id	sid	eid	entity	type
harmonia-49	1	1	microsoft	ORG
harmonia-49	1	2	harmonia vol x	PERSON
harmonia-49	1	3	dalam cakepan	PERSON
harmonia-49	1	4	tembang	GPE
harmonia-49	1	5	jawa s.	PERSON
harmonia-49	4	1	four	CARDINAL
harmonia-49	6	1	two	CARDINAL
harmonia-49	8	1	maupun tembang dolanan	ORG
harmonia-49	9	1	ekspresif	ORG
harmonia-49	9	2	cakepan	GPE
harmonia-49	9	3	tembang jawa	PERSON
harmonia-49	9	4	bahasa	ORG
harmonia-49	9	5	dapat membantu manusia dalam berpikir	PERSON
harmonia-49	9	6	secara teratur	PERSON
harmonia-49	10	1	dan mengomunikasikannya kepada orang lain	PERSON
harmonia-49	11	1	melalui bahasa	PERSON
harmonia-49	11	2	orang dapat	PERSON
harmonia-49	11	3	mengekspresikan	GPE
harmonia-49	11	4	sikap dan perasaan	PERSON
harmonia-49	12	1	seseorang yang berbakat dalam hal sastra	PERSON
harmonia-49	12	2	mengekspresikan	NORP
harmonia-49	12	3	atau karya sastra lainya	PERSON
harmonia-49	13	1	apa yang dilakukan pada	PERSON
harmonia-49	13	2	menggunakan media bahasa	ORG
harmonia-49	14	1	dengan bahasa	PERSON
harmonia-49	14	2	manusia hidup dalam dunia	PERSON
harmonia-49	14	3	dan dunia	PERSON
harmonia-49	15	1	dengan berorientasi kepada	PERSON
harmonia-49	15	2	manusia simbolik	PERSON
harmonia-49	16	1	jacobson	PERSON
harmonia-49	16	2	dalam tarigan 1987:11	ORG
harmonia-49	16	3	membeberkan bahasa sebagai	ORG
harmonia-49	16	4	yaitu memusatkan	PERSON
harmonia-49	16	5	pada keadaan	PERSON
harmonia-49	16	6	seorang pembicara	PERSON
harmonia-49	16	7	dan serta	PERSON
harmonia-49	16	8	yaitu memusatkan	GPE
harmonia-49	16	9	pada bagaimana cara suatu pesan disandikan	PERSON
harmonia-49	17	1	komunikasi di dalam pemakaian bahasa	PERSON
harmonia-49	17	2	akan	ORG
harmonia-49	17	3	dijumpai cara-cara	PERSON
harmonia-49	17	4	yang dipakai oleh pembicara atau penulis untuk melahirkan	PERSON
harmonia-49	19	1	hal ini dapat	PERSON
harmonia-49	19	2	memberikan suatu nilai dalam kehidupan sehingga membawa	ORG
harmonia-49	19	3	adanya rasa batin yang puas dan senang	PERSON
harmonia-49	20	1	menurut russel	ORG
harmonia-49	20	2	dalam suriasumantri	PERSON
harmonia-49	20	3	1999:174	CARDINAL
harmonia-49	20	4	dunia tanpa	ORG
harmonia-49	20	5	dan kemesraan adalah	PERSON
harmonia-49	20	6	dunia tanpa nilai	ORG
harmonia-49	21	1	cara mengungkapkan bahasa	PERSON
harmonia-49	21	2	ada beberapa macam salah satunya	PERSON
harmonia-49	21	3	melalui gaya bahasa	PERSON
harmonia-49	22	1	gaya bahasa	PERSON
harmonia-49	22	2	yaitu cara mengungkapkan pikiran melaui	PERSON
harmonia-49	22	3	bahasa	ORG
harmonia-49	22	4	secara khas yang memperlihatkan	ORG
harmonia-49	22	5	dan kepribadian penulis atau	PERSON
harmonia-49	22	6	bahasa (keraf	ORG
harmonia-49	23	1	salah satu gaya bahasa	PERSON
harmonia-49	23	2	yang	GPE
harmonia-49	23	3	ketidaklangsungan	PERSON
harmonia-49	23	4	adalah metafora	PERSON
harmonia-49	24	1	metafora bukan hanya dapat menambah kekuatan	PERSON
harmonia-49	24	2	pada suatu ungkapan kebahasaan	PERSON
harmonia-49	24	3	melainkan juga sebagai	PERSON
harmonia-49	24	4	lukisan yang berdasarkan	PERSON
harmonia-49	24	5	persamaan atau perbandingan	PERSON
harmonia-49	25	1	yang dapat membantu seseorang dalam melukiskan	PERSON
harmonia-49	25	2	yang sesungguhnya dengan gagasan-gagasan abstrak	PERSON
harmonia-49	26	1	dalam karya sastra	PERSON
harmonia-49	26	2	jawa seperti	PERSON
harmonia-49	26	3	mahabharata	GPE
harmonia-49	26	4	ramayana	NORP
harmonia-49	26	5	wedhatama	ORG
harmonia-49	26	6	tripama	ORG
harmonia-49	26	7	centhini	ORG
harmonia-49	26	8	babad tanah jawi banyak dijumpai	PERSON
harmonia-49	27	1	metafora	GPE
harmonia-49	28	1	merupakan karya sastra	ORG
harmonia-49	28	2	bahasa	ORG
harmonia-49	28	3	jawa berbentuk puisi yang tercermin	PERSON
harmonia-49	28	4	hakikat sesungguhnya	PERSON
harmonia-49	28	5	dari puisi	PERSON
harmonia-49	28	6	bahasa yang dimaksudkan	ORG
harmonia-49	28	7	oleh penciptanya untuk menimbulkan daya magis	PERSON
harmonia-49	28	8	atau kekuatan gaib	PERSON
harmonia-49	29	1	selain	PERSON
harmonia-49	29	2	bentuk-bentuk karya sastera	ORG
harmonia-49	29	3	lainnya yakni:	GPE
harmonia-49	30	1	syair	ORG
harmonia-49	30	2	parikan	GPE
harmonia-49	30	3	wangsalan	ORG
harmonia-49	30	4	puisi jawa	PERSON
harmonia-49	30	5	dan tembang jawa	PERSON
harmonia-49	31	1	karya puisi khususnya tembang	PERSON
harmonia-49	31	2	dapat menggunakan metafora	PERSON
harmonia-49	31	3	dan keefektifan	PERSON
harmonia-49	32	1	dalam karya	PERSON
harmonia-49	32	2	atau tembang yang didasarkan atas keserupaan	PERSON
harmonia-49	32	3	dan perseptual penyairnya terhadap	ORG
harmonia-49	32	4	dunia sekitarnya	GPE
harmonia-49	33	1	subroto	PERSON
harmonia-49	33	2	1989	DATE
harmonia-49	33	3	berpendapat bahwa wajar	PERSON
harmonia-49	33	4	saja jika puisi	PERSON
harmonia-49	33	5	atau tembang kaya akan ungkapan-ungkapan	PERSON
harmonia-49	33	6	karena	GPE
harmonia-49	33	7	dunia	GPE
harmonia-49	33	8	telah dialihkan ke	PERSON
harmonia-49	33	9	dunia	GPE
harmonia-49	33	10	imajinasi	GPE
harmonia-49	33	11	di dalam karya puisi termasuk tembang	PERSON
harmonia-49	34	1	tembang memiliki kharisma	PERSON
harmonia-49	34	2	baik sebagai	ORG
harmonia-49	34	3	pendidikan maupun hiburan	ORG
harmonia-49	35	1	tembang kaitannya dengan seni pertunjukan tidak saja	PERSON
harmonia-49	35	2	oleh masyarakat jawa akan	PERSON
harmonia-49	35	3	tetapi masyarakat bali	PERSON
harmonia-49	35	4	dan sunda	PERSON
harmonia-49	36	1	tembang-tembang jawa	PERSON
harmonia-49	36	2	sekar ageng	PERSON
harmonia-49	36	3	tembang	NORP
harmonia-49	36	4	sekar tengahan	PERSON
harmonia-49	36	5	tembang	NORP
harmonia-49	36	6	sekar	PERSON
harmonia-49	36	7	tembang	NORP
harmonia-49	36	8	dan tembang dolanan menarik untuk	PERSON
harmonia-49	36	9	dikaji karena di dalamnya terkandung	PERSON
harmonia-49	36	10	atau nilai yang menurut masyarakat pendukungnya dapat dijadikan	PERSON
harmonia-49	36	11	dalam	ORG
harmonia-49	36	12	menjalankan	GPE
harmonia-49	36	13	kehidupan	GPE
harmonia-49	37	1	pemakaian bahasa dalam cakepan	PERSON
harmonia-49	37	2	tembang banyak menggunakan	PERSON
harmonia-49	37	3	seperti aliterasi	PERSON
harmonia-49	37	4	dan asonansi sesuai dengan	PERSON
harmonia-49	37	5	tembang	GPE
harmonia-49	38	1	kehadiran	GPE
harmonia-49	38	2	tembang	GPE
harmonia-49	38	3	melalui cakepan	PERSON
harmonia-49	38	4	syair	ORG
harmonia-49	38	5	bahasa yang tidak mudah untuk dimengerti	PERSON
harmonia-49	39	1	karena di dalamya banyak mengandung	PERSON
harmonia-49	40	1	sehubungan dengan masalah tersebut	ORG
harmonia-49	40	2	di atas maka	PERSON
harmonia-49	40	3	ini akan	PERSON
harmonia-49	40	4	jenis-jenis metafora	ORG
harmonia-49	40	5	dalam beberapa tembang jawa	PERSON
harmonia-49	41	1	tujuannya	ORG
harmonia-49	41	2	adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis metafora yang terdapat	PERSON
harmonia-49	41	3	di dalamnya	PERSON
harmonia-49	42	1	ini	PERSON
harmonia-49	43	1	dan catat	PERSON
harmonia-49	44	1	sedangkan analisis	ORG
harmonia-49	44	2	tembang jawa menggunakan	PERSON
harmonia-49	45	1	dan tembang metafora	PERSON
harmonia-49	45	2	sering digunakan untuk menyatakan keekspresif	PERSON
harmonia-49	45	3	dan keefektifan pemakaian bahasa	PERSON
harmonia-49	46	1	dalam karya puisi	PERSON
harmonia-49	46	2	atau tembang metafora	PERSON
harmonia-49	46	3	atas keserupaan	PERSON
harmonia-49	46	4	dan perseptual penyairnya terhadap	ORG
harmonia-49	46	5	dunia sekitarnya	GPE
harmonia-49	47	1	subroto	PERSON
harmonia-49	47	2	1991	DATE
harmonia-49	48	1	dalam metafora	PERSON
harmonia-49	48	2	dan kemetaforaan	PERSON
harmonia-49	48	3	pada beberapa puisi	PERSON
harmonia-49	48	4	indonesia	GPE
harmonia-49	48	5	antara lain menjelaskan bahwa tipe-tipe	PERSON
harmonia-49	48	6	pada hubungan	PERSON
harmonia-49	48	7	dan wahana	PERSON
harmonia-49	49	1	serta membagi tingkat keekspresifan	PERSON
harmonia-49	49	2	dalam dua hal	PERSON
harmonia-49	49	3	ullman	PERSON
harmonia-49	49	4	1972	DATE
harmonia-49	49	5	dalam	PERSON
harmonia-49	49	6	mengetengahkan	ORG
harmonia-49	49	7	dan vehicle sebagai ciri-ciri umum untuk membentuk	ORG
harmonia-49	49	8	dasar metafora	PERSON
harmonia-49	49	9	susunan	GPE
harmonia-49	50	1	metafora relatif sederhana.	ORG
harmonia-49	51	1	terdapat dua istilah yakni yang	PERSON
harmonia-49	51	2	dan hal yang	PERSON
harmonia-49	51	3	dan wahana	PERSON
harmonia-49	52	1	ullmann	PERSON
harmonia-49	52	2	1972:218	CARDINAL
harmonia-49	52	3	metafora dengan barang yang sedang	PERSON
harmonia-49	52	4	dan diperbandingkan	PERSON
harmonia-49	53	1	ullman selanjutnya menguraikan	PERSON
harmonia-49	53	2	tentang kedua hal dengan	PERSON
harmonia-49	53	3	dan vehicle	PERSON
harmonia-49	54	1	terdapat	ORG
harmonia-49	54	2	beberapa jenis kemetaforaan	ORG
harmonia-49	54	3	antara lain	PERSON
harmonia-49	54	4	metafora kehewanan	PERSON
harmonia-49	54	5	metafora yang	PERSON
harmonia-49	54	6	karena	GPE
harmonia-49	54	7	dari yang konkret ke abstrak atau sebaliknya	PERSON
harmonia-49	54	8	dan synaestetic	PERSON
harmonia-49	54	9	metafora	NORP
harmonia-49	55	1	secara lebih	PERSON
harmonia-49	55	2	jelas jenis-jenis kemetaforaan	PERSON
harmonia-49	55	3	dari ullmann	PERSON
harmonia-49	55	4	diuraikan	GPE
harmonia-49	55	5	sebagai berikut	ORG
harmonia-49	56	1	1	CARDINAL
harmonia-49	56	2	2	CARDINAL
harmonia-49	56	3	lain dari perbandingan ini adalah	ORG
harmonia-49	56	4	dunia hewan	ORG
harmonia-49	56	5	3	CARDINAL
harmonia-49	56	6	yaitu	GPE
harmonia-49	56	7	karena	GPE
harmonia-49	56	8	dari konkret ke	PERSON
harmonia-49	56	9	abstrak atau sebaliknya ditegaskan	PERSON
harmonia-49	56	10	sebagai berikut	ORG
harmonia-49	56	11	one	CARDINAL
harmonia-49	57	1	salah satu	PERSON
harmonia-49	57	2	kecenderungan	GPE
harmonia-49	58	1	dalam metafora ini adalah dengan menerjemahkan	PERSON
harmonia-49	58	2	abstrak ke dalam pengertian yang konkret	PERSON
harmonia-49	59	1	4	CARDINAL
harmonia-49	59	2	adalah pengalihan tanggapan	PERSON
harmonia-49	59	3	one	CARDINAL
harmonia-49	59	4	tipe metafora	PERSON
harmonia-49	59	5	yang sangat umum didasarkan	PERSON
harmonia-49	59	6	pada pengalaman	PERSON
harmonia-49	59	7	pengertian satu ke pengertian yang lain	PERSON
harmonia-49	59	8	dari bunyi	PERSON
harmonia-49	59	9	ke pandangan atau penglihatan	PERSON
harmonia-49	59	10	dari rabaan	PERSON
harmonia-49	59	11	atau sentuhan ke pendengaran	PERSON
harmonia-49	59	12	dan sebagainya	PERSON
harmonia-49	60	1	tembang menurut martopangrawit	PERSON
harmonia-49	60	2	1967	DATE
harmonia-49	60	3	dalam buku	PERSON
harmonia-49	60	4	adalah vokal yang berhubungan dengan karawitan	ORG
harmonia-49	60	5	musik jawa	PERSON
harmonia-49	61	1	sindhenan	GPE
harmonia-49	61	2	bawa	GPE
harmonia-49	61	3	gerong	GPE
harmonia-49	61	4	sekar ageng	PERSON
harmonia-49	61	5	sekar tengahan	PERSON
harmonia-49	61	6	dan sekar	PERSON
harmonia-49	62	1	pengertian tembang dapat	PERSON
harmonia-49	62	2	diartikan	GPE
harmonia-49	62	3	vokal pria atau wanita yang	PERSON
harmonia-49	62	4	menyertai	GPE
harmonia-49	62	5	atau	PERSON
harmonia-49	62	6	sendiri tanpa iringan karawitan	PERSON
harmonia-49	63	1	dalam suatu sajian	PERSON
harmonia-49	64	1	adapun beberapa karya sastera	PERSON
harmonia-49	64	2	yang termasuk	PERSON
harmonia-49	64	3	tembang	GPE
harmonia-49	64	4	antara lain	PERSON
harmonia-49	64	5	sekar ageng	PERSON
harmonia-49	64	6	sekar tengahan	PERSON
harmonia-49	64	7	sekar	PERSON
harmonia-49	64	8	dan tembang dolanan	PERSON
harmonia-49	65	1	jenis-jenis metafora	ORG
harmonia-49	65	2	dalam tembang jawa metafora	PERSON
harmonia-49	65	3	merupakan	GPE
harmonia-49	65	4	bahasa yang efektif	PERSON
harmonia-49	65	5	dan berdaya	PERSON
harmonia-49	66	1	hal demikian banyak dijumpai pada pemakaian	PERSON
harmonia-49	66	2	bahasa kreatif	PERSON
harmonia-49	66	3	tembang atau puisi	PERSON
harmonia-49	67	1	keekspresifan metafora	PERSON
harmonia-49	67	2	atas keserupaan	PERSON
harmonia-49	67	3	atau perseptual penyair	ORG
harmonia-49	67	4	dunia sekitarnya	ORG
harmonia-49	68	1	oleh sebab itu suatu tembang	PERSON
harmonia-49	68	2	wajar	ORG
harmonia-49	68	3	bila di dalamnya kaya akan ungkapan-ungkapan metaforis	PERSON
harmonia-49	69	1	berikut	GPE
harmonia-49	69	2	ini jenis-jenis metafora	PERSON
harmonia-49	69	3	dalam beberapa tembang jawa yang dimaksud	PERSON
harmonia-49	70	1	metafora	PERSON
harmonia-49	70	2	metafora	PERSON
harmonia-49	70	3	atau antropomorfis	PERSON
harmonia-49	70	4	lebih banyak berbicara tentang sesuatu	ORG
harmonia-49	70	5	yang banyak berhubungan dengan masalah kehidupan manusia	PERSON
harmonia-49	71	1	hal-hal yang	PERSON
harmonia-49	71	2	berkaitan dengan makhluk hidup yang	PERSON
harmonia-49	72	1	bagian yang lebih besar dari	PERSON
harmonia-49	72	2	pada objek-objek	PERSON
harmonia-49	72	3	benda	ORG
harmonia-49	72	4	mati yang diambil dengan jalan memindahkan dari tubuh manusia	PERSON
harmonia-49	72	5	dan bagian-bagiannya	PERSON
harmonia-49	72	6	serta dari perasaan	PERSON
harmonia-49	72	7	dan nafsunya	PERSON
harmonia-49	73	1	berikut	GPE
harmonia-49	73	2	ini metafora	PERSON
harmonia-49	73	3	yang terdapat	PERSON
harmonia-49	73	4	dalam sekar ageng candra asmara	PERSON
harmonia-49	74	1	dhuh nyawa dene tan asung pisungsung	PERSON
harmonia-49	74	2	sangsangan	GPE
harmonia-49	74	3	sari sarireng sru marlupa lir pepes bayu ngong tapis	PERSON
harmonia-49	74	4	sukma yang tidak memberi	PERSON
harmonia-49	74	5	kalung bunga	PERSON
harmonia-49	74	6	sekali bagaikan luluh semua	PERSON
harmonia-49	74	7	nyawa pada contoh tembang di atas	PERSON
harmonia-49	74	8	dimiliki	ORG
harmonia-49	74	9	oleh manusia	PERSON
harmonia-49	74	10	dan makhluk hidup lain yang dianggap	PERSON
harmonia-49	74	11	sesuatu	ORG
harmonia-49	74	12	seperti	ORG
harmonia-49	74	13	memberi ketenangan	PERSON
harmonia-49	74	14	meminta perhatian	GPE
harmonia-49	74	15	dan memutuskan	PERSON
harmonia-49	75	1	perbuatan	GPE
harmonia-49	75	2	demikian dapat dilakukan oleh manusia yang berakal sehat	PERSON
harmonia-49	76	1	ungkapan nyawa tan asung telah terjadi ungkapan	PERSON
harmonia-49	76	2	metaforis yang	PERSON
harmonia-49	77	1	nyawa dianggap	PERSON
harmonia-49	77	2	sesuatu dan dipadankan sebagai manusia	ORG
harmonia-49	78	1	dengan demikian cakepan	PERSON
harmonia-49	78	2	tersebut dapat disebut sebagai metafora dengan tujuan	ORG
harmonia-49	78	3	daya kuat	PERSON
harmonia-49	78	4	yang dihadapi	PERSON
harmonia-49	79	1	manusia layaknya	PERSON
harmonia-49	79	2	yang dianggap	PERSON
harmonia-49	79	3	dapat diperlihatkan akan perilakunya	PERSON
harmonia-49	80	1	berikut	GPE
harmonia-49	80	2	ini metafora	PERSON
harmonia-49	80	3	yang terdapat	PERSON
harmonia-49	80	4	dalam cakepan sekar	PERSON
harmonia-49	80	5	pocung	GPE
harmonia-49	81	1	nenging swara sawer musna	PERSON
harmonia-49	81	2	tan kadulu	PERSON
harmonia-49	81	3	gara-gara	GPE
harmonia-49	81	4	thathit aliweran	ORG
harmonia-49	81	5	dhar-dhor tan pegat	ORG
harmonia-49	81	6	centhini i:75	ORG
harmonia-49	82	1	terjemahan	PERSON
harmonia-49	82	2	gara-gara angin hujan angin disertai halilintar	ORG
harmonia-49	82	3	bergemuruh suara halilintar tiada henti	ORG
harmonia-49	83	1	ungkapan pada contoh tembang di atas yang bertindak sebagai	WORK_OF_ART
harmonia-49	83	2	atau sesuatu yang dibandingkan adalah	PERSON
harmonia-49	83	3	yang dipersepsikan sebagai	PERSON
harmonia-49	83	4	manusia yang dapat bertindak	PERSON
harmonia-49	84	1	adapun wahana	PERSON
harmonia-49	84	2	atau sesuatu yang	PERSON
harmonia-49	84	3	membandingkan	GPE
harmonia-49	84	4	adalah aliweran	PERSON
harmonia-49	84	5	baledheg yang aliweran	PERSON
harmonia-49	85	1	halilintar yang berkepanjangan dan menggema	PERSON
harmonia-49	85	2	juga merupakan suatu pertanda	ORG
harmonia-49	85	3	dalam suasana	PERSON
harmonia-49	85	4	mencekam	GPE
harmonia-49	86	1	baledheg dhar-dhor tan pegat	PERSON
harmonia-49	86	2	kilat yang bergemuruh tiada henti	ORG
harmonia-49	86	3	secara terus	PERSON
harmonia-49	87	1	makna tan pegat	ORG
harmonia-49	87	2	adalah tidak	PERSON
harmonia-49	87	3	tetapi selalu berkelanjutan	PERSON
harmonia-49	88	1	secara metaforis pada baledheg tan pegat	PERSON
harmonia-49	88	2	merupakan ungkapan	PERSON
harmonia-49	88	3	bunyi	GPE
harmonia-49	88	4	yang berkepanjangan	PERSON
harmonia-49	89	1	dengan suasana	PERSON
harmonia-49	89	2	pada kilat	PERSON
harmonia-49	89	3	yang bergemuruh	PERSON
harmonia-49	89	4	saja dalam musim penghujan	PERSON
harmonia-49	90	1	hanya bisa dilakukan oleh manusia tetapi dalam larik aliweran baledheg tan pegat	ORG
harmonia-49	90	2	telah terjadi persamaan	PERSON
harmonia-49	91	1	baledheg dianggap	PERSON
harmonia-49	91	2	dapat melakukan pegat	PERSON
harmonia-49	92	1	secara metaforis adalah gambaran di waktu	ORG
harmonia-49	92	2	deras dengan disertai	FAC
harmonia-49	92	3	yang bergemuruh	PERSON
harmonia-49	93	1	dalam istilah perhitungan astronomi	PERSON
harmonia-49	93	2	jawa hal demikian	ORG
harmonia-49	93	3	biasanya ditemukan pada mangsa kasanga	PERSON
harmonia-49	94	1	pada musim ini ditandai	PERSON
harmonia-49	94	2	dengan banyaknya	PERSON
harmonia-49	94	3	suara halilintar	PERSON
harmonia-49	94	4	yang berkepanjangan dan bergemuruh	PERSON
harmonia-49	95	1	metafora antropomorfik	ORG
harmonia-49	95	2	dalam tembang dolanan dapat ditemukan	PERSON
harmonia-49	95	3	dalam cakepan	PERSON
harmonia-49	95	4	klapa tembang	PERSON
harmonia-49	95	5	dolanan berikut ini	ORG
harmonia-49	95	6	arcapada	GPE
harmonia-49	95	7	wong wanita	PERSON
harmonia-49	95	8	ndara kula sampun	PERSON
harmonia-49	95	9	kelapa dewa di	PERSON
harmonia-49	95	10	dunia	GPE
harmonia-49	96	1	seorang wanita aduh	PERSON
harmonia-49	96	2	ndara saya sudah	PERSON
harmonia-49	96	3	melanglang buawana di yogyakarta	PERSON
harmonia-49	96	4	dalam tembang di atas adalah	PERSON
harmonia-49	96	5	kelapa	PERSON
harmonia-49	97	1	yang dipersepsikan sebagai	PERSON
harmonia-49	97	2	makhluk hidup	PERSON
harmonia-49	97	3	manusia	GPE
harmonia-49	97	4	yang dapat melakukan segala aktivitas	PERSON
harmonia-49	97	5	bertahta	GPE
harmonia-49	97	6	sebagai raja	PERSON
harmonia-49	97	7	sebagai ratu	GPE
harmonia-49	97	8	sebagai kepala negara	ORG
harmonia-49	97	9	sebagai menteri	ORG
harmonia-49	97	10	dan lain-lain	PERSON
harmonia-49	98	1	adapun wahana	PERSON
harmonia-49	98	2	atau sesuatu	PERSON
harmonia-49	99	1	yang	GPE
harmonia-49	99	2	membandingkan	GPE
harmonia-49	99	3	adalah jawata	PERSON
harmonia-49	99	4	yang berdiam diri bertahta di arcapada	PERSON
harmonia-49	99	5	dunia	GPE
harmonia-49	100	1	dalam ungkapan	PERSON
harmonia-49	100	2	kelapa dipersepsikan sebagai	PERSON
harmonia-49	100	3	makhluk manusia seperti	PERSON
harmonia-49	101	1	yang dapat	PERSON
harmonia-49	101	2	bertahta di dunia	PERSON
harmonia-49	102	1	secara metaforis adalah	ORG
harmonia-49	102	2	kelapa yang banyak	PERSON
harmonia-49	102	3	di bumi seakan-akan mendominasi di samping nilai guna yang ada pada	ORG
harmonia-49	103	1	dari perbandingan ini adalah	ORG
harmonia-49	103	2	dunia	GPE
harmonia-49	103	3	binatang atau hewan	PERSON
harmonia-49	104	1	metafora ini didasarkan atas	PERSON
harmonia-49	104	2	dunia binatang dengan segala	ORG
harmonia-49	105	1	dalam metafora ini yang	PERSON
harmonia-49	105	2	adalah asosiasi	PERSON
harmonia-49	105	3	dalam membandingkan	PERSON
harmonia-49	105	4	binatang dengan sifat	PERSON
harmonia-49	105	5	manusia yang	PERSON
harmonia-49	107	1	yang diperbandingkan tidak saja terbatas pada sifat-sifat yang dimiliki	PERSON
harmonia-49	107	2	akan tetapi juga unsur-unsur tubuh	PERSON
harmonia-49	108	1	metafora kebinatangan dibentuk berdasarkan	PERSON
harmonia-49	108	2	pada dunia binatang sehingga banyak melibatkan bagian anggota tubuh	PERSON
harmonia-49	108	3	dan tingkah	PERSON
harmonia-49	108	4	lakunya	DATE
harmonia-49	109	1	metafora	GPE
harmonia-49	109	2	berkaitan erat dengan metafora	PERSON
harmonia-49	109	3	karena	GPE
harmonia-49	109	4	mengaktualisasikan	NORP
harmonia-49	109	5	makhluk bernyawa	PERSON
harmonia-49	109	6	dunia	GPE
harmonia-49	110	1	yang sebagaimana	PERSON
harmonia-49	110	2	manusia	GPE
harmonia-49	111	1	berikut	GPE
harmonia-49	111	2	ini uraian tentang metafora	PERSON
harmonia-49	111	3	yang terdapat	PERSON
harmonia-49	111	4	dalam sekar ageng dalam cakepan sekar ageng candra asmara urang gung kang pariswaja mung	PERSON
harmonia-49	111	5	cacatipun wong ayu ngungkurken tresna	PERSON
harmonia-49	111	6	udang besar yang berperisai baja	PERSON
harmonia-49	111	7	hanya	ORG
harmonia-49	111	8	orang cantik tidak	PERSON
harmonia-49	111	9	menghiraukan	GPE
harmonia-49	111	10	cinta sbagai	ORG
harmonia-49	112	1	pada contoh	PERSON
harmonia-49	112	2	cakepan	GPE
harmonia-49	112	3	tembang urang gung kang pariswaja di atas	PERSON
harmonia-49	112	4	adalah adalah urang gung	PERSON
harmonia-49	113	1	sedangkan sebagai	ORG
harmonia-49	113	2	adalah pariswaja	ORG
harmonia-49	113	3	perisai baja	PERSON
harmonia-49	114	1	dalam cakepan	PERSON
harmonia-49	114	2	tembang di atas	PERSON
harmonia-49	114	3	pada manusia diasosiasikan dengan	PERSON
harmonia-49	114	4	dunia	GPE
harmonia-49	114	5	yaitu urang gung	PERSON
harmonia-49	114	6	udang besar	PERSON
harmonia-49	115	1	mengenakan	NORP
harmonia-49	115	2	perisai baja	PERSON
harmonia-49	116	1	keadaaan	PERSON
harmonia-49	116	2	mengandung metafora	PERSON
harmonia-49	117	1	penulis	NORP
harmonia-49	117	2	pujangga	GPE
harmonia-49	117	3	tampaknya	GPE
harmonia-49	117	4	mengekspresikan	ORG
harmonia-49	117	5	kenyataan yang luar biasa melalui urang gung	PERSON
harmonia-49	118	1	saja urang gung sebagai	PERSON
harmonia-49	118	2	binatang besar yang	PERSON
harmonia-49	118	3	memakai	TIME
harmonia-49	118	4	perisai baja sebagai	PERSON
harmonia-49	118	5	manusia dideskripsikan dengan kepala yang mempunyai fitur	PERSON
harmonia-49	118	6	sangat keras sekeras baja	ORG
harmonia-49	119	1	penggambaran metafora	PERSON
harmonia-49	119	2	lewat gambaran	PERSON
harmonia-49	119	3	berkepala keras bagaikan	ORG
harmonia-49	119	4	memakai	TIME
harmonia-49	119	5	perisai baja	PERSON
harmonia-49	120	1	ungkapan metafora	PERSON
harmonia-49	120	2	dalam cakepan sekar	PERSON
harmonia-49	121	1	si kidang suka	PERSON
harmonia-49	121	2	pan si gajah alena patinireki si ula	PERSON
harmonia-49	121	3	4	CARDINAL
harmonia-49	121	4	kijang	GPE
harmonia-49	121	5	senang dalam pengumpanan dan si gajah tidak	PERSON
harmonia-49	121	6	menghiraukan	NORP
harmonia-49	122	1	kematiannya si ular	PERSON
harmonia-49	122	2	dalam kematiannya	PERSON
harmonia-49	122	3	bisanya yang berbahaya	PERSON
harmonia-49	122	4	ungkapan si kidang suka	PERSON
harmonia-49	122	5	si gajah alena patinireki	PERSON
harmonia-49	122	6	serta si ula	PERSON
harmonia-49	122	7	mandos	GPE
harmonia-49	122	8	merupakan metafora	PERSON
harmonia-49	123	1	pada penyebutan si kidang	PERSON
harmonia-49	123	2	si gajah	PERSON
harmonia-49	123	3	si ula yang masing-masing	PERSON
harmonia-49	123	4	kehebatan	GPE
harmonia-49	123	5	dalam membuat celaka pihak lain	PERSON
harmonia-49	124	1	kijang	GPE
harmonia-49	124	2	selalu mencelakakan	ORG
harmonia-49	124	3	atau lawan dengan memberi	PERSON
harmonia-49	124	4	atau umpan	PERSON
harmonia-49	124	5	barang-barang yang menjadi	ORG
harmonia-49	125	1	gajah	PERSON
harmonia-49	125	2	binatang besar yang mengandalkan kekuatan	PERSON
harmonia-49	125	3	yang besar untuk mencelakakan lawan	PERSON
harmonia-49	126	1	racun atau	ORG
harmonia-49	127	1	makhluk hidup	PERSON
harmonia-49	127	2	lainnya	GPE
harmonia-49	128	1	ungkapan metafora ini menganggap	PERSON
harmonia-49	128	2	bahwa binatang dianggap	PERSON
harmonia-49	128	3	mempunyai kekuatan sebagai	ORG
harmonia-49	128	4	manusia yang bisa berbuat atau bertindak	PERSON
harmonia-49	129	1	ungkapan secara metaforis	PERSON
harmonia-49	129	2	adalah adanya sifat sombong	PERSON
harmonia-49	129	3	adigang yakni menyombongkan kekayaaan	ORG
harmonia-49	129	4	adigung	GPE
harmonia-49	130	1	kekuasaan	GPE
harmonia-49	130	2	serta adiguna	PERSON
harmonia-49	130	3	kepandaian	GPE
harmonia-49	131	1	berikut	GPE
harmonia-49	131	2	ini tipe metafora	PERSON
harmonia-49	131	3	yang ungkapan	PERSON
harmonia-49	131	4	metaforisnya	GPE
harmonia-49	131	5	3.2.1	CARDINAL
harmonia-49	132	1	yang terdapat	PERSON
harmonia-49	132	2	dalam cakepan sekar tengahan jurudemung	PERSON
harmonia-49	133	1	kidang	PERSON
harmonia-49	133	2	marang kebat	PERSON
harmonia-49	133	3	lumpatipun gajah	FAC
harmonia-49	133	4	iku si ula sru denya umuk marang	PERSON
harmonia-49	133	5	kang wisa wekasane bareng lampus	PERSON
harmonia-49	134	1	40	CARDINAL
harmonia-49	134	2	kijang sangat sombong dengan segala	ORG
harmonia-49	134	3	lompatannya gajah mengandalkan	PERSON
harmonia-49	135	1	juga ular yang sangat sombong dengan racun yang	ORG
harmonia-49	135	2	berbahaya	GPE
harmonia-49	135	3	yang akhirnya semua mati gajah dalam	PERSON
harmonia-49	135	4	dunia	GPE
harmonia-49	135	5	hewan	GPE
harmonia-49	135	6	yang dikenal besar dan malas	PERSON
harmonia-49	136	1	hal ini sering digunakan dalam cerita	PERSON
harmonia-49	136	2	atau lagu	PERSON
harmonia-49	136	3	dolanan anak-anak	PERSON
harmonia-49	137	1	karena tubuhnya	PERSON
harmonia-49	137	2	besar maka gajah untuk berjalanpun sangat lambat	PERSON
harmonia-49	138	1	sifat atau perangai gajah dipersepsikan	PERSON
harmonia-49	138	2	oleh pujangga bisa berperilaku seperti	ORG
harmonia-49	138	3	manusia	GPE
harmonia-49	139	1	gajah ngendelake	PERSON
harmonia-49	139	2	secara metaforis gajah sebagai	ORG
harmonia-49	139	3	binatang besar mempunyai watak	PERSON
harmonia-49	139	4	dirinya	PERSON
harmonia-49	140	1	gajah dipersepsi sebagai	PERSON
harmonia-49	140	2	manusia yang dapat	PERSON
harmonia-49	140	3	sesuatu layaknya orang	PERSON
harmonia-49	141	1	makna yang terdapat	PERSON
harmonia-49	141	2	dalam metafora	PERSON
harmonia-49	141	3	itu adalah	PERSON
harmonia-49	141	4	adigang	GPE
harmonia-49	141	5	akan kebesaran	ORG
harmonia-49	141	6	tubuhnya	GPE
harmonia-49	142	1	dari keadaan konkret ke	PERSON
harmonia-49	142	2	abstrak atau dari abstrak ke konkret metafora ini	PERSON
harmonia-49	142	3	karena	GPE
harmonia-49	142	4	dari konkret ke	PERSON
harmonia-49	142	5	abstrak atau sebaliknya	PERSON
harmonia-49	143	1	salah satu kecenderungan	PERSON
harmonia-49	143	2	dalam metafora ini adalah adanya	PERSON
harmonia-49	143	3	yang abstrak ke pengertian konkret	PERSON
harmonia-49	144	1	pada dasarnya	PERSON
harmonia-49	144	2	metafora jenis ini untuk menghidupkan	PERSON
harmonia-49	144	3	suasana yang tidak atau belum	PERSON
harmonia-49	144	4	menjadi nyata	ORG
harmonia-49	144	5	dimengerti	NORP
harmonia-49	145	1	berikut	GPE
harmonia-49	145	2	dan penjelasan tentang metafora ini dalam cakepan	PERSON
harmonia-49	145	3	tembang	GPE
harmonia-49	145	4	dolanan kembang mlath	PERSON
harmonia-49	145	5	seperti dalam penjelasan di atas	PERSON
harmonia-49	146	1	tak kedhep-kedhepe katon rumangsa gumantung	PERSON
harmonia-49	146	2	jantung	GPE
harmonia-49	146	3	mugi langgeng	PERSON
harmonia-49	146	4	saya kedipkan	PERSON
harmonia-49	146	5	seperti menggantung di tengah jantung	PERSON
harmonia-49	146	6	lakunya	GPE
harmonia-49	146	7	semoga abadi menjadi	PERSON
harmonia-49	146	8	berkembang demi	GPE
harmonia-49	146	9	tumbuhnya	NORP
harmonia-49	146	10	yang berkembang subur	PERSON
harmonia-49	147	1	berkembang	GPE
harmonia-49	148	1	yang bukan jenis kata kelompok tanaman	PERSON
harmonia-49	149	1	itu secara metaforis	PERSON
harmonia-49	149	2	bahwa tanaman	PERSON
harmonia-49	149	3	tumbuh subur	ORG
harmonia-49	149	4	rindang menjadikan	PERSON
harmonia-49	149	5	bagi yang berada di bawahnya	ORG
harmonia-49	150	1	akarnya yang kuat	PERSON
harmonia-49	150	2	tidak mudah	PERSON
harmonia-49	151	1	dengan uraian di atas maka ada	PERSON
harmonia-49	151	2	dari keadaan konkret ke abstrak	PERSON
harmonia-49	152	1	dari keadaan konkret	PERSON
harmonia-49	152	2	dalam ungkapan	PERSON
harmonia-49	152	3	kemudian dipersepsi menjadi katagori	PERSON
harmonia-49	152	4	abstrak yakni dalam ungkapan budaya	PERSON
harmonia-49	153	1	angembang	PERSON
harmonia-49	153	2	diterapkan untuk	PERSON
harmonia-49	153	3	kebudayaan dengan diartikan	PERSON
harmonia-49	153	4	seperti halnya tanaman	ORG
harmonia-49	154	1	ungkapan metafora pada	PERSON
harmonia-49	154	2	berikut	GPE
harmonia-49	154	3	ini menggambarkan suasana	PERSON
harmonia-49	154	4	antara sri	ORG
harmonia-49	154	5	yang memiliki kekuatan berimbang	PERSON
harmonia-49	155	1	untuk memperjelas dapat	PERSON
harmonia-49	155	2	pada kutipan sekar ageng	PERSON
harmonia-49	156	1	berikut	GPE
harmonia-49	156	2	ini	PERSON
harmonia-49	156	3	denira campuh	PERSON
harmonia-49	156	4	prang sri harjunasasra	PERSON
harmonia-49	156	5	aliru prabawa	ORG
harmonia-49	156	6	ana kasoran	PERSON
harmonia-49	157	1	mereka dalam perang	PERSON
harmonia-49	157	2	sri	GPE
harmonia-49	157	3	bertukar wibawa tak	PERSON
harmonia-49	157	4	ada yang kalah pemakaian kata	PERSON
harmonia-49	157	5	aliru prabawa	ORG
harmonia-49	157	6	bertukar kewibawaan	PERSON
harmonia-49	157	7	merupakan	GPE
harmonia-49	157	8	yang mengandung metafora	PERSON
harmonia-49	157	9	dari konkret ke abstrak	PERSON
harmonia-49	158	1	dianggap kelompok	PERSON
harmonia-49	158	2	benda mati dan dapat dipegang atau	PERSON
harmonia-49	159	1	prabawa dianggap sebagai	ORG
harmonia-49	159	2	konkret	ORG
harmonia-49	159	3	dengan demikian	PERSON
harmonia-49	159	4	aliru diterapkan untuk memaknai prabawa	ORG
harmonia-49	159	5	kewibawaan	PERSON
harmonia-49	160	1	ungkapan metaforis pada kata	PERSON
harmonia-49	161	1	tersebut adalah saling	PERSON
harmonia-49	161	2	tukar kekuatan	PERSON
harmonia-49	161	3	sehingga di antara keduanya tidak ada	PERSON
harmonia-49	161	4	yang kalah dan menang	PERSON
harmonia-49	161	5	aliru prabawa dipersepsi sebagai	ORG
harmonia-49	162	1	prabawa	ORG
harmonia-49	162	2	seperti halnya	PERSON
harmonia-49	163	1	terdapat kesan bahwa dalam ungkapan	PERSON
harmonia-49	163	2	aliru prabawa bisa ditukarkan	ORG
harmonia-49	163	3	antara barang satu dengan lainnya	ORG
harmonia-49	164	1	prabawa sebagai	ORG
harmonia-49	164	2	abstrak dipredikasikan sebagai kata konkret seperti	ORG
harmonia-49	165	1	lainnya	ORG
harmonia-49	165	2	dalam sekar tengahan yakni kata	PERSON
harmonia-49	165	3	ngemban	PRODUCT
harmonia-49	165	4	membawa tempat air	ORG
harmonia-49	166	1	dalam contoh di bawah ini	PERSON
harmonia-49	167	1	dalam kata-kata	PERSON
harmonia-49	167	2	berikut	GPE
harmonia-49	167	3	terjadi perpindahan konsep	PERSON
harmonia-49	168	1	ngemban	PERSON
harmonia-49	168	2	biasanya digunakan bayi	PERSON
harmonia-49	168	3	tetapi di sini digunakan untuk	PERSON
harmonia-49	168	4	dengan demikian	PERSON
harmonia-49	168	5	telah terjadi perpindahan konsep	PERSON
harmonia-49	168	6	yang semula dan seharusnya	PERSON
harmonia-49	168	7	ngemban digunakan untuk menggendong bayi	PERSON
harmonia-49	168	8	namun dalam hal ini diperlakukan untuk kendhi	PERSON
harmonia-49	170	1	hal yang	PERSON
harmonia-49	170	2	penting dalam kehidupan sebagai tempat	PERSON
harmonia-49	171	1	telah diketahui bahwa air merupakan	PERSON
harmonia-49	171	2	kehidupan manusia	PERSON
harmonia-49	172	1	contoh sekar sebagaimana	PERSON
harmonia-49	172	2	adalah sekar tengahan balabak	PERSON
harmonia-49	173	1	manggul	GPE
harmonia-49	173	2	ngemban	PRODUCT
harmonia-49	173	3	kendhine gya umangkat semparet agegancangan lampahe	PERSON
harmonia-49	173	4	34	CARDINAL
harmonia-49	173	5	ceting memanggul	PERSON
harmonia-49	173	6	serta	GPE
harmonia-49	173	7	membawa	GPE
harmonia-49	173	8	kendi segera	GPE
harmonia-49	173	9	secepat	GPE
harmonia-49	173	10	metafora	GPE
harmonia-49	173	11	ini adalah pengalihan tanggapan	PERSON
harmonia-49	174	1	yang didasarkan	PERSON
harmonia-49	174	2	pada pengalaman	PERSON
harmonia-49	174	3	yang satu ke pengertian yang lain	PERSON
harmonia-49	175	1	di samping itu perpindahan terjadi dari bunyi	PERSON
harmonia-49	175	2	ke pandangan atau pengelihatan	PERSON
harmonia-49	175	3	dan rabaan	PERSON
harmonia-49	175	4	atau sentuhan	PERSON
harmonia-49	176	1	cakepan	GPE
harmonia-49	176	2	tembang sekar ageng	PERSON
harmonia-49	176	3	bangsapatra berikut	ORG
harmonia-49	176	4	ini	PERSON
harmonia-49	176	5	metafora	GPE
harmonia-49	177	1	lebih jelas	PERSON
harmonia-49	177	2	berikut	GPE
harmonia-49	178	1	wong kuning nemu giring	PERSON
harmonia-49	178	2	jiwengsun paringa usada esemira lir gebyaring thathit	ORG
harmonia-49	178	3	orang kuning	PERSON
harmonia-49	178	4	jiwaku berikanlah	PERSON
harmonia-49	178	5	bagaikan	NORP
harmonia-49	178	6	yang bersinar ungkapan	PERSON
harmonia-49	178	7	di atas terjadi pengalihan tanggapan dari referen-1 yang berdasar pada pengertian tanaman atau biji temu giring	PERSON
harmonia-49	178	8	nama biji	PERSON
harmonia-49	178	9	sebangsa kunyit	ORG
harmonia-49	179	1	yang berwarna kuning keemasan	PERSON
harmonia-49	179	2	yaitu manusia	PERSON
harmonia-49	180	1	tidak semua orang mempunyai jenis warna	PERSON
harmonia-49	180	2	kulit yang kuning	PERSON
harmonia-49	181	1	sementara ada pula	PERSON
harmonia-49	181	2	orang yang memiliki kulit warna	PERSON
harmonia-49	181	3	bersih keemasan	PERSON
harmonia-49	181	4	bagaikan	NORP
harmonia-49	181	5	temu giring	PERSON
harmonia-49	182	1	ungkapan metaforis	PERSON
harmonia-49	182	2	yang ditimbulkan	PERSON
harmonia-49	183	1	seseorang yang	PERSON
harmonia-49	183	2	kuning	GPE
harmonia-49	183	3	sinar yang	PERSON
harmonia-49	183	4	dan dikagumi oleh orang lain	PERSON
harmonia-49	184	1	metafora	GPE
harmonia-49	184	2	lainnya	GPE
harmonia-49	184	3	pada sekar	PERSON
harmonia-49	184	4	megatruh sebagai berikut	ORG
harmonia-49	185	1	jayengsari angandika	PERSON
harmonia-49	185	2	manis arum inggih paman tembe	PERSON
harmonia-49	185	3	manis wus	PRODUCT
harmonia-49	185	4	marang ki	PERSON
harmonia-49	185	5	lajeng tumameng	PERSON
harmonia-49	185	6	panti nyai buyut gupoh-gupoh	ORG
harmonia-49	185	7	jayengsari berkata manis harum ya paman di kemudian hari	PERSON
harmonia-49	185	8	menemui kemudahan	GPE
harmonia-49	185	9	semuanya pergi ke ki buyut	PERSON
harmonia-49	185	10	lalu tiba di panti	PERSON
harmonia-49	185	11	nyai buyut segera bergegas	ORG
harmonia-49	185	12	kalimat metafora	PERSON
harmonia-49	185	13	dalam cakepan	PERSON
harmonia-49	185	14	tembang di atas telah terjadi peralihan konsep	PERSON
harmonia-49	185	15	rasa manis-bau harum diterapkan pada	PERSON
harmonia-49	186	1	manis dan harum selalu berkaitan dengan cita rasa	PERSON
harmonia-49	186	2	makanan atau minuman yang bisa ditelan	PERSON
harmonia-49	187	1	sedangkan bau harum banyak berhubungan dengan	PERSON
harmonia-49	187	2	yang dihirup	PERSON
harmonia-49	188	1	manis dan harum lalu	PERSON
harmonia-49	188	2	alih	NORP
harmonia-49	188	3	untuk menyatakan suatu pembicaraan	ORG
harmonia-49	188	4	atau perkataan seseorang dalam hal ini	PERSON
harmonia-49	189	1	dalam jayengsari	PERSON
harmonia-49	189	2	manis arum	PERSON
harmonia-49	189	3	jayengsari terasa manis dan harum	PERSON
harmonia-49	190	1	makna yang lainnya secara metaforis	PERSON
harmonia-49	190	2	adalah pembicaraan	ORG
harmonia-49	190	3	yang selalu mempesona	PERSON
harmonia-49	190	4	sopan	GPE
harmonia-49	190	5	dan sangat	PERSON
harmonia-49	190	6	bagi setiap yang mendengarkan	PERSON
harmonia-49	191	1	ungkapan metafora	PERSON
harmonia-49	191	2	juga terdapat	ORG
harmonia-49	191	3	dalam cakepan sekar	PERSON
harmonia-49	191	4	mijil sebagai berikut	ORG
harmonia-49	192	1	ri jumungah apan	PERSON
harmonia-49	192	2	sajeni kembang miwah konyoh	ORG
harmonia-49	192	3	kalawan patanen pinasangan	PERSON
harmonia-49	192	4	kajang sirah adi pasren denarani tinutup	PERSON
harmonia-49	192	5	centhini	NORP
harmonia-49	193	1	terjemahan	PERSON
harmonia-49	193	2	pada hari jumat diberi sesaji	PERSON
harmonia-49	193	3	membakar kemenyan	PERSON
harmonia-49	193	4	dalam kamar	PERSON
harmonia-49	193	5	kayu kepala	PERSON
harmonia-49	193	6	yang baik pasren disebutnya	PERSON
harmonia-49	193	7	tertutup	CARDINAL
harmonia-49	194	1	kajang sirah adi sebagai	PERSON
harmonia-49	194	2	yang mengandung metafora	PERSON
harmonia-49	194	3	dari konkret ke abstrak	PERSON
harmonia-49	195	1	pinasangan kajang	PERSON
harmonia-49	195	2	lalu dihubungkan dengan sirah adi	PERSON
harmonia-49	195	3	di atas kepala	PERSON
harmonia-49	195	4	maknanya	ORG
harmonia-49	195	5	menjadi abstrak	PERSON
harmonia-49	196	1	ungkapan metafora ini telah terjadi peralihan dari makna konkret ke abstrak	PERSON
harmonia-49	197	1	dalam pinasangan kajang sirah adi berarti dipasangkan	PERSON
harmonia-49	197	2	kayu di atas kepala	PERSON
harmonia-49	197	3	yaitu diberi pembatas	PERSON
harmonia-49	197	4	kayu	GPE
harmonia-49	197	5	maksudnya bantal	PERSON
harmonia-49	198	1	benda tersebut diatur sedemikian rupa diletakkan pada semacam	PERSON
harmonia-49	198	2	ruang khusus untuk tempat sesajian	PERSON
harmonia-49	198	3	itu berada	PERSON
harmonia-49	199	1	melihat	ORG
harmonia-49	199	2	dari larik sekar	PERSON
harmonia-49	199	3	ini mendapatkan gambaran pada setiap hari	PERSON
harmonia-49	200	1	ada ruang khusus yang selalu diberi sesaji	PERSON
harmonia-49	200	2	bunga	GPE
harmonia-49	200	3	dan membakar kemenyan di dalam ruang yang berisi persediaan padi	PERSON
harmonia-49	200	4	yang diberikan di dalam ruang khusus dengan pembatas	PERSON
harmonia-49	201	1	kayu	PERSON
harmonia-49	202	1	hal ini bisanya disebut dengan pasren	PERSON
harmonia-49	202	2	tempat mbok	ORG
harmonia-49	202	3	dewi sri berada yang biasanya ditutup dengan kain kelambu	ORG
harmonia-49	203	1	pada contoh lain yakni penggalan	PERSON
harmonia-49	203	2	cakepan	GPE
harmonia-49	203	3	tembang dolanan ilir-ilir berikut	ORG
harmonia-49	203	4	ini	PERSON
harmonia-49	203	5	metafora sinestetis	PERSON
harmonia-49	204	1	ijo royo-royo	PERSON
harmonia-49	204	2	angon	GPE
harmonia-49	204	3	angon	GPE
harmonia-49	204	4	saya kira pengantin baru anak penggembala	PERSON
harmonia-49	204	5	belimbing itu	PERSON
harmonia-49	204	6	membasuh kainku	PERSON
harmonia-49	204	7	metafora	GPE
harmonia-49	204	8	pada cakepan	PERSON
harmonia-49	204	9	tembang tersebut	PERSON
harmonia-49	204	10	yaitu	GPE
harmonia-49	204	11	royo-royo	PERSON
harmonia-49	204	12	sebagai kelompok	ORG
harmonia-49	204	13	warna yang dapat	PERSON
harmonia-49	204	14	ke referen-2 yakni segala sesuatu	PERSON
harmonia-49	204	15	yang menimbulkan pandangan	PERSON
harmonia-49	204	16	pada sepasang pengantin baru	PERSON
harmonia-49	205	1	pengantin	PERSON
harmonia-49	205	2	pengantin baru	WORK_OF_ART
harmonia-49	206	1	selalu diidentifikasikan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan bermekarnya	ORG
harmonia-49	206	2	seperti bunga	FAC
harmonia-49	206	3	padi	GPE
harmonia-49	206	4	yang mulai bersemi	PERSON
harmonia-49	207	1	pemakaian daun kelapa yang masih muda	PERSON
harmonia-49	207	2	lambang kedamaian	PERSON
harmonia-49	207	3	terhadap keberadaan	PERSON
harmonia-49	208	1	yang dianggap masih serba baru yang penuh kedamaian	PERSON
harmonia-49	209	1	peralihan yang dimaksud dalam cakepan	PERSON
harmonia-49	209	2	dalam penyebutan	PERSON
harmonia-49	209	3	warna hijau yang dianggap sebagai pengantin baru	PERSON
harmonia-49	210	1	di samping itu ada	PERSON
harmonia-49	210	2	pula yang	GPE
harmonia-49	210	3	sebagai perjuangan	PERSON
harmonia-49	211	1	dalam menempuh ilmu yakni dalam larik lunyu-lunyu peneken	PERSON
harmonia-49	212	1	simpulan	PERSON
harmonia-49	213	1	metafora anotropomorfik banyak berbicara tentang kehidupan manusia	PERSON
harmonia-49	213	2	sebagian besar menunjuk pada	PERSON
harmonia-49	213	3	benda mati dengan jalan memindahkan dari tubuh manusia	PERSON
harmonia-49	213	4	dan bagian-bagiannya	PERSON
harmonia-49	214	1	metafora	GPE
harmonia-49	214	2	animal yaitu perbandingan atas	ORG
harmonia-49	214	3	dunia binatang dengan sifat manusia yang menyerupai	PERSON
harmonia-49	215	1	metafora	GPE
harmonia-49	215	2	adalah pengalihan tanggapan	PERSON
harmonia-49	216	1	dari keadaan konkret ke	PERSON
harmonia-49	216	2	abstrak atau sebaliknya	PERSON
harmonia-49	216	3	yaitu menerjemahkan	PERSON
harmonia-49	216	4	abstrak ke dalam pengertian konkret atau sebaliknya	PERSON
harmonia-49	217	1	bermacam jenis metafora	PERSON
harmonia-49	217	2	banyak ditemukan dalam cakepan	PERSON
harmonia-49	217	3	tembang-tembang	NORP
harmonia-49	217	4	jawa baik tembang	ORG
harmonia-49	217	5	maupun tembang dolanan	PERSON
harmonia-49	218	1	daftar pustaka aminuddin	PERSON
harmonia-49	218	2	1988	DATE
harmonia-49	219	1	pengantar studi tentang	ORG
harmonia-49	220	1	bandung	PERSON
harmonia-49	221	1	budiono	PERSON
harmonia-49	221	2	1991	DATE
harmonia-49	222	1	dalam budaya jawa	PERSON
harmonia-49	223	1	yogyakarta	GPE
harmonia-49	225	1	hadiwidjaja	PERSON
harmonia-49	225	2	1976	DATE
harmonia-49	227	1	yogayakarta	PERSON
harmonia-49	227	2	indonesia	GPE
harmonia-49	228	1	henri guntur	PERSON
harmonia-49	229	1	1987	DATE
harmonia-49	230	1	pengajaran pragmatik	ORG
harmonia-49	231	1	bandung	PERSON
harmonia-49	232	1	angkasa	GPE
harmonia-49	233	1	2001	DATE
harmonia-49	234	1	metode penelitian sastra	PERSON
harmonia-49	235	1	yogyakarta	GPE
harmonia-49	236	1	indira keraf	PERSON
harmonia-49	237	1	1995	DATE
harmonia-49	238	1	diksi dan gaya bahasa	PERSON
harmonia-49	239	1	nusa indah.	PERSON
harmonia-49	240	1	lyons	PERSON
harmonia-49	240	2	john.	PERSON
harmonia-49	240	3	1995	DATE
harmonia-49	242	1	oxford	NORP
harmonia-49	242	2	cambridge university	ORG
harmonia-49	243	1	ortony	PERSON
harmonia-49	243	2	andrew.	PERSON
harmonia-49	243	3	1980	DATE
harmonia-49	245	1	london	GPE
harmonia-49	245	2	cambridge university	ORG
harmonia-49	246	1	pakubuwono xii	PERSON
harmonia-49	247	1	2001	DATE
harmonia-49	248	1	implementasi budaya	PERSON
harmonia-49	248	2	jawa dalam menjaga keutuhan dan persatuan bangsa	PERSON
harmonia-49	248	3	dalam	PERSON
harmonia-49	248	4	nasional bertemakan	PERSON
harmonia-49	248	5	jawa mengembangkan kecerdasan emosional dalam membangun jiwa nasional	PERSON
harmonia-49	249	1	surakarta	PERSON
harmonia-49	249	2	21	CARDINAL
harmonia-49	249	3	2001	DATE
harmonia-49	250	1	rahmad rien t. segers	PERSON
harmonia-49	251	1	2000	DATE
harmonia-49	252	1	evaluasi teks	ORG
harmonia-49	252	2	yogyakarta	GPE
harmonia-49	252	3	adi cita	PERSON
harmonia-49	253	1	paku buwono	PERSON
harmonia-49	254	1	tth	PERSON
harmonia-49	254	2	wulangreh	PERSON
harmonia-49	257	1	sri mangkunegara	PERSON
harmonia-49	257	2	dan pujangga 18931881	PERSON
harmonia-49	258	1	semarang	GPE
harmonia-49	259	1	sugiarto, a. 1995	GPE
harmonia-49	260	1	kumpulan	ORG
harmonia-49	261	1	semarang	GPE
harmonia-49	262	1	suria sumantri	PERSON
harmonia-49	262	2	jujun.	GPE
harmonia-49	262	3	1999	DATE
harmonia-49	264	1	jakarta	GPE
harmonia-49	265	1	ullmann	ORG
harmonia-49	265	2	stephen.	PERSON
harmonia-49	265	3	1972	DATE
harmonia-49	266	1	oxford	NORP
harmonia-49	266	2	basil blackwell	PERSON
harmonia-49	267	1	widdowson	GPE
harmonia-49	267	2	1975	DATE
harmonia-49	269	1	london	GPE
harmonia-49	269	2	longman	ORG
