The particular dialect or language that a person chooses to use on any occasion is called a code Copyright Β© 2018 The Author IDEAS is licensed under CC-BY-SA 4.0 License Issued by English study program of IAIN Palopo 97 IDEAS Journal of Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature ISSN 2338-4778 (Print) ISSN 2548-4192 (Online) Volume 6, Number 1, June 2018 pp. 97 – 106 Efektivitas Pembelajaran Menulis Puisi Dengan Menggunakan Teknik Mind Mapping Siswa Kelas Viii Smp Negeri 7 Palopo MARLIA MUKLIM hajjamarlia6@gmail.com 1 Universitas Cokroaminoto Palopo Received : 17 Mei 2018; Accepted : 29 Mei 2018 URL : http://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/ideas Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan teknik mind mapping pada siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Palopo. Berdasarkan hasil penelitian hipotesis penelitian ini dengan menggunakan analisis statistik inferensial, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif antara pembelajaran menulis puisi khususnya menulis puisi dengan menggunakan teknik mind mapping dan hasil belajar bahasa Indonesia. Hasil disarankan pada guru bahasa Indonesia di sekolah dapat mempertimbangkan penerapan teknik mind mapping dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya pengajaran sastra Indonesia yang siswanya sudah memiliki pengetahuan tentang materi tersebut karena berdasarkan penelitian teknik mind mapping ini meningkatkan hasil belajar siswa.. . Kata Kunci: menulis puisi; mind mapping http://u.lipi.go.id/1457703302 mailto:hajjamarlia6@gmail.com http://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/ideas Marlia Muklim Efektivitas Pembelajaran Menulis Puisi dengan Menggunakan Teknik Mind Mapping Siswa Kelas VIII SMP NEGERI 7 PALOPO 98 Pendahuluan Pengajaran bahasa Indonesia bertujuan agar siswa terampil berbahasa dan mampu berkomunikasi dengan baik kemampuan berkomunikasi berhubungan erat dengan kemampuan berbahasa. Kemampuan berbahasa tersebut di bedakan atas empat aspek keterampilan yaitu ketermpilan menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Salah satu dari keempat aspek tersebut adalah pembelajaran menulis. Pembelajaran menulis di sekolah tidak hanya membuat siswa mampu mengungkapkan kata- kata dalam bacaan, tetapi dapat memahami pesan dalam bacaan tersebut. Keterampilan menulis dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide atau gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampaian (Tarigan, 1986:15) Pemetaan pikiran mind mapping adalah teknik pencatatan yang dikembangkan oleh Tony Buzan pada tahun 1970-an. DePorter dan Hernacki (2011:152-153) menyebutkan bahwa pemetaan pikiran adalah teknik pemanfaatan keseluruhan otak dengan menggunakan citra visual dan prasarana grafis lainnya untuk membentuk kesan. Pemetaan pikiran menggunakan pengingat visual dan sensorik dalam suatu pola dari ide yang berkaitan seperti peta jalan yang digunakan untuk belajar, mengorganisasikan, dan merencanakan. Peta ini dapat membangkitkan ide orisinal yang memicu ingatan dengan mudah. Dengan membuat pemetaan pikiran ini, akan tiba pada suatu titik bagi siswa untuk menggarap pengelompokan gagasan-gagasan tersebut dan memiliki desakan untuk mulai menulis puisi. Teknik pemetaan pikiran dan teknik pengelompokan dapat digunakan sebagai teknik pembelajaran menulis puisi dengan tujuan untuk menjadi sugesti bagi siswa dalam menuangkan pikiran dan perasaannya dalam puisi. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti akan merumuskan Bagaimana Pembelajaran Menulis Puisi Dengan Menggunakan Teknik Mind Mapping pada siswa kelas VIII SMP 7 Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan Bagaimana Pembelajaran Menulis Puisi Dengan Menggunakan Teknik Mind Mapping pada siswa kelas VIII SMP 7 Palopo. Metode Penelitian Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu . Berdasarkan judul penelitian ini, yaitu pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan teknik mind mapping siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Palopo. Maka yang menjadi variabel dalam penelitian ini adalah pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan teknik mind mapping. Desain penelitian yang di gunakan bersifat eksperimen, yang dilakukan menggunakan desain post test only control group design.. IDEAS, Vol. 6, No. 1, June 2018 ISSN 2338-4778 (Print) ISSN 2548-4192 (Online) 99 Hasil dan Pembahasan Berdasarkan hasil analisis data dengan 35 orang siswa, diperoleh gambaran umum untuk kelas eksperimen yang diajarkan dengan menerapkan pembelajaran dengan menggunakan teknik mind mapping, yakni memiliki skor rata-rata hasil belajar sebesar 75,86 dengan standar deviasi sebesar 5 sedangkan untuk kelas kontrol yang diajarkan tanpa menerapkan pembelajaran dengan menggunakan teknik mind mapping memiliki skor rata-rata 64,7 dengan standar deviasi sebesar 4,9. Lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 1. Nilai statistik Deskriptif Hasil Belajar Siswa Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Statistik Kelas Kontrol Eksperimen Jumlah sampel Skor ideal Skor maksimum Skor minimum Skor rata-rata Standar deviasi 35 100 74 57 64,7 4,9 35 100 84 65 75,86 5 Jika hasil belajar siswa dikelompokkan dalam lima kategori hasil belajar, maka diperoleh frekuensi dan presentase nilai hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol sebagai berikut: Tabel 2. Kategori dan presentase Nilai Belajar Siswa Kelas kontrol dan Kelas Eksperimen Nilai Kategori Kontrol Eksperimen Frekuensi Persentasi Frekuensi Persentasi 0-54 Sangat rendah 0 0 0 0 55-64 Rendah 18 51,42 0 0 65-79 Sedang 17 48,57 25 71,42 80-89 Tinggi 0 0 10 28,57 90-100 Sangat tinggi 0 0 0 0 Analisis Statistik Inferensial 1. Pengujian Prasyarat Analisis Syarat yang dipenuhi sebelum melakukan pengujian hipotesis adalah melakukan pengujian prasyarat analisis yang terdiri dari pengujian normalitas Marlia Muklim Efektivitas Pembelajaran Menulis Puisi dengan Menggunakan Teknik Mind Mapping Siswa Kelas VIII SMP NEGERI 7 PALOPO 100 dan pengujian homogenitas varians. a) Pengujian normalitas a. kelas kontrol Jumlah (n) = 34 Rata-rata skor = 64,7 Standar deviasi = 4,9 Skor tertinggi =74 Skor terendah = 57 Rentang skor (R) = 74-57=17 Jumlah kelas interval (k) = 1 + 3,3 log 35 = 6,1 Lebar kelas (i) = 17 6 = 2,8 ~ 3 Tabel 3. Pengujian Normalitas Skor Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas Kontrol Kelas interval Batas kelas Z Batas Kelas Luas Z tabel Ei Oi (𝑂𝑖 βˆ’ 𝐸𝑖)2 𝐸𝑖 56,5 -1,67 57-59 0,0971 3,3985 2 0,5751 59,5 -1,06 60-62 0,1854 6,489 12 4,6804 62,5 -0,44 63-65 0,2339 8,1865 8 0,0042 65,5 0,16 66-68 0,2155 7,5425 4 1,6638 68,5 0,77 69-71 0,1368 4,788 4 0,1296 71,5 1,33 72-74 0,061 2,135 5 3,8446 74,5 2,00 Jumlah π‘₯2=βˆ‘ (π‘‚π‘–βˆ’πΈπ‘–)2 𝐸𝑖 10,89 Untuk mengetahui data penelitian berdistribusi normal atau tidak, digunakan rumus chi-kuadrat sebagai berikut: π‘₯2=βˆ‘ (π‘‚π‘–βˆ’πΈπ‘–)2 𝐸𝑖 ( subana, M.,dkk.2000:170 ) Keterangan: X2 = nilai chi- kuadrat Oi = Frekuensi hasil pengamatan IDEAS, Vol. 6, No. 1, June 2018 ISSN 2338-4778 (Print) ISSN 2548-4192 (Online) 101 Ei = Frekuensi yang diharapkan K = banyaknya kelas Berdasarkan keterangan tabel diperoleh X2 hitung = 10,89 untuk Ι‘ = 0,01 dan dk = 3, maka diperoleh X2 tabel = X2 ( 0,99 ) ( 3 ) = 11,34. Karena X2 hitung Λ‚ X2 tabel, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar bahasa indonesia yang diperoleh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Palopo yang diajarkan tidak menggunakan teknik mind mapping berasal dari kelompok yang berdistribusi normal pada taraf nyata Ι‘ = 0,01 b. Kelas Eksperimen jumlah ( n ) = 35 Rata-rata skor = 75,86 Standar deviasi = 5 Skor tinggi = 84 Skor terendah = 65 Rentang skor ( R ) = 84-65 = 19 Jumlah kelas interval ( K ) = 1 + 3,3 log 35 =6,1 Lebar kelas ( i ) = 15 6 = 3,16 ~ 3 Tabel 4. Pengujian normalias skor hasil belajar bahasa indonesia kelas eksperimen Kelas interval Batas kelas Z Batas Kelas Luas Z tabel Ei Oi (𝑂𝑖 βˆ’ 𝐸𝑖)2 𝐸𝑖 63,5 -2,47 64-67 0,0407 1,4245 1 0,1265 67,5 -1,67 68-71 0,1447 5,064 5 0,0008 71,5 -0,87 72-75 0,2799 9,796 14 1,8041 71,5 -0.07 76-79 0,2952 10,332 5 2,7516 79,5 0,73 80-83 0,1697 5,939 9 1,5776 83,5 1,53 84-87 0,0531 1,858 1 0,7361 87,5 2,33 Jumlah π‘₯2=βˆ‘ (π‘‚π‘–βˆ’πΈπ‘–)2 𝐸𝑖 6,99 Marlia Muklim Efektivitas Pembelajaran Menulis Puisi dengan Menggunakan Teknik Mind Mapping Siswa Kelas VIII SMP NEGERI 7 PALOPO 102 Untuk mengetahui dan penelitian berdistrtibusi normal atau tidak, digunakan rumus chi-kuadrat sebagai berikut: π‘₯2=βˆ‘ (π‘‚π‘–βˆ’πΈπ‘–)2 𝐸𝑖 ( subana, M.,dkk.2000:170 ) Keterangan: X2 = nilai chi- kuadrat Oi = Frekuensi hasil pengamatan Ei = Frekuensi yang diharapkan K = banyaknya kelas Berdasarkan keterangan tabel diperoleh 𝑋2 hitung = 6,99 untuk taraf nyata Ι‘ = 0,01 dan dk= 3, maka diperoleh π‘₯2 tabel = π‘₯2 ( 0,99 ) ( 3 ) = 11,34. Karena π‘₯2 hitung Λ‚ π‘₯2 tabel, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar bahasa indonesia yang diperoleh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Palopo yang diajar dengan menerapkan pembelajaran menulis puisi dengan menggunaka teknik mind mapping berasal dari kelompok yang berdistribusi normal pada taraf nyata Ι‘ = 0,01 b) Pengujian Homogenitas Varians Berdasarkan hasil pengujian normalitas, ternyata kedua kelompok kelas perlakuan yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol mempunyai data yang normal sehingga pengujian dilanjutkan dengan uji homogenitas varians. ο‚· Varians terbesar ( kelas eksperimen ) = 5 ο‚· Varians terkecil ( kelas kontrol ) = 4,9 Dengan menggunakan rumus sebagai berikut Fhitung sebagai berikut: Fhitung = π‘‰π‘Žπ‘Ÿπ‘–π‘Žπ‘›π‘  π‘‘π‘’π‘Ÿπ‘π‘’π‘ π‘Žπ‘Ÿ π‘£π‘Žπ‘Ÿπ‘–π‘Žπ‘›π‘  π‘‘π‘’π‘Ÿπ‘˜π‘’π‘π‘–π‘™ ( Subana.M.,dkk.2000:171 ) Diperoleh: Fhitung = 1,020 Harga F ( 0,01 ) ( db1) ( db2) adalah 2,47. Karena F hitung Λ‚ F tabel, maka data skor kelas eksperimen dan kelas kontrol mempunyai varians yang homogen. Dari hasil perhitungan uji homogenitas varians yang diperoleh nilai F hitung = 1,020 dan nilai F (Ι‘=0,01;dk=3) 2,47, dimana kriteria pengujian homogenitas varians terima H1 jika F hitung Λ‚ F tabel pada taraf nyata Ι‘ = 0,01 dan dk = 3. Maka hasil belajar kedua kelas baik kelas eksperimen maupun kelas kontrol berasal dari kelompok yang mempunyai varians homogen. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji-t satu pihak adapun pengujian hipotesis sebagai berikut: Diketahui: X1 =75,86 X2 = 64,7 S1 = 5 S1 = 4,9 N1 = 35 N1 = 35 Karena kedua kelas mempunyai varians yang homogen, maka pengujian IDEAS, Vol. 6, No. 1, June 2018 ISSN 2338-4778 (Print) ISSN 2548-4192 (Online) 103 hipotesis dapat dilakukan dengan: S2 = (𝑛1 βˆ’1)𝑆1+ 2 𝑛1 + 𝑛2 βˆ’2 = (34)(5)2 + (34)(4,9)2 35+35 βˆ’2 = 24,50 S = √24,50 = 4,95 selanjutnya uji-t dapat dilakukan dengan menggunakan rumus: t = οΏ½Μ…οΏ½1βˆ’ οΏ½Μ…οΏ½2 π‘ βˆš 1 𝑛1 + 1 𝑛2 t hitung = 75,86βˆ’64,7 √ 1 35 4,95 βˆ’ 1 35 = 11,16 1,183 = 9,43 Setelah dilakukan perhitungan diperoleh t hitung = 9,43 sedang nilai t ( Ι‘ =0,01; db=68) = 2,38 pada taraf nyata Ι‘ = 0,01 dan db = n1 + n2 -2. Oleh karena t hitung > t tabel ( Ι‘= 0,01 ; db = 68), maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga hipotesis yang diajukan memperlihatkan bahwa pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan teknik mind mapping berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Palopo Berdasarkan hasil analisis deskriptif memperlihatkan bahwa hasil belajar siswa kelas eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan teknik mind mapping di peroleh skor rata-rata 75,86 dari skor ideal 100 dengan jumlah siswa yang hadir sebanyak 35 orang siswa, sedangkan untuk kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran menulis puisi tidak menggunakan teknik mind mapping diperoleh skor rata-rata 64,7 dari skor ideal 100 dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang. Ini menunjukkan bahwa skor rata-rata kelas untuk kelompok eksperimen lebih tinggi dari pada skor rata-rata untuk kelompok kontrol. Untuk memperkuat hasil analisis tersebut, maka dilakukan analisis lebih lanjut yaitu analisis statistik inferensial guna membuktikan hipotesis yang diajukan. Dari hasil analisis statistik inferensial tersebut secara signifikan Marlia Muklim Efektivitas Pembelajaran Menulis Puisi dengan Menggunakan Teknik Mind Mapping Siswa Kelas VIII SMP NEGERI 7 PALOPO 104 membuktikan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan teknik mind mapping berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Palopo. Pembelajaran mind mapping dikembangkan agar memungkinkan seorang siswa dapat menemukan sendiri jawaban tanpa bantuan dari seorang guru. Penyajian dalam bentuk mind mapping ini, membantu siswa untuk berpikir secara kreatif. Bentuk mind mapping ini mendorong siswa untuk belajar mandiri, mengembangkan kemampuan berpikir agar lebih tanggap, kreatif, cermat, dan melatih daya nalar siswa. Hasil penelitian menggambarkan bahwa ada beberapa indikator yang penerapannya tidak maksimal sehingga sedikit banyaknya memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes instrumen. Namun menurut kajian, peneliti beranggapan bahwa indikator yang memberikan pengaruh yang signifikan dalam pembelajaran menulis puisi dengan teknik mind mapping adalah penemuan sendiri jawaban sementara, dan menarik sebuah kesimpulan.kesemua indikator tersebut harus terpenuhi dalam rangka memaksimalkan pembelajaran menulis puisi dengan teknik mind mapping sebab esensi dalam pembelajaran ini adalah bagaimana menulis puisi dengan menggunakan tenik mind mapping, dimana siswa diarahkan merumuskan hipotesis sementara dalam kelompoknya sendiri, dengan pemahaman yang baik terhadap materi yang diajarkan siswa dengan sendirinya dapat menarik kesimpulan. Pada waktu proses belajar mengajar terjadi, kelas yang diajar dengan menggunakan teknik mind mapping ini, siswa dapat memahami manfaat pembelajaran ini. Sehingga proses belajar mengajar dengan menerapkan teknik mind mapping berlangsung dengan baik, dibandingkan dengan kelas yang diajarkan dengan tidak menerapkan teknik mind mapping, siswa kurang termotivasi untuk berpartisipasi dalam proses belajar mengajar sehingga proses belajar mengajar yang terjadi terkesan monoton. Hasil perhitungan statistik deskriptif memperlihatkan bahwa hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Palopo yang mengikuti pembelajaran dengan menerapkan mind mapping lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran tidak menerapkan teknik mind mapping. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hasil belajar siswa dapat ditingkatkan melalui teknik mind mapping. . IDEAS, Vol. 6, No. 1, June 2018 ISSN 2338-4778 (Print) ISSN 2548-4192 (Online) 105 Kesimpulan Berdasrkan hasil pengujian hipotesis penelitian ini dengan menggunakan analisis statistik inferensial, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif antara teknik mind mapping dan hasil belajar bahasa indonesia khususnya pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan teknik mind mapping pada siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Palopo. Disini menunjukkan bahwa bahwa skor rata – rata kelas untuk kelompok eksperimen lebih tinggi dari pada skor rata – rata untuk kelompok kontrol. Selanjutnya untuk pengujian normalitas dan homogenitas varians, diperoleh bahwa kelas yang menerapkan pembelajaran inkuiri dan kelas yang menerapkan pembelajaran tanpa menggunakan teknik mind mapping berasal dari kelompok yang berdistribusi normal dan mempunyai varians homogen. Pengujian hipotesis dengan uji –t, di peroleh hasil thitung = 9,43 sedangkan nilai t( Ι‘=0,01; db = 68 ) = 2,38 maka H0 ditolak H1 diterima, sehingga hipotesis yang diajukan memperlihatkan bahwa penerapan pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan teknik mind mapping berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Palopo. Referensi Adeisten dan Pival, 2008 : 6-7. ciri- ciri tulisan yang baik. Jakarta : Pustaka Umum Arikunto, 1991:107. Penarikan sampel yang diteliti. Jakarta : Alfabeta Akhaidah, dkk. 1998 : 3. Tahapan- tahapan dalam menulis. Bandung : Gramedia Atar, 2007 : 1. Menulis merupakan suatu proses kreatif. Yogyakarta : UGM Deporter dan Hernacki, 2011: 152-153. Pemetaan Pikiran Secara Visual. Jakarta : Angkasa. Edward, 2009: 64. Metode Pembelajaran Mind mapping. Bandung: Angkasa. Enre, 1994 : 137. Jenis karangan atau tulisan. Gorontalo : Bumi Aksara. Hawking, 1970. Mengeksploarisasi Ruang Agkasa dalam menemukan mind mapping. Yogyakarta: UGM KBBI, 2007 : 1497. Menulis puisi melahirkan pikiran dan perasaan. Yogyakarta. Rineka Cipta Koentjaraningrat, 1997: 45.Pengambilan sampel yang diteliti. Gorontalo: Marlia Muklim Efektivitas Pembelajaran Menulis Puisi dengan Menggunakan Teknik Mind Mapping Siswa Kelas VIII SMP NEGERI 7 PALOPO 106 Angkasa Ralph Waldo Emerson, 1980 : 8. Puisi mengajarkan sebanyak mungkin tentang kata – kata. Jakarta : PT.Gramedia Noor Jehhan, 2009/ 2010. Penerapan metode mind mapping untuk meningkatkan berfikir kreatif dan hasil belajar siswa dengan tema peristiwa. Malang Nuriddin, 2007 : 19. Manfaat pembelajaran keterampilan menulis. Bandung: UGM Rani Mahardika, 2005. Penggunaan mind mapping untuk meningkatkan kreatifitas dan hasil belajar ilmu pengetahuan sosial (IPS). Malang Sanjaya, 2006. Teknik Mengajar dan Penjabaran. Jakarta : Gramedia Sudjiman, 1984. Kamus istilah sastra. Jakarta : PT.Gramedia Suriamiharja, dkk. 1996 : 12. Menulis adalah kegiatan melahirkan pikiran dan perasaan.jakarta : pustaka umum TarigaN, 1986 : 15 Kemampuan Bahasa yang Bersifat Produktif. Bandung : Pustaka umum Tri Indah Mariana, 2011. Penerapan metode mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar PKN siswa kelas IV SDN kalipare. Malang