id	sid	eid	entity	type
harmonia-48	1	1	microsoft	ORG
harmonia-48	1	2	harmonia vol x	PERSON
harmonia-48	1	3	identifikasi dekulturasi sebagai	PERSON
harmonia-48	1	4	perubahan kebudayaan	PERSON
harmonia-48	1	5	dalam musik	PERSON
harmonia-48	1	6	indonesia	GPE
harmonia-48	1	7	kajian	NORP
harmonia-48	1	8	perubahan rebana	PERSON
harmonia-48	1	9	menjadi kasidah	ORG
harmonia-48	1	10	di kota	PERSON
harmonia-48	1	11	semarang	GPE
harmonia-48	1	12	pengajar sendratasik	PERSON
harmonia-48	2	1	moslem	NORP
harmonia-48	2	2	semarang	GPE
harmonia-48	3	1	moslem	NORP
harmonia-48	4	1	moslem	NORP
harmonia-48	5	1	semarang	GPE
harmonia-48	5	2	today	DATE
harmonia-48	6	1	moslem	NORP
harmonia-48	6	2	semarang	GPE
harmonia-48	10	1	semarang	GPE
harmonia-48	10	2	one	CARDINAL
harmonia-48	14	1	dekulturasi	PERSON
harmonia-48	14	2	musik kasidah	PERSON
harmonia-48	14	3	dalam bidang ilmu antropologi	PERSON
harmonia-48	14	4	banyak teori yang	ORG
harmonia-48	14	5	tentang	PERSON
harmonia-48	15	1	dan perubahan kebudayaan manusia	PERSON
harmonia-48	15	2	baik perubahan budaya	PERSON
harmonia-48	15	3	di masa	ORG
harmonia-48	15	4	lalu maupun	PERSON
harmonia-48	15	5	perubahan budaya	PERSON
harmonia-48	15	6	di masa sekarang	ORG
harmonia-48	16	1	perubahan kebudayaan	PERSON
harmonia-48	16	2	itu terjadi hampir	PERSON
harmonia-48	16	3	pada semua aspek	PERSON
harmonia-48	16	4	kehidupan manusia	PERSON
harmonia-48	16	5	seperti	ORG
harmonia-48	16	6	aspek sosial	PERSON
harmonia-48	16	7	ekonomi	GPE
harmonia-48	16	8	agama	GPE
harmonia-48	16	9	hukum	GPE
harmonia-48	16	10	pendidikan	GPE
harmonia-48	16	11	kesenian dan sebagainya	PERSON
harmonia-48	17	1	kontak budaya	PERSON
harmonia-48	17	2	dan perubahan kebudayaan	PERSON
harmonia-48	17	3	banyak yang dikemukakan oleh para ahli antropologi dikenal dengan istilah akulturasi	PERSON
harmonia-48	17	4	proses akulturasi terjadi apabila	PERSON
harmonia-48	17	5	dua kebudayaan	PERSON
harmonia-48	17	6	atau	PERSON
harmonia-48	17	7	lebih yang	GPE
harmonia-48	17	8	sama sekali	PERSON
harmonia-48	17	9	sehingga proses	PERSON
harmonia-48	17	10	asing lambat	PERSON
harmonia-48	17	11	sedemikian rupa ke dalam kebudayaan	PERSON
harmonia-48	17	12	asli dengan tidak	PERSON
harmonia-48	17	13	maupun keasliannya	PERSON
harmonia-48	17	14	1988	DATE
harmonia-48	17	15	4	CARDINAL
harmonia-48	18	1	istilah akulturasi telah digunakan pada akhir abad	ORG
harmonia-48	18	2	tetapi definisi	PERSON
harmonia-48	19	1	yang sistematis tentang akulturasi dikemukakan baru pada tahun 1935 oleh sebuah komite dari social science research council sebagai suatu memorandum	ORG
harmonia-48	19	2	adapun anggota	PERSON
harmonia-48	19	3	tersebut adalah redfield	PERSON
harmonia-48	19	4	linton	PERSON
harmonia-48	19	5	dan hercovit yang berusaha	PERSON
harmonia-48	19	6	definisi akulturasi	PERSON
harmonia-48	19	7	bunyi definisi dari	PERSON
harmonia-48	19	8	tersebut adalah bahwa akulturasi meliputi fenomena	PERSON
harmonia-48	19	9	yang timbul sebagai	PERSON
harmonia-48	19	10	jika kelompok kelompok	PERSON
harmonia-48	20	1	manusia yang mempunyai kebudayaan yang	PERSON
harmonia-48	20	2	beda bertemu dan mengadakan	PERSON
harmonia-48	20	3	kontak secara langsung dan terus	PERSON
harmonia-48	20	4	yang kemudian menimbulkan	PERSON
harmonia-48	21	1	dalam pola	PERSON
harmonia-48	23	1	yang	PERSON
harmonia-48	24	1	dan salah satu kelompok	PERSON
harmonia-48	24	2	atau pada kedua-duanya	PERSON
harmonia-48	24	3	1988	DATE
harmonia-48	24	4	163 164	CARDINAL
harmonia-48	25	1	dalam peristiwa	PERSON
harmonia-48	25	2	kontak budaya	PERSON
harmonia-48	25	3	sering kali terjadi perubahan dan perkembangan	PERSON
harmonia-48	25	4	pada masyarakat	PERSON
harmonia-48	25	5	yang pada prosesnya	PERSON
harmonia-48	25	6	dapat menimbulkan masalah	ORG
harmonia-48	25	7	baik yang berpengaruh	PERSON
harmonia-48	25	8	secara positif maupun negatif	ORG
harmonia-48	25	9	yang sekaligus	PERSON
harmonia-48	25	10	bagian	NORP
harmonia-48	25	11	dari proses akulturasi	PERSON
harmonia-48	25	12	proses-proses tersebut	ORG
harmonia-48	25	13	adalah adisi	GPE
harmonia-48	25	14	rejeksi maupun	ORG
harmonia-48	25	15	dekulturasi	PERSON
harmonia-48	26	1	pengertian dari akulturasi	PERSON
harmonia-48	26	2	itu sendiri adalah tumbuhnya	PERSON
harmonia-48	26	3	yang baru	PERSON
harmonia-48	26	4	untuk memenuhi kebutuhan baru	PERSON
harmonia-48	26	5	yang timbul	PERSON
harmonia-48	27	1	karena karena	PERSON
harmonia-48	27	2	perubahan situasi	ORG
harmonia-48	27	3	1998	DATE
harmonia-48	27	4	90	CARDINAL
harmonia-48	28	1	dalam penelitian ini pendekatan	PERSON
harmonia-48	28	2	yang akan digunakan adalah dekulturasi	PERSON
harmonia-48	28	3	yaitu suatu teori	ORG
harmonia-48	28	4	perubahan kebudayaan	PERSON
harmonia-48	28	5	secara umum yang dipindahkan	PERSON
harmonia-48	29	1	dalam konteks	PERSON
harmonia-48	29	2	perubahan kebudayaan musik	PERSON
harmonia-48	30	1	kebudayaan musik di indonesia pada	PERSON
harmonia-48	30	2	awal kehadirannya	PERSON
harmonia-48	30	3	juga mengalami suatu kontak budaya	PERSON
harmonia-48	30	4	akulturasi yang panjang	PERSON
harmonia-48	30	5	terhadap kebudayaan lain	PERSON
harmonia-48	30	6	baik dari dalam maupun luar	PERSON
harmonia-48	30	7	indonesia	GPE
harmonia-48	31	1	perubahan-perubahan itu dapat terjadi pada	PERSON
harmonia-48	31	2	maupun kontekstual	PERSON
harmonia-48	31	3	bahkan	ORG
harmonia-48	31	4	bisa terjadi pada komposisi	PERSON
harmonia-48	32	1	sehingga saat ini ada	PERSON
harmonia-48	32	2	seni pertunjukan di	PERSON
harmonia-48	32	3	indonesia	GPE
harmonia-48	32	4	yang telah	PERSON
harmonia-48	32	5	suatu proses	ORG
harmonia-48	32	6	akulturasi yang panjang	PERSON
harmonia-48	32	7	yang sebelumnya berasal dari bentuk	PERSON
harmonia-48	32	8	seni pertunjukan musik yang	PERSON
harmonia-48	32	9	tetapi mempunyai	PERSON
harmonia-48	32	10	musikal yang sama	PERSON
harmonia-48	33	1	atau qasidah berasal dari	PERSON
harmonia-48	33	2	yang berarti	PERSON
harmonia-48	33	3	atau puji-pujian	PERSON
harmonia-48	33	4	dan penghormatan	PERSON
harmonia-48	34	1	atau kekaguman	PERSON
harmonia-48	34	2	yang mendalam	PERSON
harmonia-48	34	3	pada nabi dan	PERSON
harmonia-48	34	4	yang senantiasa	PERSON
harmonia-48	34	5	perjalanannya musik kasidah	PERSON
harmonia-48	35	1	yang biasanya di sertai	PERSON
harmonia-48	35	2	menjadi kasidah	PERSON
harmonia-48	35	3	adalah suatu	PERSON
harmonia-48	35	4	yang terjadi di masyarakat sekarang	PERSON
harmonia-48	35	5	dimana suatu bentuk	ORG
harmonia-48	35	6	dengan syair-syair bertemakan	PERSON
harmonia-48	35	7	islam	NORP
harmonia-48	36	1	terdiri dari	PERSON
harmonia-48	36	2	yang berupan	PERSON
harmonia-48	36	3	dan tiga buah bas	PERSON
harmonia-48	36	4	dan kemudian adanya penambahan gitar	PERSON
harmonia-48	36	5	bas elektrik	PERSON
harmonia-48	36	6	biola	GPE
harmonia-48	37	1	syair dapat dalam bahasa	PERSON
harmonia-48	37	2	indonesia	GPE
harmonia-48	37	3	daerah maupun	PERSON
harmonia-48	37	4	arab	NORP
harmonia-48	37	5	namun tetap bertemakan islam	PERSON
harmonia-48	37	6	lagu sholawatan	PERSON
harmonia-48	37	7	dangdut maupun campursari	PERSON
harmonia-48	38	1	dari fenomena	PERSON
harmonia-48	38	2	di atas	PERSON
harmonia-48	38	3	apakah musik kasidah	PERSON
harmonia-48	38	4	hadir begitu saja sudah dalam bentuk sekarang	PERSON
harmonia-48	39	1	apakah mendapat	PERSON
harmonia-48	39	2	dari musik barat	PERSON
harmonia-48	39	3	dari kebudayaan	PERSON
harmonia-48	39	4	arab	NORP
harmonia-48	40	1	mengingat komposisi musik	PERSON
harmonia-48	40	2	dan syairnya yang begitu beragam	PERSON
harmonia-48	41	1	sementara dapat	PERSON
harmonia-48	41	2	bahwa musik kasidah	PERSON
harmonia-48	41	3	dari bentukbentuk pertunjukan musik islam yang jauh sebelumnya sudah ada seperti	PERSON
harmonia-48	42	1	kuntulan	GPE
harmonia-48	42	2	opak abang	ORG
harmonia-48	42	3	zapin	PERSON
harmonia-48	42	4	gambus	ORG
harmonia-48	42	5	dengklung dan lain-lain	PERSON
harmonia-48	42	6	yang mengalami	PERSON
harmonia-48	42	7	proses	PERSON
harmonia-48	42	8	akulturasi yang panjang yang membentuk	PERSON
harmonia-48	42	9	kemudian rebana	PERSON
harmonia-48	42	10	proses dekulturasi	PERSON
harmonia-48	42	11	yang kemudian menjadi musik	PERSON
harmonia-48	42	12	seperti yang ada sekarang	PERSON
harmonia-48	43	1	untuk itu dalam penelitian	PERSON
harmonia-48	43	2	ini ditelaah	PERSON
harmonia-48	43	3	diidentifikasi dan dikaji	PERSON
harmonia-48	43	4	teori dekulturasi	GPE
harmonia-48	43	5	perubahan kebudayaan musik dalam musik	PERSON
harmonia-48	43	6	indonesia	GPE
harmonia-48	43	7	dan ditelusuri bagaimana proses dekulturasi tersebut terjadi pada	PERSON
harmonia-48	43	8	perubahan bentuk musik rebana	PERSON
harmonia-48	43	9	menjadi musik kasidah	PERSON
harmonia-48	44	1	di kota semarang	PERSON
harmonia-48	45	1	metode jenis penelitian	ORG
harmonia-48	45	2	ini adalah penelitian	PERSON
harmonia-48	45	3	pada kategori	PERSON
harmonia-48	45	4	dasar dengan pendekatan	PERSON
harmonia-48	45	5	deskriptif	PERSON
harmonia-48	46	1	cara pengambilan	PERSON
harmonia-48	46	2	adalah	ORG
harmonia-48	46	3	1	CARDINAL
harmonia-48	46	4	pada beberapa referensi tentang musik kasidah	PERSON
harmonia-48	46	5	dari aspek	PERSON
harmonia-48	46	6	historis maupun etnomusikologis	ORG
harmonia-48	46	7	2	CARDINAL
harmonia-48	46	8	pada beberapa lokasi	PERSON
harmonia-48	46	9	dan subyek penelitian	PERSON
harmonia-48	46	10	3	CARDINAL
harmonia-48	46	11	pada beberapa tokoh	PERSON
harmonia-48	46	12	musik kasidah rebana di kota	PERSON
harmonia-48	46	13	semarang	GPE
harmonia-48	46	14	dan 4	PERSON
harmonia-48	46	15	yaitu mendokumentir	PERSON
harmonia-48	46	16	dan komponen bentuk pertunjukannya	PERSON
harmonia-48	47	1	yang digunakan dengan memakai	PERSON
harmonia-48	47	2	teori moleong	GPE
harmonia-48	47	3	2000	DATE
harmonia-48	47	4	190	CARDINAL
harmonia-48	47	5	yaitu	GPE
harmonia-48	47	6	secara mendasar dimulai dengan menelaah	PERSON
harmonia-48	47	7	yang tersedia dari beberapa sumber dengan melalui observasi	PERSON
harmonia-48	47	8	dan dokumentasi yang kemudian di reduksi	PERSON
harmonia-48	47	9	klasifikasi	GPE
harmonia-48	47	10	interpertasi secara sistematik	PERSON
harmonia-48	47	11	dan kemudian di verifikasi atau kesimpulan	PERSON
harmonia-48	48	1	hasil penelitian dan	PERSON
harmonia-48	48	2	kajian	NORP
harmonia-48	48	3	proses dekulturasi musik kasidah	PERSON
harmonia-48	48	4	di kota	ORG
harmonia-48	48	5	semarang	GPE
harmonia-48	48	6	dekulturasi musik kasidah	PERSON
harmonia-48	48	7	di kota	PERSON
harmonia-48	48	8	semarang	GPE
harmonia-48	48	9	tahapan	ORG
harmonia-48	48	10	penelusuran dari awal	PERSON
harmonia-48	48	11	adanya musik islami yang hadir di	PERSON
harmonia-48	48	12	indonesia	GPE
harmonia-48	48	13	terutama yang ada di sekitar kota	PERSON
harmonia-48	48	14	semarang	GPE
harmonia-48	48	15	musik kasidah	ORG
harmonia-48	48	16	seperti yang ada saat ini	PERSON
harmonia-48	49	1	kajian	NORP
harmonia-48	49	2	proses dekulturasi ini tak	PERSON
harmonia-48	49	3	seperti merekonstruksi suatu fenomena sejarah	ORG
harmonia-48	49	4	yaitu sejarah bagaimana	ORG
harmonia-48	49	5	musik kasidah	PERSON
harmonia-48	49	6	di kota semarang	PERSON
harmonia-48	50	1	dalam metode	PERSON
harmonia-48	50	2	sejarah	GPE
harmonia-48	50	3	merekonstruksi suatu	ORG
harmonia-48	50	4	sejarah secara ilmiah dapat dilakukan dengan empat	ORG
harmonia-48	50	5	yang merupakan	PERSON
harmonia-48	50	6	proses	GPE
harmonia-48	50	7	kajian	NORP
harmonia-48	50	8	sebelum suatu kebenaran sejarah	PRODUCT
harmonia-48	50	9	atau	PERSON
harmonia-48	50	10	sejarah	GPE
harmonia-48	50	11	dapat ditulis dalam bentuk	PERSON
harmonia-48	50	12	atau karya sejarah	PERSON
harmonia-48	51	1	tahapan-tahapan	PERSON
harmonia-48	52	1	1	CARDINAL
harmonia-48	52	2	yaitu mencari dan menemukan	PERSON
harmonia-48	52	3	2	CARDINAL
harmonia-48	52	4	menilai	PERSON
harmonia-48	52	5	atau tidaknya suatu sumber sejarah	PERSON
harmonia-48	52	6	dan seberapa jauh kredibilitas sumber tersebut	PERSON
harmonia-48	52	7	3	CARDINAL
harmonia-48	52	8	dari fakta yang	PERSON
harmonia-48	52	9	melalui kritik	PERSON
harmonia-48	52	10	atau analisis sumber	ORG
harmonia-48	52	11	4	CARDINAL
harmonia-48	52	12	yaitu penyajian dalam bentuk	PERSON
harmonia-48	53	1	tahapan	PERSON
harmonia-48	53	2	dapat dilakukan melalui suatu penelitian	PERSON
harmonia-48	53	3	pengamatan di lapangan	PERSON
harmonia-48	53	4	kajian	NORP
harmonia-48	53	5	sejarah tentang proses terbentuknya	ORG
harmonia-48	53	6	musik kasidah	PERSON
harmonia-48	53	7	di kota semarang	PERSON
harmonia-48	53	8	melalui proses	ORG
harmonia-48	53	9	yang panjang	PERSON
harmonia-48	53	10	dengan pendekatan	PERSON
harmonia-48	53	11	yaitu dengan kajian etnomusikologi	PERSON
harmonia-48	53	12	dan metode sejarah	PERSON
harmonia-48	54	1	pertama yang harus	PERSON
harmonia-48	54	2	dilakukan dalam mencari	PERSON
harmonia-48	55	1	william a. haviland	PERSON
harmonia-48	55	2	1985	DATE
harmonia-48	55	3	dalam bukunya antropologi	PERSON
harmonia-48	55	4	2	CARDINAL
harmonia-48	55	5	bahwa akulturasi terjadi bila kelompok-kelompok	PERSON
harmonia-48	55	6	yang memiliki kebudayan yang	PERSON
harmonia-48	55	7	berbeda saling berhubungan	ORG
harmonia-48	55	8	secara langsung dengan intensif	PERSON
harmonia-48	55	9	kemudian	NORP
harmonia-48	56	1	besar pada pola kebudayaan dari salah satu atau kedua kebudayaan yang bersangkutan	PERSON
harmonia-48	57	1	diantara variabel variabel yang banyak itu termasuk tingkat perbedaan kebudayaan	ORG
harmonia-48	57	2	keadaan	GPE
harmonia-48	57	3	dan semangat	PERSON
harmonia-48	57	4	dalam hubungannya	PERSON
harmonia-48	57	5	siapa yang dominan dan siapa yang	PERSON
harmonia-48	57	6	dan apakah datangnya	PERSON
harmonia-48	57	7	itu timbal balik atau tidak	PERSON
harmonia-48	58	1	menurut kodiran	ORG
harmonia-48	58	2	akulturasi akan terjadi apabila	PERSON
harmonia-48	59	1	dua kebudayaan	PERSON
harmonia-48	59	2	atau	PERSON
harmonia-48	59	3	lebih yang	GPE
harmonia-48	59	4	sama sekali	PERSON
harmonia-48	59	5	asing dan asli	PERSON
harmonia-48	59	6	sehingga proses-proses	PERSON
harmonia-48	59	7	unsur kebudayaan asing	PERSON
harmonia-48	59	8	sedemikian	NORP
harmonia-48	59	9	ke dalam kebudayaan	PERSON
harmonia-48	59	10	asli dengan tidak	PERSON
harmonia-48	59	11	maupun keasliannya	PERSON
harmonia-48	59	12	ini berlaku	PERSON
harmonia-48	59	13	pada semua aspek	PERSON
harmonia-48	59	14	kehidupan seperti	PERSON
harmonia-48	59	15	sosial	GPE
harmonia-48	59	16	ekonomi	GPE
harmonia-48	59	17	hukum	GPE
harmonia-48	59	18	politik	NORP
harmonia-48	59	19	agama	GPE
harmonia-48	59	20	pendidikan	GPE
harmonia-48	59	21	dan termasuk kesenian	PERSON
harmonia-48	60	1	dengan demikian	PERSON
harmonia-48	60	2	akulturasi juga dapat diterapkan pada perubahan budaya musik	PERSON
harmonia-48	60	3	termasuk perubahan budaya musik dalam musik	PERSON
harmonia-48	60	4	indonesia	GPE
harmonia-48	60	5	yaitu musik kasidah	PERSON
harmonia-48	60	6	di kota	PERSON
harmonia-48	60	7	semarang	GPE
harmonia-48	61	1	akibat kontak kebudayaan	PERSON
harmonia-48	61	2	atau peristiwa	PERSON
harmonia-48	61	3	akulturasi	GPE
harmonia-48	61	4	sering terjadi perubahan dan perkembangan	PERSON
harmonia-48	61	5	pada masyarakat setempat	PERSON
harmonia-48	61	6	yang prosesnya	PERSON
harmonia-48	61	7	dapat menimbulkan sejumlah masalah baik yang positif maupun negatif	ORG
harmonia-48	62	1	adapun masalah-masalah	PERSON
harmonia-48	62	2	bagian	NORP
harmonia-48	62	3	dari akulturasi	PERSON
harmonia-48	62	4	itu sendiri	PERSON
harmonia-48	62	5	masalah-masalah tersebut	ORG
harmonia-48	62	6	dekulturasi	PERSON
harmonia-48	62	7	decu itu	PERSON
harmonia-48	63	1	dari beberapa akibat	PERSON
harmonia-48	63	2	tersebut yang paling sesuai dengan	ORG
harmonia-48	63	3	perubahan kebudayaan	PERSON
harmonia-48	63	4	musik yaitu bagaimana	ORG
harmonia-48	63	5	berubahnya musik rebana	ORG
harmonia-48	63	6	menjadi musik kasidah	PERSON
harmonia-48	63	7	adalah peristiwa	PERSON
harmonia-48	63	8	dekulturasi	PERSON
harmonia-48	64	1	dekulturasi adalah tumbuhnya ansur	PERSON
harmonia-48	64	2	kebudayaan yang baru untuk memenuhi kebutuhan baru	PERSON
harmonia-48	64	3	yang timbul	PERSON
harmonia-48	64	4	karena perubahan situasi	PERSON
harmonia-48	65	1	musik rebana	ORG
harmonia-48	65	2	adalah jenis musik yang berasal dari musik yang	PERSON
harmonia-48	65	3	islam yang ada	PERSON
harmonia-48	65	4	sebelumnya	GPE
harmonia-48	65	5	karena berakulturasi secara lokal dan budaya	PERSON
harmonia-48	65	6	arab	NORP
harmonia-48	65	7	kemudian dalam	PERSON
harmonia-48	65	8	waktu yang panjang musik rebana	PERSON
harmonia-48	65	9	proses dekulturasi	PERSON
harmonia-48	65	10	yaitu	GPE
harmonia-48	65	11	perubahan pada elemen-elemen	PERSON
harmonia-48	65	12	musiknya untuk	PERSON
harmonia-48	65	13	penyajian	NORP
harmonia-48	65	14	yang baru karena situasi yang baru	PERSON
harmonia-48	65	15	maka terbentuklah musik kasidah	PERSON
harmonia-48	66	1	teori-teori antropologi	ORG
harmonia-48	66	2	memang sesuai apa yang terjadi pada musik kasidah	PERSON
harmonia-48	66	3	di kota semarang	PERSON
harmonia-48	66	4	untuk itu akan	PERSON
harmonia-48	66	5	dibahas lebih	PERSON
harmonia-48	66	6	pada uraian di bawah ini	PERSON
harmonia-48	67	1	proses perabahan budaya musik musik kas	PERSON
harmonia-48	67	2	adalah j en	PERSON
harmonia-48	67	3	musik yang	PERSON
harmonia-48	67	4	dari bentuk musik yang ada	PERSON
harmonia-48	68	1	sebelumnya yaitu musik rebana	ORG
harmonia-48	68	2	musik rebanapun diperkirakan	ORG
harmonia-48	68	3	dari bentuk-bentuk musik	PERSON
harmonia-48	68	4	islam yang ada	PERSON
harmonia-48	68	5	bentuk-bentuk musik tersebut adalah	ORG
harmonia-48	68	6	1	CARDINAL
harmonia-48	68	7	salawatan	GPE
harmonia-48	69	1	yaitu bentuk puji-pujian	PERSON
harmonia-48	69	2	terhadap kebesaran	PERSON
harmonia-48	69	3	nabi muhammad	PERSON
harmonia-48	69	4	pada acara-acara	PERSON
harmonia-48	69	5	keagamaan masyarakat semarang	ORG
harmonia-48	69	6	salawatan	NORP
harmonia-48	69	7	ini berkembang di kota	PERSON
harmonia-48	69	8	semarang	GPE
harmonia-48	69	9	dan sekitarnya	PERSON
harmonia-48	69	10	2	CARDINAL
harmonia-48	69	11	seni vokal	ORG
harmonia-48	69	12	islam yang berkembang di kota	PERSON
harmonia-48	69	13	semarang	GPE
harmonia-48	69	14	dan sekitarnya	PERSON
harmonia-48	69	15	3	CARDINAL
harmonia-48	69	16	yaitu musik	PERSON
harmonia-48	69	17	islam yang	PERSON
harmonia-48	70	1	paling awal kehadirannya	ORG
harmonia-48	70	2	di pulau jawa	PERSON
harmonia-48	70	3	musik ini berkembang di kabupaten blora	PERSON
harmonia-48	70	4	pati	GPE
harmonia-48	70	5	jepara	GPE
harmonia-48	70	6	dan purwodadi	PERSON
harmonia-48	70	7	4	CARDINAL
harmonia-48	70	8	pesisiran	GPE
harmonia-48	70	9	yaitu kesenian tari yang diiringi oleh musik terbangan	PERSON
harmonia-48	70	10	kesenian ini berkembang di demak dan semarang	PERSON
harmonia-48	70	11	5	CARDINAL
harmonia-48	70	12	opak abang	PERSON
harmonia-48	70	13	yaitu kethoprak dan terbangan	PERSON
harmonia-48	70	14	berkembang di kendal	PERSON
harmonia-48	70	15	dan pinggiran kota semarang	PERSON
harmonia-48	70	16	6	CARDINAL
harmonia-48	70	17	kuntulan	GPE
harmonia-48	70	18	yaitu tari yang diiringi musik terbangan yang berkembang di daerah kendal	PERSON
harmonia-48	70	19	kabupaten temanggung dan pemalang	PERSON
harmonia-48	70	20	7	CARDINAL
harmonia-48	70	21	yaitu kesenian musik salawatan dengan membaca kitab maulid	PERSON
harmonia-48	70	22	yang bernama simtuduror	PERSON
harmonia-48	70	23	dengan diiringi musik terbangan	PERSON
harmonia-48	70	24	kesenian ini berkembang di pekalongan	PERSON
harmonia-48	70	25	kendal dan semarang	PERSON
harmonia-48	70	26	8)	CARDINAL
harmonia-48	70	27	kesenian dengklung	PERSON
harmonia-48	70	28	yaitu kesenian yang	PERSON
harmonia-48	71	1	oleh	GPE
harmonia-48	71	2	10 12	CARDINAL
harmonia-48	71	3	orang dengan peralatan	PERSON
harmonia-48	71	4	jidur	PERSON
harmonia-48	71	5	kendang	GPE
harmonia-48	71	6	kemung dan	PERSON
harmonia-48	72	1	untuk mengiringi suatu	PERSON
harmonia-48	72	2	kesenian ini berkembang di daerah batang	PERSON
harmonia-48	72	3	9	CARDINAL
harmonia-48	72	4	gambus	ORG
harmonia-48	72	5	yaitu musik	PERSON
harmonia-48	72	6	islam	NORP
harmonia-48	72	7	yang mendapat pengaruh	ORG
harmonia-48	72	8	dari arab	PERSON
harmonia-48	72	9	dengan alai musik gambus	PERSON
harmonia-48	72	10	berkembang di daerah pantura	PERSON
harmonia-48	72	11	pulau jawa(sinaga.2003:31	PERSON
harmonia-48	73	1	jenis jenis musik	PERSON
harmonia-48	73	2	islami ini	PERSON
harmonia-48	73	3	kehadirannya di tanah jawa	PERSON
harmonia-48	73	4	khususnya	GPE
harmonia-48	73	5	semarang bersamaan	GPE
harmonia-48	73	6	dengan kehadiran	PERSON
harmonia-48	73	7	islam	NORP
harmonia-48	74	1	jawa yang	PERSON
harmonia-48	74	2	dibawa oleh para wali dan penyebar	PERSON
harmonia-48	74	3	agama islam	PERSON
harmonia-48	75	1	bentuk bentuk	PERSON
harmonia-48	75	2	seni pertunjukan ini masih	ORG
harmonia-48	75	3	dan mempunyai	PERSON
harmonia-48	75	4	komposisi kecil sederhana	ORG
harmonia-48	76	1	kemudian berkembang dalam kurun	PERSON
harmonia-48	76	2	waktu yang lama cenderung untuk membentuk	PERSON
harmonia-48	76	3	bentuk komposisi	PERSON
harmonia-48	76	4	lebih kompleks dan mengalami	PERSON
harmonia-48	76	5	akulturasi antar	PERSON
harmonia-48	76	6	sesamanya	LOC
harmonia-48	77	1	akulturasi yang	PERSON
harmonia-48	77	2	lokal dan berpengaruh	PERSON
harmonia-48	77	3	dari kebudayaan	PERSON
harmonia-48	77	4	arab	NORP
harmonia-48	77	5	serta proses yang panjang	PERSON
harmonia-48	77	6	maka	ORG
harmonia-48	77	7	musik rebana	PERSON
harmonia-48	78	1	terbentuknya	GPE
harmonia-48	78	2	oleh dua hal pokok yaitu	ORG
harmonia-48	78	3	1	CARDINAL
harmonia-48	78	4	karena mempunyai	PERSON
harmonia-48	78	5	musikal yang sama	PERSON
harmonia-48	78	6	terutama adanya	ORG
harmonia-48	78	7	2	CARDINAL
harmonia-48	78	8	syair ke-islaman yang sama	PERSON
harmonia-48	79	1	musik rebana mempunyai	PERSON
harmonia-48	79	2	bentuk penyajian dengan bentuk	PERSON
harmonia-48	79	3	yang lebih besar dan mempunyai aspek	PERSON
harmonia-48	79	4	menghibur yang lebih baik	PERSON
harmonia-48	79	5	tetapi elemenelemen	GPE
harmonia-48	79	6	musik islamnya masih ada	PERSON
harmonia-48	79	7	musik rebana mulai berkembang di pantura	ORG
harmonia-48	80	1	jawa	ORG
harmonia-48	80	2	termasuk semarang dan sekitarnya sekitar abad	PERSON
harmonia-48	80	3	sampai sekarang	PERSON
harmonia-48	81	1	terjadinya musik reban	PERSON
harmonia-48	81	2	adalah akibat karena perkembangan zaman	PERSON
harmonia-48	81	3	musik bercirikan islami yang harus merubah din karena	PERSON
harmonia-48	82	1	situasi yang baru untuk	PERSON
harmonia-48	82	2	kebutuhan yang baru	PERSON
harmonia-48	82	3	situasi yang baru tersebut tak lain adalah nilai-nilai	PERSON
harmonia-48	82	4	hiburannya	GPE
harmonia-48	82	5	selain nilai	ORG
harmonia-48	82	6	ke-islamannya	PERSON
harmonia-48	82	7	bisa dihindari adalah suatu	ORG
harmonia-48	82	8	masyarakat akan nilai-nilai hiburan	ORG
harmonia-48	82	9	yang diharapkan dari sebuah	PERSON
harmonia-48	82	10	seni pertunjukan	PERSON
harmonia-48	82	11	saja melalui	PERSON
harmonia-48	82	12	akulturasi yang sangat	PERSON
harmonia-48	82	13	1932	DATE
harmonia-48	82	14	bahwa	PERSON
harmonia-48	82	15	sebagai implikasi dari pernyataan	ORG
harmonia-48	82	16	itu	PERSON
harmonia-48	82	17	menekankan suatu proses	PERSON
harmonia-48	82	18	yang terjadi pada tingkat	PERSON
harmonia-48	82	19	karenanya suatu proses	PERSON
harmonia-48	82	20	adaptasi terhadap kondisi kehidupan	PERSON
harmonia-48	82	21	itulah yang disebut akulturasi	PERSON
harmonia-48	83	1	demikian	NORP
harmonia-48	83	2	pula yang terjadi pada terbentuknya	PERSON
harmonia-48	83	3	musik rebana adalah suatu proses	ORG
harmonia-48	83	4	yang panjang dengan kurun	PERSON
harmonia-48	83	5	waktu yang lama	PERSON
harmonia-48	84	1	saat ini perkembangan	PERSON
harmonia-48	84	2	musik sedemikian maju	PERSON
harmonia-48	84	3	musik barat tak terbendung masuk ke	PERSON
harmonia-48	84	4	indonesia	GPE
harmonia-48	84	5	dengan jenis musik hiburan yang	PERSON
harmonia-48	84	6	dengan peralatan	PERSON
harmonia-48	84	7	dan bentuk penyajian yang menarik	PERSON
harmonia-48	84	8	musik pop	ORG
harmonia-48	84	9	keroncong bahkan	PERSON
harmonia-48	84	10	campursari dan sebagainya	PERSON
harmonia-48	84	11	maka musik rebana dianggap	PERSON
harmonia-48	84	12	sebagai musik bercirikan	PERSON
harmonia-48	84	13	islam	NORP
harmonia-48	84	14	yang ketinggalan zaman	PERSON
harmonia-48	84	15	sehingga dianggap	PERSON
harmonia-48	84	16	kurang representatif	PERSON
harmonia-48	84	17	kuno dan tidak diminati	PERSON
harmonia-48	85	1	dengan keadaan	PERSON
harmonia-48	85	2	yang demikian	PERSON
harmonia-48	85	3	musik rebana	PERSON
harmonia-48	85	4	perubahan diri	PERSON
harmonia-48	85	5	atau sebuah evolusi kecil dalam hal komposisinya	PERSON
harmonia-48	85	6	sehingga la	PERSON
harmonia-48	85	7	proses akulturasi	ORG
harmonia-48	85	8	yaitu membuat suatu	ORG
harmonia-48	85	9	dirinya dengan membuat	PERSON
harmonia-48	85	10	dengan mengambil	PERSON
harmonia-48	85	11	hal-hal yang baru	PERSON
harmonia-48	86	1	selanjutnya musik rebana	PERSON
harmonia-48	86	2	mengambil	ORG
harmonia-48	86	3	musik barat	PERSON
harmonia-48	86	4	terutama peralatan	PERSON
harmonia-48	86	5	bentuk penyajian	PERSON
harmonia-48	86	6	syair dan meninggalkan	PERSON
harmonia-48	86	7	sebagian	NORP
harmonia-48	86	8	musik rebananya	PERSON
harmonia-48	86	9	tetapi tetap mempertahankan ciri islamnya	PERSON
harmonia-48	86	10	maka terbentuklah	PERSON
harmonia-48	86	11	musik kasidah	PERSON
harmonia-48	86	12	di kota semarang	PERSON
harmonia-48	87	1	musik kasidah	PERSON
harmonia-48	87	2	sebagai musik yang	PERSON
harmonia-48	87	3	dari musik rebana	PERSON
harmonia-48	87	4	tetapi berasal dari musik rebana yang mengalami	PERSON
harmonia-48	87	5	proses dekulturasi	PERSON
harmonia-48	87	6	di suatu sisi	PERSON
harmonia-48	87	7	ia	GPE
harmonia-48	87	8	kehilangan nilai-nilai	ORG
harmonia-48	87	9	pada sisi lain	PERSON
harmonia-48	87	10	ia	GPE
harmonia-48	87	11	mempunyai nilai hiburan	ORG
harmonia-48	87	12	yang lebih menarik dari pada musik rebananya	PERSON
harmonia-48	88	1	kehilangan	GPE
harmonia-48	88	2	karena dalam musik kasidah	PERSON
harmonia-48	88	3	syair yang ia	PERSON
harmonia-48	88	4	dapat dalam bahasa	PERSON
harmonia-48	88	5	arab	NORP
harmonia-48	88	6	bahasa	GPE
harmonia-48	88	7	indonesia	GPE
harmonia-48	88	8	dan bahasa daerah	PERSON
harmonia-48	88	9	pada rebana	PERSON
harmonia-48	88	10	syair yang digunakan hanya dalam	PERSON
harmonia-48	88	11	bahasa arab	NORP
harmonia-48	88	12	itu bentuk penyajian	PERSON
harmonia-48	88	13	cara menyanyi	PERSON
harmonia-48	88	14	kostum	GPE
harmonia-48	88	15	dan sebagainya	PERSON
harmonia-48	88	16	lebih bernilai hiburan	GPE
harmonia-48	88	17	walaupun tema-tema	ORG
harmonia-48	88	18	tetap dalam koridor keislaman	PERSON
harmonia-48	89	1	mengenai peralatan terjadi perubahan yang besar dengan meninggalkan	PERSON
harmonia-48	89	2	peralatan-peralatan	GPE
harmonia-48	89	3	yang dianggap sangat tradisional	PERSON
harmonia-48	89	4	seperti	ORG
harmonia-48	89	5	bas rebana	PERSON
harmonia-48	89	6	yang diganti dengan bas listrik dan	PERSON
harmonia-48	90	1	gagasan penulis yang memperkirakan bahwa musik kasidah	PERSON
harmonia-48	90	2	secara umum maupun yang ada di kota	PERSON
harmonia-48	90	3	semarang	GPE
harmonia-48	90	4	dari musik rebana	PERSON
harmonia-48	90	5	yang mengalami	PERSON
harmonia-48	90	6	proses dekulturasi	PERSON
harmonia-48	90	7	dan musik rebana	PERSON
harmonia-48	90	8	itu sendiri berasal dari jenis-jenis musik	PERSON
harmonia-48	90	9	islam yang ada	PERSON
harmonia-48	90	10	sebelumnya	GPE
harmonia-48	90	11	sesuai dengan yang	PERSON
harmonia-48	90	12	oleh peneliti	GPE
harmonia-48	90	13	barat helene bouvier	PERSON
harmonia-48	90	14	2002	DATE
harmonia-48	90	15	dalam disertainya yang berjudul	PERSON
harmonia-48	90	16	lebur	ORG
harmonia-48	90	17	seni musik dan pertunjukan dalam masyarakat madura	PERSON
harmonia-48	91	1	meneliti seni pertunjukan pada masyarakat madura	PERSON
harmonia-48	91	2	salah satunya	ORG
harmonia-48	91	3	adalah seni pertunjukan yang bercirikan	PERSON
harmonia-48	91	4	islam	NORP
harmonia-48	91	5	dalam tulisannya	PERSON
harmonia-48	91	6	bahwa landasan dari semua jenis musik	PERSON
harmonia-48	91	7	islam adalah kasidah	PERSON
harmonia-48	91	8	yang	GPE
harmonia-48	91	9	merupakan	GPE
harmonia-48	91	10	pujipujian	NORP
harmonia-48	91	11	swt dan nabi-nya	PERSON
harmonia-48	91	12	bahasa arab	NORP
harmonia-48	91	13	nyanyian	NORP
harmonia-48	91	14	islam	NORP
harmonia-48	91	15	dapat ditentukan berdasarkan	ORG
harmonia-48	91	16	penggunaan qasidah	PERSON
harmonia-48	91	17	apakah qasidah ini diiringi musik apa tidak	PERSON
harmonia-48	91	18	apakah ditarikan apa tidak	PERSON
harmonia-48	91	19	serta apakah tercampur di dalam bahasa	PERSON
harmonia-48	91	20	indonesia	GPE
harmonia-48	91	21	atau madura	PERSON
harmonia-48	91	22	hasilnya sebagai berikut	ORG
harmonia-48	91	23	1	CARDINAL
harmonia-48	91	24	adalah doa dan ayat al quran yang	PERSON
harmonia-48	91	25	atau diucapkan	PERSON
harmonia-48	92	1	secara lisan berselang-seling dengan kasidah	PERSON
harmonia-48	92	2	yang dinyanyikan tanpa koreografi	PERSON
harmonia-48	92	3	dan musik	PERSON
harmonia-48	92	4	2	CARDINAL
harmonia-48	92	5	samman	GPE
harmonia-48	92	6	adalah ayat al quran dan qasidah yang kadang-kadang diiringi musik dan disertai koreografi sederhana berupa lingkaran	PERSON
harmonia-48	92	7	dalam bahasa madura	PERSON
harmonia-48	92	8	kadang-kadang di tengah	ORG
harmonia-48	92	9	bahasa arab	NORP
harmonia-48	92	10	3	CARDINAL
harmonia-48	92	11	dan koreografi yang besar	PERSON
harmonia-48	92	12	kadang-kadang	NORP
harmonia-48	92	13	di desa	ORG
harmonia-48	92	14	dalam bahasa madura	PERSON
harmonia-48	92	15	4	CARDINAL
harmonia-48	92	16	dan lagu bertemakan	PERSON
harmonia-48	92	17	dalam bahasa	PERSON
harmonia-48	92	18	indonesia	GPE
harmonia-48	93	1	atau madura	PERSON
harmonia-48	93	2	tanpa koreografi	PERSON
harmonia-48	93	3	5	CARDINAL
harmonia-48	93	4	gambus	ORG
harmonia-48	93	5	diiringi musik dan ditarikan dengan nyanyian	PERSON
harmonia-48	93	6	cinta dalam bahasa	PERSON
harmonia-48	93	7	indonesia atau	GPE
harmonia-48	94	1	madura	PERSON
harmonia-48	94	2	bouvier	ORG
harmonia-48	95	1	2002	DATE
harmonia-48	95	2	210	CARDINAL
harmonia-48	96	1	bouvier	PERSON
harmonia-48	96	2	2002	DATE
harmonia-48	96	3	yang dilakukan pada masyarakat madura tentang musik yang	PERSON
harmonia-48	96	4	islam adalah sama dengan musik-musik	PERSON
harmonia-48	96	5	islam yang ada di kota	PERSON
harmonia-48	96	6	semarang	GPE
harmonia-48	96	7	dan di sekitar kota	PERSON
harmonia-48	96	8	semarang	GPE
harmonia-48	96	9	yang kesemuanya	PERSON
harmonia-48	96	10	sebagai musik kasidah	PERSON
harmonia-48	96	11	sebagai lagu	ORG
harmonia-48	96	12	baik yang	PERSON
harmonia-48	96	13	maupun yang tidak	PERSON
harmonia-48	96	14	dan saat ini bermuara sebagai	PERSON
harmonia-48	96	15	komposisi musik qasidah yang di kota	PERSON
harmonia-48	96	16	sebagai musik kasidah	PERSON
harmonia-48	97	1	akulturasi pada perubahan budaya musik dalam musik kasidah	PERSON
harmonia-48	97	2	terjadi pada banyak hal	PERSON
harmonia-48	97	3	baik menerima	ORG
harmonia-48	97	4	musik barat maupun	PERSON
harmonia-48	97	5	arab	NORP
harmonia-48	97	6	menerima budaya	LOC
harmonia-48	97	7	lokal	ORG
harmonia-48	97	8	maupun pengurangan nilainilai	ORG
harmonia-48	97	9	sakral islami	ORG
harmonia-48	97	10	baik pada bentuk komposisinya maupun bentuk penyajiannya	PERSON
harmonia-48	98	1	bila meminjam konsep	ORG
harmonia-48	98	2	dari margaret kartomi	PERSON
harmonia-48	98	3	2000	DATE
harmonia-48	98	4	tentang pertemuan kebudayaan	ORG
harmonia-48	98	5	yang	GPE
harmonia-48	98	6	dalam artikelnya berjudul	PERSON
harmonia-48	98	7	bahwa proses-proses	PERSON
harmonia-48	98	8	kebudayan dapat terjadi dalam enam bentuk	PERSON
harmonia-48	98	9	yaitu	GPE
harmonia-48	98	10	1	CARDINAL
harmonia-48	98	11	2	CARDINAL
harmonia-48	98	12	khusus musik	PERSON
harmonia-48	98	13	3	CARDINAL
harmonia-48	98	14	musik yang hidup	PERSON
harmonia-48	98	15	music),kebangkitan	GPE
harmonia-48	98	16	musik lokal	PERSON
harmonia-48	98	17	musik	PERSON
harmonia-48	98	18	6	CARDINAL
harmonia-48	98	19	pemiskinan musik	PERSON
harmonia-48	98	20	nakagawa	ORG
harmonia-48	98	21	2000	DATE
harmonia-48	98	22	18	CARDINAL
harmonia-48	99	1	demikian	NORP
harmonia-48	99	2	yang terjadi pada musik kasidah	PERSON
harmonia-48	99	3	di kota	PERSON
harmonia-48	99	4	semarang	GPE
harmonia-48	99	5	dan proses perubahannya dari musik rebana	PERSON
harmonia-48	99	6	walaupun saat ini kedua-duanya	PERSON
harmonia-48	99	7	tetap ada	PERSON
harmonia-48	99	8	dan tetap diminati para	PERSON
harmonia-48	100	1	simpulan	PERSON
harmonia-48	100	2	hasil penelitian	PERSON
harmonia-48	100	3	dan pembahasan dapat disimpulkan	PERSON
harmonia-48	100	4	bahwa dekulturasi adalah proses	PERSON
harmonia-48	100	5	perubahan kebudayaan musik yang terjadi pada musik	PERSON
harmonia-48	100	6	indonesia	GPE
harmonia-48	101	1	dekulturasi itu sendiri adalah	PERSON
harmonia-48	101	2	akulturasi	GPE
harmonia-48	101	3	proses tersebut ternyata sama dengan apa yang terjadi pada perubahan kebudayaan musik rebana	PERSON
harmonia-48	101	4	yang membentuk musik kasidah	PERSON
harmonia-48	101	5	di semarang	PERSON
harmonia-48	101	6	tersebut terjadi pada aspek	PERSON
harmonia-48	101	7	komposisi musiknya	GPE
harmonia-48	101	8	bentuk penyajiannya sampai pada aspek	ORG
harmonia-48	101	9	pada masyarakat pendukungnya	PERSON
harmonia-48	102	1	daftar pustaka alfian	PERSON
harmonia-48	102	2	ibrahim	PERSON
harmonia-48	103	1	dalam merekonstruksi suatu	PERSON
harmonia-48	103	2	seni pertunjukan	PERSON
harmonia-48	103	3	indonesia	GPE
harmonia-48	103	4	3 4 juli 2002	DATE
harmonia-48	103	5	di stsi surakarta	PERSON
harmonia-48	104	1	surakarta	PERSON
harmonia-48	105	1	stsi	GPE
harmonia-48	105	2	2002	DATE
harmonia-48	106	1	al-sukohardi	PERSON
harmonia-48	107	1	musik umum	PERSON
harmonia-48	108	1	yogyakarta	GPE
harmonia-48	109	1	pusat musik litargi	PERSON
harmonia-48	109	2	1978	DATE
harmonia-48	110	1	arikunto	GPE
harmonia-48	110	2	suharsimi	NORP
harmonia-48	111	1	prosedur penelitian	WORK_OF_ART
harmonia-48	111	2	suatu pendekatan praktek	ORG
harmonia-48	112	1	jakarta	GPE
harmonia-48	112	2	1991	DATE
harmonia-48	113	1	bandem	PERSON
harmonia-48	114	1	etnomusikologi penyelamat	ORG
harmonia-48	114	2	musik dania" dalam selonding	PERSON
harmonia-48	114	3	1	CARDINAL
harmonia-48	115	1	yogyakarta	GPE
harmonia-48	116	1	masyarakat etnomusikologi	PERSON
harmonia-48	116	2	indonesia	GPE
harmonia-48	116	3	2001	DATE
harmonia-48	117	1	banue	PERSON
harmonia-48	118	1	kamus isidah musik	PERSON
harmonia-48	119	1	jakarta	GPE
harmonia-48	119	2	cv	ORG
harmonia-48	120	1	1995	DATE
harmonia-48	121	1	berkhofer	PERSON
harmonia-48	121	2	robert jr. a.	PERSON
harmonia-48	122	1	new york	GPE
harmonia-48	122	2	1969	DATE
harmonia-48	123	1	bouvier	ORG
harmonia-48	123	2	helene	PERSON
harmonia-48	124	1	seni musik dan pertunjukan dalam masyarukat madura	PERSON
harmonia-48	124	2	rahayu s. hidayat	PERSON
harmonia-48	124	3	dan jean coauteau	PERSON
harmonia-48	125	1	jakarta	GPE
harmonia-48	126	1	yayasan obor	GPE
harmonia-48	126	2	indonesia	GPE
harmonia-48	126	3	2002	DATE
harmonia-48	127	1	brandon r. james	PERSON
harmonia-48	128	1	jejak-.iejak seni pertunjukan di asia	PERSON
harmonia-48	129	1	bandung	PERSON
harmonia-48	129	2	p4st	NORP
harmonia-48	129	3	upi	ORG
harmonia-48	129	4	2003	DATE
harmonia-48	130	1	pendidikan dan kebudayaan	PERSON
harmonia-48	131	1	deskripsi kesenian kentrung	PERSON
harmonia-48	132	1	semarang	GPE
harmonia-48	133	1	pembinaan kesenian propinsi jawa tengah	PERSON
harmonia-48	133	2	1997	DATE
harmonia-48	135	1	sejarah musik	PERSON
harmonia-48	135	2	l yogyakarta	PERSON
harmonia-48	135	3	pusat musik liturgi	PERSON
harmonia-48	135	4	1991	DATE
harmonia-48	136	1	handayani puthot tunggal	ORG
harmonia-48	137	1	kamus lengkap	PERSON
harmonia-48	137	2	indonesia	GPE
harmonia-48	137	3	surabaya	GPE
harmonia-48	137	4	giri utama	PERSON
harmonia-48	138	1	2002	DATE
harmonia-48	138	2	haviland	GPE
harmonia-48	138	3	a. william	PERSON
harmonia-48	139	1	antropologi	PERSON
harmonia-48	139	2	1	CARDINAL
harmonia-48	139	3	r. g. soekardijo	PERSON
harmonia-48	140	1	surakarta	PERSON
harmonia-48	141	1	1985	DATE
harmonia-48	142	1	holt	PERSON
harmonia-48	143	1	claire	PERSON
harmonia-48	144	1	melacak jejak	PERSON
harmonia-48	144	2	seni di	GPE
harmonia-48	144	3	indonesia	GPE
harmonia-48	144	4	indonesia	GPE
harmonia-48	145	1	bandung	PERSON
harmonia-48	146	1	masyarakat seni pertunjukan	PERSON
harmonia-48	146	2	indonesia	GPE
harmonia-48	146	3	2000	DATE
harmonia-48	147	1	kaplan	PERSON
harmonia-48	147	2	david.	PERSON
harmonia-48	148	1	teori budaya	PERSON
harmonia-48	148	2	landung simatupang	PERSON
harmonia-48	149	1	yogyakarta	GPE
harmonia-48	149	2	pustaka pelajar	ORG
harmonia-48	149	3	2002	DATE
harmonia-48	150	1	kodiran	PERSON
harmonia-48	150	2	akulturasi sebagai	ORG
harmonia-48	150	3	dalam humaniora	PERSON
harmonia-48	150	4	8 tahun	CARDINAL
harmonia-48	150	5	1988	DATE
harmonia-48	151	1	yogyakarta	GPE
harmonia-48	151	2	dan psi	PERSON
harmonia-48	151	3	fakultas sastra ugm, 1988	ORG
harmonia-48	152	1	koentjaraningrat.	ORG
harmonia-48	153	1	sejarah teori antropologi 1.	ORG
harmonia-48	154	1	jakarta	GPE
harmonia-48	154	2	universitas indonesia press	ORG
harmonia-48	154	3	1987	DATE
harmonia-48	155	1	mack dieter	PERSON
harmonia-48	156	1	sejarah musik	PERSON
harmonia-48	157	1	4	CARDINAL
harmonia-48	157	2	yogyakarta	GPE
harmonia-48	158	1	pusat musik liturgi	PERSON
harmonia-48	158	2	1995	DATE
harmonia-48	159	1	liturgi	PERSON
harmonia-48	160	1	1995	DATE
harmonia-48	160	2	p. alan	PERSON
harmonia-48	162	1	north western university press	ORG
harmonia-48	162	2	1964	DATE
harmonia-48	162	3	moleong j. lexi	PERSON
harmonia-48	163	1	metodologi penelitian kualitatif	PERSON
harmonia-48	164	1	yogyakarta	GPE
harmonia-48	164	2	2000	DATE
harmonia-48	165	1	nakagawa	ORG
harmonia-48	166	1	musik dan kosmos	PERSON
harmonia-48	166	2	etnomusikologi	GPE
harmonia-48	167	1	jakarta	GPE
harmonia-48	167	2	indonesia	GPE
harmonia-48	167	3	2000	DATE
harmonia-48	168	1	purwanto	ORG
harmonia-48	168	2	hari	PERSON
harmonia-48	169	1	kebudayaan dan lingkungan	PERSON
harmonia-48	169	2	dalam yogyakarta	PERSON
harmonia-48	169	3	pustaka pelajar	ORG
harmonia-48	169	4	2000	DATE
harmonia-48	170	1	sedyawati	ORG
harmonia-48	170	2	edy	PERSON
harmonia-48	171	1	pertumbuhan seni pertunjukan	PERSON
harmonia-48	171	2	jakarta	GPE
harmonia-48	171	3	penerbit sinar harapan	ORG
harmonia-48	171	4	1976	DATE
harmonia-48	172	1	sinaga syahrul	PERSON
harmonia-48	173	1	kesenian rebana di pantura jawa tengah	ORG
harmonia-48	174	1	sebuah kajian musikologis	ORG
harmonia-48	174	2	tesis	ORG
harmonia-48	174	3	untuk mencapai	ORG
harmonia-48	174	4	derajat s-2 pada program	PERSON
harmonia-48	174	5	pengkajian seni pertunjukan dan seni rupa	PERSON
harmonia-48	174	6	pascasarjana ugm.	PERSON
harmonia-48	174	7	yogyakarta	GPE
harmonia-48	174	8	2002	DATE
harmonia-48	175	1	r. m. seni	PERSON
harmonia-48	175	2	indonesia di era	GPE
harmonia-48	175	3	globalisasi	GPE
harmonia-48	176	1	yogyakarta	GPE
harmonia-48	177	1	mada university press	ORG
harmonia-48	177	2	2002	DATE
harmonia-48	196	1	metodologi penelitian	PERSON
harmonia-48	196	2	seni pertunjukan dan seni rupa	PERSON
harmonia-48	197	1	bandung	PERSON
harmonia-48	198	1	masyarakat seni pertunjukan inodenesia	PERSON
harmonia-48	198	2	2001	DATE
harmonia-48	212	1	seni pertunjukan :	PERSON
harmonia-48	212	2	dari perspektif politik	PERSON
harmonia-48	212	3	dan ekonomi	PERSON
harmonia-48	213	1	yogyakarta	GPE
harmonia-48	214	1	mada university press	ORG
harmonia-48	214	2	2003	DATE
harmonia-48	215	1	soejono	GPE
harmonia-48	216	1	imperatif	GPE
harmonia-48	217	1	jakarta	GPE
harmonia-48	217	2	cv	ORG
harmonia-48	217	3	1986	DATE
harmonia-48	217	4	atik.	PERSON
harmonia-48	218	1	rebana	ORG
harmonia-48	218	2	dan biang	PERSON
harmonia-48	219	1	jakarta	GPE
harmonia-48	220	1	dias kebudavaan dki	PERSON
harmonia-48	220	2	1992	DATE
harmonia-48	221	1	supanggah	PERSON
harmonia-48	221	2	rahayu	PERSON
harmonia-48	222	1	etnomusikologi	PERSON
harmonia-48	223	1	yogyakarta	GPE
harmonia-48	223	2	yayasan benteng budaya	PERSON
harmonia-48	223	3	1995	DATE
harmonia-48	224	1	zoest	ORG
harmonia-48	225	1	terjemahan ani sukowati	PERSON
harmonia-48	226	1	jakarta	GPE
