id	sid	eid	entity	type
geoplanning-8281	1	1	1	CARDINAL
geoplanning-8281	1	2	2, 2014	DATE
geoplanning-8281	1	3	93	CARDINAL
geoplanning-8281	2	1	93	CARDINAL
geoplanning-8281	2	2	2355-6544	CARDINAL
geoplanning-8281	2	3	pemetaan potensi bencana	PERSON
geoplanning-8281	2	4	di kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	2	5	indonesia	GPE
geoplanning-8281	2	6	diponegoro	GPE
geoplanning-8281	2	7	indonesia	GPE
geoplanning-8281	7	1	one	CARDINAL
geoplanning-8281	7	2	one	CARDINAL
geoplanning-8281	8	1	kembang arum	PERSON
geoplanning-8281	10	1	pengeprasan hills	GPE
geoplanning-8281	12	1	abstrak	PERSON
geoplanning-8281	12	2	kebencanaan merupakan satu fakta	ORG
geoplanning-8281	12	3	yang terkadang kurang mendapatkan perhatian	PERSON
geoplanning-8281	12	4	penuh baik oleh pemerintah maupun masyarakat	PERSON
geoplanning-8281	13	1	kondisi ini tercermin	PERSON
geoplanning-8281	13	2	dari begitu hiruk	PERSON
geoplanning-8281	13	3	pikuknya kegiatan	FAC
geoplanning-8281	13	4	bencana terjadi dibanding dengan upaya untuk meminimasi	PERSON
geoplanning-8281	13	5	dampak akibat bencana	PERSON
geoplanning-8281	14	1	hidup berdampingan dengan bencana	PERSON
geoplanning-8281	14	2	belum menjadi satu budaya baik oleh pemerintah	PERSON
geoplanning-8281	14	3	ataupun masyarakat	ORG
geoplanning-8281	15	1	jika mampu mendudukan	PERSON
geoplanning-8281	15	2	secara proporsional tentang kebencanaan	ORG
geoplanning-8281	15	3	dalam kehidupan sehari-hari maka resiko bencana	PERSON
geoplanning-8281	15	4	akan	ORG
geoplanning-8281	15	5	dapat diminimalisir secara sendirinya	PERSON
geoplanning-8281	16	1	salah satu mendorong melembagakan budaya hidup berdampingan dengan	ORG
geoplanning-8281	17	1	adalah mengajak masyarakat untuk	FAC
geoplanning-8281	17	2	secara lebih dekat potensi kebencanaan	PERSON
geoplanning-8281	17	3	yang ada di sekitar mereka	PERSON
geoplanning-8281	17	4	salah satunya	ORG
geoplanning-8281	17	5	adalah mendorong masyarakat untuk dapat	ORG
geoplanning-8281	17	6	potensi kebencanaan	PERSON
geoplanning-8281	17	7	yang ada di lingkungan sekitar mereka	PERSON
geoplanning-8281	18	1	masyarakat kembang	PERSON
geoplanning-8281	18	2	secara umum tidak	PERSON
geoplanning-8281	18	3	dan paham potensi dan kondisi bencana	PERSON
geoplanning-8281	18	4	yang ada di sekitar tempat	PERSON
geoplanning-8281	18	5	tinggal mereka	PERSON
geoplanning-8281	19	1	masyarakat tahu setelah ada kejadian	PERSON
geoplanning-8281	19	2	seperti runtuhnya talud penahan tebing	PERSON
geoplanning-8281	20	1	masyarakat juga tidak	PERSON
geoplanning-8281	20	2	begitu perhatian	PERSON
geoplanning-8281	20	3	terhadap kegiatan-kegiatan	PERSON
geoplanning-8281	20	4	bukit yang ada di sekitar mereka	PERSON
geoplanning-8281	21	1	keadaan ini dalam jangka panjang akan semakin menambah	PERSON
geoplanning-8281	21	2	tinggi resiko bencana	PERSON
geoplanning-8281	21	3	di wilayah	PERSON
geoplanning-8281	21	4	kelurahan kembang arum	PERSON
geoplanning-8281	21	5	khususnya pada wilayah dengan morfologi perbukitan dan lereng yang	ORG
geoplanning-8281	22	1	1	CARDINAL
geoplanning-8281	22	2	pendahuluan kondisi fisik suatu wilayah	ORG
geoplanning-8281	22	3	akan mempengaruhi	ORG
geoplanning-8281	22	4	karakteristik lahan yang ada	PERSON
geoplanning-8281	23	1	indonesia	GPE
geoplanning-8281	23	2	wilayah	GPE
geoplanning-8281	23	3	yang mempunyai topografi	PERSON
geoplanning-8281	23	4	mempunyai potensi kebencanaan yang	PERSON
geoplanning-8281	24	1	berdasarkan	GPE
geoplanning-8281	24	2	yang terdapat	PERSON
geoplanning-8281	24	3	pada badan nasional	PERSON
geoplanning-8281	24	4	bencana	GPE
geoplanning-8281	24	5	bnpb	GPE
geoplanning-8281	24	6	selama bulan	PERSON
geoplanning-8281	24	7	januari 2014	DATE
geoplanning-8281	24	8	telah terjadi sekitar	PERSON
geoplanning-8281	24	9	182	CARDINAL
geoplanning-8281	24	10	di berbagai wilayah di	ORG
geoplanning-8281	24	11	indonesia	GPE
geoplanning-8281	24	12	mulai dari banjir	PERSON
geoplanning-8281	24	13	tanah longsor	PERSON
geoplanning-8281	24	14	angin puting beliung	ORG
geoplanning-8281	24	15	hingga letusan gunung	PERSON
geoplanning-8281	25	1	hal ini membuktikan	PERSON
geoplanning-8281	25	2	begitu besarnya	PERSON
geoplanning-8281	25	3	bencana	ORG
geoplanning-8281	25	4	bagi kehidupan masyarakat di	PERSON
geoplanning-8281	25	5	indonesia	GPE
geoplanning-8281	25	6	yang tinggal di daerah rawan	PERSON
geoplanning-8281	25	7	22	CARDINAL
geoplanning-8281	25	8	september	DATE
geoplanning-8281	25	9	2014	DATE
geoplanning-8281	25	10	24 september 2014	DATE
geoplanning-8281	25	11	26	CARDINAL
geoplanning-8281	25	12	september 2014	DATE
geoplanning-8281	25	13	1	CARDINAL
geoplanning-8281	25	14	october 2014	DATE
geoplanning-8281	25	15	pemetaan	PERSON
geoplanning-8281	25	16	bencana longsor	ORG
geoplanning-8281	25	17	article info	PERSON
geoplanning-8281	25	18	22	CARDINAL
geoplanning-8281	25	19	september 2014	DATE
geoplanning-8281	25	20	24 september 2014	DATE
geoplanning-8281	25	21	26	CARDINAL
geoplanning-8281	25	22	september 2014	DATE
geoplanning-8281	25	23	1	CARDINAL
geoplanning-8281	25	24	2014	DATE
geoplanning-8281	26	1	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8281	26	2	1	CARDINAL
geoplanning-8281	26	3	2	CARDINAL
geoplanning-8281	26	4	93	CARDINAL
geoplanning-8281	26	5	dan wijaya	PERSON
geoplanning-8281	27	1	94	CARDINAL
geoplanning-8281	28	1	95%	PERCENT
geoplanning-8281	28	2	lebih	GPE
geoplanning-8281	28	3	hidrometeorologi seperti banjir	ORG
geoplanning-8281	28	4	tanah longsor	PERSON
geoplanning-8281	28	5	dan angin puting beliung	PERSON
geoplanning-8281	28	6	dengan korban jiwa banyak disebabkan	PERSON
geoplanning-8281	29	1	oleh	GPE
geoplanning-8281	29	2	banjir dan tanah longsor	ORG
geoplanning-8281	30	1	alam yang terjadi hampir	PERSON
geoplanning-8281	30	2	di setiap di wilayah	PERSON
geoplanning-8281	30	3	indonesia	GPE
geoplanning-8281	30	4	banjir dan tanah longsor	ORG
geoplanning-8281	30	5	dan diperkirakan	PERSON
geoplanning-8281	30	6	banjir dan longsor masih akan	ORG
geoplanning-8281	30	7	berlanjut hingga maret	ORG
geoplanning-8281	30	8	2014	DATE
geoplanning-8281	31	1	bencana	GPE
geoplanning-8281	31	2	banyak terjadi di berbagai	PERSON
geoplanning-8281	31	3	karena sekitar	GPE
geoplanning-8281	31	4	45%	PERCENT
geoplanning-8281	31	5	luas lahan di	PERSON
geoplanning-8281	31	6	indonesia	GPE
geoplanning-8281	31	7	adalah lahan	PERSON
geoplanning-8281	31	8	berlereng yang	GPE
geoplanning-8281	31	9	terhadap longsor	PERSON
geoplanning-8281	31	10	dan erosi	PERSON
geoplanning-8281	32	1	namun demikian	PERSON
geoplanning-8281	32	2	kelerengan	PERSON
geoplanning-8281	32	3	satu-satunya penyebab longsor	ORG
geoplanning-8281	32	4	karena selain faktor	ORG
geoplanning-8281	32	5	alam yang	PERSON
geoplanning-8281	32	6	juga dipengaruhi oleh curah	PERSON
geoplanning-8281	32	7	hujan dan geologi	PERSON
geoplanning-8281	32	8	laju infiltrasi	PERSON
geoplanning-8281	32	9	dan penutup lahan	PERSON
geoplanning-8281	32	10	manusia juga mempunyai	PERSON
geoplanning-8281	32	11	dalam terjadinya	PERSON
geoplanning-8281	33	1	tanah longsor adalah suatu peristiwa	ORG
geoplanning-8281	33	2	dimana terjadi	PERSON
geoplanning-8281	33	3	permukaan tanah	PERSON
geoplanning-8281	33	4	1999	DATE
geoplanning-8281	34	1	seperti jatuhnya bebatuan	PERSON
geoplanning-8281	34	2	atau gumpalan besar tanah	PERSON
geoplanning-8281	34	3	peristiwa	ORG
geoplanning-8281	34	4	atau dikenal sebagai gerakan	PERSON
geoplanning-8281	34	5	masa tanah	ORG
geoplanning-8281	34	6	atau kombinasinya	PERSON
geoplanning-8281	34	7	sering terjadi pada lereng-lereng alam maupun buatan	PERSON
geoplanning-8281	34	8	dan sebenarnya	PERSON
geoplanning-8281	34	9	alam	GPE
geoplanning-8281	35	1	terjadinya	PERSON
geoplanning-8281	35	2	merupakan suatu kondisi dimana	ORG
geoplanning-8281	35	3	alam mencari keseimbangan baru	PERSON
geoplanning-8281	35	4	akibat adanya	PERSON
geoplanning-8281	35	5	atau faktor-faktor	PERSON
geoplanning-8281	35	6	yang mempengaruhinya	PERSON
geoplanning-8281	35	7	dan menyebabkan	PERSON
geoplanning-8281	35	8	terjadinya pengurangan gaya geser	PERSON
geoplanning-8281	35	9	serta peningkatan	PERSON
geoplanning-8281	36	1	dengan terjadinya	PERSON
geoplanning-8281	36	2	tentunya dapat mengancam dan mengganggu	ORG
geoplanning-8281	36	3	kehidupan dan penghidupan masyarakat	PERSON
geoplanning-8281	36	4	dan dapat mengakibatkan	PERSON
geoplanning-8281	36	5	korban jiwa manusia	ORG
geoplanning-8281	36	6	kerusakan lingkungan	PERSON
geoplanning-8281	36	7	harta benda	PERSON
geoplanning-8281	36	8	dan dampak psikologis	PERSON
geoplanning-8281	37	1	berkaitan dengan hal	PERSON
geoplanning-8281	37	2	adanya mitigasi	ORG
geoplanning-8281	38	1	yang merupakanserangkaian upaya untuk mengurangi risikobencana	PERSON
geoplanning-8281	38	2	baik melalui pembangunan fisik maupunpenyadaran	ORG
geoplanning-8281	38	3	dan peningkatan kemampuan menghadapiancaman bencana	PERSON
geoplanning-8281	39	1	untuk mendukung upaya	PERSON
geoplanning-8281	39	2	tentunya	GPE
geoplanning-8281	39	3	informasi mengenai daerah atau	GPE
geoplanning-8281	39	4	lokasi yang rawan	PERSON
geoplanning-8281	39	5	yang dapat	PERSON
geoplanning-8281	39	6	dibangun melalui sistem informasi	ORG
geoplanning-8281	39	7	dengan melibatkan peran serta masyarakat sebagai	PERSON
geoplanning-8281	39	8	pihak yang	PERSON
geoplanning-8281	39	9	dalam memberikan	PERSON
geoplanning-8281	39	10	informasi	GPE
geoplanning-8281	39	11	dengan lokasi-lokasi	PERSON
geoplanning-8281	39	12	serta sejauhmana	PERSON
geoplanning-8281	39	13	dampak longsor	PERSON
geoplanning-8281	39	14	mereka rasakan	PERSON
geoplanning-8281	40	1	kecamatan semarang barat kota semarang	ORG
geoplanning-8281	40	2	merupakan	GPE
geoplanning-8281	41	1	yang memiliki kondisi tanah dengan kestabilan	PERSON
geoplanning-8281	41	2	dan topografi yang beragam	PERSON
geoplanning-8281	42	1	salah satu wilayah kelurahan	ORG
geoplanning-8281	42	2	di kecamatan	ORG
geoplanning-8281	42	3	semarang	GPE
geoplanning-8281	42	4	barat yang mempunyai potensi	PERSON
geoplanning-8281	43	1	cukup besar terhadap	ORG
geoplanning-8281	43	2	bencana	GPE
geoplanning-8281	43	3	adalah kelurahan	PERSON
geoplanning-8281	44	1	kelurahan	PERSON
geoplanning-8281	44	2	memiliki kelerengan	PERSON
geoplanning-8281	44	3	hingga curam	ORG
geoplanning-8281	45	1	wilayah	GPE
geoplanning-8281	45	2	kembangarum yang bertopografi datar	PERSON
geoplanning-8281	45	3	0-8%	PERCENT
geoplanning-8281	45	4	yaitu pada rw.ii	PERSON
geoplanning-8281	45	5	wilayah	GPE
geoplanning-8281	45	6	yang bertopografi landai	PERSON
geoplanning-8281	45	7	2-15%	PERCENT
geoplanning-8281	45	8	berada pada rw.i	PERSON
geoplanning-8281	46	1	vi	PERSON
geoplanning-8281	46	2	dan xiii	PERSON
geoplanning-8281	46	3	yang bertopografi bergelombang	PERSON
geoplanning-8281	46	4	15-25%	PERCENT
geoplanning-8281	46	5	dan xii	PERSON
geoplanning-8281	46	6	dan wilayah	PERSON
geoplanning-8281	46	7	yang bertopografi curam	PERSON
geoplanning-8281	46	8	25-40%	PERCENT
geoplanning-8281	47	1	dan sebagian kecil	PERSON
geoplanning-8281	48	1	kondisi tersebut mengakibatkan	ORG
geoplanning-8281	48	2	sebagian	NORP
geoplanning-8281	48	3	wilayahnya rentan	PERSON
geoplanning-8281	48	4	terhadap bahaya longsor	PERSON
geoplanning-8281	49	1	dengan adanya	PERSON
geoplanning-8281	49	2	terjadinya	PERSON
geoplanning-8281	49	3	tersebut maka	PERSON
geoplanning-8281	49	4	perlu adanya	PERSON
geoplanning-8281	49	5	pemetaan	GPE
geoplanning-8281	49	6	terhadap lokasi yang rawan	PERSON
geoplanning-8281	49	7	sehingga sedapat mungkin dapat meminimalkan	PERSON
geoplanning-8281	49	8	dampak yang nantinya mungkin terjadi	PERSON
geoplanning-8281	50	1	masyarakat sebagai	PERSON
geoplanning-8281	50	2	pihak yang paling besar terkena dampak	PERSON
geoplanning-8281	50	3	dalam penentuan lokasilokasi yang paling sering terjadi	PERSON
geoplanning-8281	51	1	itu juga penggunaan sistem	PERSON
geoplanning-8281	51	2	informasi	GPE
geoplanning-8281	51	3	dapat digunakan untuk mengidentifikasi	PERSON
geoplanning-8281	51	4	kawasan rawan	PERSON
geoplanning-8281	51	5	terutama terkait dengan kondisi fisik wilayah	ORG
geoplanning-8281	51	6	yang ada	PERSON
geoplanning-8281	52	1	2.	PERCENT
geoplanning-8281	52	2	dan metode dalam penelitian	PERSON
geoplanning-8281	52	3	ini digunakan	PERSON
geoplanning-8281	52	4	yang sifatnya kuantitatif yaitu	PERSON
geoplanning-8281	52	5	informasi mengenai karakteristik fisik kawasan yang	ORG
geoplanning-8281	52	6	akan	ORG
geoplanning-8281	52	7	memberikan	ORG
geoplanning-8281	52	8	terhadap kejadian	PERSON
geoplanning-8281	52	9	di kelurahan kembang arum	PERSON
geoplanning-8281	53	1	selain itu dibutuhkan juga	PERSON
geoplanning-8281	53	2	merupakan	GPE
geoplanning-8281	53	3	hasil pemetaan terhadap	GPE
geoplanning-8281	53	4	dan pengetahuan masyarakat kembang	PERSON
geoplanning-8281	53	5	di kelurahan kembang arum	PERSON
geoplanning-8281	54	1	gambaran lebih	PERSON
geoplanning-8281	54	2	jelas mengenai kondisi fisik kelurahan kembang	ORG
geoplanning-8281	54	3	dapat diikuti	PERSON
geoplanning-8281	55	1	kelurahan kembangarum	PERSON
geoplanning-8281	55	2	kecamatan	PERSON
geoplanning-8281	55	3	semarang	GPE
geoplanning-8281	55	4	memiliki luas lahan 17.464,25	ORG
geoplanning-8281	55	5	berbatasan dengan kelurahan kalipancur	PERSON
geoplanning-8281	55	6	krapyak	ORG
geoplanning-8281	55	7	dan kelurahan kalibanteng	PERSON
geoplanning-8281	55	8	kalibanteng kulon	PERSON
geoplanning-8281	55	9	semarang barat	PERSON
geoplanning-8281	55	10	lihat gambar	ORG
geoplanning-8281	56	1	sebagian besar lahan pada	PERSON
geoplanning-8281	56	2	kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	56	3	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8281	56	4	1	CARDINAL
geoplanning-8281	56	5	2	CARDINAL
geoplanning-8281	56	6	93	CARDINAL
geoplanning-8281	56	7	dan wijaya	PERSON
geoplanning-8281	57	1	95	CARDINAL
geoplanning-8281	57	2	kawasan permukiman	PERSON
geoplanning-8281	57	3	baik kawasan perumahan	PERSON
geoplanning-8281	57	4	aktivitas	NORP
geoplanning-8281	57	5	dan jasa skala	PERSON
geoplanning-8281	58	1	aktivitas	NORP
geoplanning-8281	58	2	yang terjadi di kelurahan	PERSON
geoplanning-8281	58	3	sudah cukup maju	ORG
geoplanning-8281	58	4	hal tersebut	PERSON
geoplanning-8281	58	5	dari adanya	PERSON
geoplanning-8281	58	6	pendidikan	GPE
geoplanning-8281	58	7	dan aktivitas perindustrian	PERSON
geoplanning-8281	59	1	jenis penggunaan lahan di kelurahan kembang	ORG
geoplanning-8281	59	2	terdiri dari permukiman	ORG
geoplanning-8281	59	3	kesehatan	GPE
geoplanning-8281	59	4	pendidikan	GPE
geoplanning-8281	59	5	industri	ORG
geoplanning-8281	59	6	dan campuran	PERSON
geoplanning-8281	60	1	dari luas lahan	PERSON
geoplanning-8281	60	2	kelurahan ini	PERSON
geoplanning-8281	60	3	tata guna lahan yang mendominasi adalah permukiman	ORG
geoplanning-8281	61	1	adapun jenis penggunaan lahan di kelurahan kemban	ORG
geoplanning-8281	61	2	arum selengkapnya	PERSON
geoplanning-8281	61	3	dapat diikuti pada tabel	PERSON
geoplanning-8281	61	4	berikut	GPE
geoplanning-8281	62	1	tabel 1	ORG
geoplanning-8281	63	1	jenis penggunaan lahan kelurahan kembang	ORG
geoplanning-8281	63	2	citra kota	ORG
geoplanning-8281	63	3	semarang	GPE
geoplanning-8281	63	4	2012	DATE
geoplanning-8281	63	5	no jenis guna lahan luas	ORG
geoplanning-8281	63	6	1	CARDINAL
geoplanning-8281	63	7	kesehatan	GPE
geoplanning-8281	63	8	4	CARDINAL
geoplanning-8281	63	9	43,70	CARDINAL
geoplanning-8281	63	10	5	CARDINAL
geoplanning-8281	63	11	6	CARDINAL
geoplanning-8281	63	12	5,454915 7	DATE
geoplanning-8281	63	13	192,28 1,100992 jumlah	ORG
geoplanning-8281	63	14	17464,25 100	CARDINAL
geoplanning-8281	63	15	morfologi kawasan merupakan	PERSON
geoplanning-8281	63	16	antara perbukitan	ORG
geoplanning-8281	63	17	dan dataran dengan ketinggian	PERSON
geoplanning-8281	64	1	dari hasil	PERSON
geoplanning-8281	64	2	muka bumi	PERSON
geoplanning-8281	64	3	kelurahan kembangarum	PERSON
geoplanning-8281	64	4	terdiri atas	ORG
geoplanning-8281	64	5	dataran dengan klasifikasi	PERSON
geoplanning-8281	64	6	berdasarkan	NORP
geoplanning-8281	64	7	beda elevasinya yang bervariasi	PERSON
geoplanning-8281	64	8	mulai dari	PERSON
geoplanning-8281	64	9	ketinggian	NORP
geoplanning-8281	64	10	0-50	MONEY
geoplanning-8281	64	11	hampir	GPE
geoplanning-8281	64	12	berada di rw	PERSON
geoplanning-8281	65	1	rw.ii	PERSON
geoplanning-8281	65	2	ketinggian	NORP
geoplanning-8281	65	3	5-50	CARDINAL
geoplanning-8281	65	4	bergelompang lemah/landai	ORG
geoplanning-8281	65	5	berada di rw.i	PERSON
geoplanning-8281	66	1	vi	PERSON
geoplanning-8281	66	2	dan xiii	PERSON
geoplanning-8281	67	1	ketingian	GPE
geoplanning-8281	67	2	25-75	QUANTITY
geoplanning-8281	67	3	dan xii	PERSON
geoplanning-8281	67	4	ketinggian	NORP
geoplanning-8281	67	5	50-200	CARDINAL
geoplanning-8281	67	6	berbukit bergelombang	GPE
geoplanning-8281	67	7	berada di rw x	PERSON
geoplanning-8281	67	8	dan sebagian kecil	PERSON
geoplanning-8281	68	1	pola morfologi	PERSON
geoplanning-8281	68	2	perbukitan dan dataran berimplikasi	PERSON
geoplanning-8281	68	3	pada pola kelerengan	PERSON
geoplanning-8281	68	4	di wilayah kelurahan kembang arum	ORG
geoplanning-8281	69	1	sebagian	ORG
geoplanning-8281	69	2	besar wilayah kelurahan kembang	ORG
geoplanning-8281	69	3	memiliki kelerengan landai	ORG
geoplanning-8281	70	1	tipe lereng curam pada wilayah	ORG
geoplanning-8281	70	2	kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	70	3	pada sebagian	PERSON
geoplanning-8281	70	4	kecil wilayah kelurahan kembang arum	ORG
geoplanning-8281	71	1	gambar 1.	PERSON
geoplanning-8281	71	2	kenampakan	ORG
geoplanning-8281	71	3	permukaan bumi	PERSON
geoplanning-8281	71	4	morfologi	PERSON
geoplanning-8281	71	5	kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	71	6	interpolasi	ORG
geoplanning-8281	71	7	kontur	GPE
geoplanning-8281	71	8	kota	GPE
geoplanning-8281	71	9	semarang dengan menggunakan global mapper	PERSON
geoplanning-8281	71	10	2014	DATE
geoplanning-8281	71	11	kembang arum	PERSON
geoplanning-8281	71	12	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8281	71	13	1	CARDINAL
geoplanning-8281	71	14	2	CARDINAL
geoplanning-8281	71	15	93	CARDINAL
geoplanning-8281	71	16	dan wijaya	PERSON
geoplanning-8281	71	17	96	CARDINAL
geoplanning-8281	71	18	pada kelerengan	PERSON
geoplanning-8281	71	19	yang bervariasi	PERSON
geoplanning-8281	71	20	diantaranya lereng	PERSON
geoplanning-8281	71	21	2-15%	PERCENT
geoplanning-8281	71	22	15-25%	PERCENT
geoplanning-8281	71	23	dan lereng	PERSON
geoplanning-8281	71	24	25-40%	PERCENT
geoplanning-8281	72	1	kelerengan	PERSON
geoplanning-8281	72	2	25-40%	PERCENT
geoplanning-8281	72	3	menyebabkan	ORG
geoplanning-8281	72	4	kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	72	5	kedalam	GPE
geoplanning-8281	72	6	wilayah	GPE
geoplanning-8281	72	7	yang rawan dengan bahaya	PERSON
geoplanning-8281	72	8	kondisi kelerengan kelurahan	PERSON
geoplanning-8281	72	9	maka kelurahan ini termasuk dalam	PERSON
geoplanning-8281	72	10	wilayah	GPE
geoplanning-8281	72	11	yang rawan	PERSON
geoplanning-8281	72	12	alam berupa	PERSON
geoplanning-8281	72	13	gerakan tanah menengah dan gerakan tanah rendah	PERSON
geoplanning-8281	73	1	itu kelurahan ini juga memiliki	PERSON
geoplanning-8281	73	2	hujan yang cukup tinggi	PERSON
geoplanning-8281	73	3	yaitu 27,7-34,8mm	ORG
geoplanning-8281	73	4	hari yang menjadi salah satu	PERSON
geoplanning-8281	73	5	terjadinya bahaya	PERSON
geoplanning-8281	74	1	sedangkan jenis tanah yang untuk kelurahan	ORG
geoplanning-8281	74	2	sendiri terdiri dari jenis tanah asosiasi	ORG
geoplanning-8281	74	3	dan mediteran	PERSON
geoplanning-8281	74	4	coklat tua	PERSON
geoplanning-8281	75	1	gambar 2	PERSON
geoplanning-8281	75	2	jenis tanah dan kelerengan	PERSON
geoplanning-8281	75	3	di kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	75	4	bappeda	ORG
geoplanning-8281	75	5	kota	GPE
geoplanning-8281	75	6	semarang	GPE
geoplanning-8281	75	7	dan interpolasi	PERSON
geoplanning-8281	75	8	2	CARDINAL
geoplanning-8281	75	9	3	CARDINAL
geoplanning-8281	76	1	hasil dan	PERSON
geoplanning-8281	76	2	pembahasan	DATE
geoplanning-8281	76	3	lokasi rawan	PERSON
geoplanning-8281	76	4	dan faktor	PERSON
geoplanning-8281	76	5	penyebabnya	PERSON
geoplanning-8281	76	6	pada hasil	PERSON
geoplanning-8281	76	7	dan penggalian	PERSON
geoplanning-8281	77	1	informasi melalui penduduk yang tinggal di kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	77	2	didapat	ORG
geoplanning-8281	77	3	satu fakta bahwa pada beberapa lokasi di kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	77	4	memiliki satu kerawanan yang cukup tinggi akan bahaya tanah longsor	ORG
geoplanning-8281	78	1	pada hasil verifikasi lapang	PERSON
geoplanning-8281	78	2	beberapa daerah di kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	78	3	arum yang mengalami	PERSON
geoplanning-8281	78	4	diantaranya adalah rw	PERSON
geoplanning-8281	79	1	dan xii	PERSON
geoplanning-8281	79	2	lihat gambar 3	ORG
geoplanning-8281	80	1	dari ke	PERSON
geoplanning-8281	80	2	yang rawan	PERSON
geoplanning-8281	80	3	di kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	80	4	memiliki karakteristik longsor	PERSON
geoplanning-8281	80	5	yang berbeda-beda	PERSON
geoplanning-8281	81	1	seperti contoh di rw	PERSON
geoplanning-8281	81	2	bencana	GPE
geoplanning-8281	81	3	lebih diakibatkan kepada jenis konstruksi	PERSON
geoplanning-8281	81	4	dan pondasi	PERSON
geoplanning-8281	81	5	bangunan yang kurang kuat	PERSON
geoplanning-8281	81	6	sehingga frekuensi	PERSON
geoplanning-8281	81	7	tidak dapat	PERSON
geoplanning-8281	81	8	dalam rentang waktu tertentu	PERSON
geoplanning-8281	82	1	sedangkan	ORG
geoplanning-8281	82	2	tempat lebih dikarenakan oleh	ORG
geoplanning-8281	82	3	yang terlalu tinggi sehingga	PERSON
geoplanning-8281	82	4	dapat diprediksikan terjadi dalam waktu-waktu	PERSON
geoplanning-8281	82	5	juga berbeda-beda dari setiap	PERSON
geoplanning-8281	82	6	yang diidentifikasi rawan	PERSON
geoplanning-8281	82	7	akan longsor	ORG
geoplanning-8281	83	1	dampak longsor di rw	PERSON
geoplanning-8281	83	2	tidak begitu parah	ORG
geoplanning-8281	83	3	kebanyakan dampak dari longsor	ORG
geoplanning-8281	83	4	yang berada di rw	PERSON
geoplanning-8281	83	5	sifatnya	ORG
geoplanning-8281	83	6	lebih ke personal yaitu	PERSON
geoplanning-8281	83	7	dampak hanya dirasakan kepada	PERSON
geoplanning-8281	83	8	rumah yang	PERSON
geoplanning-8281	84	1	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8281	84	2	1	CARDINAL
geoplanning-8281	84	3	2	CARDINAL
geoplanning-8281	84	4	93	CARDINAL
geoplanning-8281	84	5	dan wijaya	PERSON
geoplanning-8281	85	1	97	CARDINAL
geoplanning-8281	85	2	di kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	85	3	yang terjadi karena	PERSON
geoplanning-8281	85	4	pergerakan	GPE
geoplanning-8281	85	5	masa batuan	ORG
geoplanning-8281	85	6	atau tanah dengan berbagai tipe	PERSON
geoplanning-8281	85	7	dan jenis seperti	PERSON
geoplanning-8281	85	8	jatuhnya	GPE
geoplanning-8281	85	9	atau gumpalan besar tanah	PERSON
geoplanning-8281	86	1	yang ada di kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	86	2	memiliki 2 faktor penyebab	ORG
geoplanning-8281	86	3	yaitu faktor	ORG
geoplanning-8281	86	4	dan faktor eksternal	ORG
geoplanning-8281	87	1	yang merupakan	PERSON
geoplanning-8281	88	1	alam seperti	PERSON
geoplanning-8281	88	2	topografi yang curam	ORG
geoplanning-8281	88	3	25-45%	PERCENT
geoplanning-8281	88	4	45%	PERCENT
geoplanning-8281	88	5	kondisi tanah yang peka	ORG
geoplanning-8281	88	6	terhadap erosi	PERSON
geoplanning-8281	88	7	dan rawan	PERSON
geoplanning-8281	88	8	yaitu jenis tanah	PERSON
geoplanning-8281	88	9	dan mediteran	PERSON
geoplanning-8281	88	10	lihat gambar 2	ORG
geoplanning-8281	88	11	beserta curah hujan yang tinggi yaitu rata rata 37mm	PERSON
geoplanning-8281	89	1	di kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	89	2	kontruksi	DATE
geoplanning-8281	89	3	bangunan yang	PERSON
geoplanning-8281	89	4	dan juga cara pengaliran air	PERSON
geoplanning-8281	89	5	hujan atau jaringan drainase	PERSON
geoplanning-8281	89	6	yang kurang memadai	PERSON
geoplanning-8281	90	1	seperti yang diketahui daerah dengan topografi tinggi	PERSON
geoplanning-8281	90	2	25-45%	PERCENT
geoplanning-8281	90	3	45%	PERCENT
geoplanning-8281	90	4	diperkenankan sebagai lahan terbangun	ORG
geoplanning-8281	91	1	adapun yang tetap digunakan sebagai	PERSON
geoplanning-8281	91	2	menggunakan	PRODUCT
geoplanning-8281	91	3	dan pondasi	PERSON
geoplanning-8281	91	4	menyesuaikan	NORP
geoplanning-8281	91	5	ketinggian	NORP
geoplanning-8281	91	6	akan tetapi di kelurahan kembang	ORG
geoplanning-8281	91	7	masih banyak dijumpai	PERSON
geoplanning-8281	92	1	yang berada pada lokasi tersebut yang belum menggunakan konstruksi	PERSON
geoplanning-8281	92	2	dan pondasi	PERSON
geoplanning-8281	92	3	yang sesuai	PERSON
geoplanning-8281	92	4	sehingga tidak mampu	PERSON
geoplanning-8281	92	5	menopang	GPE
geoplanning-8281	92	6	bangunan secara kuat	ORG
geoplanning-8281	93	1	gambar 3	PERSON
geoplanning-8281	93	2	lokasi rawan	PERSON
geoplanning-8281	93	3	longsor kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	93	4	hasil wawancara dan observasi lapang	PERSON
geoplanning-8281	93	5	2014	DATE
geoplanning-8281	93	6	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8281	93	7	1	CARDINAL
geoplanning-8281	93	8	2	CARDINAL
geoplanning-8281	93	9	93	CARDINAL
geoplanning-8281	93	10	dan wijaya	PERSON
geoplanning-8281	93	11	98 3.2	CARDINAL
geoplanning-8281	93	12	pengetahuan masyarakat tentang	PERSON
geoplanning-8281	93	13	longsor pengetahuan masyarakat terhadap karakteristik lingkungan yang dijadikan	PERSON
geoplanning-8281	93	14	tempat tinggal	PERSON
geoplanning-8281	93	15	kaitannya dengan pemahaman masyarakat terhadap	ORG
geoplanning-8281	94	1	seperti yang	PERSON
geoplanning-8281	94	2	diungkapkan	GPE
geoplanning-8281	94	3	2010	DATE
geoplanning-8281	94	4	bahwa perilaku manusia	PERSON
geoplanning-8281	94	5	yang melekat	PERSON
geoplanning-8281	94	6	pada dirinya atau	PERSON
geoplanning-8281	94	7	seperti pengetahuan	PERSON
geoplanning-8281	94	8	dan pendidikan	PERSON
geoplanning-8281	94	9	dari definisi pengetahuan terhadap	PERSON
geoplanning-8281	94	10	di atas dapat	PERSON
geoplanning-8281	94	11	dijadikan	GPE
geoplanning-8281	96	1	untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan masyarakat kembang	ORG
geoplanning-8281	96	2	akan	ORG
geoplanning-8281	97	1	tingkat pengetahuan masyarakat akan	PERSON
geoplanning-8281	97	2	bencana longsor	PERSON
geoplanning-8281	97	3	terutama bagi masyarakat yang tinggal	ORG
geoplanning-8281	97	4	dilokasi	GPE
geoplanning-8281	97	5	rawan	PERSON
geoplanning-8281	97	6	masih tergolong	PERSON
geoplanning-8281	98	1	hal tersebut dapat diketahui dari sebagian	PERSON
geoplanning-8281	98	2	besar masyarakat yang tidak mengetahui akan	PERSON
geoplanning-8281	98	3	bencana	GPE
geoplanning-8281	98	4	yang ada di daerah yang mereka tinggali	PERSON
geoplanning-8281	99	1	masyarakat belum begitu menyadari	PERSON
geoplanning-8281	99	2	bahwa daerah yang	PERSON
geoplanning-8281	99	3	mereka tempati	PERSON
geoplanning-8281	99	4	sebenarnya rawan	PERSON
geoplanning-8281	99	5	akan	ORG
geoplanning-8281	99	6	karena mayoritas	PERSON
geoplanning-8281	99	7	dari mereka meyakini bahwa daerah yang	PERSON
geoplanning-8281	99	8	mereka tempati tidak rawan	PERSON
geoplanning-8281	100	1	hal yang	PERSON
geoplanning-8281	100	2	melatar	GPE
geoplanning-8281	100	3	keyakinan masyarakat sekitar bahwa daerah yang mereka jadikan tempat tinggal tidak rawan	PERSON
geoplanning-8281	100	4	adalah melihat kondisi jenis tanah	PERSON
geoplanning-8281	100	5	yang memiliki struktur kuat	PERSON
geoplanning-8281	100	6	bahwa daerah yang	PERSON
geoplanning-8281	100	7	mereka tempati	PERSON
geoplanning-8281	100	8	dan bebas dari longsor	PERSON
geoplanning-8281	101	1	gambar 4	PERSON
geoplanning-8281	101	2	pengeprasan bukit pada	PERSON
geoplanning-8281	101	3	kembang arum	PERSON
geoplanning-8281	101	4	hasil wawancara dan observasi lapang	PERSON
geoplanning-8281	101	5	2014	DATE
geoplanning-8281	101	6	pula masyarakat yang belum mengetahui apa definisi longsor	PERSON
geoplanning-8281	102	1	masyarakat tidak mengetahui bahwa daerah yang	PERSON
geoplanning-8281	102	2	mereka tempati rawan	PERSON
geoplanning-8281	102	3	akan longsor	ORG
geoplanning-8281	103	1	masyarakat hanya mengetahui bahwa ada waktu-waktu	PERSON
geoplanning-8281	103	2	dimana sebagian	ORG
geoplanning-8281	103	3	tanah turun ke permukaan	PERSON
geoplanning-8281	103	4	yang lebih	PERSON
geoplanning-8281	104	1	dampak dari air hujan	PERSON
geoplanning-8281	105	1	meskipun demikian	PERSON
geoplanning-8281	105	2	pula beberapa masyarakat yang sebenarnya mengetahui bahwa daerah yang mereka tempati	PERSON
geoplanning-8281	105	3	rawan longsor	PERSON
geoplanning-8281	105	4	akan tetapi mereka	ORG
geoplanning-8281	106	1	lebih	GPE
geoplanning-8281	106	2	tinggal di daerah tersebut	PERSON
geoplanning-8281	107	1	lebih dikarenakan tidak	ORG
geoplanning-8281	107	2	ada pilihan lain	PERSON
geoplanning-8281	108	1	hal ini	PERSON
geoplanning-8281	108	2	salah satu dampak dari keterbatasan lahan sehingga membuat	ORG
geoplanning-8281	108	3	harga lahan yang semakin tinggi	ORG
geoplanning-8281	109	1	sehingga masyarakat tetap	PERSON
geoplanning-8281	109	2	untuk tinggal	PERSON
geoplanning-8281	109	3	walaupun dengan resiko keselamatan yang membahayakan	PERSON
geoplanning-8281	110	1	secara umum	PERSON
geoplanning-8281	110	2	merupakan pandangan	GPE
geoplanning-8281	110	3	sesorang terhadap suatu hal	PERSON
geoplanning-8281	111	1	dua cara pendekatan	PERSON
geoplanning-8281	111	2	untuk memahami suatu presepsi	PERSON
geoplanning-8281	112	1	pertama adalah pandangan konvensional	PERSON
geoplanning-8281	113	1	pandangan konvensional menganggap	PERSON
geoplanning-8281	113	2	sebagai kumpulan penginderaan	ORG
geoplanning-8281	113	3	aktivitas kognisi	PERSON
geoplanning-8281	113	4	dan pemaknaan	PERSON
geoplanning-8281	114	1	pendekatan kedua adalah	PERSON
geoplanning-8281	115	1	kedua berpendapat bahwa presepsi	PERSON
geoplanning-8281	115	2	muncul secara spontan	PERSON
geoplanning-8281	115	3	dan langsung	PERSON
geoplanning-8281	116	1	hal ini dikarenakan orgsanisme selalu mengeksplorasi	PERSON
geoplanning-8281	116	2	dan melibatkan setiap	PERSON
geoplanning-8281	116	3	yang ada di lingkungannya	PERSON
geoplanning-8281	116	4	fisher dkk	PERSON
geoplanning-8281	116	5	1984	DATE
geoplanning-8281	116	6	1992	DATE
geoplanning-8281	117	1	hasil wawancara kepada masyarakat di sekitar rawan longsor	PERSON
geoplanning-8281	117	2	diketahui masyarakat sekitar rawan	PERSON
geoplanning-8281	117	3	sebagian besar tidak berkenan untuk berpindah dari tempat	PERSON
geoplanning-8281	117	4	yang telah	PERSON
geoplanning-8281	117	5	mereka tempati	PERSON
geoplanning-8281	118	1	hal ini seperti yang	PERSON
geoplanning-8281	118	2	salah seorang informan yang berada di sekitar rawan longsor	PERSON
geoplanning-8281	118	3	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8281	118	4	1	CARDINAL
geoplanning-8281	118	5	2	CARDINAL
geoplanning-8281	118	6	93	CARDINAL
geoplanning-8281	118	7	dan wijaya	PERSON
geoplanning-8281	118	8	99	CARDINAL
geoplanning-8281	118	9	tidak ada	ORG
geoplanning-8281	118	10	mau pindah kecuali anak-anak	PERSON
geoplanning-8281	119	1	kalaupun ada	PERSON
geoplanning-8281	119	2	ya biarkan saja itu kan kehendak tuhan	PERSON
geoplanning-8281	119	3	lebih	GPE
geoplanning-8281	119	4	yang muncul mengenai longsor	PERSON
geoplanning-8281	119	5	oleh seorang	PERSON
geoplanning-8281	119	6	yang bertempat tinggal	PERSON
geoplanning-8281	119	7	daerah rawan	PERSON
geoplanning-8281	119	8	seperti yang	PERSON
geoplanning-8281	119	9	pada kalimat di bawah ini	PERSON
geoplanning-8281	119	10	di sini masalah	ORG
geoplanning-8281	119	11	itu gak ada	PERSON
geoplanning-8281	119	12	ya mbak adapun terjadi	PERSON
geoplanning-8281	119	13	itu kesalahan	PERSON
geoplanning-8281	119	14	yang kurang tepat	PERSON
geoplanning-8281	119	15	airnya	GPE
geoplanning-8281	119	16	seperti rumah atas	ORG
geoplanning-8281	119	17	itu sebenarnya kalu menata	PERSON
geoplanning-8281	119	18	airnya lewat	PERSON
geoplanning-8281	119	19	sebenarnya gak longsor	PERSON
geoplanning-8281	119	20	itu air dari genteng atas langsung ke bawah dan dipondasinya itu kan gak diplester	PERSON
geoplanning-8281	120	1	belum ada	PERSON
geoplanning-8281	120	2	kalau dari alam ya itu tadi terjadi longsor	PERSON
geoplanning-8281	120	3	karena kesalahan	PERSON
geoplanning-8281	120	4	manusia sendiri	PERSON
geoplanning-8281	121	1	dari beberapa	PERSON
geoplanning-8281	121	2	yang	GPE
geoplanning-8281	121	3	disampaikan	GPE
geoplanning-8281	121	4	masyarakat dan korban	PERSON
geoplanning-8281	121	5	mereka beranggapan bahwa mereka tidak mengetahui jika wilayah	PERSON
geoplanning-8281	121	6	yang mereka tempati	PERSON
geoplanning-8281	121	7	adalah daerah rawan	PERSON
geoplanning-8281	122	1	yang mereka ketahui adalah ketika terjadi longsoran tanah itu	PERSON
geoplanning-8281	122	2	dari pondasi	PERSON
geoplanning-8281	122	3	yang kurang kuat dan	PERSON
geoplanning-8281	123	1	pengetahuan dan persepsi masyarakat pada kawasan rawan	PERSON
geoplanning-8281	123	2	dapat pula diidentifikasi pola-pola adaptasi masyarakat kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	123	3	dalam mengantisipasi	PERSON
geoplanning-8281	123	4	kejadian	NORP
geoplanning-8281	124	1	bentuk-bentuk adaptasi masyarakat adalah dalam bentuk adaptasi secara fisik	PERSON
geoplanning-8281	124	2	yaitu melakukan perbaikan konstruksi	ORG
geoplanning-8281	124	3	dan juga melakukan	PERSON
geoplanning-8281	124	4	pada	GPE
geoplanning-8281	124	5	perbukitan yang	PERSON
geoplanning-8281	124	6	rentan longsor	ORG
geoplanning-8281	125	1	kemampuan adaptasi masyarakat kembang	PERSON
geoplanning-8281	125	2	oleh kemampuan	PERSON
geoplanning-8281	125	3	masyarakat	PERSON
geoplanning-8281	126	1	secara kebetulah	PERSON
geoplanning-8281	126	2	pada kawasan-kawasan yang sering	PERSON
geoplanning-8281	126	3	kejadian	NORP
geoplanning-8281	126	4	kemampuan	PERSON
geoplanning-8281	126	5	finansial masyarakat cenderung rendah	ORG
geoplanning-8281	126	6	sehingga bentuk adaptasi untuk meminimalkan resiko longsor	PERSON
geoplanning-8281	126	7	dapat dikatakan	PERSON
geoplanning-8281	126	8	rendah	ORG
geoplanning-8281	127	1	3.3	CARDINAL
geoplanning-8281	127	2	resiko bencana	PERSON
geoplanning-8281	127	3	pada kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	127	4	secara fisik	ORG
geoplanning-8281	127	5	kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	127	6	memiliki potensi yang cukup tinggi	PERSON
geoplanning-8281	128	1	perilaku masyarakat yang mengubah	PERSON
geoplanning-8281	128	2	alam dengan melakukan	PERSON
geoplanning-8281	128	3	pengeprasan bukit dan bermukim pada daerah dengan kelerengan	PERSON
geoplanning-8281	128	4	menambah tinggi potensi bencana	PERSON
geoplanning-8281	128	5	di kelurahan kembang arum	PERSON
geoplanning-8281	129	1	beberapa kawasan yang memiliki potensi longsor	PERSON
geoplanning-8281	129	2	yang tinggi	PERSON
geoplanning-8281	129	3	antara lain wilayah	ORG
geoplanning-8281	129	4	xii dan xiii	PERSON
geoplanning-8281	129	5	warna merah	PERSON
geoplanning-8281	130	1	lokasi yang memiliki potensi longsor	PERSON
geoplanning-8281	130	2	sedang adalah wilayah	PERSON
geoplanning-8281	131	1	xii dan xiii	PERSON
geoplanning-8281	132	1	hasil perhitungan dengan menggunakan	PERSON
geoplanning-8281	132	2	ini tidak jauh	PERSON
geoplanning-8281	132	3	dengan hasil	PERSON
geoplanning-8281	132	4	dan wawancara yang dilakukan pada masyarakat di kelurahan kembang arum	PERSON
geoplanning-8281	133	1	hasil simulasi ini mengkonfirmasikan bahwa informasi yang	PERSON
geoplanning-8281	133	2	dari masyarakat berkaitan dengan longsor	PERSON
geoplanning-8281	133	3	benar adanya	PERSON
geoplanning-8281	134	1	gambar 5	PERSON
geoplanning-8281	134	2	potensi longsor	PERSON
geoplanning-8281	134	3	akibat kondisi fisik kawasan	PERSON
geoplanning-8281	134	4	kota	GPE
geoplanning-8281	134	5	semarang	GPE
geoplanning-8281	134	6	dan dianalisis	PERSON
geoplanning-8281	134	7	tim penyusun	PERSON
geoplanning-8281	134	8	2014	DATE
geoplanning-8281	134	9	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8281	134	10	1	CARDINAL
geoplanning-8281	134	11	2	CARDINAL
geoplanning-8281	134	12	93	CARDINAL
geoplanning-8281	134	13	dan wijaya	PERSON
geoplanning-8281	134	14	100	CARDINAL
geoplanning-8281	134	15	potensi longsor	PERSON
geoplanning-8281	134	16	akan semakin tinggi pada lokasi-lokasi	PERSON
geoplanning-8281	134	17	kemampuan adaptasi masyarakat kembang	PERSON
geoplanning-8281	134	18	terhadap	PERSON
geoplanning-8281	135	1	lokasi-lokasi yang berada pada tingkat kerawanan	PERSON
geoplanning-8281	135	2	sedang akan	PERSON
geoplanning-8281	135	3	menjadi memiliki	PERSON
geoplanning-8281	136	1	resiko tinggi karena	PERSON
geoplanning-8281	136	2	kemampuan	GPE
geoplanning-8281	136	3	adaptasi masyarakat untuk membuat bangunan	PERSON
geoplanning-8281	136	4	adalah rendah	PERSON
geoplanning-8281	137	1	keadaan ini	PERSON
geoplanning-8281	137	2	tidak dapat didiamkan begitu saja oleh	ORG
geoplanning-8281	138	1	kota	GPE
geoplanning-8281	138	2	semarang	GPE
geoplanning-8281	139	1	sosialisasi dan peningkatan	PERSON
geoplanning-8281	139	2	masyarakat akan	PERSON
geoplanning-8281	139	3	bencana	GPE
geoplanning-8281	139	4	perlu dilakukan	PERSON
geoplanning-8281	139	5	secara intensif	ORG
geoplanning-8281	139	6	untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat	PERSON
geoplanning-8281	140	1	itu perlu ada upaya	PERSON
geoplanning-8281	140	2	melakukan kegiatan	PERSON
geoplanning-8281	140	3	sesuai dengan kaidah	PERSON
geoplanning-8281	140	4	konstruksi	GPE
geoplanning-8281	140	5	masyarakat kembang	PERSON
geoplanning-8281	140	6	tidak semakin tentan	ORG
geoplanning-8281	140	7	terhadap resiko bencana	PERSON
geoplanning-8281	141	1	tingkat kerentanan ini akan semakin tinggi	PERSON
geoplanning-8281	141	2	dari sudut	PERSON
geoplanning-8281	141	3	pandang kepadatan penduduk	PERSON
geoplanning-8281	142	1	secara kebetulan	PERSON
geoplanning-8281	142	2	kawasan yang memiliki potensi longsor	PERSON
geoplanning-8281	142	3	tinggi adalah kawasan dengan tingkat hunian yang	PERSON
geoplanning-8281	142	4	dan sebagian	PERSON
geoplanning-8281	142	5	besar adalah bangunan yang tidak	PERSON
geoplanning-8281	142	6	belum memiliki bangunan	PERSON
geoplanning-8281	143	1	gambar 6	PERSON
geoplanning-8281	144	1	kerentanan	GPE
geoplanning-8281	144	2	akibat faktor	PERSON
geoplanning-8281	144	3	kepadatan	PERSON
geoplanning-8281	144	4	tim penyusun	PERSON
geoplanning-8281	144	5	2012	DATE
geoplanning-8281	144	6	tingkat kerentanan tinggi ini	PERSON
geoplanning-8281	144	7	potensi dampak yang akan semakin besar	PERSON
geoplanning-8281	145	1	kejadian	NORP
geoplanning-8281	145	2	terjadi pada kawasan dengan kepadatan penduduk tinggi	PERSON
geoplanning-8281	146	1	potensi korban	PERSON
geoplanning-8281	146	2	akan semakin banyak seiring dengan kepadatan yang tinggi serta pengetahuan	PERSON
geoplanning-8281	146	3	serta kemampuan	PERSON
geoplanning-8281	146	4	adapatasi yang rendah	PERSON
geoplanning-8281	147	1	4	CARDINAL
geoplanning-8281	147	2	kesimpulan	GPE
geoplanning-8281	147	3	pada hasil dapat	PERSON
geoplanning-8281	147	4	bahwa masyarakat kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	147	5	belum memiliki pengetahuan yang memadai	PERSON
geoplanning-8281	147	6	terhadap potensi bencana	PERSON
geoplanning-8281	147	7	di sekitar	PERSON
geoplanning-8281	148	1	tentang longsor	PERSON
geoplanning-8281	148	2	muncul saat ada kejadian	PERSON
geoplanning-8281	148	3	di sekitar	PERSON
geoplanning-8281	149	1	kondisi ini tercipta	PERSON
geoplanning-8281	149	2	karena minimnya	PERSON
geoplanning-8281	149	3	informasi	GPE
geoplanning-8281	149	4	yang dipublikasikan oleh pemerintah kota	PERSON
geoplanning-8281	149	5	semarang	GPE
geoplanning-8281	150	1	pengetahuan yang kurang memadai ini harus	PERSON
geoplanning-8281	150	2	pada fakta bahwa mereka tidak memiliki	PERSON
geoplanning-8281	150	3	yang cukup untuk menghindarinya	PERSON
geoplanning-8281	150	4	dikarenakan faktor	ORG
geoplanning-8281	150	5	ekonomi masyarakat	PERSON
geoplanning-8281	151	1	sebagian besar masyarakat karena	PERSON
geoplanning-8281	151	2	ekonominya	GPE
geoplanning-8281	151	3	terhadap keadaan	PERSON
geoplanning-8281	152	1	keinginan untuk terhindar	PERSON
geoplanning-8281	152	2	dari bencana	PERSON
geoplanning-8281	152	3	pada ketidakmampuan	PERSON
geoplanning-8281	152	4	upaya mitigasi terhadap bencana	PERSON
geoplanning-8281	153	1	keadaan ini	PERSON
geoplanning-8281	153	2	jelas dari konstruksi	PERSON
geoplanning-8281	153	3	pada daerah dengan lereng yang cukup curam yang tidak dilengkapi dengan talud penahan tebih yang memadai	PERSON
geoplanning-8281	154	1	keadaan ini akan semakin buruk	PERSON
geoplanning-8281	154	2	di	ORG
geoplanning-8281	154	3	mendatang apabila	PERSON
geoplanning-8281	154	4	upaya untuk mengurangi resiko baik secara	PERSON
geoplanning-8281	154	5	maupun secara kolektif tidak pernah dapat diwujudkan	ORG
geoplanning-8281	155	1	untuk itu pemerintah kota	PERSON
geoplanning-8281	155	2	semarang	GPE
geoplanning-8281	155	3	aktif untuk mengurangi resiko bencana	PERSON
geoplanning-8281	155	4	melalui upaya	PERSON
geoplanning-8281	155	5	dan peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap	PERSON
geoplanning-8281	155	6	di kelurahan kembang arum	PERSON
geoplanning-8281	156	1	selain itu pemerintah geoplanning	PERSON
geoplanning-8281	156	2	2014,vol	CARDINAL
geoplanning-8281	156	3	1	CARDINAL
geoplanning-8281	156	4	2	CARDINAL
geoplanning-8281	156	5	93	CARDINAL
geoplanning-8281	156	6	dan wijaya	PERSON
geoplanning-8281	157	1	101	CARDINAL
geoplanning-8281	157	2	kota	GPE
geoplanning-8281	157	3	semarang	GPE
geoplanning-8281	157	4	dibutuhkan	NORP
geoplanning-8281	157	5	memberikan	ORG
geoplanning-8281	157	6	peningkatan kapasitas	NORP
geoplanning-8281	157	7	adaptasi masyarakat kelurahan kembang arum terhadap bencana	PERSON
geoplanning-8281	157	8	melalui bantuan	PERSON
geoplanning-8281	157	9	dan dana untuk pembangunan	PERSON
geoplanning-8281	158	1	upaya ini penting	PERSON
geoplanning-8281	158	2	banyak kejadian	PERSON
geoplanning-8281	158	3	di kota	PERSON
geoplanning-8281	158	4	semarang	GPE
geoplanning-8281	158	5	yang terjadi sebagai	PERSON
geoplanning-8281	158	6	kelalaian	PERSON
geoplanning-8281	158	7	para pihak terkait	PERSON
geoplanning-8281	158	8	sebagai contoh longsor	ORG
geoplanning-8281	158	9	di lempong sari	PERSON
geoplanning-8281	159	1	kawasan ini secara geomorfologi	PERSON
geoplanning-8281	159	2	dan fisik mirip	PERSON
geoplanning-8281	159	3	dengan kelurahan kembang arum	PERSON
geoplanning-8281	160	1	adalah pada	PERSON
geoplanning-8281	160	2	cukup banyak masyarakat yang memiliki kemampuan	ORG
geoplanning-8281	160	3	yang memadai	PERSON
geoplanning-8281	161	1	meskipun demikian tingkat resiko yang dihadapi masyarakat relatif sama	PERSON
geoplanning-8281	161	2	terutama saat hujan deras yang mengakibatkan	PERSON
geoplanning-8281	161	3	longsornya talud	PERSON
geoplanning-8281	161	4	yang diatasnya	PERSON
geoplanning-8281	161	5	bangunan milik orang-orang kaya	PERSON
geoplanning-8281	162	1	5	CARDINAL
geoplanning-8281	162	2	daftar pustaka amri	PERSON
geoplanning-8281	163	1	sistem informasi	ORG
geoplanning-8281	164	1	makalah disampaikan pada rapat kerja	ORG
geoplanning-8281	164	2	nasional vi	PERSON
geoplanning-8281	164	3	bandung arnstein	PERSON
geoplanning-8281	164	4	s.r. 1969	ORG
geoplanning-8281	165	1	american institute of planners	ORG
geoplanning-8281	165	2	21624	DATE
geoplanning-8281	166	1	asdak	ORG
geoplanning-8281	166	2	chay	PERSON
geoplanning-8281	166	3	2010	DATE
geoplanning-8281	167	1	dan pengelolaan	PERSON
geoplanning-8281	167	2	daerah aliran sungai	PERSON
geoplanning-8281	168	1	yogyakarta	GPE
geoplanning-8281	169	1	mada university press	ORG
geoplanning-8281	170	1	bakornas pb	PERSON
geoplanning-8281	171	1	2007	DATE
geoplanning-8281	171	2	karakteristik bencana	PERSON
geoplanning-8281	171	3	dan upaya mitigasinya	PERSON
geoplanning-8281	171	4	indonesia	GPE
geoplanning-8281	172	1	jakarta	GPE
geoplanning-8281	172	2	direktorat mitigasi brahmantyo	ORG
geoplanning-8281	172	3	dan puradimaja	PERSON
geoplanning-8281	172	4	2005	DATE
geoplanning-8281	173	1	mengenal dan mengantisipasi	PERSON
geoplanning-8281	173	2	alam geologis	PERSON
geoplanning-8281	174	1	di jas	PERSON
geoplanning-8281	174	2	tahun ii	PERSON
geoplanning-8281	174	3	no.3/	EVENT
geoplanning-8281	174	4	april-mei-juni 2005	DATE
geoplanning-8281	174	5	brodie	PERSON
geoplanning-8281	174	6	e.	PERSON
geoplanning-8281	175	1	2010	DATE
geoplanning-8281	176	1	three	CARDINAL
geoplanning-8281	178	1	e. ncvo	PERSON
geoplanning-8281	183	1	ejisdc	PERSON
geoplanning-8281	184	1	25	CARDINAL
geoplanning-8281	184	2	2	CARDINAL
geoplanning-8281	184	3	1-11	DATE
geoplanning-8281	185	1	cohen	PERSON
geoplanning-8281	185	2	j. m.	PERSON
geoplanning-8281	186	1	newyork	ORG
geoplanning-8281	186	2	cornell university	ORG
geoplanning-8281	187	1	craig	PERSON
geoplanning-8281	187	2	william.j	ORG
geoplanning-8281	187	3	trevor m.harris	ORG
geoplanning-8281	188	1	2002	DATE
geoplanning-8281	190	1	london	GPE
geoplanning-8281	190	2	new york	GPE
geoplanning-8281	191	1	crc press crozier	ORG
geoplanning-8281	191	2	mj.1999	ORG
geoplanning-8281	193	1	london	GPE
geoplanning-8281	194	1	croom helm	PERSON
geoplanning-8281	195	1	dunn	PERSON
geoplanning-8281	195	2	christine e. 2007	PERSON
geoplanning-8281	196	1	gis	PERSON
geoplanning-8281	196	2	gis	PERSON
geoplanning-8281	198	1	616–637	CARDINAL
geoplanning-8281	198	2	2007	DATE
geoplanning-8281	199	1	partisipasi masyarakat dalam pembangunan	PERSON
geoplanning-8281	199	2	sekolah baru	ORG
geoplanning-8281	200	1	semarang	GPE
geoplanning-8281	201	1	badan penerbit universitas	ORG
geoplanning-8281	201	2	mapedza	GPE
geoplanning-8281	201	3	f.	PERSON
geoplanning-8281	201	4	j. wright	PERSON
geoplanning-8281	201	5	2003	DATE
geoplanning-8281	202	1	zimbabwe	GPE
geoplanning-8281	202	2	gis	ORG
geoplanning-8281	203	1	12	CARDINAL
geoplanning-8281	203	2	1-21	DATE
geoplanning-8281	204	1	moleong	PERSON
geoplanning-8281	204	2	lexi	PERSON
geoplanning-8281	204	3	j. 1993	ORG
geoplanning-8281	205	1	metode penelitian kualitatif	PERSON
geoplanning-8281	205	2	bandung	GPE
geoplanning-8281	205	3	prahasta	ORG
geoplanning-8281	205	4	eddy	PERSON
geoplanning-8281	206	1	2004	DATE
geoplanning-8281	207	1	sistem	ORG
geoplanning-8281	207	2	informasi	GPE
geoplanning-8281	208	1	bandung	PERSON
geoplanning-8281	210	1	kuswaji dwi	PERSON
geoplanning-8281	210	2	2006	DATE
geoplanning-8281	211	1	tingkat bahaya	PERSON
geoplanning-8281	211	2	tanah di kecamatan banjarmangu	PERSON
geoplanning-8281	212	1	geografi	PERSON
geoplanning-8281	212	2	20	CARDINAL
geoplanning-8281	212	3	2	CARDINAL
geoplanning-8281	212	4	desember 2006	DATE
geoplanning-8281	212	5	a. dkk	PERSON
geoplanning-8281	212	6	2003	DATE
geoplanning-8281	213	1	sistem informasi	ORG
geoplanning-8281	213	2	sumber daya alam	PERSON
geoplanning-8281	214	1	jakarta	GPE
geoplanning-8281	216	1	rahim	PERSON
geoplanning-8281	216	2	supli effendi.	PERSON
geoplanning-8281	216	3	2000	DATE
geoplanning-8281	217	1	pengendalian	NORP
geoplanning-8281	217	2	tanah dalam	PERSON
geoplanning-8281	218	1	bandung	PERSON
geoplanning-8281	218	2	bumi aksara	PERSON
geoplanning-8281	219	1	dkk.	PERSON
geoplanning-8281	219	2	2003	DATE
geoplanning-8281	219	3	konservasi lahan	PERSON
geoplanning-8281	219	4	daerah rawan	PERSON
geoplanning-8281	219	5	bencana	GPE
geoplanning-8281	220	1	longsoran di kabupaten kulonprogo daerah	PERSON
geoplanning-8281	220	2	yogyakarta	GPE
geoplanning-8281	220	3	laporan penelitian	PERSON
geoplanning-8281	220	4	yogyakarta	GPE
geoplanning-8281	220	5	lembaga penelitian ugm.	PERSON
geoplanning-8281	220	6	suripin	PERSON
geoplanning-8281	221	1	2002	DATE
geoplanning-8281	222	1	sumber daya tanah dan	PERSON
geoplanning-8281	223	1	yogyakarta	GPE
geoplanning-8281	224	1	andi vajjhala	PERSON
geoplanning-8281	224	2	2005	DATE
geoplanning-8281	225	1	gis	ORG
geoplanning-8281	226	1	andhumanitarian	NORP
geoplanning-8281	226	2	san diego	GPE
geoplanning-8281	227	1	2007	DATE
geoplanning-8281	227	2	undang-undang	ORG
geoplanning-8281	227	3	negara republik	GPE
geoplanning-8281	227	4	indonesia	GPE
geoplanning-8281	228	1	bencana	PERSON
geoplanning-8281	229	1	2007	DATE
geoplanning-8281	229	2	undang-undang	ORG
geoplanning-8281	229	3	negara republik	GPE
geoplanning-8281	229	4	indonesia	GPE
geoplanning-8281	230	1	tentang	ORG
geoplanning-8281	230	2	ruang	GPE
geoplanning-8281	231	1	pemetaan potensi bencana	PERSON
geoplanning-8281	231	2	di kelurahan kembang arum	PERSON
geoplanning-8281	233	1	abstrak	PERSON
geoplanning-8281	233	2	kebencanaan merupakan satu fakta	ORG
geoplanning-8281	233	3	yang terkadang kurang mendapatkan perhatian	PERSON
geoplanning-8281	233	4	penuh baik oleh	PERSON
geoplanning-8281	234	1	maupun masyarakat	ORG
geoplanning-8281	234	2	kondisi ini tercermin	PERSON
geoplanning-8281	234	3	dari begitu hiruk	PERSON
geoplanning-8281	234	4	pikuknya kegiatan	FAC
geoplanning-8281	234	5	bencana terjadi dibanding dengan upaya untuk memin	PERSON
geoplanning-8281	234	6	masyarakat kembang	PERSON
geoplanning-8281	234	7	secara umum tidak	PERSON
geoplanning-8281	234	8	dan paham potensi dan kondisi bencana	PERSON
geoplanning-8281	234	9	yang ada di sekitar tempat	PERSON
geoplanning-8281	234	10	tinggal mereka	PERSON
geoplanning-8281	235	1	masyarakat tahu setelah ada kejadian	PERSON
geoplanning-8281	235	2	seperti runtuhnya talud penahan tebing	PERSON
geoplanning-8281	236	1	masyarakat ju	PERSON
geoplanning-8281	237	1	1	CARDINAL
geoplanning-8281	237	2	2	CARDINAL
geoplanning-8281	237	3	dan metode 3	PERSON
geoplanning-8281	238	1	hasil dan	PERSON
geoplanning-8281	238	2	pembahasan	DATE
geoplanning-8281	238	3	lokasi rawan	PERSON
geoplanning-8281	238	4	dan faktor	PERSON
geoplanning-8281	238	5	3.2	CARDINAL
geoplanning-8281	238	6	masyarakat tentang	PERSON
geoplanning-8281	238	7	3.3	CARDINAL
geoplanning-8281	238	8	resiko bencana	PERSON
geoplanning-8281	238	9	pada kelurahan kembang	PERSON
geoplanning-8281	238	10	4	CARDINAL
geoplanning-8281	238	11	kesimpulan 5	ORG
geoplanning-8281	238	12	daftar pustaka	PERSON
