7	dan bertipe rumah menengah	PERSON
geoplanning-8277	137	1	untuk kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	137	2	yang paling rendah berada pada kawasan perumahan mewah seperti perumahan	PERSON
geoplanning-8277	138	1	dan perumahan bukitsari	PERSON
geoplanning-8277	139	1	hal ini	PERSON
geoplanning-8277	139	2	masyarakatnya yang cenderung lebih	PERSON
geoplanning-8277	139	3	menggunakan mobil daripada sepeda motor	PERSON
geoplanning-8277	140	1	memiliki sepeda motor	ORG
geoplanning-8277	140	2	di kawasan ini ada	PERSON
geoplanning-8277	140	3	namun sangatlah kecil dengan rasio 0,2	PERSON
geoplanning-8277	141	1	gambar 6	PERSON
geoplanning-8277	141	2	peta klasifikasi pola	PERSON
geoplanning-8277	141	3	kepemilikan	ORG
geoplanning-8277	141	4	hasil analisis peneliti	GPE
geoplanning-8277	141	5	2014	DATE
geoplanning-8277	141	6	4.5	CARDINAL
geoplanning-8277	141	7	untuk mengidentikasi karakteristik	PERSON
geoplanning-8277	141	8	tentang kepemilikan sepeda motor	ORG
geoplanning-8277	141	9	tiap kelas klaster kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	141	10	terhadap lokasi permukiman	PERSON
geoplanning-8277	141	11	tempat masyarakat tinggal	PERSON
geoplanning-8277	142	1	dengan melakukan	PERSON
geoplanning-8277	142	2	dan verifikasi kelas terhadap citra	PERSON
geoplanning-8277	142	3	maka akan	PERSON
geoplanning-8277	142	4	gambaran tentang bagaimana hubungan	ORG
geoplanning-8277	142	5	karakteristik spasialnya	PERSON
geoplanning-8277	143	1	berikut	GPE
geoplanning-8277	143	2	adalah tabel	ORG
geoplanning-8277	143	3	identifikasi karakteristik	PERSON
geoplanning-8277	144	1	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8277	144	2	1	CARDINAL
geoplanning-8277	144	3	2	CARDINAL
geoplanning-8277	144	4	56	CARDINAL
geoplanning-8277	144	5	dan ratnasari	PERSON
geoplanning-8277	144	6	63	CARDINAL
geoplanning-8277	144	7	1	CARDINAL
geoplanning-8277	145	1	identifikasi karakteristik	PERSON
geoplanning-8277	145	2	hasil analisis peneliti	GPE
geoplanning-8277	145	3	2014	DATE
geoplanning-8277	145	4	berdasarkan tabel diatas	ORG
geoplanning-8277	145	5	tentang lokasi dan	PERSON
geoplanning-8277	145	6	kelas kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	145	7	di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	146	1	hasil bahwa kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	146	2	tertinggi	PERSON
geoplanning-8277	146	3	pada kawasan perumnas	PERSON
geoplanning-8277	146	4	dan sekitarnya yang	PERSON
geoplanning-8277	146	5	di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	147	1	kepemilikan	ORG
geoplanning-8277	147	2	cukup tinggi berada pada kawasan komplek	PERSON
geoplanning-8277	147	3	dan kampong	PERSON
geoplanning-8277	147	4	yang berada di sekitar	PERSON
geoplanning-8277	148	1	kepemilikan sepeda	ORG
geoplanning-8277	148	2	sedang terdapat	PERSON
geoplanning-8277	148	3	di kelurahan srondolo	PERSON
geoplanning-8277	148	4	kulon yang berada di daerah belakang ada	PERSON
geoplanning-8277	148	5	dan sekitarnya	PERSON
geoplanning-8277	149	1	itu kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	149	2	sedang juga	PERSON
geoplanning-8277	149	3	di pudak payung	PERSON
geoplanning-8277	150	1	yang merupakan kawasan perumahan menengah	PERSON
geoplanning-8277	151	1	untuk kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	151	2	cukup rendah berada pada komplek	PERSON
geoplanning-8277	151	3	villa pudak payung	PERSON
geoplanning-8277	151	4	dan komplek	PERSON
geoplanning-8277	151	5	pertamina pudak payung yang juga	PERSON
geoplanning-8277	151	6	perumahan menengah berada di pinggir	FAC
geoplanning-8277	151	7	jalan raya	PERSON
geoplanning-8277	152	1	sedangkan untuk	PERSON
geoplanning-8277	152	2	rendah berada pada kawasan perumahan bukit	PERSON
geoplanning-8277	152	3	dan perumahan	PERSON
geoplanning-8277	152	4	yang mana	PERSON
geoplanning-8277	152	5	kawasan perumahan mewah	PERSON
geoplanning-8277	153	1	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8277	153	2	1	CARDINAL
geoplanning-8277	153	3	2	CARDINAL
geoplanning-8277	153	4	56	CARDINAL
geoplanning-8277	153	5	dan ratnasari	PERSON
geoplanning-8277	153	6	64 5	DATE
geoplanning-8277	153	7	kesimpulan jika	PERSON
geoplanning-8277	153	8	secara keseluruhan kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	153	9	akan	ORG
geoplanning-8277	153	10	37%	PERCENT
geoplanning-8277	153	11	masyarakatnya yang bergerak	PERSON
geoplanning-8277	153	12	ke pusat kota	PERSON
geoplanning-8277	153	13	semarang	GPE
geoplanning-8277	153	14	58%	PERCENT
geoplanning-8277	153	15	masyarakatnya bergerak	PERSON
geoplanning-8277	153	16	dan melakukan	PERSON
geoplanning-8277	153	17	di sekitar kecamatan	ORG
geoplanning-8277	154	1	dan 5%	PERSON
geoplanning-8277	154	2	masyarakatnya	NORP
geoplanning-8277	154	3	bergerak	GPE
geoplanning-8277	154	4	keluar kota yakni ke kabupaten semarang	ORG
geoplanning-8277	155	1	pada tingkat kelurahan	PERSON
geoplanning-8277	155	2	akan	ORG
geoplanning-8277	155	3	karakteristik pergerakan yang berbeda-beda pula	PERSON
geoplanning-8277	156	1	berdasarkan	GPE
geoplanning-8277	156	2	pola spasial	PERSON
geoplanning-8277	156	3	yang tebentuk	PERSON
geoplanning-8277	157	1	dari kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	157	2	di dapatkan hasil bahwa	PERSON
geoplanning-8277	157	3	pola klaster	PERSON
geoplanning-8277	158	1	jenis klaster yang	PERSON
geoplanning-8277	158	2	klaster tinggi	PERSON
geoplanning-8277	158	3	yang berarti distribusi dan konsentrasi	PERSON
geoplanning-8277	158	4	kepemilikan sepeda	ORG
geoplanning-8277	158	5	dan cenderung memusat	PERSON
geoplanning-8277	159	1	klaster kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	159	2	5	CARDINAL
geoplanning-8277	160	1	kelas yakni kepemilikan tinggi	ORG
geoplanning-8277	160	2	cukup tinggi	PERSON
geoplanning-8277	160	3	kepemilikan sedang	ORG
geoplanning-8277	160	4	kepemilikan cukup rendah dan kepemilikan rendah	PERSON
geoplanning-8277	161	1	hasil analisis dan pemetaan	PERSON
geoplanning-8277	161	2	hasil bahwa kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	161	3	tertinggi berada pada kawasan perumnas banyumanik	PERSON
geoplanning-8277	161	4	hal ini	PERSON
geoplanning-8277	161	5	kawasan permukiman	PERSON
geoplanning-8277	161	6	dan termasuk perumahan menengah	PERSON
geoplanning-8277	162	1	untuk kepemilikan	PERSON
geoplanning-8277	162	2	yang paling rendah berada pada kawasan perumahan mewah seperti perumahan	PERSON
geoplanning-8277	163	1	dan perumahan bukitsari	PERSON
geoplanning-8277	164	1	hal ini	PERSON
geoplanning-8277	164	2	masyarakatnya yang cenderung lebih	PERSON
geoplanning-8277	164	3	menggunakan mobil daripada sepeda motor	PERSON
geoplanning-8277	165	1	memiliki sepeda motor	ORG
geoplanning-8277	165	2	di kawasan ini ada	PERSON
geoplanning-8277	165	3	namun sangatlah kecil dengan rasio 0,2	PERSON
geoplanning-8277	166	1	untuk studi persebaran distribusi dan pola	PERSON
geoplanning-8277	166	2	kepemilikan	ORG
geoplanning-8277	166	3	di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	166	4	adalah membentuk sebuah klaster kepemilikan	ORG
geoplanning-8277	167	1	namun untuk berbagai kasus yang berada di kecamatan lain	PERSON
geoplanning-8277	167	2	perlu studi lebih	ORG
geoplanning-8277	167	3	kaitan	ORG
geoplanning-8277	167	4	antara pola	PERSON
geoplanning-8277	167	5	dan pola distribusi atau pergerakan	PERSON
geoplanning-8277	168	1	6	CARDINAL
geoplanning-8277	168	2	daftar pustaka block	PERSON
geoplanning-8277	168	3	r.l.	GPE
geoplanning-8277	168	4	c.r	GPE
geoplanning-8277	168	5	1995	DATE
geoplanning-8277	170	1	eck	PERSON
geoplanning-8277	170	2	d. weisburd	PERSON
geoplanning-8277	171	1	monsey	GPE
geoplanning-8277	171	2	ny	GPE
geoplanning-8277	171	3	criminal justice press	ORG
geoplanning-8277	171	4	washington	GPE
geoplanning-8277	171	5	dc	GPE
geoplanning-8277	172	1	145	CARDINAL
geoplanning-8277	173	1	2013	DATE
geoplanning-8277	174	1	kota	GPE
geoplanning-8277	174	2	semarang dalam	GPE
geoplanning-8277	174	3	tahun 2012	PERSON
geoplanning-8277	175	1	kantor bps	ORG
geoplanning-8277	175	2	kota	GPE
geoplanning-8277	175	3	semarang	GPE
geoplanning-8277	176	1	b.n.	GPE
geoplanning-8277	176	2	a.	PERSON
geoplanning-8277	176	3	1988	DATE
geoplanning-8277	177	1	newbury park	GPE
geoplanning-8277	178	1	everitt	PERSON
geoplanning-8277	178	2	b.	PERSON
geoplanning-8277	178	3	1974	DATE
geoplanning-8277	180	1	london	GPE
geoplanning-8277	180	2	heinemann	PERSON
geoplanning-8277	181	1	everitt & megbolugbe	ORG
geoplanning-8277	181	2	i. (1996	ORG
geoplanning-8277	183	1	american	NORP
geoplanning-8277	184	1	lee	PERSON
geoplanning-8277	184	2	j.	PERSON
geoplanning-8277	184	3	wong	PERSON
geoplanning-8277	184	4	2001	DATE
geoplanning-8277	185	1	gis	PRODUCT
geoplanning-8277	186	1	new york	GPE
geoplanning-8277	186	2	john wiley & sons inc.	ORG
geoplanning-8277	186	3	suparno	PERSON
geoplanning-8277	186	4	m., & marlina	ORG
geoplanning-8277	186	5	2006	DATE
geoplanning-8277	187	1	perencanaan dan pengembangan perumahan	PERSON
geoplanning-8277	188	1	yogyakarta	GPE
geoplanning-8277	189	1	andi	PERSON
geoplanning-8277	189	2	w.	PERSON
geoplanning-8277	189	3	1970	DATE
geoplanning-8277	189	4	detroit	GPE
geoplanning-8277	190	1	46(2	CARDINAL
geoplanning-8277	190	2	234	CARDINAL
geoplanning-8277	191	1	yudohusodo	PERSON
geoplanning-8277	191	2	s. 1991	PERSON
geoplanning-8277	192	1	tumbuhnya pemukim-pemukim	PERSON
geoplanning-8277	192	2	di kawasan perkotaan	PERSON
geoplanning-8277	193	1	jakarta	GPE
geoplanning-8277	195	1	statistik	ORG
geoplanning-8277	195	2	di kecamatan	PERSON
geoplanning-8277	195	3	kota	GPE
geoplanning-8277	195	4	semarang abstrak	GPE
geoplanning-8277	195	5	kota	GPE
geoplanning-8277	195	6	semarang	GPE
geoplanning-8277	195	7	kota	GPE
geoplanning-8277	195	8	cepat maju dan cepat	ORG
geoplanning-8277	195	9	dari pertumbuhan ekonominya	ORG
geoplanning-8277	195	10	namun demikian	PERSON
geoplanning-8277	195	11	peningkatan jumlah penduduk yang disertai dengan meningkatnya	PERSON
geoplanning-8277	195	12	memberikan permasalahan baru yakni kemacetan	ORG
geoplanning-8277	196	1	adanya	PERSON
geoplanning-8277	196	2	motorcycle ownership	ORG
geoplanning-8277	196	3	gis 1.	ORG
geoplanning-8277	197	1	2	CARDINAL
geoplanning-8277	197	2	dan metode	PERSON
geoplanning-8277	197	3	klaster	PERSON
geoplanning-8277	197	4	yang telah ada maka akan	PERSON
geoplanning-8277	197	5	sebuah pola	PERSON
geoplanning-8277	197	6	yang berbeda-beda	PERSON
geoplanning-8277	198	1	atau pola	PERSON
geoplanning-8277	199	1	adalah sesuatu yang menunjukkan penempatan atau susunan benda-benda di permukaan bumi	PERSON
geoplanning-8277	199	2	lee & wong	ORG
geoplanning-8277	200	1	3	CARDINAL
geoplanning-8277	200	2	metodologi penelitian 4	PERSON
geoplanning-8277	201	1	hasil dan	PERSON
geoplanning-8277	201	2	pembahasan 5	DATE
geoplanning-8277	201	3	kesimpulan 6	ORG
geoplanning-8277	201	4	daftar pustaka	PERSON
