id	author	title	date	pages	extension	mime	words	sentence	flesch	summary	cache	txt
ihis-3200	Hapsari, Kris	Kasunanan dan Mangkunegaran di Tengah Pendudukan Jepang	2018	10	.pdf	application/pdf	4027	201	41	Pada 1936, pemerintah kolonial Belanda mendapat informasi, bahwa orang-orang Jepang mulai melakukan kunjungan ke Kasunanan dan Mangkunegaran, memperpanjang konsesi tambang tembaga yang tidak menguntungkan di Wanagiri dan disusul oleh banyaknya orang Jepang yang mulai tinggal di Surakarta serta seorang pemilik toko Fujiyoko Store bernama Sawabe yang rajin memelihara hubungan dengan Kasunanan dan Mangkunegaran (Larson, 1990: 280-283; Encyclopaedie van Nederlandsch-Indie, 5:176).1 Hubungan yang dirintis oleh Jepang dengan penguasa tradisional Surakarta tersebut memperlancar jalan Tentara Jepang untuk menguasai Surakarta dan menjalin hubungan dengan pusat kekuasaan tradisonal Jawa, Pemerintahan Pendudukan Balatentara Jepang/ Pemerintahan Militer Jepang selanjutnya menugaskan Kolonel Nakayama untuk menghadap Kasunanan dan Mangkunegaran dan menyampaikan pernyataan atas keberlangsungan kekuasaan Kasunanan dan Mangkunegaran dengan 1Larson mencatat sampai bulan September 1936, di Surakarta terdapat 36 orang pria dewasa Jepang dan sejumlah wanita dan anak-anak Jepang yang tidak tercatat jumlahnya.	cache/ihis-3200.pdf	txt/ihis-3200.txt
