id	sid	eid	entity	type
harmonia-56	1	1	microsoft	ORG
harmonia-56	1	2	harmonia vol x	PERSON
harmonia-56	1	3	1 2010.docx	CARDINAL
harmonia-56	1	4	pengaruh	ORG
harmonia-56	1	5	kecerdasan emosi terhadap prestasi belajar	ORG
harmonia-56	1	6	siswa mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	1	7	seni budaya	PERSON
harmonia-56	1	8	jurusan sendratasik	PERSON
harmonia-56	1	9	fakultas	GPE
harmonia-56	1	10	dan seni	PERSON
harmonia-56	2	1	negeri	GPE
harmonia-56	2	2	suharto suharto	PERSON
harmonia-56	2	3	jurusan sendratasik	PERSON
harmonia-56	2	4	fakultas	GPE
harmonia-56	2	5	dan seni	PERSON
harmonia-56	2	6	negeri	GPE
harmonia-56	2	7	semarang	GPE
harmonia-56	3	1	1	CARDINAL
harmonia-56	3	2	2	CARDINAL
harmonia-56	3	3	3	CARDINAL
harmonia-56	7	1	1	CARDINAL
harmonia-56	7	2	2	CARDINAL
harmonia-56	7	3	60,660	CARDINAL
harmonia-56	7	4	1	CARDINAL
harmonia-56	7	5	0,169	CARDINAL
harmonia-56	7	6	3	CARDINAL
harmonia-56	7	7	12,2%	PERCENT
harmonia-56	7	8	87,8%	PERCENT
harmonia-56	9	1	kecerdasan emosi	PERSON
harmonia-56	9	2	prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	9	3	seni budaya	GPE
harmonia-56	10	1	di dalam undang	PERSON
harmonia-56	10	2	undang	GPE
harmonia-56	10	3	20	CARDINAL
harmonia-56	10	4	tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional	ORG
harmonia-56	10	5	6	CARDINAL
harmonia-56	10	6	disebutkan bahwa kurikulum	PERSON
harmonia-56	10	7	untuk jenis pendidikan umum	PERSON
harmonia-56	10	8	kejuruan dan khusus pada pendidikan	PERSON
harmonia-56	10	9	dan menengah terdiri atas	PERSON
harmonia-56	10	10	1	CARDINAL
harmonia-56	10	11	kelompok mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	10	12	agama dan akhlak mulia	PERSON
harmonia-56	10	13	2	CARDINAL
harmonia-56	10	14	kelompok mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	10	15	dan kepribadian	PERSON
harmonia-56	10	16	3	CARDINAL
harmonia-56	10	17	kelompok mata	PERSON
harmonia-56	10	18	ilmu pengetahuan	GPE
harmonia-56	10	19	dan teknologi	PERSON
harmonia-56	10	20	4	CARDINAL
harmonia-56	10	21	kelompok mata	PERSON
harmonia-56	10	22	pelajaran estetika	PERSON
harmonia-56	10	23	5	CARDINAL
harmonia-56	10	24	kelompok mata	PERSON
harmonia-56	10	25	pelajaran jasmani	PERSON
harmonia-56	10	26	dan kesehatan	PERSON
harmonia-56	11	1	selanjutnya dalam pasal	PERSON
harmonia-56	11	2	7	CARDINAL
harmonia-56	11	3	undang	ORG
harmonia-56	11	4	undang	GPE
harmonia-56	11	5	20	CARDINAL
harmonia-56	11	6	tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional	ORG
harmonia-56	11	7	bahwa seni budaya	PERSON
harmonia-56	11	8	masuk ke dalam kelompok mata pelajaran estetika	PERSON
harmonia-56	11	9	dimana didalamnya	PERSON
harmonia-56	11	10	juga terdapat	ORG
harmonia-56	11	11	lain yaitu bahasa	PERSON
harmonia-56	11	12	keterampilan	ORG
harmonia-56	11	13	dan muatan	PERSON
harmonia-56	11	14	lokal yang relevan	PERSON
harmonia-56	12	1	seni budaya sebagai	ORG
harmonia-56	12	2	dari pembelajaran di dalamnya mengembangkan	PERSON
harmonia-56	12	3	aktivitas	NORP
harmonia-56	12	4	cita rasa keindahan yang	PERSON
harmonia-56	12	5	kegiatan	GPE
harmonia-56	12	6	bereksplorasi	PERSON
harmonia-56	12	7	berkreasi dan berapresiasi dalam bahasa	PERSON
harmonia-56	12	8	rupa	ORG
harmonia-56	12	9	bunyi	GPE
harmonia-56	12	10	gerak	GPE
harmonia-56	12	11	tutur	GPE
harmonia-56	12	12	dan peran	PERSON
harmonia-56	13	1	sedangkan	ORG
harmonia-56	13	2	pendidikan	GPE
harmonia-56	13	3	seni	GPE
harmonia-56	13	4	mengembangkan	GPE
harmonia-56	13	5	sikap	ORG
harmonia-56	13	6	demokratis	GPE
harmonia-56	13	7	beradab	GPE
harmonia-56	13	8	dan hidup	PERSON
harmonia-56	13	9	dalam masyarakat yang majemuk	PERSON
harmonia-56	13	10	mengembangkan keterampilan dan menerapkan	ORG
harmonia-56	13	11	teknologi dalam	PERSON
harmonia-56	13	12	dan menampilkan	PERSON
harmonia-56	13	13	karya seni rupa	PERSON
harmonia-56	13	14	seni musik	PERSON
harmonia-56	13	15	seni tari	ORG
harmonia-56	14	1	dan seni peran dan menanamkan	PERSON
harmonia-56	14	2	tentang	ORG
harmonia-56	14	3	dalam berkesenian	PERSON
harmonia-56	14	4	sujadmiko	PERSON
harmonia-56	14	5	2004	DATE
harmonia-56	14	6	26	CARDINAL
harmonia-56	15	1	pembelajaran seni budaya di	PERSON
harmonia-56	15	2	4	CARDINAL
harmonia-56	15	3	ungaran kab	PERSON
harmonia-56	16	1	semarang	GPE
harmonia-56	16	2	tiga bidang	GPE
harmonia-56	16	3	seni rupa	ORG
harmonia-56	16	4	seni musik	PERSON
harmonia-56	16	5	dan seni tari	PERSON
harmonia-56	16	6	yang pelaksanaannya	PERSON
harmonia-56	16	7	diberikan secara bergiliran untuk masing	PERSON
harmonia-56	17	1	pelaksanaan pembelajaran mengacu	PERSON
harmonia-56	17	2	pada standar kompetensi dan kompetensi dasar	PERSON
harmonia-56	17	3	yang telah ditentukan	PERSON
harmonia-56	17	4	dalam ktsp	PERSON
harmonia-56	18	1	dari penjelasan di atas	PERSON
harmonia-56	18	2	dapat diketahui bahwa pendidikan	PERSON
harmonia-56	18	3	bentuk pendidikan kesenian di sekolah dimana di dalamnya	ORG
harmonia-56	18	4	mata pelajaran musik.	PERSON
harmonia-56	19	1	dalam suryati	PERSON
harmonia-56	19	2	2003	DATE
harmonia-56	19	3	1	CARDINAL
harmonia-56	19	4	bahwa dengan	PERSON
harmonia-56	19	5	pendidikan	GPE
harmonia-56	19	6	yang baik	PERSON
harmonia-56	19	7	seorang pemuda	PERSON
harmonia-56	19	8	akan dapat mengerti dengan jelas kekurangan	PERSON
harmonia-56	20	1	dan kekejian yang terdapat	PERSON
harmonia-56	20	2	pada kelakuan	PERSON
harmonia-56	20	3	manusia	PERSON
harmonia-56	20	4	aris	GPE
harmonia-56	20	5	dalam suryati	PERSON
harmonia-56	20	6	2003	DATE
harmonia-56	20	7	1	CARDINAL
harmonia-56	20	8	yang juga seorang	PERSON
harmonia-56	20	9	juga mengungkapkan	PERSON
harmonia-56	20	10	yang hampir senada dengan pendapat plato bahwa musik berperan	PERSON
harmonia-56	20	11	dalam pembentukan watak	PERSON
harmonia-56	20	12	manusia	PERSON
harmonia-56	21	1	dari pendapat dua	PERSON
harmonia-56	21	2	maka	ORG
harmonia-56	21	3	menguatkan	NORP
harmonia-56	21	4	pemikiran kita bahwa pembentukan watak	PERSON
harmonia-56	22	1	pada diri seseorang	PERSON
harmonia-56	24	1	melalui pendidikan seni budaya	PERSON
harmonia-56	24	2	khususnya seni musik	PERSON
harmonia-56	25	1	seperti kita ketahui di atas	PERSON
harmonia-56	25	2	bahwa mata	PERSON
harmonia-56	25	3	seni budaya sangat kompleks dimana di dalamnya	PERSON
harmonia-56	25	4	dari tiga	PERSON
harmonia-56	25	5	yaitu seni rupa	PERSON
harmonia-56	25	6	seni tari	ORG
harmonia-56	25	7	dan seni musik	PERSON
harmonia-56	26	1	oleh karena itu	PERSON
harmonia-56	26	2	maka proses pembelajarannya	PERSON
harmonia-56	26	3	antara ketiganya	PERSON
harmonia-56	27	1	bertolak dari tujuan	PERSON
harmonia-56	27	2	pendidikan	GPE
harmonia-56	27	3	seni seperti	ORG
harmonia-56	27	4	dikemukakan oleh sudjatmiko di atas	PERSON
harmonia-56	27	5	maka perlu	PERSON
harmonia-56	27	6	diadakan penelitian tentang hubungan	ORG
harmonia-56	27	7	antara kecerdasan emosi	ORG
harmonia-56	27	8	dengan prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	27	9	pada mata	PERSON
harmonia-56	27	10	seni budaya	PERSON
harmonia-56	27	11	karena selama ini faktor bakat sering dianggap sebagai hal yang sangat berhubungan dengan mata	ORG
harmonia-56	27	12	seni budaya	PERSON
harmonia-56	28	1	dalam suatu proses pendidikan	PERSON
harmonia-56	28	2	seorang siswa dikatakan	PERSON
harmonia-56	28	3	berhasil apabila	PERSON
harmonia-56	29	1	dapat	ORG
harmonia-56	29	2	menyelesaikan	NORP
harmonia-56	29	3	pendidikan tepat waktu dengan hasil prestasi belajar yang baik	ORG
harmonia-56	30	1	prestasi belajar yang baik	PERSON
harmonia-56	30	2	hal yang paling didambakan oleh setiap siswa yang sedang belajar	PERSON
harmonia-56	30	3	prestasi belajar dapat	PERSON
harmonia-56	30	4	dijadikan	GPE
harmonia-56	30	5	keberhasilan seseorang dalam kegiatan belajar	PERSON
harmonia-56	30	6	2003	DATE
harmonia-56	30	7	49	CARDINAL
harmonia-56	31	1	selama ini banyak orang yang	PERSON
harmonia-56	31	2	bahwa untuk	PERSON
harmonia-56	31	3	prestasi belajar yang tinggi	PERSON
harmonia-56	31	4	yang tinggi	PERSON
harmonia-56	32	1	namun	ORG
harmonia-56	32	2	hasil penelitian terbaru di bidang psikologi membuktikan bahwa	PERSON
harmonia-56	32	3	satunya	GPE
harmonia-56	32	4	yang mempengaruhi prestasi belajar seseorang	PERSON
harmonia-56	32	5	tetapi ada banyak faktor	PERSON
harmonia-56	32	6	lain yang mempengaruhi	PERSON
harmonia-56	32	7	adalah faktor	ORG
harmonia-56	32	8	dan faktor psikologis yang	PERSON
harmonia-56	32	9	dari bakat	PERSON
harmonia-56	32	10	minat	GPE
harmonia-56	32	11	dan kecerdasan emosional	PERSON
harmonia-56	33	1	kecerdasan emosional	PERSON
harmonia-56	33	2	adalah sejumlah kemampuan	PERSON
harmonia-56	33	3	dan keterampilan yang	PERSON
harmonia-56	33	4	berkaitan dengan pembinaan hubungan	ORG
harmonia-56	33	5	sosial dengan	ORG
harmonia-56	33	6	yang merujuk	PERSON
harmonia-56	33	7	pada kemampuan	PERSON
harmonia-56	33	8	perasaan diri sendiri dan orang lain	PERSON
harmonia-56	33	9	kemampuan memotivasi diri sendiri	PERSON
harmonia-56	34	1	dan kemampuan	PERSON
harmonia-56	34	2	mengelola	GPE
harmonia-56	34	3	dengan baik dan dalam hubungan dengan orang lain	PERSON
harmonia-56	35	1	untuk lebih menjelaskan	PERSON
harmonia-56	35	2	tentang pentingnya	PERSON
harmonia-56	35	3	kecerdasan emosi	ORG
harmonia-56	35	4	claude steiner	PERSON
harmonia-56	35	5	dan paul perry	PERSON
harmonia-56	35	6	dalam efendi	PERSON
harmonia-56	35	7	2005	DATE
harmonia-56	35	8	65	CARDINAL
harmonia-56	35	9	juga menegaskan	PERSON
harmonia-56	35	10	dalam bukunya	PERSON
harmonia-56	35	11	1997	DATE
harmonia-56	35	12	bahwa semata	PERSON
harmonia-56	35	13	mata	PERSON
harmonia-56	35	14	yang tinggi tidak	PERSON
harmonia-56	35	15	menjadi cerdas.	PERSON
harmonia-56	36	1	tanpa kecerdasan emosional	PERSON
harmonia-56	36	2	kemampuan untuk memahami	PERSON
harmonia-56	36	3	dan mengelola	PERSON
harmonia-56	36	4	perasaan	GPE
harmonia-56	36	5	perasaan	GPE
harmonia-56	36	6	kita dan perasaan	PERSON
harmonia-56	36	7	perasaan orang lain	PERSON
harmonia-56	36	8	kesempatan kita	PERSON
harmonia-56	36	9	hidup bahagia	PERSON
harmonia-56	36	10	menjadi sangat	ORG
harmonia-56	37	1	goleman	ORG
harmonia-56	37	2	seorang peneliti	PERSON
harmonia-56	37	3	dan juga penulis buku	PERSON
harmonia-56	37	4	tentang kecerdasan	PERSON
harmonia-56	37	5	juga mengatakan bahwa setinggi	PRODUCT
harmonia-56	38	1	menyumbang kira	PERSON
harmonia-56	38	2	20	CARDINAL
harmonia-56	38	3	persen bagi faktor	ORG
harmonia-56	38	4	yang menentukan	PERSON
harmonia-56	38	5	sukses dalam hidup	PERSON
harmonia-56	38	6	maka yang	PERSON
harmonia-56	38	7	80	CARDINAL
harmonia-56	38	8	diisi oleh kekuatan	PERSON
harmonia-56	38	9	kekuatan lain	PERSON
harmonia-56	39	1	kekuatan	PERSON
harmonia-56	39	2	kekuatan lain dimaksud salah	PERSON
harmonia-56	39	3	adalah kecerdasan	PERSON
harmonia-56	40	1	selain itu	PERSON
harmonia-56	40	2	cooper dan ayman	PERSON
harmonia-56	40	3	dalam efendi	PERSON
harmonia-56	40	4	2005	DATE
harmonia-56	40	5	65	CARDINAL
harmonia-56	40	6	juga menulis	PERSON
harmonia-56	40	7	voltaire menunjukkan	PERSON
harmonia-56	40	8	bahwa bagi	PERSON
harmonia-56	40	9	bangsa romawi	PERSON
harmonia-56	40	10	sensus communis dan	PERSON
harmonia-56	40	11	kemampuan	PERSON
harmonia-56	40	12	mencakup seluruh penggunaan indera	ORG
harmonia-56	40	13	hati dan intuisi	PERSON
harmonia-56	41	1	memang	ORG
harmonia-56	41	2	bisnis berjalan di atas kekuatan	ORG
harmonia-56	41	3	otak	PERSON
harmonia-56	42	1	tetapi	PERSON
harmonia-56	42	2	untuk berpikir dengan baik dan	PERSON
harmonia-56	42	3	kesuksesan itu bertahan lama	PERSON
harmonia-56	42	4	kita harus	PERSON
harmonia-56	42	5	belajar untuk menyaingi setiap aspek	PERSON
harmonia-56	42	6	kecerdasan kita	PERSON
harmonia-56	43	1	bukan hanya dari kepala saja	PERSON
harmonia-56	43	2	di samping itu	PERSON
harmonia-56	43	3	mutakhir neurologis menunjukkan bahwa	PERSON
harmonia-56	43	4	bahan bakar yang sangat	PERSON
harmonia-56	43	5	bagi kekuatan	PERSON
harmonia-56	43	6	penalaran otak	PERSON
harmonia-56	43	7	dari pendapat	PERSON
harmonia-56	43	8	pendapat	GPE
harmonia-56	43	9	maka semakin menguatkan pemikiran kita bahwa	PERSON
harmonia-56	43	10	keberhasilan seseorang	ORG
harmonia-56	44	1	akan tetapi ada hal yang lebih berpengaruh	PERSON
harmonia-56	44	2	terhadap keberhasilan seseorang	PERSON
harmonia-56	44	3	yaitu kecerdasan	PERSON
harmonia-56	45	1	kecerdasan emosional adalah kecerdasan yang sangat	PERSON
harmonia-56	45	2	untuk berprestasi	PERSON
harmonia-56	46	1	meskipun	ORG
harmonia-56	46	2	seperti dikatakan goleman	ORG
harmonia-56	46	3	kita tidak boleh melupakan peran motivasi positif dalam mencapai prestasi	PERSON
harmonia-56	47	1	motivasi positif itu	PERSON
harmonia-56	47	2	kumpulan perasaan antusiasme	ORG
harmonia-56	47	3	gairah	GPE
harmonia-56	47	4	dan keyakinan diri	PERSON
harmonia-56	48	1	kesimpulan ini ditunjukkan oleh hasil berbagai studi terhadap para atlet olimpiade	PERSON
harmonia-56	48	2	kelas dunia	PERSON
harmonia-56	48	3	dan para grand	PERSON
harmonia-56	48	4	yang menunjukkan adanya ciri yang serupa	PERSON
harmonia-56	48	5	pada mereka	PERSON
harmonia-56	49	1	ciri yang serupa itu	PERSON
harmonia-56	49	2	kemampuan memotivasi diri untuk tak	PERSON
harmonia-56	49	3	berlatih secara	PERSON
harmonia-56	50	1	keuntungan	GPE
harmonia-56	50	2	dalam kehidupan yang didorong oleh motivasi	PERSON
harmonia-56	50	3	selain karena kemampuan	PERSON
harmonia-56	50	4	bawaan lainnya	PERSON
harmonia-56	50	5	dapat	ORG
harmonia-56	50	6	kerja yang	PERSON
harmonia-56	50	7	oleh mahasiswa	PERSON
harmonia-56	50	8	asia	LOC
harmonia-56	50	9	belajar di sekolah	PERSON
harmonia-56	50	10	sekolah amerika	ORG
harmonia-56	50	11	serta di berbagai bidang pekerjaan	PERSON
harmonia-56	51	1	kita termotivasi	PERSON
harmonia-56	51	2	oleh perasaan	ORG
harmonia-56	51	3	dan kepuasan pada apa yang kita kerjakan	PERSON
harmonia-56	52	1	atau bahkan kadar	PERSON
harmonia-56	52	2	itulah yang mendorong kita untuk berprestasi	ORG
harmonia-56	53	1	dalam artian inilah	PERSON
harmonia-56	53	2	kecerdasan emosional	ORG
harmonia-56	53	3	kecakapan utama	ORG
harmonia-56	53	4	kemampuan yang secara mendalam mempengaruhi	PERSON
harmonia-56	53	5	kemampuan lainnya	PERSON
harmonia-56	53	6	baikmemperlancarmaupun menghambat kemampuan	PERSON
harmonia-56	53	7	kemampuan itu	PERSON
harmonia-56	54	1	dari uraian di atas dapat kita ketahui	PERSON
harmonia-56	54	2	besarnya peran kecerdasan	PERSON
harmonia-56	54	3	dalam kehidupan kita	PERSON
harmonia-56	55	1	kecerdasan emosi memang merupakan	ORG
harmonia-56	55	2	isu	ORG
harmonia-56	55	3	hangat	ORG
harmonia-56	55	4	yang selalu menarik untuk	PERSON
harmonia-56	55	5	dan dikaji	PERSON
harmonia-56	55	6	lebih dalam	PERSON
harmonia-56	56	1	di atas dapat	PERSON
harmonia-56	56	2	bahwa kecerdasan emosional mempunyai peran yang sangat besar dalam	PERSON
harmonia-56	56	3	keberhasilan hidup	PERSON
harmonia-56	57	1	khususnya pada waktu mereka masih dalam proses pendidikan	ORG
harmonia-56	57	2	yang ditunjukkan dengan keberhasilan	PERSON
harmonia-56	57	3	prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	58	1	asumsi ini peneliti menduga	PERSON
harmonia-56	58	2	bahwa kecerdasan	PERSON
harmonia-56	58	3	terhadap prestasi belajar mata	PERSON
harmonia-56	58	4	seni budaya	PERSON
harmonia-56	59	1	untuk membuktikan	PERSON
harmonia-56	59	2	asumsi tersebut	PERSON
harmonia-56	59	3	maka masih perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh	ORG
harmonia-56	59	4	kecerdasan emosi terhadap prestasi belajar	ORG
harmonia-56	59	5	siswa mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	59	6	seni budaya	PERSON
harmonia-56	60	1	1999:7	CARDINAL
harmonia-56	60	2	asal kata emosi	PERSON
harmonia-56	60	3	adalah	ORG
harmonia-56	60	4	kerja bahasa	PERSON
harmonia-56	60	5	latin yang berarti	PERSON
harmonia-56	60	6	menggerakkan	ORG
harmonia-56	60	7	bergerak	GPE
harmonia-56	60	8	ditambah awalan	PERSON
harmonia-56	60	9	untuk memberi arti	PERSON
harmonia-56	60	10	bergerak	PERSON
harmonia-56	60	11	bahwa kecenderungan	PERSON
harmonia-56	60	12	bertindak	GPE
harmonia-56	60	13	merupakan	ORG
harmonia-56	60	14	hal mutlak	PERSON
harmonia-56	60	15	dalam emosi	ORG
harmonia-56	60	16	dan akar dorongan untuk bertindak	PERSON
harmonia-56	60	17	dalam menyelesaikan suatu masalah dengan	PERSON
harmonia-56	61	1	menurut goleman	ORG
harmonia-56	61	2	2002:45	CARDINAL
harmonia-56	61	3	pada kemampuan	PERSON
harmonia-56	61	4	untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustasi	PERSON
harmonia-56	61	5	mengendalikan	NORP
harmonia-56	61	6	hati	ORG
harmonia-56	61	7	dan tidak melebih	PERSON
harmonia-56	61	8	lebihkan kesenangan	PERSON
harmonia-56	61	9	mengatur suasana	PERSON
harmonia-56	61	10	hati dan menjaga agar beban	PERSON
harmonia-56	61	11	tidak melumpuhkan	PERSON
harmonia-56	61	12	kemampuan berfikir	PERSON
harmonia-56	61	13	dan berempati	PERSON
harmonia-56	62	1	cooper dan sawaf	PERSON
harmonia-56	62	2	dalam efendi	PERSON
harmonia-56	62	3	2005	DATE
harmonia-56	62	4	172	CARDINAL
harmonia-56	62	5	mendefinisikan	LOC
harmonia-56	62	6	kecerdasan emosional sebagaimana di bawah ini	PERSON
harmonia-56	63	1	kecerdasan emosional	ORG
harmonia-56	63	2	adalah kemampuan	PERSON
harmonia-56	63	3	memahami	PERSON
harmonia-56	63	4	dan secara	PERSON
harmonia-56	63	5	mengaplikasikan	NORP
harmonia-56	63	6	serta kecerdasan emosi sebagai sebuah sumber energi	PERSON
harmonia-56	63	7	manusia	GPE
harmonia-56	63	8	informasi	GPE
harmonia-56	63	9	hubungan	GPE
harmonia-56	63	10	dan pengaruh	PERSON
harmonia-56	64	1	dan mayer	PERSON
harmonia-56	64	2	dalam goleman	PERSON
harmonia-56	64	3	2003	DATE
harmonia-56	64	4	513	CARDINAL
harmonia-56	64	5	adalah kemampuan	PERSON
harmonia-56	64	6	dan mengendalikan	PERSON
harmonia-56	64	7	sendiri dan orang lain	PERSON
harmonia-56	64	8	serta menggunakan perasaan	PERSON
harmonia-56	64	9	itu untuk memandu pikiran dan tindakan	PERSON
harmonia-56	65	1	kecerdasan emosional adalah kecerdasan yang sangat	PERSON
harmonia-56	65	2	untuk berprestasi	PERSON
harmonia-56	66	1	meskipun	PERSON
harmonia-56	66	2	seperti yang dikatakan goleman	PERSON
harmonia-56	66	3	kita tidak boleh melupakan peran motivasi positif dalam mencapai prestasi	PERSON
harmonia-56	67	1	motivasi positif itu	PERSON
harmonia-56	67	2	kumpulan perasaan antusiasme	ORG
harmonia-56	67	3	gairah	GPE
harmonia-56	67	4	dan keyakinan diri	PERSON
harmonia-56	68	1	kesimpulan ini ditunjukkan oleh hasil berbagai studi terhadap para atlet olimpiade	PERSON
harmonia-56	68	2	kelas dunia	PERSON
harmonia-56	68	3	dan para grand	PERSON
harmonia-56	68	4	yang menunjukkan adanya ciri yang serupa	PERSON
harmonia-56	68	5	pada mereka	PERSON
harmonia-56	69	1	ciri yang serupa itu	PERSON
harmonia-56	69	2	kemampuan memotivasi diri untuk tak	PERSON
harmonia-56	69	3	hentinya berlatih	PERSON
harmonia-56	69	4	secara	PRODUCT
harmonia-56	70	1	puncak kecerdasan emosional akan dapat	PERSON
harmonia-56	70	2	dicapai	GPE
harmonia-56	70	3	jika seseorang mencapai	PERSON
harmonia-56	70	4	keadaan	PERSON
harmonia-56	70	5	yaitu	GPE
harmonia-56	70	6	keadaan ketika	PERSON
harmonia-56	70	7	dalam apa yang	PERSON
harmonia-56	70	8	sedang dikerjakannya	PERSON
harmonia-56	70	9	hanya	ORG
harmonia-56	70	10	ke pekerjaan itu	PERSON
harmonia-56	70	11	dan kesadarannya menyatu dengan tindakan	PERSON
harmonia-56	71	1	keahlian	PERSON
harmonia-56	71	2	atau seni	PERSON
harmonia-56	72	1	proses belajarpun memprasyaratkannya	PERSON
harmonia-56	73	1	yang belajar saat memasuki keadaan	PERSON
harmonia-56	73	2	maka prestasinya	ORG
harmonia-56	73	3	akan	ORG
harmonia-56	73	4	lebih baik	GPE
harmonia-56	73	5	dari bagaimana	PERSON
harmonia-56	73	6	potensi mereka diukur oleh tes	PERSON
harmonia-56	73	7	tulis	NORP
harmonia-56	73	8	dalam efendi	PERSON
harmonia-56	73	9	2005	DATE
harmonia-56	73	10	184	CARDINAL
harmonia-56	74	1	jadi dari uraian di atas dapat	PERSON
harmonia-56	74	2	bahwa kecerdasan emosional sangat berhubungan dengan prestasi	ORG
harmonia-56	75	1	dengan kecerdasan emosional yang tinggi	PERSON
harmonia-56	75	2	misalnya ketika seorang anak berada dalam keadaan	PERSON
harmonia-56	75	3	maka mereka	PERSON
harmonia-56	76	1	lebih	GPE
harmonia-56	76	2	dalam menerima pelajaran	ORG
harmonia-56	76	3	yang diajarkan oleh	PERSON
harmonia-56	76	4	mereka yang pada akhirnya dapat mencapai	PERSON
harmonia-56	76	5	prestasi belajar yang memuaskan	PERSON
harmonia-56	77	1	adapun ciri orang yang mempunyai kecerdasan	PERSON
harmonia-56	77	2	adalah mudah	PERSON
harmonia-56	77	3	tidak mudah takut	PERSON
harmonia-56	77	4	bersikap tegas	ORG
harmonia-56	77	5	berkemampuan besar untuk melibatkan diri dengan orang lain	ORG
harmonia-56	77	6	konsisten	GPE
harmonia-56	77	7	tidak emosional	ORG
harmonia-56	77	8	lebih mengutamakan rasio daripada emosi	ORG
harmonia-56	77	9	dapat memotivasi dirinya sendiri	PERSON
harmonia-56	77	10	dan lebih penting dapat memecahkan	PERSON
harmonia-56	78	1	dalam keadaan yang darurat	PERSON
harmonia-56	79	1	seperti	ORG
harmonia-56	79	2	oleh doug lennick seorang	ORG
harmonia-56	79	3	di amerika	PERSON
harmonia-56	79	4	dalam goleman	PERSON
harmonia-56	79	5	2003	DATE
harmonia-56	79	6	36	CARDINAL
harmonia-56	79	7	bahwa yang	PERSON
harmonia-56	79	8	untuk sukses dimulai dengan ketrampilan	PERSON
harmonia-56	79	9	tetapi orang memerlukan	PERSON
harmonia-56	79	10	kecakapan	GPE
harmonia-56	79	11	untuk memanfaatkan	PERSON
harmonia-56	79	12	potensi bakat mereka secara maksimal	PERSON
harmonia-56	79	13	jadi kecerdasan emosional dapat membantu	PERSON
harmonia-56	80	1	dalam menggunakan kemampuan	PERSON
harmonia-56	80	2	kognitifnya sesuai dengan potensi yang dimilikinya secara maksimum	PERSON
harmonia-56	81	1	jadi dari keterangan di atas dapat	PERSON
harmonia-56	81	2	bahwa kecerdasan	PERSON
harmonia-56	81	3	merupakan aspek	ORG
harmonia-56	81	4	yang sangat dibutuhkan dalam bidang kehidupan sehari-hari kita baik di lingkungan keluarga	PERSON
harmonia-56	81	5	sekolah dan	PERSON
harmonia-56	82	1	selain itu	PERSON
harmonia-56	82	2	kecerdasan emosionallah	PERSON
harmonia-56	82	3	yang memotivasi kita untuk mencari manfaat	PERSON
harmonia-56	82	4	potensi dan mengubahnya dari apa yang kita	PERSON
harmonia-56	82	5	menjadi apa yang kita lakukan	PERSON
harmonia-56	83	1	dengan demikian	PERSON
harmonia-56	83	2	kecerdasan emosi	PERSON
harmonia-56	83	3	adalah sejumlah kemampuan	ORG
harmonia-56	83	4	dan keterampilan yang	PERSON
harmonia-56	83	5	berkaitan dengan pembinaan hubungan	ORG
harmonia-56	83	6	sosial dengan	ORG
harmonia-56	83	7	yang merujuk	PERSON
harmonia-56	83	8	pada kemampuan	PERSON
harmonia-56	83	9	perasaan diri sendiri dan orang lain	PERSON
harmonia-56	83	10	kemampuan memotivasi diri sendiri	PERSON
harmonia-56	84	1	dan kemampuan	PERSON
harmonia-56	84	2	mengelola	GPE
harmonia-56	84	3	dengan baik dan dalam hubungan dengan orang lain dengan	PERSON
harmonia-56	84	4	1	CARDINAL
harmonia-56	84	5	kesadaran diri	PERSON
harmonia-56	85	1	yaitu membaca	PERSON
harmonia-56	85	2	diri sendiri dan mengenali	PERSON
harmonia-56	85	3	dampaknya dan menggunakan	PERSON
harmonia-56	85	4	untuk menuntun keputusan	PERSON
harmonia-56	85	5	penilaian diri yang	PERSON
harmonia-56	85	6	akurat	GPE
harmonia-56	85	7	adalah mengetahui kekuatan	PERSON
harmonia-56	85	8	dan keterbatasan diri	PERSON
harmonia-56	85	9	dan kepercayaan diri meliputi	PERSON
harmonia-56	85	10	yang sehat mengenai	PERSON
harmonia-56	86	1	diri dan kemampuan diri	PERSON
harmonia-56	86	2	2	CARDINAL
harmonia-56	86	3	pengelolaan diri	PERSON
harmonia-56	86	4	kendali diri	ORG
harmonia-56	86	5	yaitu mengendalikan	GPE
harmonia-56	86	6	dan dorongan yang	PERSON
harmonia-56	86	7	adalah	ORG
harmonia-56	86	8	kejujuran dan	PERSON
harmonia-56	86	9	integritas	DATE
harmonia-56	86	10	serta kelayakan	PERSON
harmonia-56	86	11	untuk dipercaya	PERSON
harmonia-56	86	12	kemampuan	GPE
harmonia-56	86	13	menyesuaikan	NORP
harmonia-56	86	14	kelenturan	GPE
harmonia-56	86	15	di dalam beradaptasi dengan perubahan situasi atau mengatasi	PERSON
harmonia-56	86	16	hambatan	GPE
harmonia-56	86	17	pencapaian yaitu dorongan	PERSON
harmonia-56	86	18	memperbaiki	ORG
harmonia-56	86	19	standar prestasi yang ditentukan oleh diri sendiri	PERSON
harmonia-56	86	20	kesiapan untuk bertindak	PERSON
harmonia-56	86	21	dan menggunakan kesempatan	PERSON
harmonia-56	86	22	dan optimisme yaitu melihat sisi positif suatu	PERSON
harmonia-56	86	23	3	CARDINAL
harmonia-56	86	24	orang lain	PERSON
harmonia-56	86	25	pandang mereka	PERSON
harmonia-56	86	26	dan berminat aktif padakekhawatiran mereka	PERSON
harmonia-56	86	27	adalah membaca apa yang sedang terjadi	PERSON
harmonia-56	86	28	keputusan jaringan kerja	PERSON
harmonia-56	86	29	dan politik di tingkat organisasi	PERSON
harmonia-56	86	30	yaitu mengenali	PERSON
harmonia-56	86	31	dan memenuhi kebutuhan pengikut	PERSON
harmonia-56	86	32	klien	PERSON
harmonia-56	86	33	atau pelanggan	PERSON
harmonia-56	86	34	4	CARDINAL
harmonia-56	86	35	kepemimpinan yang	PERSON
harmonia-56	86	36	yaitu	GPE
harmonia-56	86	37	dan memotivasi dengan visi	PERSON
harmonia-56	86	38	yang semangat	PERSON
harmonia-56	86	39	adalah menguasai	PERSON
harmonia-56	86	40	berbagai taktik membujuk	PERSON
harmonia-56	86	41	mengembangkan	GPE
harmonia-56	86	42	orang lain meliputi	PERSON
harmonia-56	86	43	menunjang	GPE
harmonia-56	86	44	orang lain melalui umpan	PERSON
harmonia-56	86	45	balik dan bimbingan	PERSON
harmonia-56	86	46	katalis	NORP
harmonia-56	86	47	yaitu memprakarsai	PERSON
harmonia-56	86	48	dan memimpin di arah yang baru	PERSON
harmonia-56	86	49	yaitu	GPE
harmonia-56	86	50	menyelesaikan pertengkaran	GPE
harmonia-56	86	51	membangun ikatan	ORG
harmonia-56	86	52	adalah	PERSON
harmonia-56	86	53	dan memelihara	PERSON
harmonia-56	86	54	jaringan relasi	ORG
harmonia-56	86	55	kerja kelompok	PERSON
harmonia-56	86	56	dan kolaborasi yaitu kerjasama	PERSON
harmonia-56	86	57	dan pembangunan kelompok	PERSON
harmonia-56	87	1	belajar	ORG
harmonia-56	87	2	merupakan	GPE
harmonia-56	87	3	proses yang	PERSON
harmonia-56	87	4	ketrampilan	PERSON
harmonia-56	87	5	dan sikap	PERSON
harmonia-56	88	1	belajar dimulai sejak kecil sampai akhir hayat seseorang	ORG
harmonia-56	89	1	melalui proses pendidikan	PERSON
harmonia-56	89	2	belajar berbagai	PERSON
harmonia-56	89	3	ilmu pengetahuan	ORG
harmonia-56	90	1	menurut hakim	PERSON
harmonia-56	90	2	2005	DATE
harmonia-56	90	3	1	CARDINAL
harmonia-56	90	4	belajar merupakan suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia	ORG
harmonia-56	90	5	dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas	PERSON
harmonia-56	90	6	seperti peningkatan kecakapan	PERSON
harmonia-56	90	7	pengetahuan	GPE
harmonia-56	90	8	sikap	GPE
harmonia-56	90	9	keterampilan	ORG
harmonia-56	90	10	daya pikir	PERSON
harmonia-56	90	11	dan lain	PERSON
harmonia-56	91	1	prestasi merupakan	PERSON
harmonia-56	91	2	hasil yang	PERSON
harmonia-56	91	3	seseorang ketika	PERSON
harmonia-56	91	4	mengerjakan	GPE
harmonia-56	91	5	atau kegiatan	PERSON
harmonia-56	92	1	2004	DATE
harmonia-56	92	2	75	CARDINAL
harmonia-56	92	3	prestasi belajar adalah	PERSON
harmonia-56	92	4	atau ketrampilan yang	PERSON
harmonia-56	92	5	dikembangkan oleh mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	92	6	lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau	PERSON
harmonia-56	92	7	nilai yang diberikan oleh	PERSON
harmonia-56	93	1	abdurrohman	PERSON
harmonia-56	93	2	1999	DATE
harmonia-56	93	3	37	CARDINAL
harmonia-56	93	4	prestasi belajar adalah kemampuan	PERSON
harmonia-56	93	5	yang diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar	PERSON
harmonia-56	94	1	selanjutnya nasution	PERSON
harmonia-56	94	2	1995	DATE
harmonia-56	94	3	23	CARDINAL
harmonia-56	94	4	prestasi belajar adalah suatu usaha	PERSON
harmonia-56	94	5	atau kegiatan	PERSON
harmonia-56	94	6	untuk menguasai bahan	PERSON
harmonia-56	94	7	yang diberikan	PERSON
harmonia-56	94	8	di sekolah	PERSON
harmonia-56	95	1	prestasi belajar adalah	PERSON
harmonia-56	95	2	yang telah	PERSON
harmonia-56	95	3	individu sebagai usaha yang	ORG
harmonia-56	95	4	secara langsung	PERSON
harmonia-56	95	5	serta	GPE
harmonia-56	95	6	aktifitas	GPE
harmonia-56	95	7	yang bertujuan untuk memperoleh ilmu pengetahuan	PERSON
harmonia-56	95	8	ketrampilan	PERSON
harmonia-56	95	9	kecerdasan	PERSON
harmonia-56	95	10	kecakapan dalam kondisi serta situasi tertentu	PERSON
harmonia-56	96	1	dari berbagai pengertian di atas dapat	PERSON
harmonia-56	96	2	bahwa prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	96	3	adalah suatu hasil kecakapan	ORG
harmonia-56	96	4	atau kemampuan	PERSON
harmonia-56	96	5	yang diperoleh siswa pada bidang	PERSON
harmonia-56	96	6	dalam mencapai	ORG
harmonia-56	96	7	tingkat kedewasaan	PERSON
harmonia-56	96	8	yang langsung dapat diukur dengan tes dimana penilaiannya	PERSON
harmonia-56	96	9	dapat berupa	PERSON
harmonia-56	96	10	atau huruf	PERSON
harmonia-56	97	1	prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	97	2	oleh faktor	ORG
harmonia-56	97	3	sebagai berikut	PERSON
harmonia-56	97	4	a. faktor	ORG
harmonia-56	97	5	dari dalam siswa	PERSON
harmonia-56	97	6	yaitu faktor	ORG
harmonia-56	97	7	keadaan	GPE
harmonia-56	97	8	dan faktor psikologis yang meliputi	PERSON
harmonia-56	97	9	kecerdasan baik kecerdasan	PERSON
harmonia-56	97	10	maupun kecerdasan emosional	ORG
harmonia-56	97	11	kecakapan	GPE
harmonia-56	97	12	minat	GPE
harmonia-56	97	13	motivasi	GPE
harmonia-56	97	14	dan kematangan	PERSON
harmonia-56	98	1	dari luar individu	PERSON
harmonia-56	98	2	yaitu lingkungan keluarga	PERSON
harmonia-56	98	3	sekolah	GPE
harmonia-56	98	4	dan lingkungan masyarakat	PERSON
harmonia-56	99	1	pembelajaran seni budaya	PERSON
harmonia-56	99	2	yang dilaksanakan dengan kurikulum	PERSON
harmonia-56	99	3	tingkat satuan	PERSON
harmonia-56	100	1	lebih besar kepada	PERSON
harmonia-56	100	2	sekolah dan mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan	PERSON
harmonia-56	100	3	keputusan secara bersama untuk memenuhi kebutuhan	PERSON
harmonia-56	100	4	sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan berdasarkan	PERSON
harmonia-56	100	5	kebijakan pendidikan nasional	ORG
harmonia-56	100	6	2003	DATE
harmonia-56	100	7	5	CARDINAL
harmonia-56	101	1	pembelajaran seni budaya di	PERSON
harmonia-56	101	2	4	CARDINAL
harmonia-56	101	3	ungaran kab	PERSON
harmonia-56	102	1	semarang	GPE
harmonia-56	102	2	tiga bidang	GPE
harmonia-56	102	3	seni rupa	ORG
harmonia-56	102	4	seni musik	PERSON
harmonia-56	102	5	dan seni tari	PERSON
harmonia-56	102	6	yang pelaksanaannya	PERSON
harmonia-56	102	7	diberikan secara bergiliran untuk masing	PERSON
harmonia-56	103	1	pelaksanaan pembelajaran mengacu	PERSON
harmonia-56	103	2	pada standar kompetensi dan kompetensi dasar	PERSON
harmonia-56	103	3	yang telah ditentukan dalam ktsp	PERSON
harmonia-56	104	1	dalam ktsp	PERSON
harmonia-56	104	2	materi bidang	PERSON
harmonia-56	104	3	seni rupa	ORG
harmonia-56	104	4	seni rupa daerah	ORG
harmonia-56	104	5	seni rupa nusantara	ORG
harmonia-56	104	6	dan seni rupa	PERSON
harmonia-56	105	1	materi bidang seni tari mencakup tari daerah	ORG
harmonia-56	105	2	tari nusantara	ORG
harmonia-56	105	3	dan tari mancanegara	PERSON
harmonia-56	106	1	dari seni rupa	PERSON
harmonia-56	106	2	dan seni tari diberikan	PERSON
harmonia-56	106	3	secara terstruktur sesuai	ORG
harmonia-56	106	4	kelas	GPE
harmonia-56	106	5	mulai dari kelas vii sampai dengan kelas	PERSON
harmonia-56	107	1	materi bidang seni musik meliputi musik daerah	PERSON
harmonia-56	107	2	musik nusantara	PERSON
harmonia-56	107	3	dan musik mancanegara	PERSON
harmonia-56	108	1	musik daerah diberikan kepada	PERSON
harmonia-56	108	2	kelas vii	PERSON
harmonia-56	108	3	musik nusantara diberikan kepada	PERSON
harmonia-56	108	4	dan musik mancanegara diberikan kepada	PERSON
harmonia-56	108	5	kelas	ORG
harmonia-56	109	1	dengan demikian prestasi belajar mata	PERSON
harmonia-56	109	2	seni budaya	ORG
harmonia-56	109	3	adalah suatu hasil kecakapan	ORG
harmonia-56	109	4	atau kemampuan	PERSON
harmonia-56	109	5	para siswa dalam mata	PERSON
harmonia-56	109	6	seni budaya yang langsung dapat diukur dengan tes dimana penilaiannya	PERSON
harmonia-56	109	7	dapat berupa	PERSON
harmonia-56	109	8	atau huruf	PERSON
harmonia-56	109	9	yang diperoleh dari dokumentasi	PERSON
harmonia-56	110	1	metode penelitian	PERSON
harmonia-56	110	2	ini menggunakan	PERSON
harmonia-56	110	3	pendekatan	GPE
harmonia-56	110	4	kuantitatif korelasional dengan pendekatan	PERSON
harmonia-56	110	5	yaitu fakta atau segala	PERSON
harmonia-56	110	6	sesuatunya sudah ada sehingga tinggal	ORG
harmonia-56	110	7	dengan menggunakan	PERSON
harmonia-56	111	1	obyek penelitian	PERSON
harmonia-56	111	2	yang dijadikan	PERSON
harmonia-56	111	3	dalam penelitian	PERSON
harmonia-56	111	4	ini adalah semua	PERSON
harmonia-56	111	5	kelas vii smp	ORG
harmonia-56	111	6	4	CARDINAL
harmonia-56	111	7	tahun	PERSON
harmonia-56	111	8	2009/2010 yang terdiri dari	PERSON
harmonia-56	111	9	kelas dengan jumlah	PERSON
harmonia-56	111	10	250	CARDINAL
harmonia-56	111	11	orang siswa	PERSON
harmonia-56	112	1	sedangkan	ORG
harmonia-56	112	2	dalam penelitian	PERSON
harmonia-56	112	3	ini diambil dengan	PERSON
harmonia-56	112	4	berimbang	PERSON
harmonia-56	113	1	dengan menggunakan	PERSON
harmonia-56	113	2	ini	PERSON
harmonia-56	113	3	maka dalam menentukan anggota	PERSON
harmonia-56	113	4	dari tiap	PERSON
harmonia-56	114	1	tiap kelompok yang ada dalam populasi	PERSON
harmonia-56	114	2	yang jumlahnya disesuaikan dengan jumlah anggota	PERSON
harmonia-56	114	3	yang ada di dalam masing	PERSON
harmonia-56	115	1	besarnya	FAC
harmonia-56	115	2	secara representatif dengan mengambil	PERSON
harmonia-56	115	3	15 %	PERCENT
harmonia-56	115	4	dari populasi	PERSON
harmonia-56	115	5	dengan besar keseluruhan	PERSON
harmonia-56	115	6	adalah sebanyak 6 (	ORG
harmonia-56	115	7	7	CARDINAL
harmonia-56	115	8	kelas	ORG
harmonia-56	115	9	42	CARDINAL
harmonia-56	116	1	dalam penelitian	PERSON
harmonia-56	116	2	ini dilakukan dengan menggunakan	PERSON
harmonia-56	116	3	dokumenter	PERSON
harmonia-56	117	1	dan teknik angket	PERSON
harmonia-56	118	1	dalam penelitian ini meliputi	PERSON
harmonia-56	118	2	koefisien korelasi untuk uji hipotesis	PERSON
harmonia-56	118	3	regresi	GPE
harmonia-56	118	4	dan analisis koefisien determinasi.	PERSON
harmonia-56	119	1	yang diperoleh dari responden	PERSON
harmonia-56	119	2	melalui kuesioner	PERSON
harmonia-56	119	3	dahulu.untuk itu sebelum	PERSON
harmonia-56	119	4	yang diperoleh akan diproses	PERSON
harmonia-56	119	5	untuk menguji hipotesis penelitian	PERSON
harmonia-56	119	6	alat pengukurnya harus diuji terlebih	PERSON
harmonia-56	120	1	dalam penelitian	PERSON
harmonia-56	120	2	ini dilakukan dengan menggunakan alat uji	PERSON
harmonia-56	120	3	statistik korelasi	PERSON
harmonia-56	120	4	kasar pearson	PERSON
harmonia-56	120	5	sedangkan pengujian	PERSON
harmonia-56	120	6	dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat uji statistik	PERSON
harmonia-56	121	1	selain uji validitas dan	ORG
harmonia-56	122	1	juga perlu diadakan uji persyaratan analisis	ORG
harmonia-56	122	2	sebelum analisis data	ORG
harmonia-56	122	3	dilakukan	ORG
harmonia-56	122	4	uji persyaratan analisis	ORG
harmonia-56	122	5	yang digunakan dalam penelitian	PERSON
harmonia-56	122	6	ini adalah uji normalitas	PERSON
harmonia-56	122	7	dan uji linieritas	PERSON
harmonia-56	123	1	uji normalitas	ORG
harmonia-56	123	2	bertujuan untuk menguji apakah dalam	PERSON
harmonia-56	123	3	atau	PERSON
harmonia-56	123	4	memiliki	ORG
harmonia-56	124	1	uji normalitas	ORG
harmonia-56	124	2	yang digunakan adalah analisis grafik	PERSON
harmonia-56	125	1	uji linearitas digunakan untuk melihat apakah spesifikasi	PERSON
harmonia-56	125	2	yang digunakan sudah benar atau tidak	PERSON
harmonia-56	126	1	uji linearitas yang digunakan dalam penelitian	ORG
harmonia-56	126	2	ini adalah uji	PERSON
harmonia-56	127	1	hasil dan	PERSON
harmonia-56	127	2	negeri 4	ORG
harmonia-56	127	3	kabupaten semarang beralamat	PERSON
harmonia-56	127	4	di jalan erlangga	PERSON
harmonia-56	127	5	babadan	ORG
harmonia-56	127	6	kabupaten semarang	PERSON
harmonia-56	128	1	walaupun tempat belajar atau gedung sekolah tidak berada di	ORG
harmonia-56	128	2	jalan raya	PERSON
harmonia-56	128	3	namun kondisi ini tidak	ORG
harmonia-56	128	4	sekolah ini tidak dikenal oleh masyarakat	PERSON
harmonia-56	129	1	lokasi sekolah yang berada di tengah	PERSON
harmonia-56	129	2	jauh dari pemukiman penduduk	PERSON
harmonia-56	129	3	sehingga memungkinkan	PERSON
harmonia-56	129	4	para siswa untuk belajar dengan nyaman	PERSON
harmonia-56	130	1	itu juga lokasinya	PERSON
harmonia-56	131	1	cukup strategis	ORG
harmonia-56	131	2	karena mudah	PERSON
harmonia-56	131	3	oleh angkutan	GPE
harmonia-56	132	1	sebagian besar siswa	PERSON
harmonia-56	132	2	4	CARDINAL
harmonia-56	132	3	bertempat tinggal tidak jauh dari	PERSON
harmonia-56	132	4	sekolah	GPE
harmonia-56	133	1	mereka berasal dari keluarga dengan	PERSON
harmonia-56	133	2	ekonomi menengah ke bawah	FAC
harmonia-56	134	1	orang tua	PERSON
harmonia-56	134	2	mempunyai mata pencaharian sebagai	ORG
harmonia-56	134	3	pabrik dengan jam	PERSON
harmonia-56	134	4	kerja	ORG
harmonia-56	134	5	ada jam kerja pagi antara	PERSON
harmonia-56	134	6	08.00-14.00	CARDINAL
harmonia-56	134	7	jam kerja siang antara	ORG
harmonia-56	134	8	14.00-22.00	QUANTITY
harmonia-56	134	9	dan jam kerja malam antara	PERSON
harmonia-56	134	10	22.00-08.00	CARDINAL
harmonia-56	135	1	pada tahun	PERSON
harmonia-56	135	2	2009/2010	PERSON
harmonia-56	135	3	4	CARDINAL
harmonia-56	135	4	708	CARDINAL
harmonia-56	135	5	dengan rincian	PERSON
harmonia-56	135	6	kelas vii berjumlah	PERSON
harmonia-56	135	7	250	CARDINAL
harmonia-56	135	8	siswa yang terdiri atas kelas vii	PERSON
harmonia-56	135	9	sampai dengan kelas vii g	ORG
harmonia-56	136	1	248	CARDINAL
harmonia-56	136	2	dari kelas	PERSON
harmonia-56	136	3	dengan kelas	PERSON
harmonia-56	136	4	dan c	PERSON
harmonia-56	137	1	210	CARDINAL
harmonia-56	137	2	siswa yang terdiri atas	PERSON
harmonia-56	138	1	dengan kelas	PERSON
harmonia-56	138	2	g. prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	138	3	seni budaya	ORG
harmonia-56	138	4	prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	138	5	melalui daftar nilai pada semester	PERSON
harmonia-56	138	6	tahun pelajaran	PERSON
harmonia-56	138	7	2009/2010	GPE
harmonia-56	139	1	dalam proses pengambilan	PERSON
harmonia-56	139	2	penulis	NORP
harmonia-56	139	3	menggunakan metode studi dokumenter dengan cara mengambil	PERSON
harmonia-56	139	4	daftar nilai siswa yang	ORG
harmonia-56	139	5	dimiliki	ORG
harmonia-56	139	6	oleh	ORG
harmonia-56	139	7	mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	140	1	setelah mendapat daftar nilai siswa	PERSON
harmonia-56	140	2	adalah mengambil nilai	ORG
harmonia-56	140	3	yang	PERSON
harmonia-56	141	1	dimana	ORG
harmonia-56	141	2	yang digunakan dalam penelitian	PERSON
harmonia-56	141	3	ini adalah	PERSON
harmonia-56	141	4	42	CARDINAL
harmonia-56	141	5	orang siswa	PERSON
harmonia-56	141	6	kelas vii dengan rincian	PERSON
harmonia-56	141	7	setiap kelas	PERSON
harmonia-56	141	8	6	CARDINAL
harmonia-56	141	9	anak secara	PERSON
harmonia-56	141	10	dijadikan	GPE
harmonia-56	142	1	selanjutnya	PERSON
harmonia-56	142	2	dengan dipandu tabel	ORG
harmonia-56	142	3	prestasi belajar sebagai berikut	ORG
harmonia-56	142	4	1	CARDINAL
harmonia-56	142	5	kriteria	GPE
harmonia-56	143	1	absolut frek	PERSON
harmonia-56	144	1	relatif	ORG
harmonia-56	144	2	1	CARDINAL
harmonia-56	144	3	64	CARDINAL
harmonia-56	144	4	2	CARDINAL
harmonia-56	144	5	2	CARDINAL
harmonia-56	144	6	70	CARDINAL
harmonia-56	144	7	75	CARDINAL
harmonia-56	144	8	3	CARDINAL
harmonia-56	144	9	76	CARDINAL
harmonia-56	144	10	81	CARDINAL
harmonia-56	144	11	cukup tinggi 8	ORG
harmonia-56	145	1	4	CARDINAL
harmonia-56	145	2	82	CARDINAL
harmonia-56	145	3	87	CARDINAL
harmonia-56	145	4	tinggi	PERSON
harmonia-56	145	5	17	CARDINAL
harmonia-56	145	6	88 93	CARDINAL
harmonia-56	145	7	sangat tinggi 7 16,67	ORG
harmonia-56	145	8	42	CARDINAL
harmonia-56	145	9	atau dapat pula	PERSON
harmonia-56	145	10	digambarkan ke dalam diagram	PERSON
harmonia-56	145	11	batang distribusi frekuensi prestasi belajar seperti di bawah ini	PERSON
harmonia-56	145	12	1	CARDINAL
harmonia-56	145	13	60	CARDINAL
harmonia-56	145	14	64	CARDINAL
harmonia-56	145	15	87	CARDINAL
harmonia-56	145	16	sangat rendah rendah cukup tinggi tinggi sangat tinggi %	ORG
harmonia-56	145	17	4.76 19.05	CARDINAL
harmonia-56	145	18	19.05	CARDINAL
harmonia-56	145	19	2 8	DATE
harmonia-56	145	20	dari tabel	PERSON
harmonia-56	145	21	dan diagram batang di atas dapat	PERSON
harmonia-56	145	22	bahwa terdapat	ORG
harmonia-56	145	23	5	CARDINAL
harmonia-56	145	24	kriteria prestasi belajar	ORG
harmonia-56	145	25	tinggi rendahnya nilai yang	PERSON
harmonia-56	145	26	oleh siswa	ORG
harmonia-56	146	1	kriteria sangat rendah yaitu	PERSON
harmonia-56	146	2	yang mendapat nilai 64–69	ORG
harmonia-56	146	3	dengan jumlah	PERSON
harmonia-56	146	4	2	CARDINAL
harmonia-56	146	5	orang siswa atau sebanyak	PERSON
harmonia-56	146	6	4,76 %	PERCENT
harmonia-56	146	7	rendah yaitu siswa yang mendapat nilai 70–75 dengan jumlah	ORG
harmonia-56	146	8	8	CARDINAL
harmonia-56	146	9	orang siswa atau sebanyak	PERSON
harmonia-56	146	10	cukup tinggi yaitu	ORG
harmonia-56	147	1	yang mendapat nilai	PERSON
harmonia-56	147	2	76	CARDINAL
harmonia-56	147	3	dengan jumlah	PERSON
harmonia-56	147	4	orang siswa atau sebanyak	PERSON
harmonia-56	147	5	tinggi yaitu	PERSON
harmonia-56	147	6	yang mendapat nilai 82–87	ORG
harmonia-56	147	7	dengan jumlah	PERSON
harmonia-56	147	8	17	CARDINAL
harmonia-56	147	9	orang siswa atau	PERSON
harmonia-56	147	10	40,48 %	PERCENT
harmonia-56	147	11	sangat tinggi yaitu siswa yang mendapat nilai 88–93 dengan jumlah	ORG
harmonia-56	147	12	orang siswa atau sebanyak 16,67 %	PERSON
harmonia-56	148	1	kecerdasan emosi siswa data	ORG
harmonia-56	148	2	tingkat kecerdasan	PERSON
harmonia-56	148	3	dari nilai	PERSON
harmonia-56	148	4	atau kuesioner	PERSON
harmonia-56	149	1	setelah dilakukan pengujian	PERSON
harmonia-56	149	2	terhadap 30 responden	PERSON
harmonia-56	149	3	maka	ORG
harmonia-56	149	4	dengan pengumpulan	ORG
harmonia-56	149	5	dan pengambilan nilai hasil angket dari 42 responden yang menjadi	ORG
harmonia-56	149	6	dalam penelitian ini	PERSON
harmonia-56	150	1	dalam angket ini	PERSON
harmonia-56	150	2	38	CARDINAL
harmonia-56	150	3	yang harus	PERSON
harmonia-56	150	4	diisi oleh responden	PERSON
harmonia-56	151	1	penyebaran angket	PERSON
harmonia-56	151	2	sendiri dengan	PERSON
harmonia-56	151	3	yang disebarkan	PERSON
harmonia-56	151	4	42	CARDINAL
harmonia-56	152	1	dari hasil nilai	PERSON
harmonia-56	152	2	pada tabel berikut :	ORG
harmonia-56	152	3	2	CARDINAL
harmonia-56	152	4	kriteria	GPE
harmonia-56	153	1	absolut frek	PERSON
harmonia-56	154	1	relatif	ORG
harmonia-56	154	2	1	CARDINAL
harmonia-56	154	3	38	CARDINAL
harmonia-56	154	4	68	CARDINAL
harmonia-56	154	5	sangat	ORG
harmonia-56	154	6	0	CARDINAL
harmonia-56	154	7	2. 69	DATE
harmonia-56	154	8	99	CARDINAL
harmonia-56	154	9	100	CARDINAL
harmonia-56	154	10	130	CARDINAL
harmonia-56	154	11	cukup tinggi	ORG
harmonia-56	154	12	4	CARDINAL
harmonia-56	154	13	131	CARDINAL
harmonia-56	154	14	161	CARDINAL
harmonia-56	154	15	11 26,19 5	DATE
harmonia-56	154	16	162	CARDINAL
harmonia-56	154	17	sangat tinggi	ORG
harmonia-56	155	1	42	CARDINAL
harmonia-56	155	2	atau dapat pula	PERSON
harmonia-56	155	3	digambarkan	GPE
harmonia-56	155	4	batang distribusi	PERSON
harmonia-56	156	1	berikut	GPE
harmonia-56	156	2	ini	PERSON
harmonia-56	157	1	38	CARDINAL
harmonia-56	157	2	cukup rendah tinggi	ORG
harmonia-56	157	3	131	CARDINAL
harmonia-56	157	4	tinggi	PERSON
harmonia-56	157	5	162	CARDINAL
harmonia-56	158	1	0.00 2.38 71.43	QUANTITY
harmonia-56	158	2	2	CARDINAL
harmonia-56	158	3	150	CARDINAL
harmonia-56	158	4	dari tabel	PERSON
harmonia-56	158	5	dan diagram	PERSON
harmonia-56	158	6	batang yang	PERSON
harmonia-56	158	7	menunjukkan	ORG
harmonia-56	158	8	tinggi rendahnya nilai	PERSON
harmonia-56	158	9	yang dicapai	PERSON
harmonia-56	158	10	oleh siswa di atas dapat	ORG
harmonia-56	158	11	bahwa siswa yang masuk	PERSON
harmonia-56	159	1	dalam kriteria rendah yaitu siswa yang mendapat nilai	PERSON
harmonia-56	159	2	69	CARDINAL
harmonia-56	159	3	99	CARDINAL
harmonia-56	159	4	dengan jumlah	PERSON
harmonia-56	159	5	1	CARDINAL
harmonia-56	159	6	orang siswa atau sebanyak	PERSON
harmonia-56	160	1	2,38 %	PERCENT
harmonia-56	160	2	cukup tinggi yaitu	ORG
harmonia-56	160	3	yang mendapat nilai	PERSON
harmonia-56	160	4	100	CARDINAL
harmonia-56	160	5	130 dengan jumlah	QUANTITY
harmonia-56	160	6	30	CARDINAL
harmonia-56	160	7	orang siswa atau sebanyak	PERSON
harmonia-56	160	8	71,43 %	PERCENT
harmonia-56	160	9	tinggi yaitu	PERSON
harmonia-56	160	10	yang mendapat nilai	PERSON
harmonia-56	160	11	131	CARDINAL
harmonia-56	160	12	161 dengan jumlah	QUANTITY
harmonia-56	160	13	11	CARDINAL
harmonia-56	160	14	orang siswa atau sebanyak	PERSON
harmonia-56	160	15	26,19 %	PERCENT
harmonia-56	161	1	dan tidak ada	PERSON
harmonia-56	163	1	yang masuk dalam kriteria sangat rendah	PERSON
harmonia-56	163	2	dengan nilai 38–68	ORG
harmonia-56	163	3	dan sangat tinggi	PERSON
harmonia-56	163	4	dengan nilai 162–192	PERSON
harmonia-56	164	1	pengujian hipotesis pada	PERSON
harmonia-56	164	2	mengadakan	GPE
harmonia-56	164	3	untuk mengetahui ada	PERSON
harmonia-56	164	4	kecerdasan emosi	PERSON
harmonia-56	164	5	terhadap prestasi belajar	ORG
harmonia-56	164	6	siswa mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	164	7	seni budaya	PERSON
harmonia-56	164	8	untuk diisi	PERSON
harmonia-56	165	1	juga mengambil	ORG
harmonia-56	165	2	prestasi belajar	ORG
harmonia-56	165	3	siswa mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	165	4	seni budaya	PERSON
harmonia-56	165	5	yaitu	GPE
harmonia-56	165	6	daftar nilai	ORG
harmonia-56	165	7	seni budaya semester	PERSON
harmonia-56	165	8	tahun	PERSON
harmonia-56	165	9	2009/2010	GPE
harmonia-56	166	1	hasil angket kecerdasan emosi sebagai	PERSON
harmonia-56	166	2	dan daftar nilai mata	PERSON
harmonia-56	166	3	seni budaya sebagai y. dari hasil	ORG
harmonia-56	166	4	menggunakan korelasi	PERSON
harmonia-56	166	5	dengan bantuan	PERSON
harmonia-56	166	6	komputer spss	PERSON
harmonia-56	166	7	15.0	CARDINAL
harmonia-56	167	1	maka diperoleh :	PERSON
harmonia-56	167	2	a. hubungan	PERSON
harmonia-56	167	3	antara kecerdasan	PERSON
harmonia-56	167	4	dengan prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	167	5	dari hasil perhitungan	PERSON
harmonia-56	168	1	yang disajikan dalam lampiran	PERSON
harmonia-56	168	2	dapat dilihat	PERSON
harmonia-56	168	3	bahwa r hitung adalah	PERSON
harmonia-56	168	4	0,349	CARDINAL
harmonia-56	169	1	harga	ORG
harmonia-56	169	2	untuk taraf kesalahan	PERSON
harmonia-56	169	3	5%	PERCENT
harmonia-56	169	4	42	CARDINAL
harmonia-56	169	5	0,304	CARDINAL
harmonia-56	170	1	sehingga harga	PERSON
harmonia-56	170	2	besar dari	ORG
harmonia-56	170	3	5%	PERCENT
harmonia-56	171	1	karena r hitung lebih besar dari r tabel	PERSON
harmonia-56	171	2	maka dapat	PERSON
harmonia-56	171	3	bahwa	PERSON
harmonia-56	171	4	ho	PERSON
harmonia-56	171	5	tidak ada	PERSON
harmonia-56	172	1	antara kecerdasan	PERSON
harmonia-56	172	2	dengan prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	172	3	pada mata	PERSON
harmonia-56	172	4	seni budaya	PERSON
harmonia-56	173	1	ada	PERSON
harmonia-56	173	2	antara kecerdasan	PERSON
harmonia-56	173	3	dengan prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	173	4	pada mata	PERSON
harmonia-56	173	5	seni budaya	PERSON
harmonia-56	174	1	b. pengaruh kecerdasan	PERSON
harmonia-56	174	2	terhadap prestasi belajar	ORG
harmonia-56	174	3	umum regresi linier sederhana adalah	ORG
harmonia-56	175	1	nilai yang	PERSON
harmonia-56	175	2	atau kriterium	PERSON
harmonia-56	175	3	bilangan koefisien	PERSON
harmonia-56	175	4	setelah data	ORG
harmonia-56	175	5	menggunakan bantuan	ORG
harmonia-56	175	6	komputer spss	PERSON
harmonia-56	175	7	15.0	CARDINAL
harmonia-56	175	8	60,660	CARDINAL
harmonia-56	175	9	dan	PERSON
harmonia-56	175	10	0,169	CARDINAL
harmonia-56	176	1	setelah	PERSON
harmonia-56	176	2	dan b ditemukan	PERSON
harmonia-56	176	3	maka persamaan	ORG
harmonia-56	176	4	regresi linier	PERSON
harmonia-56	177	1	persamaan	PERSON
harmonia-56	177	2	regresi besarnya kecerdasan	PERSON
harmonia-56	177	3	dan prestasi belajar adalah sebagai	PERSON
harmonia-56	178	1	60,660	CARDINAL
harmonia-56	178	2	regresi di atas dapat	PERSON
harmonia-56	178	3	1	CARDINAL
harmonia-56	178	4	60,660	CARDINAL
harmonia-56	178	5	menyatakan bahwa jika variabel	PERSON
harmonia-56	178	6	dianggap konstan	PERSON
harmonia-56	178	7	maka prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	178	8	60,660	CARDINAL
harmonia-56	179	1	2	CARDINAL
harmonia-56	179	2	regresi kecerdasan	PERSON
harmonia-56	179	3	0,169	CARDINAL
harmonia-56	179	4	menyatakan bahwa setiap	PERSON
harmonia-56	179	5	1	CARDINAL
harmonia-56	179	6	satuan skor kecerdasan	ORG
harmonia-56	179	7	maka akan meningkatkan prestasi belajar	ORG
harmonia-56	179	8	0,169	CARDINAL
harmonia-56	179	9	pada konstanta 60,660	PERSON
harmonia-56	180	1	dengan demikian dapat dikatakan	PERSON
harmonia-56	180	2	bahwa	PERSON
harmonia-56	180	3	ho	PERSON
harmonia-56	180	4	tidak ada	PERSON
harmonia-56	180	5	antara kecerdasan	PERSON
harmonia-56	180	6	terhadap prestasi belajar	ORG
harmonia-56	180	7	pada mata	PERSON
harmonia-56	180	8	seni budaya	PERSON
harmonia-56	181	1	ada	PERSON
harmonia-56	181	2	kecerdasan emosi	PERSON
harmonia-56	181	3	terhadap prestasi belajar	ORG
harmonia-56	181	4	pada mata	PERSON
harmonia-56	181	5	seni budaya	PERSON
harmonia-56	182	1	c. kontribusi kecerdasan	PERSON
harmonia-56	182	2	terhadap prestasi belajar	ORG
harmonia-56	182	3	dari hasil perhitungan	PERSON
harmonia-56	182	4	menggunakan bantuan	PERSON
harmonia-56	182	5	komputer spss	PERSON
harmonia-56	182	6	15.0	CARDINAL
harmonia-56	182	7	diketahui koefisien determinasinya (r²	PERSON
harmonia-56	182	8	0,122	CARDINAL
harmonia-56	183	1	hal ini berarti prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	183	2	siswa mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	183	3	seni budaya	PERSON
harmonia-56	183	4	12,2%	PERCENT
harmonia-56	183	5	oleh kecerdasan emosi	PERSON
harmonia-56	183	6	sisanya	GPE
harmonia-56	183	7	87,8%	PERCENT
harmonia-56	183	8	oleh faktor faktor lain.	ORG
harmonia-56	184	1	lain yang	PERSON
harmonia-56	184	2	ikut mendukung prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	184	3	kecakapan	GPE
harmonia-56	184	4	minat	GPE
harmonia-56	184	5	motivasi	GPE
harmonia-56	184	6	dan kematangan	PERSON
harmonia-56	184	7	sekolah	GPE
harmonia-56	184	8	dan lingkungan masyarakat	PERSON
harmonia-56	185	1	dari keseluruhan	PERSON
harmonia-56	185	2	tersebut akan dapat	PERSON
harmonia-56	185	3	menunjang	GPE
harmonia-56	185	4	meningkatnya prestasi belajar secara	GPE
harmonia-56	186	1	antara kecerdasan	PERSON
harmonia-56	186	2	dengan prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	186	3	melihat	ORG
harmonia-56	186	4	hasil analisis penelitian	GPE
harmonia-56	186	5	maka dapat	PERSON
harmonia-56	186	6	bahwa terdapat	ORG
harmonia-56	186	7	yang positif dan	PERSON
harmonia-56	186	8	0,349	CARDINAL
harmonia-56	186	9	antara	ORG
harmonia-56	186	10	dengan prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	187	1	untuk taraf kesalahan	PERSON
harmonia-56	187	2	5%	PERCENT
harmonia-56	187	3	42	CARDINAL
harmonia-56	187	4	0,304	CARDINAL
harmonia-56	188	1	sehingga harga	PERSON
harmonia-56	188	2	besar dari	ORG
harmonia-56	188	3	5%	PERCENT
harmonia-56	189	1	hasil analisis tersebut	PERSON
harmonia-56	189	2	maka hipotesis	PERSON
harmonia-56	189	3	yang berbunyi	PERSON
harmonia-56	189	4	ada hubungan	PERSON
harmonia-56	189	5	antara kecerdasan	PERSON
harmonia-56	189	6	dengan prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	189	7	pada mata	PERSON
harmonia-56	189	8	seni budaya	PERSON
harmonia-56	189	9	karena tetap kebenarannya	PERSON
harmonia-56	190	1	dengan diterimanya hipotesis	PERSON
harmonia-56	190	2	antara kecerdasan	PERSON
harmonia-56	190	3	dan prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	190	4	siswa mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	190	5	seni budaya	PERSON
harmonia-56	190	6	korelasi yang	PERSON
harmonia-56	190	7	signifikan	GPE
harmonia-56	191	1	korelasi yang	PERSON
harmonia-56	191	2	signifikan	GPE
harmonia-56	191	3	tersebut dapat diartikan	ORG
harmonia-56	191	4	bahwa semakin tinggi kecerdasan	PERSON
harmonia-56	191	5	juga akan semakin tinggi prestasi belajarnya	ORG
harmonia-56	191	6	sedangkan semakin rendah kecerdasan	ORG
harmonia-56	191	7	maka prestasi belajar	ORG
harmonia-56	191	8	siswa mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	191	9	seni budaya	PERSON
harmonia-56	191	10	juga semakin rendah	ORG
harmonia-56	192	1	pengaruh	ORG
harmonia-56	192	2	kecerdasan emosi	PERSON
harmonia-56	192	3	terhadap prestasi belajar	ORG
harmonia-56	192	4	hasil dari perhitungan	PERSON
harmonia-56	192	5	menunjukkan bahwa	PERSON
harmonia-56	192	6	60,660	CARDINAL
harmonia-56	192	7	dan	PERSON
harmonia-56	192	8	0,169	CARDINAL
harmonia-56	192	9	dapat	ORG
harmonia-56	192	10	bahwa apabila	ORG
harmonia-56	193	1	nilai kecerdasan emosi	PERSON
harmonia-56	193	2	1	CARDINAL
harmonia-56	193	3	maka nilai prestasi belajar	ORG
harmonia-56	193	4	0,169	CARDINAL
harmonia-56	193	5	atau setiap nilai kecerdasan	PERSON
harmonia-56	193	6	10	CARDINAL
harmonia-56	193	7	maka nilai prestasi belajar	ORG
harmonia-56	193	8	1,69	CARDINAL
harmonia-56	194	1	hal ini menunjukkan bahwa apabila	PERSON
harmonia-56	194	2	kecerdasan emosi	PERSON
harmonia-56	194	3	maka nilai prestasi belajar	ORG
harmonia-56	194	4	juga akan bertambah	ORG
harmonia-56	194	5	sehingga kecerdasan	PERSON
harmonia-56	194	6	dapat berpengaruh	PERSON
harmonia-56	194	7	terhadap prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	195	1	kontribusi kecerdasan emosi	PERSON
harmonia-56	195	2	terhadap prestasi belajar	ORG
harmonia-56	195	3	hasil perhitungan	GPE
harmonia-56	195	4	bahwa koefisien determinasinya	PERSON
harmonia-56	195	5	0,122	CARDINAL
harmonia-56	196	1	hal ini berarti prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	196	2	siswa mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	196	3	seni budaya	PERSON
harmonia-56	196	4	12,2%	PERCENT
harmonia-56	196	5	oleh kecerdasan emosi	PERSON
harmonia-56	196	6	sisanya	GPE
harmonia-56	196	7	87,8%	PERCENT
harmonia-56	196	8	oleh faktor lain.	ORG
harmonia-56	197	1	lain yang	PERSON
harmonia-56	197	2	ikut mendukung prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	197	3	a. faktor	ORG
harmonia-56	197	4	yaitu faktor	ORG
harmonia-56	197	5	yang mempengaruhi	PERSON
harmonia-56	197	6	keberhasilan belajar dari dalam diri siswa yang sedang belajar	PERSON
harmonia-56	198	1	yang termasuk dalam faktor	PERSON
harmonia-56	198	2	1	CARDINAL
harmonia-56	198	3	jasmaniah yang	PERSON
harmonia-56	198	4	termasuk faktor	ORG
harmonia-56	198	5	jasmaniah yaitu faktor kesehatan	ORG
harmonia-56	198	6	dan cacat tubuh	PERSON
harmonia-56	199	1	kesehatan seseorang berpengaruh	ORG
harmonia-56	200	1	proses belajar akan	ORG
harmonia-56	200	2	bila kesehatan seseorang	ORG
harmonia-56	201	1	demikian juga dengan cacat tubuh	PERSON
harmonia-56	201	2	juga dapat	ORG
harmonia-56	201	3	belajar seseorang	PERSON
harmonia-56	202	1	jika hal itu terjadi	PERSON
harmonia-56	202	2	hendaknya	NORP
harmonia-56	202	3	khusus atau diusahakan alat bantu	PERSON
harmonia-56	202	4	dapat menghindari atau mengurangi kecacatannya itu	PERSON
harmonia-56	202	5	2	CARDINAL
harmonia-56	202	6	yang termasuk ke dalam faktor psikologis yaitu	PERSON
harmonia-56	202	7	kecerdasan seseorang baik kecerdasan	PERSON
harmonia-56	202	8	maupun kecerdasan emosional sangat menentukan	ORG
harmonia-56	202	9	dalam pencapaian prestasi belajar atau prestasi lainnya	PERSON
harmonia-56	203	1	semakin tinggi tingkat kecerdasan siswa	PERSON
harmonia-56	203	2	semakin tinggi pula nilai yang diperoleh	PERSON
harmonia-56	204	1	semakin rendah tingkat kecerdasan siswa	PERSON
harmonia-56	204	2	semakin rendah pula nilai yang	ORG
harmonia-56	205	1	minat dan perhatian	PERSON
harmonia-56	205	2	minat adalah kecenderungan	PERSON
harmonia-56	205	3	yang besar terhadap sesuatu	PERSON
harmonia-56	206	1	perhatian	ORG
harmonia-56	206	2	adalah melihat	PERSON
harmonia-56	206	3	dan mendengar dengan baik dan	PERSON
harmonia-56	206	4	terhadap sesuatu	PERSON
harmonia-56	207	1	minat	GPE
harmonia-56	207	2	dan perhatian yang tinggi	PERSON
harmonia-56	207	3	akan berdampak	ORG
harmonia-56	207	4	bagi prestasi belajar	ORG
harmonia-56	208	1	bakat bakat adalah kemampuan	PERSON
harmonia-56	208	2	yang ada pada diri	PERSON
harmonia-56	212	1	sejak lahir	PERSON
harmonia-56	212	2	yang diterima sebagai	PERSON
harmonia-56	212	3	warisannya dari orang tua	PERSON
harmonia-56	213	1	bakat–bakat yang dimiliki	PERSON
harmonia-56	214	1	dan dikembangkan dalam pembelajaran	PERSON
harmonia-56	214	2	akan	ORG
harmonia-56	214	3	dapat mencapai	ORG
harmonia-56	214	4	prestasi yang tinggi	PERSON
harmonia-56	215	1	motivasi motivasi adalah dorongan seseorang untuk	PERSON
harmonia-56	216	1	motivasi selalu mendasari	PERSON
harmonia-56	216	2	dan mempengaruhi	PERSON
harmonia-56	216	3	setiap usaha	PERSON
harmonia-56	216	4	serta kegiatan	GPE
harmonia-56	216	5	untuk mencapai	ORG
harmonia-56	216	6	tujuan yang diinginkan	PERSON
harmonia-56	217	1	3	CARDINAL
harmonia-56	217	2	kelelahan kelelahan	PERSON
harmonia-56	217	3	menjadi dua macam	ORG
harmonia-56	217	4	yaitu kelelahan jasmani dan kelelahan rohani	PERSON
harmonia-56	218	1	kelelahan jasmani	PERSON
harmonia-56	218	2	dengan kondisi tubuh yang	PERSON
harmonia-56	218	3	dan kurang bersemangat	PERSON
harmonia-56	218	4	kelelahan rohani dapat	PERSON
harmonia-56	218	5	dari adanya	PERSON
harmonia-56	218	6	dan kebosanan sehingga minat	PERSON
harmonia-56	218	7	dan dorongan untuk menghasilkan sesuatu menjadi hilang	PERSON
harmonia-56	219	1	adalah faktor	ORG
harmonia-56	219	2	yang berasal dari luar yang dapat mempengaruhi	PERSON
harmonia-56	219	3	belajar	ORG
harmonia-56	220	1	yang termasuk dalam faktor	PERSON
harmonia-56	220	2	1	CARDINAL
harmonia-56	220	3	keluarga siswa yang belajar akan	PERSON
harmonia-56	220	4	dari keluarga	PERSON
harmonia-56	220	5	cara orang tua mendidik	PERSON
harmonia-56	220	6	antar anggota keluarga	ORG
harmonia-56	220	7	suasana	NORP
harmonia-56	220	8	dan keadaan	PERSON
harmonia-56	220	9	ekonomi keluarga	ORG
harmonia-56	220	10	orang tua dan latar belakang kebudayaan	PERSON
harmonia-56	221	1	2	CARDINAL
harmonia-56	221	2	sekolah	PERSON
harmonia-56	221	3	sekolah yang	PERSON
harmonia-56	221	4	dapat mempengaruhi	PERSON
harmonia-56	221	5	belajar mencakup	PERSON
harmonia-56	221	6	mengajar	GPE
harmonia-56	221	7	kurikulum	ORG
harmonia-56	221	8	hubungan	GPE
harmonia-56	221	9	dengan siswa	PERSON
harmonia-56	221	10	siswa dengan siswa	PERSON
harmonia-56	221	11	disiplin sekolah	PERSON
harmonia-56	221	12	alat pelajaran	ORG
harmonia-56	221	13	waktu sekolah	ORG
harmonia-56	221	14	standar pelajaran	ORG
harmonia-56	221	15	keadaan gedung	PERSON
harmonia-56	221	16	metode belajar	PERSON
harmonia-56	221	17	dan tugas rumah	PERSON
harmonia-56	222	1	3	CARDINAL
harmonia-56	222	2	masyarakat masyarakat	PERSON
harmonia-56	222	3	yang juga berpengaruh	PERSON
harmonia-56	222	4	terhadap belajar siswa.	PERSON
harmonia-56	223	1	itu terjadi karena keberadaan	PERSON
harmonia-56	223	2	dalam masyarakat	PERSON
harmonia-56	224	1	oleh karena itu	PERSON
harmonia-56	224	2	siswa juga harus	PERSON
harmonia-56	224	3	dan menjalin	PERSON
harmonia-56	224	4	dengan masyarakat	PERSON
harmonia-56	225	1	dari keseluruhan	PERSON
harmonia-56	225	2	tersebut akan dapat	PERSON
harmonia-56	225	3	menunjang	GPE
harmonia-56	225	4	meningkatnya prestasi belajar secara	GPE
harmonia-56	226	1	adanya faktor	PERSON
harmonia-56	226	2	lain tersebut	PERSON
harmonia-56	226	3	dapat digunakan untuk	PERSON
harmonia-56	226	4	mengundang	GPE
harmonia-56	226	5	dilakukannya penelitian	PERSON
harmonia-56	226	6	berikutnya untuk meneliti faktor	PERSON
harmonia-56	226	7	lain yang dapat berhubungan dengan prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	226	8	siswa mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	226	9	seni budaya	PERSON
harmonia-56	226	10	simpulan berdasarkan keterangan	PERSON
harmonia-56	226	11	keterangan yang telah	PERSON
harmonia-56	226	12	dikemukakan di atas	PERSON
harmonia-56	226	13	dapat disimpulkan	PERSON
harmonia-56	226	14	bahwa terdapat	PERSON
harmonia-56	226	15	korelasi yang	PERSON
harmonia-56	226	16	signifikan	GPE
harmonia-56	226	17	antara kecerdasan emosi	ORG
harmonia-56	226	18	dengan prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	226	19	siswa mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	226	20	seni budaya	PERSON
harmonia-56	226	21	0,349	CARDINAL
harmonia-56	226	22	sedangkan harga r tabel	ORG
harmonia-56	226	23	untuk taraf kesalahan	PERSON
harmonia-56	226	24	5%	PERCENT
harmonia-56	227	1	nol	PERSON
harmonia-56	227	2	ada hubungan antara kecerdasan	ORG
harmonia-56	227	3	dengan prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	227	4	siswa mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	227	5	seni budaya	PERSON
harmonia-56	228	1	dari persamaan	PERSON
harmonia-56	228	2	regresi y	PERSON
harmonia-56	229	1	60,660	CARDINAL
harmonia-56	230	1	dapat	ORG
harmonia-56	230	2	bahwa apabila nilai	ORG
harmonia-56	230	3	1	CARDINAL
harmonia-56	230	4	maka nilai prestasi belajar	ORG
harmonia-56	230	5	0,169	CARDINAL
harmonia-56	230	6	atau setiap nilai kecerdasan	PERSON
harmonia-56	230	7	10	CARDINAL
harmonia-56	230	8	maka nilai prestasi belajar	ORG
harmonia-56	230	9	1,69	CARDINAL
harmonia-56	231	1	sehingga kecerdasan	PERSON
harmonia-56	231	2	dapat mempengaruhi prestasi belajar	ORG
harmonia-56	232	1	kontribusi kecerdasan emosi	PERSON
harmonia-56	232	2	terhadap prestasi belajar	ORG
harmonia-56	232	3	12,2%	PERCENT
harmonia-56	232	4	sisanya	GPE
harmonia-56	232	5	87,8%	PERCENT
harmonia-56	232	6	oleh faktor lain	ORG
harmonia-56	233	1	adanya faktor	PERSON
harmonia-56	233	2	lain tersebut	PERSON
harmonia-56	233	3	dapat digunakan untuk	PERSON
harmonia-56	233	4	mengundang	GPE
harmonia-56	233	5	dilakukannya penelitian	PERSON
harmonia-56	233	6	berikutnya untuk meneliti faktor	PERSON
harmonia-56	233	7	lain yang dapat berhubungan dengan prestasi belajar	PERSON
harmonia-56	233	8	siswa mata pelajaran	PERSON
harmonia-56	233	9	seni budaya	PERSON
harmonia-56	234	1	daftar pustaka abdurrohman	PERSON
harmonia-56	234	2	1999	DATE
harmonia-56	235	1	pendidikan bagi anak berkesulitan belajar	ORG
harmonia-56	236	1	jakarta	GPE
harmonia-56	237	1	2005	DATE
harmonia-56	238	1	revolusi	PERSON
harmonia-56	238	2	kecerdasan abad 21	PERSON
harmonia-56	238	3	kritik mi	PERSON
harmonia-56	238	4	ei	PERSON
harmonia-56	239	1	bandung	PERSON
harmonia-56	240	1	alfabeta	PERSON
harmonia-56	240	2	goleman	ORG
harmonia-56	240	3	daniel. 1999	ORG
harmonia-56	241	1	kecerdasan emosional	PERSON
harmonia-56	242	1	jakarta	GPE
harmonia-56	245	1	2002	DATE
harmonia-56	246	1	kecerdasan emosional	PERSON
harmonia-56	246	2	el lebih penting dari pada	ORG
harmonia-56	247	1	jakarta	GPE
harmonia-56	250	1	2003	DATE
harmonia-56	252	1	jakarta	GPE
harmonia-56	253	1	gramedia pustaka utama	ORG
harmonia-56	254	1	hakim	PERSON
harmonia-56	254	2	thursan. 2005	DATE
harmonia-56	255	1	belajar secara efektif	PERSON
harmonia-56	256	1	jakarta	GPE
harmonia-56	256	2	swara	PERSON
harmonia-56	258	1	2007	DATE
harmonia-56	259	1	kurikulum tingkat satuan	ORG
harmonia-56	259	2	pendidikan	GPE
harmonia-56	260	1	jakarta	GPE
harmonia-56	261	1	bumi aksara	PERSON
harmonia-56	262	1	nasution	ORG
harmonia-56	262	2	noehi	GPE
harmonia-56	262	3	1995	DATE
harmonia-56	263	1	strategi belajar	ORG
harmonia-56	264	1	jakarta	GPE
harmonia-56	266	1	2003	DATE
harmonia-56	267	1	sekolah	GPE
harmonia-56	268	1	jakarta	GPE
harmonia-56	269	1	depdiknas	PERSON
harmonia-56	269	2	sardiman	PERSON
harmonia-56	270	1	2003	DATE
harmonia-56	271	1	interaksi	ORG
harmonia-56	271	2	dan motivasi belajar mengajar	PERSON
harmonia-56	272	1	jakarta	GPE
harmonia-56	273	1	rajawali pers	PERSON
harmonia-56	274	1	sudjatmiko	PERSON
harmonia-56	275	1	2004	DATE
harmonia-56	277	1	jakarta	GPE
harmonia-56	278	1	depdiknas	PERSON
harmonia-56	279	1	suryati	ORG
harmonia-56	279	2	2003	DATE
harmonia-56	280	1	antara minat mahasiswa terhadap musik populer dengan prestasi belajar komposisi musik pada mahasiswa sendratasik fbs unnes	PERSON
harmonia-56	280	2	1999/2000	CARDINAL
harmonia-56	281	1	universitas	ORG
harmonia-56	281	2	negeri semarang	PERSON
harmonia-56	282	1	tu’u	ORG
harmonia-56	283	1	2004	DATE
harmonia-56	284	1	peran disiplin pada perilaku	PERSON
harmonia-56	284	2	dan prestasi siswa	PERSON
harmonia-56	285	1	jakarta	GPE
harmonia-56	285	2	gramedia widiasarana	PERSON
harmonia-56	285	3	indonesia	GPE
