id	sid	eid	entity	type
geoplanning-9364	1	1	124	CARDINAL
geoplanning-9364	1	2	2	CARDINAL
geoplanning-9364	1	3	2015	DATE
geoplanning-9364	1	4	124	CARDINAL
geoplanning-9364	1	5	geomatics	GPE
geoplanning-9364	1	6	2355-6544	CARDINAL
geoplanning-9364	1	7	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	1	8	137	CARDINAL
geoplanning-9364	1	9	pemetaan neraca sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	1	10	air kabupaten sabu raijua	ORG
geoplanning-9364	1	11	nusa tenggara timur	PERSON
geoplanning-9364	1	12	indonesia	GPE
geoplanning-9364	1	13	r. dwihatmojo	PERSON
geoplanning-9364	2	1	badan informasi	ORG
geoplanning-9364	2	2	indonesia	GPE
geoplanning-9364	3	1	sabu raijua regency	PERSON
geoplanning-9364	3	2	east nusa	LOC
geoplanning-9364	8	1	sabu raijua regency	PERSON
geoplanning-9364	8	2	a period of one year	DATE
geoplanning-9364	9	1	july-september	DATE
geoplanning-9364	10	1	abstrak	PERSON
geoplanning-9364	10	2	neraca sumberdaya air	PERSON
geoplanning-9364	10	3	menggambarkan	NORP
geoplanning-9364	10	4	perubahan potensi sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	10	5	air dalam kurun	ORG
geoplanning-9364	10	6	waktu	ORG
geoplanning-9364	11	1	kabupaten sabu raijua	PERSON
geoplanning-9364	11	2	salah satu kabupaten di provinsi nusa tenggara timur	ORG
geoplanning-9364	11	3	yang memiliki permasalahan fisik dalam penyediaan	PERSON
geoplanning-9364	12	1	ini bertujun untuk melihat potensi	PERSON
geoplanning-9364	12	2	dan neraca sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	12	3	di kabupaten sabu raijua	ORG
geoplanning-9364	13	1	metode yang digunakan adalah	PERSON
geoplanning-9364	13	2	kuantitatif dan	PERSON
geoplanning-9364	13	3	untuk menghitung potensi	PERSON
geoplanning-9364	13	4	dan neraca sumberdaya air	PERSON
geoplanning-9364	14	1	hasil penelitian menunujukkan besarnya potensi dan pemanfaatan air di kabupaten sabu raijua	PERSON
geoplanning-9364	15	1	neraca sumberdaya air menunjukkan	PERSON
geoplanning-9364	15	2	lebih besar dibanding pasiva sehingga masih	PERSON
geoplanning-9364	15	3	415.453.645,75	CARDINAL
geoplanning-9364	15	4	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	16	1	kondisi ini juga menunjukkan	PERSON
geoplanning-9364	16	2	bahwa kabupaten	PERSON
geoplanning-9364	16	3	sabu raijua mengalami	PERSON
geoplanning-9364	16	4	sumber daya air dalam kurun	FAC
geoplanning-9364	16	5	waktu satu tahun	ORG
geoplanning-9364	17	1	namun pada bulan	PERSON
geoplanning-9364	17	2	terjadi defisit sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	17	3	air sehingga dibutuhkan arahan pengelolaan	ORG
geoplanning-9364	17	4	air untuk mengantisipasi	ORG
geoplanning-9364	18	1	2015	CARDINAL
geoplanning-9364	18	2	4.0	CARDINAL
geoplanning-9364	19	1	6th	ORDINAL
geoplanning-9364	19	2	r., & maryanto	ORG
geoplanning-9364	19	3	2015	CARDINAL
geoplanning-9364	20	1	pemetaan neraca	PERSON
geoplanning-9364	20	2	air kabupaten sabu raijua	ORG
geoplanning-9364	20	3	nusa tenggara timur	PERSON
geoplanning-9364	20	4	indonesia	GPE
geoplanning-9364	21	1	geomatics	GPE
geoplanning-9364	21	2	2(2	CARDINAL
geoplanning-9364	21	3	124	CARDINAL
geoplanning-9364	22	1	doi:10.14710	ORG
geoplanning-9364	22	2	137 1	CARDINAL
geoplanning-9364	23	1	kabupaten sabu raijua	PERSON
geoplanning-9364	23	2	salah satu kabupaten yang berada di provinsi nusa tenggara timur	ORG
geoplanning-9364	24	1	kabupaten sabu raijua terdiri dari dua pulau utama yakni pulau sabu	PERSON
geoplanning-9364	24	2	dan pulau raijua	PERSON
geoplanning-9364	25	1	pulau di kabupaten	PERSON
geoplanning-9364	25	2	pulau terluar	PERSON
geoplanning-9364	25	3	sehingga memiliki	PERSON
geoplanning-9364	25	4	peranan strategis sebagai wilayah	ORG
geoplanning-9364	25	5	perbatasan negara	PERSON
geoplanning-9364	26	1	alam merupakan salah satu isu strategis	PERSON
geoplanning-9364	26	2	dalam pengelolaan	PERSON
geoplanning-9364	26	3	wilayah	GPE
geoplanning-9364	26	4	perencanaan pembangunan melihat kondisi	ORG
geoplanning-9364	26	5	dan potensi wilayah	PERSON
geoplanning-9364	26	6	yang dimiliki	PERSON
geoplanning-9364	27	1	proses memahami	PERSON
geoplanning-9364	27	2	dan prediksi mengenai	PERSON
geoplanning-9364	27	3	berbagai kegiatan sangat dibutuhkan	ORG
geoplanning-9364	27	4	2010	DATE
geoplanning-9364	28	1	20 august 2015	CARDINAL
geoplanning-9364	28	2	10 september 2015	DATE
geoplanning-9364	28	3	1 october 2015	CARDINAL
geoplanning-9364	28	4	31	CARDINAL
geoplanning-9364	28	5	october 2015	DATE
geoplanning-9364	28	6	sabu raijua regency	PERSON
geoplanning-9364	28	7	geospatial information agency	ORG
geoplanning-9364	28	8	indonesia	GPE
geoplanning-9364	29	1	20	CARDINAL
geoplanning-9364	29	2	2015	CARDINAL
geoplanning-9364	29	3	10	CARDINAL
geoplanning-9364	29	4	1	CARDINAL
geoplanning-9364	29	5	31	CARDINAL
geoplanning-9364	29	6	oktober 2015	DATE
geoplanning-9364	29	7	potensi air	PERSON
geoplanning-9364	29	8	neraca sumberdaya air	PERSON
geoplanning-9364	29	9	kabupaten sabu raijua kontak penulis	PERSON
geoplanning-9364	29	10	badan informasi geospasial	ORG
geoplanning-9364	29	11	indonesia	GPE
geoplanning-9364	29	12	dan maryanto	PERSON
geoplanning-9364	29	13	geomatics	GPE
geoplanning-9364	29	14	2	CARDINAL
geoplanning-9364	29	15	2015	DATE
geoplanning-9364	29	16	124	CARDINAL
geoplanning-9364	29	17	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	29	18	137	CARDINAL
geoplanning-9364	29	19	125	CARDINAL
geoplanning-9364	29	20	salah satu permasalahan yang dihadapi adalah kemiskinan dan keterbatasan sumberdaya khususnya air	ORG
geoplanning-9364	29	21	oleh karena itu dipandang perlunya upaya untuk melihat potensi dan pemanfaatan sumberdaya air	PERSON
geoplanning-9364	30	1	kabupaten sabu raijua sebagai daerah otonomi	PERSON
geoplanning-9364	30	2	baru berdasarkan	ORG
geoplanning-9364	30	3	undang-undang	PERSON
geoplanning-9364	30	4	52	CARDINAL
geoplanning-9364	30	5	tahun 2008	PERSON
geoplanning-9364	30	6	perlu melakukan penyusunan neraca sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	30	7	alam	GPE
geoplanning-9364	30	8	kabupaten sabu raijua demi	PERSON
geoplanning-9364	30	9	kelestarian	GPE
geoplanning-9364	31	1	untuk mendukung keberhasilan	PERSON
geoplanning-9364	31	2	usaha tersebut perlu diketahui lokasi keterdapatan potensi dan kondisi sumberdaya alam yang ada di suatu	PERSON
geoplanning-9364	31	3	sehingga dapat	PERSON
geoplanning-9364	31	4	yang tepat dalam pengembangan	PERSON
geoplanning-9364	31	5	gambar 1	PERSON
geoplanning-9364	32	1	salah satu alternatif untuk mendukung pengembangan pemanfaatan potensi sumberdaya	ORG
geoplanning-9364	32	2	alam yang ada di suatu	PERSON
geoplanning-9364	32	3	dapat dilakukan melalui penyusunan neraca sumberdaya alam	PERSON
geoplanning-9364	33	1	penyusunan neraca sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	33	2	alam merupakan	PERSON
geoplanning-9364	33	3	atau langkah awal untuk pemanfaatan sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	33	4	alam dan untuk menghitung ketersediaan	PERSON
geoplanning-9364	33	5	serta potensi pendapatan	PERSON
geoplanning-9364	33	6	daerah yang dapat	PERSON
geoplanning-9364	33	7	dihasilkannya	DATE
geoplanning-9364	34	1	itu	PERSON
geoplanning-9364	34	2	sangat	ORG
geoplanning-9364	34	3	dibutuhkan	NORP
geoplanning-9364	34	4	untuk menyusun potesi sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	34	5	di suatu daerah	PERSON
geoplanning-9364	34	6	dan holman	PERSON
geoplanning-9364	34	7	2015	DATE
geoplanning-9364	35	1	penyusunan neraca sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	35	2	alam ini berkaitan dengan bagaimana	PERSON
geoplanning-9364	35	3	alam yang dapat	PERSON
geoplanning-9364	35	4	menguntungkan	NORP
geoplanning-9364	35	5	baik secara ekonomi dan	PERSON
geoplanning-9364	35	6	serta adanya	PERSON
geoplanning-9364	35	7	bagi kesejahteraan masyarakat untuk generasi sekarang dan generasi penerusnya	PERSON
geoplanning-9364	36	1	gambar 1	ORG
geoplanning-9364	36	2	kabupaten sabu raijua	PERSON
geoplanning-9364	36	3	badan informasi	ORG
geoplanning-9364	36	4	2004	DATE
geoplanning-9364	36	5	latar belakang tersebut	PERSON
geoplanning-9364	36	6	sebagai salah satu upaya untuk mengetahui	PERSON
geoplanning-9364	36	7	dan sebaran potensi sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	36	8	daerah untuk menyusun strategi	PERSON
geoplanning-9364	36	9	dan pengelolaan sumberdaya air di daerah	PERSON
geoplanning-9364	37	1	aspek penggunaan lahan juga diperhatikan sebagai	PERSON
geoplanning-9364	37	2	dalam menyusun strategi	ORG
geoplanning-9364	37	3	interaksi	ORG
geoplanning-9364	37	4	sumberdaya air dengan pola	PERSON
geoplanning-9364	37	5	yang	PERSON
geoplanning-9364	37	6	2015	DATE
geoplanning-9364	38	1	ini bertujuan untuk mengetahui potensi sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	38	2	pemanfaatan sumberdaya air	PERSON
geoplanning-9364	38	3	dan menghitung neraca sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	38	4	air kabupaten sabu raijua	ORG
geoplanning-9364	39	1	2	CARDINAL
geoplanning-9364	39	2	dan metode	PERSON
geoplanning-9364	39	3	menekankan	FAC
geoplanning-9364	39	4	penyusunan informasi neraca dengan memanfaatkan	ORG
geoplanning-9364	39	5	informasi keruangan	PERSON
geoplanning-9364	39	6	atau geospasial	PERSON
geoplanning-9364	40	1	neraca sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	40	2	yang disusun untuk mengetahui besarnya cadangan awal sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	40	3	atau potensi air	PERSON
geoplanning-9364	40	4	yang dinyatakan dalam aktiva	PERSON
geoplanning-9364	40	5	dan besarnya	PERSON
geoplanning-9364	40	6	dan maryanto	PERSON
geoplanning-9364	40	7	geomatics	GPE
geoplanning-9364	40	8	2	CARDINAL
geoplanning-9364	40	9	2015	DATE
geoplanning-9364	40	10	124	CARDINAL
geoplanning-9364	40	11	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	40	12	137 126	CARDINAL
geoplanning-9364	40	13	yang dinyatakan dalam pasiva serta dinyatakan dalam sistem koordinat	PERSON
geoplanning-9364	41	1	perubahan cadangan dapat	PERSON
geoplanning-9364	41	2	diketahui melalui besarnya sisa cadangan yang dinyatakan dalam saldo dalam suatu daerah dan dalam suatu	PERSON
geoplanning-9364	41	3	waktu karena air	ORG
geoplanning-9364	41	4	sehingga analisis multivariat sangat dimungkinkan untuk melihat	PERSON
geoplanning-9364	41	5	dan mengukur	PERSON
geoplanning-9364	41	6	keberlanjutan	GPE
geoplanning-9364	41	7	manajemen sumberdaya air	FAC
geoplanning-9364	41	8	2015	DATE
geoplanning-9364	41	9	kerangka neraca sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	41	10	tabulasi statistik	PERSON
geoplanning-9364	41	11	tabel diskontro	ORG
geoplanning-9364	41	12	seperti dalam neraca keuangan	PERSON
geoplanning-9364	42	1	penyusunan neraca sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	42	2	lahan sebenarnya adalah memberikan informasi tentang	ORG
geoplanning-9364	42	3	perubahan potensi sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	42	4	air dalam suatu kurun	ORG
geoplanning-9364	42	5	waktu yang dinyatakan dalam aktiva	PERSON
geoplanning-9364	42	6	dan pasiva	PERSON
geoplanning-9364	43	1	2.1 potensi sumberdaya	QUANTITY
geoplanning-9364	43	2	air permukaan berdasarkan	ORG
geoplanning-9364	43	3	yang tersedia	PERSON
geoplanning-9364	43	4	dilakukan	ORG
geoplanning-9364	43	5	antara lain dengan cara berikut ini :	PERSON
geoplanning-9364	43	6		CARDINAL
geoplanning-9364	43	7	estimasi	GPE
geoplanning-9364	43	8	pada suatu lokasi berdasarkan	PERSON
geoplanning-9364	43	9	atas perbandingan luas das dari pos	PERSON
geoplanning-9364	43	10	duga air dengan lokasi yang akan dihitung dan dengan atau tidak	ORG
geoplanning-9364	43	11	mempertimbangkan	LOC
geoplanning-9364	44	1	yang tersedia harus	PERSON
geoplanning-9364	44	2	kriteria panjang	ORG
geoplanning-9364	44	3	10	CARDINAL
geoplanning-9364	44	4	tahun dan telah	PERSON
geoplanning-9364	44	5	dilakukan pengujian	NORP
geoplanning-9364	45	1	limpasan berhubung	ORG
geoplanning-9364	45	2	umumnya tersedia dengan	FAC
geoplanning-9364	45	3	periode yang	PERSON
geoplanning-9364	45	4	lebih panjang dari	ORG
geoplanning-9364	45	5	maka estimasi	ORG
geoplanning-9364	45	6	dengan cara perhitungan	PERSON
geoplanning-9364	45	7	sintetis berdasarkan	ORG
geoplanning-9364	45	8	hujan yang terjadi	PERSON
geoplanning-9364	46	1	telah dilakukan pengujian	ORG
geoplanning-9364	46	2	dan merupakan	PERSON
geoplanning-9364	46	3	di das	PERSON
geoplanning-9364	46	4	hasil perhitungan	PERSON
geoplanning-9364	46	5	poligon thiesen	PERSON
geoplanning-9364	47	1	dalam metode ini	PERSON
geoplanning-9364	47	2	dan asumsi	PERSON
geoplanning-9364	47	3	yang sama	PERSON
geoplanning-9364	47	4	yang	PERSON
geoplanning-9364	47	5	maka sebaiknya cara ini tidak dilakukan	PERSON
geoplanning-9364	48	1		CARDINAL
geoplanning-9364	48	2	andalan persatuan waktu	ORG
geoplanning-9364	48	3	atau bulanan	PERSON
geoplanning-9364	49	1	dengan menggunakan metoda	PERSON
geoplanning-9364	49	2	80%	PERCENT
geoplanning-9364	49	3	debit rata-rata	ORG
geoplanning-9364	49	4	untuk setengah-bulanan	PERSON
geoplanning-9364	49	5	deviasi standar	PERSON
geoplanning-9364	52	1	xm = rata-rata untuk semua nilai x	ORG
geoplanning-9364	52	2	jumlah tahun	PERSON
geoplanning-9364	53	1	air bawah tanah a. perhitungan cadangan air bawah tanah diperlukan data	ORG
geoplanning-9364	53	2	sebaran akuifer dan	PERSON
geoplanning-9364	53	3	akuifer baik akuifer tidak	PERSON
geoplanning-9364	53	4	tertekan maupun tertekan	ORG
geoplanning-9364	54	1	untuk bisa terpenuhinya	PERSON
geoplanning-9364	54	2	ini sangat sulit	PERSON
geoplanning-9364	54	3	maka cadangan airtanah disetarakan dengan imbuhan air tanah yang berasal dari air hujan	ORG
geoplanning-9364	55	1	sebagian	ORG
geoplanning-9364	55	2	menjadi air	ORG
geoplanning-9364	55	3	dan sebagian	PERSON
geoplanning-9364	55	4	kedalam tanah	PERSON
geoplanning-9364	55	5	perkiraan awal imbuhan	PERSON
geoplanning-9364	55	6	dapat di hitung dengan mengambil	PERSON
geoplanning-9364	55	7	dari curah hujan rata-rata tahunan	PERSON
geoplanning-9364	55	8	yang meresap ke reservoar	PERSON
geoplanning-9364	55	9	air bawah tanah	ORG
geoplanning-9364	56	1	ketelitian metode ini tergantung	PERSON
geoplanning-9364	56	2	yang	PERSON
geoplanning-9364	57	1	pada akuifer dapat dihitung sebagai berikut	PERSON
geoplanning-9364	57	2	m3 /tahun	PERSON
geoplanning-9364	58	1	dan maryanto	PERSON
geoplanning-9364	58	2	geomatics	GPE
geoplanning-9364	58	3	2	CARDINAL
geoplanning-9364	58	4	2015	DATE
geoplanning-9364	58	5	124	CARDINAL
geoplanning-9364	58	6	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	58	7	137	CARDINAL
geoplanning-9364	59	1	127	CARDINAL
geoplanning-9364	59	2	di daerah tingkapan dihitung dengan metode	PERSON
geoplanning-9364	60	1	dan poligon thiessen	PERSON
geoplanning-9364	61	1	dihitung dengan planimeter	PERSON
geoplanning-9364	61	2	tidak termasuk	ORG
geoplanning-9364	63	1	dari infiltrasi	PERSON
geoplanning-9364	63	2	dari daerah	PERSON
geoplanning-9364	63	3	yang terletak pada daerah akuifer	PERSON
geoplanning-9364	64	1	jika padi	PERSON
geoplanning-9364	64	2	hanya ditanam pada saat musim hujan	PERSON
geoplanning-9364	64	3	1 kali panen	QUANTITY
geoplanning-9364	64	4	diperlukan hitungan imbuhan dengan menggunakan	PERSON
geoplanning-9364	65	1	c. keseimbangan air di cekungan keseimbangan	PERSON
geoplanning-9364	65	2	formulasi	GPE
geoplanning-9364	65	3	walton 1970	GPE
geoplanning-9364	69	1	limpasan ir permukaan	PERSON
geoplanning-9364	69	2	secara langsung dari aliran	PERSON
geoplanning-9364	69	3	pada stasiun pengukur sungai	ORG
geoplanning-9364	70	1	eta	ORG
geoplanning-9364	71	1	evapotranspirasi nyata	ORG
geoplanning-9364	72	1	ab = pengambilan	ORG
geoplanning-9364	73	1	airtanah qg	PERSON
geoplanning-9364	73	2	airtanah yang mengalir di daerah batas cekungan	PERSON
geoplanning-9364	73	3	dengan menggunakan persamaan darcy	PERSON
geoplanning-9364	74	1	δsm = perubahan dalam simpanan kelengasan tanah	PERSON
geoplanning-9364	74	2	dihitung dengan keseimbangan	PERSON
geoplanning-9364	74	3	kelengasan tanah	PERSON
geoplanning-9364	77	1	dalam cadangan airtanah formulasi darcy	PERSON
geoplanning-9364	78	1	qg = t.i.l dimana qg	PERSON
geoplanning-9364	80	1	airtanah yang mengalir di daerah batas	PERSON
geoplanning-9364	81	1	akuifer dalam metode	PERSON
geoplanning-9364	81	2	ini semua komponen dihitung kecuali δsm	PERSON
geoplanning-9364	81	3	δsg ini akan	PERSON
geoplanning-9364	81	4	seimbang sepanjang tahun	PERSON
geoplanning-9364	81	5	akan positif pada musim	ORG
geoplanning-9364	81	6	pada musim kemarau	PERSON
geoplanning-9364	82	1	cara lain salah	PERSON
geoplanning-9364	82	2	adalah dengan pendekatan	PERSON
geoplanning-9364	83	1	dengan pendekatan	PERSON
geoplanning-9364	83	2	ini bisa diketahui besarnya	PERSON
geoplanning-9364	83	3	bulanan dan besarnya	PERSON
geoplanning-9364	83	4	air yang	ORG
geoplanning-9364	83	5	dalam bulanan.	PERSON
geoplanning-9364	84	1	runoff merupakan	ORG
geoplanning-9364	84	2	aliran langsung setelah	ORG
geoplanning-9364	84	3	dan aliran air sungai yang muncul dari mata	PERSON
geoplanning-9364	85	1	yang kemudian	PERSON
geoplanning-9364	85	2	air tanah	ORG
geoplanning-9364	86	1	dengan perkiraan besarnya perkulasi	PERSON
geoplanning-9364	86	2	ini kita bisa	PERSON
geoplanning-9364	86	3	potensi airtanah atau bisa dipakai	PERSON
geoplanning-9364	87	1	nilai aman besarnya airtanah yang dapat	PERSON
geoplanning-9364	87	2	diambil.	ORG
geoplanning-9364	88	1	yang	PERSON
geoplanning-9364	88	2	dalam metode ini adalah	PERSON
geoplanning-9364	88	3	bulanan rata-rata	ORG
geoplanning-9364	88	4	bulanan rata-rata	ORG
geoplanning-9364	88	5	untuk menghitung penguapan	PERSON
geoplanning-9364	88	6	lahan dan	PERSON
geoplanning-9364	88	7	jenis tanah	ORG
geoplanning-9364	89	1	pendekatan ini dipakai untuk menghitung	PERSON
geoplanning-9364	89	2	dalam satu-satuan	PERSON
geoplanning-9364	89	3	daerah aliran sungai	ORG
geoplanning-9364	89	4	dan kurang disarankan untuk batas wilayah	PERSON
geoplanning-9364	89	5	seperti formulasi	PERSON
geoplanning-9364	89	6	berikut	GPE
geoplanning-9364	92	1	+ gwr dimana	WORK_OF_ART
geoplanning-9364	93	1	dan maryanto	PERSON
geoplanning-9364	93	2	geomatics	GPE
geoplanning-9364	93	3	2	CARDINAL
geoplanning-9364	93	4	2015	DATE
geoplanning-9364	93	5	124	CARDINAL
geoplanning-9364	93	6	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	93	7	kelengasan tanah	PERSON
geoplanning-9364	94	1	2.2 kebutuhan sumberdaya	QUANTITY
geoplanning-9364	95	1	dalam perhitungan neraca air	PERSON
geoplanning-9364	95	2	kebutuhan air	ORG
geoplanning-9364	95	3	diperhitungkan dapat	PERSON
geoplanning-9364	96	1	tersebut dapat dikelompokkan	ORG
geoplanning-9364	96	2	menjadi dua bagian yaitu:	PERSON
geoplanning-9364	96	3		CARDINAL
geoplanning-9364	96	4	antara lain	ORG
geoplanning-9364	96	5	baku untuk	PERSON
geoplanning-9364	96	6	dan non-domestik	PERSON
geoplanning-9364	96	7	kebutuhan air industri	ORG
geoplanning-9364	96	8	dll	ORG
geoplanning-9364	97	1		CARDINAL
geoplanning-9364	97	2	merupakan kebutuhan	ORG
geoplanning-9364	97	3	yang disesuaikan dengan pola tata	PERSON
geoplanning-9364	97	4	jenis tanaman	ORG
geoplanning-9364	97	5	dan tingkat pertumbuhan	PERSON
geoplanning-9364	97	6	kondisi jaringan irigasi	PERSON
geoplanning-9364	98	1	dalam perhitungan kebutuhan air	PERSON
geoplanning-9364	98	2	pada tiap wilayah sungai ditetapkan sebagai	ORG
geoplanning-9364	98	3	perkalian	ORG
geoplanning-9364	98	4	antara jumlah	PERSON
geoplanning-9364	98	5	atau luas	PERSON
geoplanning-9364	98	6	daerah irigasi	PERSON
geoplanning-9364	98	7	dan satuan kebutuhan air persatuan waktu	PERSON
geoplanning-9364	99	1	sudah ada	PERSON
geoplanning-9364	99	2	pada masing-masing	PERSON
geoplanning-9364	99	3	dinas pengelolaan	ORG
geoplanning-9364	99	4	sumber daya air	ORG
geoplanning-9364	99	5	atau kabupaten	PERSON
geoplanning-9364	100	1	penggunaan air untuk irigasi padi	PERSON
geoplanning-9364	100	2	diperhitungkan berdasar luas	PERSON
geoplanning-9364	100	3	teknis	NORP
geoplanning-9364	100	4	dan sederhana yang terdapat	PERSON
geoplanning-9364	100	5	dalam das yang	PERSON
geoplanning-9364	100	6	bersangkutan	GPE
geoplanning-9364	101	1	penggunaan air untuk irigasi yang dipergunakan dalam waktu satu tahun sehingga	PERSON
geoplanning-9364	101	2	lama tanaman	PERSON
geoplanning-9364	101	3	dan prosentase	PERSON
geoplanning-9364	102	1	perhitungan penggunaan air untuk padi	ORG
geoplanning-9364	102	2	tahun adalah	PERSON
geoplanning-9364	103	1	dalam l	ORG
geoplanning-9364	104	1	daerah irigasi	PERSON
geoplanning-9364	108	1	dalam prosen	PERSON
geoplanning-9364	108	2	tahun	PERSON
geoplanning-9364	108	3	= standar penggunaan air	ORG
geoplanning-9364	108	4	1 l/det	MONEY
geoplanning-9364	108	5	atau	PERSON
geoplanning-9364	109	1	0,001	CARDINAL
geoplanning-9364	109	2	3600	CARDINAL
geoplanning-9364	109	3	24	CARDINAL
geoplanning-9364	109	4	120	CARDINAL
geoplanning-9364	109	5	adalah air yang	ORG
geoplanning-9364	109	6	untuk rumah tangga	PERSON
geoplanning-9364	109	7	yang diperoleh secara individu dari sumber air yang	PERSON
geoplanning-9364	110	1	perpipaan atau hidran	PERSON
geoplanning-9364	110	2	umum atau dapat diperoleh	PERSON
geoplanning-9364	110	3	dari layanan sistem	PERSON
geoplanning-9364	110	4	air minum	ORG
geoplanning-9364	111	1	sumber air	ORG
geoplanning-9364	111	2	baku yang	GPE
geoplanning-9364	111	3	oleh pdam	GPE
geoplanning-9364	111	4	terdiri dari air tanah	ORG
geoplanning-9364	111	5	atau gabungan dari keduanya	PERSON
geoplanning-9364	112	1	kebutuhan air bersih rumah tangga	ORG
geoplanning-9364	112	2	dalam satuan	PERSON
geoplanning-9364	112	3	besar kebutuhan	PERSON
geoplanning-9364	112	4	tergantung	GPE
geoplanning-9364	112	5	dari kategori	PERSON
geoplanning-9364	112	6	kota	GPE
geoplanning-9364	113	1	jumlah penduduk	PERSON
geoplanning-9364	113	2	1	CARDINAL
geoplanning-9364	113	3	1	CARDINAL
geoplanning-9364	113	4	kebutuhan air bersih rumah	ORG
geoplanning-9364	113	5	menurut kategori kota	ORG
geoplanning-9364	113	6	dirjen	NORP
geoplanning-9364	113	7	cipta karya	PERSON
geoplanning-9364	113	8	2006	DATE
geoplanning-9364	114	1	kategori	PERSON
geoplanning-9364	114	2	kota	GPE
geoplanning-9364	114	3	jumlah penduduk	PERSON
geoplanning-9364	114	4	1	CARDINAL
geoplanning-9364	114	5	3.000	CARDINAL
geoplanning-9364	114	6	60	MONEY
geoplanning-9364	114	7	2	CARDINAL
geoplanning-9364	114	8	kota	GPE
geoplanning-9364	114	9	100.000 90	CARDINAL
geoplanning-9364	114	10	3	CARDINAL
geoplanning-9364	114	11	kota	GPE
geoplanning-9364	114	12	100.000	CARDINAL
geoplanning-9364	114	13	500.000	CARDINAL
geoplanning-9364	114	14	kota besar 500.000	PERSON
geoplanning-9364	114	15	1.000.000	CARDINAL
geoplanning-9364	114	16	150 5	CARDINAL
geoplanning-9364	114	17	1.000.000	CARDINAL
geoplanning-9364	114	18	150 200 dengan asumsi	QUANTITY
geoplanning-9364	114	19	kenaikan kebutuhan	FAC
geoplanning-9364	114	20	1 %	PERCENT
geoplanning-9364	114	21	tahun	GPE
geoplanning-9364	114	22	maka kebutuhan air bersih pada tahun	ORG
geoplanning-9364	114	23	2010	DATE
geoplanning-9364	114	24	serta prediksinya untuk tahun 2014	PERSON
geoplanning-9364	114	25	2019	DATE
geoplanning-9364	114	26	dan 2029	PERSON
geoplanning-9364	114	27	kategori kota	PERSON
geoplanning-9364	114	28	diuraikan pada tabel	ORG
geoplanning-9364	114	29	2	CARDINAL
geoplanning-9364	114	30	dan maryanto	PERSON
geoplanning-9364	114	31	geomatics	GPE
geoplanning-9364	114	32	2	CARDINAL
geoplanning-9364	114	33	2015	DATE
geoplanning-9364	114	34	124	CARDINAL
geoplanning-9364	114	35	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	114	36	137	CARDINAL
geoplanning-9364	114	37	129	CARDINAL
geoplanning-9364	114	38	2	CARDINAL
geoplanning-9364	114	39	kebutuhan air bersih rumah	ORG
geoplanning-9364	114	40	dirjen	NORP
geoplanning-9364	114	41	cipta karya	PERSON
geoplanning-9364	114	42	2006	DATE
geoplanning-9364	114	43	keterangan	PERSON
geoplanning-9364	115	1	hasil perhitungan dengan kenaikan	PERSON
geoplanning-9364	115	2	kebutuhan air bersih	ORG
geoplanning-9364	115	3	1 %	PERCENT
geoplanning-9364	115	4	tahun kebutuhan	PERSON
geoplanning-9364	115	5	tangga	GPE
geoplanning-9364	115	6	diperhitungkan pula untuk	PERSON
geoplanning-9364	115	7	kehilangan	GPE
geoplanning-9364	115	8	yang terdiri dari	PERSON
geoplanning-9364	115	9	1).kehilangan	CARDINAL
geoplanning-9364	115	10	dalam	ORG
geoplanning-9364	115	11	6 %	PERCENT
geoplanning-9364	115	12	2).kehilangan	CARDINAL
geoplanning-9364	115	13	yaitu	DATE
geoplanning-9364	115	14	25 %	PERCENT
geoplanning-9364	116	1	dan sosial	PERSON
geoplanning-9364	116	2	air perkotaan	GPE
geoplanning-9364	116	3	yaitu untuk komersial	PERSON
geoplanning-9364	116	4	dan sosial seperti	PERSON
geoplanning-9364	117	1	toko	PERSON
geoplanning-9364	117	2	gudang	PERSON
geoplanning-9364	117	3	sekolah	GPE
geoplanning-9364	117	4	rumah sakit	PERSON
geoplanning-9364	117	5	15%	PERCENT
geoplanning-9364	117	6	30%	PERCENT
geoplanning-9364	117	7	air pemakaian air bersih rumah	ORG
geoplanning-9364	117	8	asdak	ORG
geoplanning-9364	117	9	2002	DATE
geoplanning-9364	118	1	ternyata makin	PERSON
geoplanning-9364	118	2	besar dan	PERSON
geoplanning-9364	118	3	cenderung lebih banyak daerah komersial	ORG
geoplanning-9364	118	4	dan sosial	PERSON
geoplanning-9364	118	5	sehingga kebutuhan	ORG
geoplanning-9364	118	6	dan sosial akan	PERSON
geoplanning-9364	118	7	lebih tinggi jika penduduk	PERSON
geoplanning-9364	119	1	untuk menentukan rata-rata penggunaan air pada berbagai jenis industri	ORG
geoplanning-9364	120	1	perhitungan kebutuhan air industri dapat	ORG
geoplanning-9364	120	2	diperhitungkan berdasarkan atas	WORK_OF_ART
geoplanning-9364	120	3		CARDINAL
geoplanning-9364	120	4	jumlah karyawan	PERSON
geoplanning-9364	120	5		CARDINAL
geoplanning-9364	121	1		CARDINAL
geoplanning-9364	122	1	kebutuhan untuk	PERSON
geoplanning-9364	122	2	peternakan	GPE
geoplanning-9364	122	3	kebutuhan air rata-rata	ORG
geoplanning-9364	122	4	peternakan	GPE
geoplanning-9364	122	5	pada jumlah dan jenis	PERSON
geoplanning-9364	122	6	3	CARDINAL
geoplanning-9364	123	1	kebutuhan air rata-rata	ORG
geoplanning-9364	123	2	untuk ternak	PERSON
geoplanning-9364	123	3	ditentukan dengan mengacu	PERSON
geoplanning-9364	123	4	pada hasil penelitian dari fidp	PERSON
geoplanning-9364	124	1	pengairan	PERSON
geoplanning-9364	124	2	1992	DATE
geoplanning-9364	124	3	yang di muat dalam	PERSON
geoplanning-9364	125	1	secara umum kebutuhan air	PERSON
geoplanning-9364	125	2	dapat diestimasikan dengan cara mengalikan jumlah	PERSON
geoplanning-9364	125	3	dengan tingkat kebutuhan	PERSON
geoplanning-9364	125	4	air berdasarkan	ORG
geoplanning-9364	125	5	berikut	GPE
geoplanning-9364	125	6	ini	PERSON
geoplanning-9364	125	7	keterangan	PERSON
geoplanning-9364	125	8	qe = kebutuhan air untuk ternak	PERSON
geoplanning-9364	126	1	kerbau	PERSON
geoplanning-9364	126	2	dan kuda	PERSON
geoplanning-9364	127	1	untuk kambing	PERSON
geoplanning-9364	127	2	dan domba	PERSON
geoplanning-9364	131	1	jumlah sapi	PERSON
geoplanning-9364	131	2	kerbau	PERSON
geoplanning-9364	131	3	dan kuda	PERSON
geoplanning-9364	133	1	jumlah kambing	PERSON
geoplanning-9364	133	2	dan domba	PERSON
geoplanning-9364	135	1	jumlah unggas	ORG
geoplanning-9364	136	1	3	CARDINAL
geoplanning-9364	136	2	dirjen	NORP
geoplanning-9364	136	3	cipta karya	PERSON
geoplanning-9364	136	4	2006	DATE
geoplanning-9364	137	1	jenis ternak kebutuhan air (lt/ekor	ORG
geoplanning-9364	137	2	40	CARDINAL
geoplanning-9364	137	3	5	CARDINAL
geoplanning-9364	137	4	6	CARDINAL
geoplanning-9364	137	5	0,6	CARDINAL
geoplanning-9364	137	6	kriteria kota	GPE
geoplanning-9364	137	7	penduduk	ORG
geoplanning-9364	137	8	2010	DATE
geoplanning-9364	137	9	tahun	PERSON
geoplanning-9364	137	10	2014	DATE
geoplanning-9364	137	11	tahun	PERSON
geoplanning-9364	137	12	2019	DATE
geoplanning-9364	137	13	tahun 2029	PERSON
geoplanning-9364	137	14	3.000	CARDINAL
geoplanning-9364	137	15	60	CARDINAL
geoplanning-9364	137	16	66	CARDINAL
geoplanning-9364	137	17	72	DATE
geoplanning-9364	137	18	kota	GPE
geoplanning-9364	137	19	kecil	PERSON
geoplanning-9364	137	20	90	CARDINAL
geoplanning-9364	137	21	98	CARDINAL
geoplanning-9364	137	22	108	CARDINAL
geoplanning-9364	137	23	kota	GPE
geoplanning-9364	138	1	100.000	CARDINAL
geoplanning-9364	138	2	100	CARDINAL
geoplanning-9364	138	3	109	CARDINAL
geoplanning-9364	138	4	120	CARDINAL
geoplanning-9364	138	5	kota	ORG
geoplanning-9364	138	6	500.000	CARDINAL
geoplanning-9364	138	7	120	CARDINAL
geoplanning-9364	138	8	131 144	CARDINAL
geoplanning-9364	138	9	1.000.000 150	CARDINAL
geoplanning-9364	138	10	156	CARDINAL
geoplanning-9364	138	11	dan maryanto	PERSON
geoplanning-9364	138	12	geomatics	GPE
geoplanning-9364	138	13	2	CARDINAL
geoplanning-9364	138	14	2015	DATE
geoplanning-9364	138	15	124	CARDINAL
geoplanning-9364	138	16	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	138	17	137 130	QUANTITY
geoplanning-9364	140	1	luas kolam	PERSON
geoplanning-9364	140	2	tipe kolam	PERSON
geoplanning-9364	140	3	serta kedalaman air yang	PERSON
geoplanning-9364	141	1	kebutuhan ini meliputi kebutuhan untuk	PERSON
geoplanning-9364	141	2	kolam pada saat awal	PERSON
geoplanning-9364	141	3	dan penggantian air	PERSON
geoplanning-9364	142	1	penggantian	NORP
geoplanning-9364	142	2	bertujuan untuk memperbaiki kondisi kualitas	PERSON
geoplanning-9364	142	3	dalam kolam	PERSON
geoplanning-9364	143	1	kebutuhan air untuk	ORG
geoplanning-9364	143	2	untuk selanjutnya dapat di hitung dengan menggunakan	PERSON
geoplanning-9364	143	3	sebagai berikut	ORG
geoplanning-9364	143	4	10000	CARDINAL
geoplanning-9364	143	5	1000	CARDINAL
geoplanning-9364	143	6	qfp keterangan	PERSON
geoplanning-9364	143	7	qfp = kebutuhan	PERSON
geoplanning-9364	143	8	m3/hari	FAC
geoplanning-9364	145	1	kolam ikan	PERSON
geoplanning-9364	146	1	kebutuhan untuk	PERSON
geoplanning-9364	146	2	atau pemeliharaan sungai	PERSON
geoplanning-9364	147	1	menurut peraturan pemerintah	FAC
geoplanning-9364	147	2	republik	GPE
geoplanning-9364	147	3	indonesia	GPE
geoplanning-9364	147	4	38	CARDINAL
geoplanning-9364	147	5	tahun 2011 tentang sungai	ORG
geoplanning-9364	147	6	aliran pemeliharaan sungai adalah aliran air	ORG
geoplanning-9364	147	7	yang harus tersedia di sungai untuk menjaga kehidupan ekosistem sungai.	PERSON
geoplanning-9364	148	1	perlindungan	ORG
geoplanning-9364	148	2	aliran pemeliharaan sungai dilakukan dengan mengendalikan	ORG
geoplanning-9364	148	3	ketersediaan debit andalan 95%	PERSON
geoplanning-9364	148	4	yaitu aliran air	PERSON
geoplanning-9364	148	5	yang selalu tersedia dalam	PERSON
geoplanning-9364	148	6	95%	PERCENT
geoplanning-9364	148	7	waktu pengamatan	ORG
geoplanning-9364	148	8	atau hanya paling banyak 5%	PERSON
geoplanning-9364	148	9	aliran tersebut tidak	ORG
geoplanning-9364	149	1	dalam hal	PERSON
geoplanning-9364	149	2	andalan 95%	PERCENT
geoplanning-9364	149	3	pengelola sumber daya air harus mengendalikan pemakaian air di hulu	ORG
geoplanning-9364	150	1	dengan demikian	PERSON
geoplanning-9364	150	2	sungai dihitung berdasarkan	ORG
geoplanning-9364	150	3	andalan	PERSON
geoplanning-9364	150	4	ketersediaan air	PERSON
geoplanning-9364	150	5	yang ada	PERSON
geoplanning-9364	151	1	direktorat teknik penyehatan	PERSON
geoplanning-9364	151	2	ditjen	PERSON
geoplanning-9364	152	1	cipta karya	PERSON
geoplanning-9364	152	2	1993	DATE
geoplanning-9364	152	3	10,5 m3/kapita	QUANTITY
geoplanning-9364	152	4	atau 350 l/kapita	PERSON
geoplanning-9364	153	1	ini akan menurun	PERSON
geoplanning-9364	153	2	300	CARDINAL
geoplanning-9364	153	3	hari pada tahun 2015	PERSON
geoplanning-9364	153	4	dengan pembangunan sistem-sistem pembuangan air	PERSON
geoplanning-9364	154	1	dan makin banyaknya penduduk	PERSON
geoplanning-9364	154	2	yang memanfaatkan	PERSON
geoplanning-9364	154	3	sistem tersebut	ORG
geoplanning-9364	155	1	diagram	ORG
geoplanning-9364	155	2	penelitian	NORP
geoplanning-9364	155	3	dapat dilihat	PERSON
geoplanning-9364	155	4	pada gambar 2 di bawah ini	PERSON
geoplanning-9364	156	1	gambar 2	PERSON
geoplanning-9364	156	2	penelitian	WORK_OF_ART
geoplanning-9364	156	3	2015	DATE
geoplanning-9364	156	4	batas das peta rbi skala 1:25.000	PERSON
geoplanning-9364	156	5	skala	GPE
geoplanning-9364	157	1	1:250.000	CARDINAL
geoplanning-9364	157	2	lahan skala 1:25.000	PERSON
geoplanning-9364	157	3	air cek	ORG
geoplanning-9364	157	4	aliran permukima	ORG
geoplanning-9364	157	5	air &	ORG
geoplanning-9364	157	6	potensi akuifer lokasi	PERSON
geoplanning-9364	157	7	duga air data debit sungai tabel neraca sd air http://dx.doi.org/10.14710/geoplanning.2.2.124-137	ORG
geoplanning-9364	157	8	dan maryanto	PERSON
geoplanning-9364	157	9	geomatics	GPE
geoplanning-9364	157	10	2	CARDINAL
geoplanning-9364	157	11	2015	DATE
geoplanning-9364	157	12	124	CARDINAL
geoplanning-9364	157	13	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	157	14	137	CARDINAL
geoplanning-9364	158	1	131 3	CARDINAL
geoplanning-9364	159	1	hasil dan	PERSON
geoplanning-9364	159	2	3.1 analisis potensi sumberdaya	QUANTITY
geoplanning-9364	159	3	di kabupaten sabu raijua	ORG
geoplanning-9364	159	4	hasil perhitungan dengan	GPE
geoplanning-9364	159	5	metode thiesen	PERSON
geoplanning-9364	159	6	menunjukkan bahwa potensi tebal curah hujan di kabupaten sabu raijua adalah	PERSON
geoplanning-9364	159	7	1097,2 mm/tahun atau	QUANTITY
geoplanning-9364	159	8	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	160	1	berdasarkan	GPE
geoplanning-9364	160	2	tersebut dapat diketahui pula bahwa	ORG
geoplanning-9364	160	3	curah hujan yang terjadi di kabupaten	PERSON
geoplanning-9364	160	4	bagian barat	PERSON
geoplanning-9364	160	5	termasuk p. raijua	ORG
geoplanning-9364	160	6	lebih tinggi dibandingkan di sebelah timur.	PERSON
geoplanning-9364	161	1	curah hujan dapat	PERSON
geoplanning-9364	161	2	menjadi klas rendah	PERSON
geoplanning-9364	161	3	1500 mm/tahun	QUANTITY
geoplanning-9364	161	4	sedang	PERSON
geoplanning-9364	161	5	1500-2500 mm/tahun	QUANTITY
geoplanning-9364	161	6	dan tinggi	PERSON
geoplanning-9364	161	7	2500-5000 mm/tahun	QUANTITY
geoplanning-9364	162	1	berdasarkan	NORP
geoplanning-9364	162	2	hasil perekaman	PERSON
geoplanning-9364	162	3	dari 4	FAC
geoplanning-9364	162	4	yang ada	PERSON
geoplanning-9364	162	5	menunjukkan bahwa curah hujan rata-rata yang terjadi diseluruh kabupaten sabu	PERSON
geoplanning-9364	162	6	termasuk dalam kelas rendah	PERSON
geoplanning-9364	163	1	akan mempengaruhi	ORG
geoplanning-9364	163	2	potensi sumber daya air baik	PERSON
geoplanning-9364	163	3	maupun bawah	ORG
geoplanning-9364	163	4	di wilayah	ORG
geoplanning-9364	163	5	kabupaten sabu raijua	PERSON
geoplanning-9364	163	6	karena air	ORG
geoplanning-9364	163	7	dari kedua jenis potensi air tersebut	PERSON
geoplanning-9364	164	1	ketersediaan air	PERSON
geoplanning-9364	164	2	di kabupten sabu raijua diperoleh dari perhitungan	PERSON
geoplanning-9364	164	3	setelah dikurangi dengan evapotranspirasi	ORG
geoplanning-9364	164	4	dan pengisian	PERSON
geoplanning-9364	164	5	air tanah	ORG
geoplanning-9364	165	1	pada periode satu tahun	PERSON
geoplanning-9364	165	2	seluruh kecamatan di sabu raijua umumnya kemungkinan masih terdapat	PERSON
geoplanning-9364	165	3	terjadi pada bulan januari-juni dan oktoberdesember	PERSON
geoplanning-9364	165	4	bahwa pada bulan bulan tersebut	ORG
geoplanning-9364	165	5	hujan yang terjadi dapat	PERSON
geoplanning-9364	165	6	untuk kebutuhan	PERSON
geoplanning-9364	165	7	dan resapan	PERSON
geoplanning-9364	166	1	pada bulan-bulan juliseptember nilai potensi	PERSON
geoplanning-9364	166	2	nol	PERSON
geoplanning-9364	166	3	atau negatif	PERSON
geoplanning-9364	166	4	bahwa pada bulan tersebut	PERSON
geoplanning-9364	166	5	yang terjadi tidak cukup untuk	PERSON
geoplanning-9364	166	6	dan resapan ke dalam tanah	PERSON
geoplanning-9364	166	7	potensi air permukaan	PERSON
geoplanning-9364	166	8	paling banyak	PERSON
geoplanning-9364	166	9	di kecamatan sabu barat	PERSON
geoplanning-9364	166	10	yaitu kurang	PERSON
geoplanning-9364	166	11	146.538.495,49 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	167	1	disamping karena	PERSON
geoplanning-9364	167	2	relatif	ORG
geoplanning-9364	167	3	lebih tinggi di daerah ini	PERSON
geoplanning-9364	167	4	luas wilayahnya juga relatif besar dan mempunyai formasi	PERSON
geoplanning-9364	167	5	yang koefisien	PERSON
geoplanning-9364	167	6	cukup kecil seperti	ORG
geoplanning-9364	167	7	misalnya formasi	PERSON
geoplanning-9364	168	1	namun demikian fluktuasi potensi air permukaan	PERSON
geoplanning-9364	168	2	tersebut cukup tajam	PERSON
geoplanning-9364	168	3	karena pada saat kemarau terjadi	PERSON
geoplanning-9364	168	4	defisit air	ORG
geoplanning-9364	169	1	kecamatan yang mempunyai potensi air permukaan	PERSON
geoplanning-9364	169	2	terkecil terdapat	ORG
geoplanning-9364	169	3	di kecamatan	PERSON
geoplanning-9364	169	4	sabu timur dengan potensi	PERSON
geoplanning-9364	170	1	kurang lebih	PERSON
geoplanning-9364	170	2	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	171	1	empat kecamatan	ORG
geoplanning-9364	171	2	lainnya mempunyai potensi air permukaan	ORG
geoplanning-9364	171	3	antara lebih dari 36	PERSON
geoplanning-9364	172	1	m3/tahun hingga kurang dari	ORG
geoplanning-9364	173	1	pola ketersediaan potensi air	PERSON
geoplanning-9364	173	2	mengikuti pola	PERSON
geoplanning-9364	173	3	curah hujan	PERSON
geoplanning-9364	173	4	yaitu berbentuk huruf	PERSON
geoplanning-9364	173	5	karena air permukaan	ORG
geoplanning-9364	173	6	terutama dari air	PERSON
geoplanning-9364	174	1	seluruh mata air di kabupaten	ORG
geoplanning-9364	174	2	92,27 l/det	MONEY
geoplanning-9364	174	3	potensi airnya adalah	PERSON
geoplanning-9364	174	4	2.909.827	CARDINAL
geoplanning-9364	174	5	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	175	1	secara temporal	PERSON
geoplanning-9364	175	2	debit mata	ORG
geoplanning-9364	175	3	mengikuti pola	PERSON
geoplanning-9364	175	4	yaitu naik	PERSON
geoplanning-9364	175	5	dan menurun	PERSON
geoplanning-9364	175	6	pada musim kemarau	PERSON
geoplanning-9364	176	1	dari sisi	PERSON
geoplanning-9364	176	2	pemunculan air tanah	ORG
geoplanning-9364	176	3	paling banyak berada di wilayah	ORG
geoplanning-9364	177	1	mata air yang debitnya relaif besar antara lain mata air lok eimada	PERSON
geoplanning-9364	177	2	dan limagu di sabu timur	PERSON
geoplanning-9364	177	3	mata air depe	FAC
geoplanning-9364	177	4	mehara dan mata	PERSON
geoplanning-9364	177	5	menia di raijua	PERSON
geoplanning-9364	178	1	air tanah formasi batuan paling luas	ORG
geoplanning-9364	178	2	adalah kompleks bobonaro	PERSON
geoplanning-9364	178	3	yakni kurang	PERSON
geoplanning-9364	178	4	217.578.530,46 m2	QUANTITY
geoplanning-9364	178	5	namun nilai	PERSON
geoplanning-9364	178	6	hanya	ORG
geoplanning-9364	178	7	5%	PERCENT
geoplanning-9364	178	8	formasi paling sempit	PERSON
geoplanning-9364	178	9	adalah formasi ofu	PERSON
geoplanning-9364	178	10	yaitu sekitar	GPE
geoplanning-9364	178	11	9.868.125,46%	PERCENT
geoplanning-9364	178	12	5%	PERCENT
geoplanning-9364	179	1	selain dipengaruhi	PERSON
geoplanning-9364	179	2	oleh nilai	ORG
geoplanning-9364	179	3	besarnya resapan air	WORK_OF_ART
geoplanning-9364	179	4	juga dipengaruhi oleh besarnya	ORG
geoplanning-9364	179	5	hujan itu sendiri	PERSON
geoplanning-9364	180	1	hasil perhitungan besarnya	PERSON
geoplanning-9364	180	2	yang meresap ke dalam tanah menunjukkan	PERSON
geoplanning-9364	180	3	bahwa formasi	PERSON
geoplanning-9364	180	4	batu	GPE
geoplanning-9364	180	5	yaitu mencapai	ORG
geoplanning-9364	181	1	kurang	ORG
geoplanning-9364	181	2	yang tersebar	PERSON
geoplanning-9364	181	3	di bagian utara dan barat pulau sabu	PERSON
geoplanning-9364	181	4	dan disekeliling pulau raijua	PERSON
geoplanning-9364	182	1	adapun yang	PERSON
geoplanning-9364	182	2	terkecil	ORG
geoplanning-9364	182	3	pada formasi	PERSON
geoplanning-9364	182	4	ofu yaitu	PERSON
geoplanning-9364	182	5	491.008,92	CARDINAL
geoplanning-9364	182	6	m3/thn	ORG
geoplanning-9364	182	7	yang secara	PERSON
geoplanning-9364	182	8	di bagian	PERSON
geoplanning-9364	182	9	pulau sabu	PERSON
geoplanning-9364	183	1	adapun	PERSON
geoplanning-9364	183	2	resapan seluruh kabupaten adalah	WORK_OF_ART
geoplanning-9364	183	3	80.756.150,17 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	184	1	yang berpotensi menjadi air tanah yang	PERSON
geoplanning-9364	184	2	dalam neraca sumber daya air	ORG
geoplanning-9364	185	1	dan maryanto	PERSON
geoplanning-9364	185	2	geomatics	GPE
geoplanning-9364	185	3	2	CARDINAL
geoplanning-9364	185	4	2015	DATE
geoplanning-9364	185	5	124	CARDINAL
geoplanning-9364	185	6	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	185	7	137 132	CARDINAL
geoplanning-9364	186	1	kecamatan	ORG
geoplanning-9364	186	2	barat mempunyai potensi air tanah paling banyak	PERSON
geoplanning-9364	186	3	yaitu 29.292.781,88	ORG
geoplanning-9364	186	4	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	186	5	paling kecil	PERSON
geoplanning-9364	186	6	potensinya	GPE
geoplanning-9364	186	7	yaitu kecamatan	PERSON
geoplanning-9364	186	8	sabu liae	PERSON
geoplanning-9364	186	9	2.896.244,84 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	187	1	secara temporal	PERSON
geoplanning-9364	187	2	pola ketersediaan potensi air tanah mengikuti pola curah hujan	PERSON
geoplanning-9364	187	3	yaitu	GPE
geoplanning-9364	187	4	hal ini	PERSON
geoplanning-9364	187	5	disebabkan	GPE
geoplanning-9364	187	6	karena sumber air tanah berasal dari	ORG
geoplanning-9364	188	1	dari uraian tiap sumber daya air	PERSON
geoplanning-9364	188	2	ketersediaan sumber daya air di kabupaten	PERSON
geoplanning-9364	188	3	dapat dikompilasi menjadi sebuah tabel	PERSON
geoplanning-9364	189	1	seperti pada tabel	ORG
geoplanning-9364	189	2	4	CARDINAL
geoplanning-9364	189	3	merupakan	ORG
geoplanning-9364	189	4	jenis sumber daya air dalam	ORG
geoplanning-9364	189	5	m3/tahun untuk masing masing kecamatan	ORG
geoplanning-9364	190	1	potensi sumber daya air baik	PERSON
geoplanning-9364	190	2	paling tinggi adalah kecamatan	PERSON
geoplanning-9364	190	3	sabu barat yakni sebesar	PERSON
geoplanning-9364	190	4	176.215.489,53 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	190	5	potensi yang paling kecil adalah	PERSON
geoplanning-9364	190	6	yaitu	GPE
geoplanning-9364	190	7	37.850.996,87	CARDINAL
geoplanning-9364	190	8	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	191	1	namun demikian kecamatan sabu timur mempunyai potensi mata air yang paling tinggi yaitu	PERSON
geoplanning-9364	191	2	559.716,48 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	192	1	gambar 3 di bawah	PERSON
geoplanning-9364	192	2	potensi air kabupaten sabu raijua	ORG
geoplanning-9364	193	1	4	CARDINAL
geoplanning-9364	193	2	aktiva sumber daya air	PERSON
geoplanning-9364	193	3	m3/thn	FAC
geoplanning-9364	193	4	sumberdaya air sabu barat sabu tengah sabu timur sabu liae	PERSON
geoplanning-9364	193	5	mehara raijua air	PERSON
geoplanning-9364	193	6	60.342.145,54	DATE
geoplanning-9364	193	7	54.244.145,85	DATE
geoplanning-9364	194	1	146.538.495,49	CARDINAL
geoplanning-9364	195	1	39.133.687,46 26.383.608,01	TIME
geoplanning-9364	195	2	41.169.556,47 69.265.349,42	DATE
geoplanning-9364	195	3	3.162,24	CARDINAL
geoplanning-9364	196	1	278.909,57	CARDINAL
geoplanning-9364	196	2	air tanah	ORG
geoplanning-9364	196	3	29.292.781,88	CARDINAL
geoplanning-9364	196	4	2.896.244,84	CARDINAL
geoplanning-9364	196	5	11.100.448,37	PRODUCT
geoplanning-9364	196	6	44.122.721,63 82.640.903,21	DATE
geoplanning-9364	196	7	3	CARDINAL
geoplanning-9364	196	8	air kabupaten sabu raijua	ORG
geoplanning-9364	196	9	2014	DATE
geoplanning-9364	196	10	dan maryanto	PERSON
geoplanning-9364	196	11	geomatics	GPE
geoplanning-9364	196	12	2	CARDINAL
geoplanning-9364	196	13	2015	DATE
geoplanning-9364	196	14	124	CARDINAL
geoplanning-9364	196	15	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	196	16	137	CARDINAL
geoplanning-9364	196	17	133	CARDINAL
geoplanning-9364	196	18	kebutuhan sumberdaya air	PERSON
geoplanning-9364	196	19	di kabupaten sabu raijua	PERSON
geoplanning-9364	196	20	untuk keperluan	PERSON
geoplanning-9364	196	21	paling banyak di kecamatan	PERSON
geoplanning-9364	196	22	sabu barat sebesar	PERSON
geoplanning-9364	196	23	893.257,20 m3/tahun yang	PERSON
geoplanning-9364	197	1	jumlah penduduk tinggi sehingga	PERSON
geoplanning-9364	197	2	juga lebih tinggi	PERSON
geoplanning-9364	198	1	jumlah penggunanan	PERSON
geoplanning-9364	198	2	selanjutnya dari besar ke yang lebih kecil	PERSON
geoplanning-9364	198	3	yaitu	GPE
geoplanning-9364	198	4	mehara	PERSON
geoplanning-9364	198	5	346.326,60 m3/tahun	QUANTITY
geoplanning-9364	198	6	sabu liae	PERSON
geoplanning-9364	198	7	199.421,40 m3/tahun	QUANTITY
geoplanning-9364	198	8	172.637,70	CARDINAL
geoplanning-9364	198	9	m3/thun	ORG
geoplanning-9364	198	10	sabu timur	PERSON
geoplanning-9364	198	11	166.878,00 m3/tahun	QUANTITY
geoplanning-9364	198	12	dan paling sedikit adalah	PERSON
geoplanning-9364	198	13	sabu tengah	PERSON
geoplanning-9364	198	14	162.782,70 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	199	1	yang terutama	PERSON
geoplanning-9364	199	2	adalah mandi	PERSON
geoplanning-9364	199	3	dan kakus	PERSON
geoplanning-9364	200	1	hasil perhitungan di atas	PERSON
geoplanning-9364	200	2	di kabupaten sabu raijua	PERSON
geoplanning-9364	200	3	adalah	ORG
geoplanning-9364	200	4	1.941.304,60	CARDINAL
geoplanning-9364	200	5	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	201	1	sebenarnya mencakup	PERSON
geoplanning-9364	201	2	banyak kegiatan	GPE
geoplanning-9364	201	3	namun keterbatasan	ORG
geoplanning-9364	201	4	maka hanya	PERSON
geoplanning-9364	201	5	kegiatan	GPE
geoplanning-9364	201	6	pendidikan	GPE
geoplanning-9364	201	7	dan kesehatan	PERSON
geoplanning-9364	202	1	penggunaan untuk non domestik	PERSON
geoplanning-9364	202	2	diperhitungkan jumlah murid	PERSON
geoplanning-9364	202	3	di bidang kesehatan	ORG
geoplanning-9364	202	4	diperhitungkan jumlah puskesmas	PERSON
geoplanning-9364	203	1	114.015 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	204	1	hasil perhitungan kebutuhan air untuk peternakan	PERSON
geoplanning-9364	204	2	diketahui bahwa kecamatan	PERSON
geoplanning-9364	204	3	barat merupakan wilayah	ORG
geoplanning-9364	204	4	paling banyak mempunyai ternak	PERSON
geoplanning-9364	204	5	baik sapi	PERSON
geoplanning-9364	204	6	kerbau maupun kuda hingga	PERSON
geoplanning-9364	204	7	169.953.855	CARDINAL
geoplanning-9364	204	8	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	205	1	kecamatan	ORG
geoplanning-9364	205	2	sabu timur meskipun variasi	PERSON
geoplanning-9364	205	3	hewan ternaknya	PERSON
geoplanning-9364	205	4	lebih banyak dibanding raijua namun jumlahnya sedikit maka kebutuhan	ORG
geoplanning-9364	205	5	airnya paling kecil yaitu	PERSON
geoplanning-9364	206	1	28.290,20 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	206	2	diperoleh dari data	ORG
geoplanning-9364	206	3	dalam	PERSON
geoplanning-9364	206	4	dan hasil interpretasi citra.	PERSON
geoplanning-9364	207	1	yaitu sebesar	PERSON
geoplanning-9364	207	2	22.560.768.00	CARDINAL
geoplanning-9364	207	3	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	208	1	penggunaan air tertinggi	ORG
geoplanning-9364	208	2	di kecamatan sabu barat yaitu	PERSON
geoplanning-9364	208	3	9.476.352,00	CARDINAL
geoplanning-9364	208	4	m3/	ORG
geoplanning-9364	208	5	tahun karena	PERSON
geoplanning-9364	209	1	paling besar	PERSON
geoplanning-9364	210	1	disusul kemudian kecamatan	PERSON
geoplanning-9364	210	2	sabu tengah dengan penggunaan air	PERSON
geoplanning-9364	210	3	8.356.608,00	CARDINAL
geoplanning-9364	210	4	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	210	5	dan yang paling sedikit adalah kecamatan raijua	PERSON
geoplanning-9364	210	6	dan hawu	PERSON
geoplanning-9364	210	7	mehara karena tidak	PERSON
geoplanning-9364	211	1	jumlah karyawan industri	PERSON
geoplanning-9364	211	2	untuk menghitung penggunaan	PERSON
geoplanning-9364	211	3	kecamatan dalam angka	PERSON
geoplanning-9364	211	4	sedangkan	ORG
geoplanning-9364	211	5	standar penggunaan air untuk industri dapat	ORG
geoplanning-9364	211	6	dengan menggunakan	PERSON
geoplanning-9364	211	7	besaran kebutuhan rata-rata	ORG
geoplanning-9364	211	8	karyawan	PERSON
geoplanning-9364	211	9	2005	DATE
geoplanning-9364	212	1	jumlah	PERSON
geoplanning-9364	212	2	pemakaian air untuk industri di kabupaten sabu raijua	ORG
geoplanning-9364	212	3	961.593,00	CARDINAL
geoplanning-9364	212	4	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	213	1	air tersebut paling banyak digunakan di kecamatan	ORG
geoplanning-9364	213	2	barat yaitu	PERSON
geoplanning-9364	213	3	913.047,50	CARDINAL
geoplanning-9364	213	4	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	214	1	disusul kemudian sabu tengah	PERSON
geoplanning-9364	214	2	20.440,00 m3/tahun	QUANTITY
geoplanning-9364	214	3	10.950,00 m3/tahun	QUANTITY
geoplanning-9364	214	4	sabu timur	PERSON
geoplanning-9364	214	5	10.767,50 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	215	1	dan sabu liae	PERSON
geoplanning-9364	215	2	6.387,50 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	216	1	5	CARDINAL
geoplanning-9364	216	2	pasiva sumber daya	PERSON
geoplanning-9364	216	3	air kabupaten sabu raijua	ORG
geoplanning-9364	216	4	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	216	5	penggunaan sabu barat sabu tengah sabu timur sabu liae	PERSON
geoplanning-9364	216	6	mehara raijua domestik	ORG
geoplanning-9364	216	7	162.782,70 166.878,00	DATE
geoplanning-9364	216	8	199.421,40 346.326,60 172.637,70	DATE
geoplanning-9364	216	9	35.014,45 13.661,95	DATE
geoplanning-9364	217	1	19.359,60	CARDINAL
geoplanning-9364	218	1	913.047,50	CARDINAL
geoplanning-9364	218	2	6.387,50	CARDINAL
geoplanning-9364	218	3	10.950,00	CARDINAL
geoplanning-9364	219	1	169.953,86	CARDINAL
geoplanning-9364	219	2	47.657,25	ORG
geoplanning-9364	220	1	65.951,27	CARDINAL
geoplanning-9364	220	2	45.729,76	ORG
geoplanning-9364	220	3	9.476.352,00	CARDINAL
geoplanning-9364	221	1	1.804.032,00	DATE
geoplanning-9364	221	2	11.487.625,01 8.601.149,90	DATE
geoplanning-9364	221	3	2.095.151,77	CARDINAL
geoplanning-9364	221	4	hasil perhitungan	PERSON
geoplanning-9364	222	1	yang disajikan pada tabel	PERSON
geoplanning-9364	222	2	5	CARDINAL
geoplanning-9364	222	3	dapat diketahui bahwa penggunaan	PERSON
geoplanning-9364	222	4	sumber daya air berada di wilayah	ORG
geoplanning-9364	222	5	kecamatan	PERSON
geoplanning-9364	222	6	sabu barat yakni sebesar	PERSON
geoplanning-9364	222	7	11.487.625,01 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	222	8	kemudian berurutan	PERSON
geoplanning-9364	222	9	hingga ke yang paling sedikit	PERSON
geoplanning-9364	222	10	yaitu kecamatan	PERSON
geoplanning-9364	222	11	sabu tengah	PERSON
geoplanning-9364	222	12	8.601.149,90 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	222	13	sabu timur	PERSON
geoplanning-9364	222	14	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	222	15	sabu liae	PERSON
geoplanning-9364	222	16	2.095.151,77 m3/tahun	QUANTITY
geoplanning-9364	222	17	mehara	PERSON
geoplanning-9364	222	18	413.216,65 m3/tahun	QUANTITY
geoplanning-9364	223	1	dan paling kecil	PERSON
geoplanning-9364	223	2	239,563.01 m3/tahun	QUANTITY
geoplanning-9364	224	1	bidang pertanian	PERSON
geoplanning-9364	224	2	secara umum	PERSON
geoplanning-9364	224	3	merupakan penggunaan air	ORG
geoplanning-9364	224	4	di bawahnya	ORG
geoplanning-9364	224	5	kemudian bidang domestik	ORG
geoplanning-9364	224	6	peternakan	GPE
geoplanning-9364	224	7	industri dan non domestik	PERSON
geoplanning-9364	224	8	gambar 4	PERSON
geoplanning-9364	225	1	dan maryanto	PERSON
geoplanning-9364	225	2	geomatics	GPE
geoplanning-9364	225	3	2	CARDINAL
geoplanning-9364	225	4	2015	DATE
geoplanning-9364	225	5	124	CARDINAL
geoplanning-9364	225	6	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	225	7	137	CARDINAL
geoplanning-9364	225	8	gambar 4	FAC
geoplanning-9364	225	9	2014	DATE
geoplanning-9364	225	10	3.3	CARDINAL
geoplanning-9364	225	11	neraca sumberdaya air di kabupaten sabu raijua neraca sumber daya air merupakan	PERSON
geoplanning-9364	225	12	antara ketersediaan dan penggunaan sumber daya air	PERSON
geoplanning-9364	226	1	hasil perhitungan neraca sumber daya air	ORG
geoplanning-9364	226	2	disajikan dalam bentuk tabel	PERSON
geoplanning-9364	226	3	seperti yang disajikan tabel	PERSON
geoplanning-9364	226	4	6	CARDINAL
geoplanning-9364	227	1	6	CARDINAL
geoplanning-9364	227	2	neraca sumber daya air	ORG
geoplanning-9364	227	3	2014	DATE
geoplanning-9364	227	4	mehara sumber daya air potensi	PERSON
geoplanning-9364	227	5	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	227	6	89.464.217,55	CARDINAL
geoplanning-9364	227	7	346.326,60	CARDINAL
geoplanning-9364	228	1	69.265.349,42	CARDINAL
geoplanning-9364	228	2	19.713,65 mata	PRODUCT
geoplanning-9364	228	3	388.006,85	CARDINAL
geoplanning-9364	228	4	industri air tanah 12.987.546,94	ORG
geoplanning-9364	228	5	47.176,40 jumlah a. permukaan	GPE
geoplanning-9364	228	6	+ a. tanah 82.640.903,21	PERSON
geoplanning-9364	228	7	413.216,65	CARDINAL
geoplanning-9364	228	8	kecamatan : raijua sumber daya air potensi	ORG
geoplanning-9364	228	9	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	228	10	54.312.725,14	CARDINAL
geoplanning-9364	228	11	172.637,70	CARDINAL
geoplanning-9364	228	12	36.518.308,98	CARDINAL
geoplanning-9364	228	13	10.245,55 mata	QUANTITY
geoplanning-9364	228	14	278.909,57	CARDINAL
geoplanning-9364	228	15	10.950,00	CARDINAL
geoplanning-9364	228	16	air tanah 11.100.448,37	ORG
geoplanning-9364	228	17	45.729,76 jumlah a. permukaan	ORG
geoplanning-9364	229	1	a. tanah	PERSON
geoplanning-9364	229	2	47.897.666,91	DATE
geoplanning-9364	229	3	239.563,01	CARDINAL
geoplanning-9364	229	4	dan maryanto	PERSON
geoplanning-9364	229	5	geomatics	GPE
geoplanning-9364	229	6	2	CARDINAL
geoplanning-9364	229	7	2015	DATE
geoplanning-9364	229	8	124	CARDINAL
geoplanning-9364	229	9	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	229	10	137	CARDINAL
geoplanning-9364	229	11	135	CARDINAL
geoplanning-9364	229	12	sabu barat sumber daya air potensi	PERSON
geoplanning-9364	229	13	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	229	14	893.257,20	PRODUCT
geoplanning-9364	229	15	146.538.495,49	CARDINAL
geoplanning-9364	229	16	35.014,45 mata	QUANTITY
geoplanning-9364	229	17	384.212,16	CARDINAL
geoplanning-9364	229	18	industri 913.047,50 air tanah 29.292.781,88	ORG
geoplanning-9364	229	19	169.953,86	CARDINAL
geoplanning-9364	229	20	9.476.352,00	CARDINAL
geoplanning-9364	229	21	jumlah a. permukaan	PERSON
geoplanning-9364	230	1	+ a. tanah	PERSON
geoplanning-9364	230	2	176.215.489,53	CARDINAL
geoplanning-9364	230	3	11.487.625,01	CARDINAL
geoplanning-9364	230	4	sabu liae	PERSON
geoplanning-9364	230	5	sumber daya air potensi	ORG
geoplanning-9364	230	6	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	230	7	54.244.145,85	CARDINAL
geoplanning-9364	230	8	199.421,40	CARDINAL
geoplanning-9364	230	9	41.169.556,47	CARDINAL
geoplanning-9364	230	10	19.359,60	CARDINAL
geoplanning-9364	230	11	56.920,32	CARDINAL
geoplanning-9364	230	12	6.387,50	CARDINAL
geoplanning-9364	230	13	2.896.244,84	CARDINAL
geoplanning-9364	230	14	65.951,27	CARDINAL
geoplanning-9364	230	15	1.804.032,00	CARDINAL
geoplanning-9364	230	16	a. permukaan	PERSON
geoplanning-9364	231	1	+ a. tanah	PERSON
geoplanning-9364	231	2	44.122.721,63	DATE
geoplanning-9364	232	1	sabu tengah sumber daya air potensi	PERSON
geoplanning-9364	232	2	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	232	3	60.342.145,54	CARDINAL
geoplanning-9364	232	4	162.782,70	CARDINAL
geoplanning-9364	232	5	39.133.687,46	CARDINAL
geoplanning-9364	232	6	13.661,95 mata	QUANTITY
geoplanning-9364	232	7	3.162,24	CARDINAL
geoplanning-9364	232	8	20.440,00 air tanah	PRODUCT
geoplanning-9364	233	1	13.571.455,76	CARDINAL
geoplanning-9364	233	2	47.657,25	ORG
geoplanning-9364	233	3	8,356,608,00 jumlah a. permukaan	PERSON
geoplanning-9364	234	1	+ a. tanah 52.708.305,47 jumlah 8,601,149.90	PERSON
geoplanning-9364	234	2	kecamatan	PERSON
geoplanning-9364	234	3	sabu timur sumber daya air potensi	PERSON
geoplanning-9364	234	4	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	234	5	42.816.462,93	CARDINAL
geoplanning-9364	234	6	166.878,00	CARDINAL
geoplanning-9364	234	7	26.383.608,01	CARDINAL
geoplanning-9364	234	8	16.019,85 mata	PERSON
geoplanning-9364	234	9	559.716,48	CARDINAL
geoplanning-9364	234	10	10.767,50	CARDINAL
geoplanning-9364	234	11	10.907.672,38	CARDINAL
geoplanning-9364	234	12	28.290,20 pertanian	NORP
geoplanning-9364	236	1	jumlah a. permukaan	PERSON
geoplanning-9364	236	2	+ a. tanah 37.850.996,87 jumlah 3.145.731,55	PERSON
geoplanning-9364	236	3	441.436.083,62	CARDINAL
geoplanning-9364	236	4	25.982.437,87	CARDINAL
geoplanning-9364	236	5	dari jumlah	PERSON
geoplanning-9364	236	6	dan air tanahnya saja	PERSON
geoplanning-9364	236	7	karena air	ORG
geoplanning-9364	236	8	dari kedua jenis air tersebut	PERSON
geoplanning-9364	237	1	hasil perhitungan tersebut	PERSON
geoplanning-9364	237	2	dapat diketahui bahwa aktiva	PERSON
geoplanning-9364	237	3	lebih besar dibanding pasiva sehingga masih	PERSON
geoplanning-9364	237	4	415.453.645,75	CARDINAL
geoplanning-9364	237	5	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	238	1	kondisi ini juga menunjukkan	PERSON
geoplanning-9364	238	2	bahwa kabupaten	PERSON
geoplanning-9364	238	3	sabu raijua mengalami	PERSON
geoplanning-9364	238	4	sumber daya air dalam kurun	FAC
geoplanning-9364	238	5	waktu satu tahun	ORG
geoplanning-9364	239	1	demikian pula bila	PERSON
geoplanning-9364	239	2	setiap wilayah kecamatan kondisi aktiva masih lebih	ORG
geoplanning-9364	239	3	besar dari pasiva sehingga kabupaten	PERSON
geoplanning-9364	239	4	masih mempunyai daya dukung	PERSON
geoplanning-9364	239	5	menyangga	PERSON
geoplanning-9364	239	6	kehidupannya	PERSON
geoplanning-9364	239	7	gambar 5	ORG
geoplanning-9364	240	1	dan maryanto	PERSON
geoplanning-9364	240	2	geomatics	GPE
geoplanning-9364	240	3	2	CARDINAL
geoplanning-9364	240	4	2015	DATE
geoplanning-9364	240	5	124	CARDINAL
geoplanning-9364	240	6	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	240	7	137 136	CARDINAL
geoplanning-9364	240	8	gambar 5	ORG
geoplanning-9364	240	9	kabupaten sabu raijua	PERSON
geoplanning-9364	240	10	2014	DATE
geoplanning-9364	241	1	hal yang perlu untuk	PERSON
geoplanning-9364	241	2	dicermati lebih	PERSON
geoplanning-9364	241	3	secara temporal	ORG
geoplanning-9364	241	4	pada tiap kecamatan selain terjadi	PERSON
geoplanning-9364	241	5	tetapi juga	PERSON
geoplanning-9364	243	1	awal hasil perhitungan bulanan terhadap besarnya	PERSON
geoplanning-9364	243	2	bila dibandingkan dengan besarnya evapotranspirasi	ORG
geoplanning-9364	243	3	dan resapan	PERSON
geoplanning-9364	243	4	menunjukkan bahwa pada bulan juli	PERSON
geoplanning-9364	243	5	agustus	ORG
geoplanning-9364	243	6	dan september mengalami	PERSON
geoplanning-9364	244	1	hujan yang	PERSON
geoplanning-9364	244	2	pada bulan tersebut tidak dapat	PERSON
geoplanning-9364	244	3	kebutuhan untuk evapotranspirasi dan resapan	PERSON
geoplanning-9364	245	1	jadi secara umum dari perhitungan	PERSON
geoplanning-9364	245	2	telah terjadi defisit	PERSON
geoplanning-9364	246	1	hasil perhitungan neraca	PERSON
geoplanning-9364	246	2	dan saldo	PERSON
geoplanning-9364	246	3	bahwa setiap kecamatan	PERSON
geoplanning-9364	246	4	pada bulan	PERSON
geoplanning-9364	246	5	juli	DATE
geoplanning-9364	246	6	agustus dan september.	ORG
geoplanning-9364	247	1	kecamatan-kecamatan yang defisitnya bertambah	ORG
geoplanning-9364	247	2	panjang yaitu sabu liae	PERSON
geoplanning-9364	247	3	oktober	DATE
geoplanning-9364	247	4	sabu timur	PERSON
geoplanning-9364	247	5	oktober	DATE
geoplanning-9364	247	6	dan sabu tengah	PERSON
geoplanning-9364	247	7	oktober	DATE
geoplanning-9364	247	8	dan november	PERSON
geoplanning-9364	248	1	4	CARDINAL
geoplanning-9364	248	2	kesimpulan curah hujan di seluruh kawasan	PERSON
geoplanning-9364	249	1	termasuk dalam kelas yang rendah	PERSON
geoplanning-9364	250	1	yang mempengaruhi kondisi sumberdaya air di kabupaten tersebut	PERSON
geoplanning-9364	251	1	hasil penelitian	PERSON
geoplanning-9364	251	2	juga menunujukkan	PERSON
geoplanning-9364	251	3	potensi dan pemanfaatan air di kabupaten	PERSON
geoplanning-9364	252	1	neraca sumberdaya air menunjukkan	PERSON
geoplanning-9364	252	2	lebih besar dibanding pasiva sehingga masih	PERSON
geoplanning-9364	252	3	415.453.645,75	CARDINAL
geoplanning-9364	252	4	m3/tahun	ORG
geoplanning-9364	253	1	kondisi ini juga menunjukkan	PERSON
geoplanning-9364	253	2	bahwa kabupaten	PERSON
geoplanning-9364	253	3	sabu raijua mengalami	PERSON
geoplanning-9364	253	4	sumber daya air dalam kurun	FAC
geoplanning-9364	253	5	waktu satu tahun	ORG
geoplanning-9364	254	1	penggunaan sumber daya air	ORG
geoplanning-9364	254	2	untuk bebagai	PERSON
geoplanning-9364	255	1	keperluan adalah	PERSON
geoplanning-9364	255	2	25,98	CARDINAL
geoplanning-9364	255	3	106 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	255	4	dengan bidang	PERSON
geoplanning-9364	255	5	mempunyai proporsi	PERSON
geoplanning-9364	255	6	yaitu	GPE
geoplanning-9364	256	1	22,6	CARDINAL
geoplanning-9364	256	2	106 m3	QUANTITY
geoplanning-9364	257	1	bila ditinjau secara tahunan	PERSON
geoplanning-9364	257	2	sumber daya air di kabupaten	ORG
geoplanning-9364	257	3	masih mengalami	PERSON
geoplanning-9364	257	4	namun secara lebih detil	PERSON
geoplanning-9364	257	5	bila	ORG
geoplanning-9364	257	6	secara bulanan	PERSON
geoplanning-9364	257	7	pada bulan	PERSON
geoplanning-9364	257	8	juli	DATE
geoplanning-9364	257	9	september	DATE
geoplanning-9364	258	1	5	CARDINAL
geoplanning-9364	258	2	daftar pustaka asdak	PERSON
geoplanning-9364	258	3	2002	DATE
geoplanning-9364	259	1	dan pengelolaan	PERSON
geoplanning-9364	259	2	daerah aliran sungai	PERSON
geoplanning-9364	260	1	yogyakarta	GPE
geoplanning-9364	261	1	mada university press	ORG
geoplanning-9364	262	1	bakosurtanal et.al	PERSON
geoplanning-9364	263	1	2004	DATE
geoplanning-9364	264	1	alam spasial nasional	ORG
geoplanning-9364	265	1	bakosurtanal	PERSON
geoplanning-9364	266	1	2001	DATE
geoplanning-9364	267	1	neraca sumberdaya	PERSON
geoplanning-9364	268	1	kabupaten kupang	PERSON
geoplanning-9364	269	1	2013	DATE
geoplanning-9364	270	1	mehara dalam	PERSON
geoplanning-9364	270	2	2013	DATE
geoplanning-9364	271	1	kabupaten kupang	PERSON
geoplanning-9364	271	2	dan maryanto	PERSON
geoplanning-9364	271	3	geomatics	GPE
geoplanning-9364	271	4	2	CARDINAL
geoplanning-9364	271	5	2015	DATE
geoplanning-9364	271	6	124	CARDINAL
geoplanning-9364	271	7	10.14710	CARDINAL
geoplanning-9364	271	8	137	CARDINAL
geoplanning-9364	271	9	137	CARDINAL
geoplanning-9364	272	1	2013	DATE
geoplanning-9364	273	1	2013	DATE
geoplanning-9364	274	1	kabupaten kupang	PERSON
geoplanning-9364	276	1	2013	DATE
geoplanning-9364	277	1	sabu barat dalam	PERSON
geoplanning-9364	277	2	2013	DATE
geoplanning-9364	278	1	kabupaten kupang	PERSON
geoplanning-9364	280	1	2013	DATE
geoplanning-9364	281	1	sabu liae dalam	PERSON
geoplanning-9364	281	2	2013	DATE
geoplanning-9364	282	1	kabupaten kupang	PERSON
geoplanning-9364	284	1	2013	DATE
geoplanning-9364	285	1	sabu raijua dalam	PERSON
geoplanning-9364	285	2	2013	DATE
geoplanning-9364	286	1	kabupaten kupang	PERSON
geoplanning-9364	288	1	2013	DATE
geoplanning-9364	289	1	sabu tengah dalam	PERSON
geoplanning-9364	289	2	2013	DATE
geoplanning-9364	290	1	kabupaten kupang	PERSON
geoplanning-9364	292	1	2013	DATE
geoplanning-9364	293	1	sabu timur dalam	PERSON
geoplanning-9364	293	2	2013	DATE
geoplanning-9364	294	1	kabupaten kupang	PERSON
geoplanning-9364	295	1	s. h.	PERSON
geoplanning-9364	295	2	1993	DATE
geoplanning-9364	297	1	jakarta	GPE
geoplanning-9364	297	2	gramedia departement pekerjaan umum.	ORG
geoplanning-9364	298	1	2006	DATE
geoplanning-9364	299	1	standar kebutuhan air rumah	ORG
geoplanning-9364	299	2	cipta karya hunter	PERSON
geoplanning-9364	300	1	2015	CARDINAL
geoplanning-9364	302	1	7(11	DATE
geoplanning-9364	302	2	59285958	DATE
geoplanning-9364	303	1	jain et al.	PERSON
geoplanning-9364	303	2	2010	DATE
geoplanning-9364	304	1	himalayan	NORP
geoplanning-9364	305	1	2	CARDINAL
geoplanning-9364	305	2	267-281	CARDINAL
geoplanning-9364	306	1	r., & holman	ORG
geoplanning-9364	306	2	i. p.	PERSON
geoplanning-9364	306	3	2015	CARDINAL
geoplanning-9364	308	1	528	CARDINAL
geoplanning-9364	308	2	631	CARDINAL
geoplanning-9364	309	1	sekretariat negara	PERSON
geoplanning-9364	310	1	2011	DATE
geoplanning-9364	311	1	peraturan pemerintah	PERSON
geoplanning-9364	311	2	republik	GPE
geoplanning-9364	311	3	indonesia	GPE
geoplanning-9364	311	4	38	CARDINAL
geoplanning-9364	311	5	tahun 2011 tentang sungai yang	ORG
geoplanning-9364	312	1	2015	CARDINAL
geoplanning-9364	313	1	northwest china	LOC
geoplanning-9364	315	1	7(11	ORDINAL
geoplanning-9364	315	2	5959-5985	DATE
