Microsoft Word - Fix Doc.docx IT Journal Research and Development (ITJRD) Vol.5, No.2, Maret 2021, E-ISSN: 2528-4053 | P-ISSN: 2528-4061 DOI : 10.25299/itjrd.2021.vol5(2).5281 135 Journal homepage: http:/journal.uir.ac.id/index.php/ITJRD Implementasi Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Berbasis Web Mobile M. Soekarno Putra1, Imam Solikin2 Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bina Darma1 Program Studi Manajemen Informatika, Fakultas Vokasi, Universitas Bina Darma2 soekarno@binadarma.ac.id1, imamsolikin@binadarma.ac.id2 Article Info Abstrak History : Dikirim 14 Juli 2020 Direvisi 21 Juli 2020 Diterima 19 Agustus 2020 Penelitian dilakukan pada pemain sepak bola di Universitas Bina Darma mengenai kondisi fisiknya. Kondisi fisik pemain sepak bola adalah unsur yang penting dan merupakan dasar dalam mengernbangkan strategi, teknik, dan taktik dalam bermain sepakbola. Pemain Sepakbola perlu adannya pengukuran kodisi fisik atlet guna meningkatkan potensi fugsional atlet dan mengembangkan kemanpuan biomotor kestandar yang paling tinggi. Pengukuran kondisi fisik atlet yaitu atlet Sepak Bola di Universitas Binadarma masing dilakukan secara manual yaitu ditulis dalam kertas untuk poin- poin yang diperoleh selama pengukuran kondisi fisik. Kondisi seperti ini akan memperlambat untuk mengetahui berapa biomotor hasil yang diperoleh dalam pengukuran kondisi fisik atlet, dan kesulitan untuk mengetahui histori biomotor hasil pengukuran kodisi fisik sebelumnya, apa mengalami penurunan atau kenaikan biomotornya. Solusi dari permasalah tersebut dengan mengembangan sistem dalam mengukur kodisi fisik atlet Sepak Bola dalam bentuk Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik berbasis web mobile. Metode pangambangan aplikasi yang digunakan adalah metode waterfall dengan beberpa tahapan antara lain communication (project initiation & requirements gathering), planning (estimating, scheduling, tracking), modeling (analysis & design), construction (code & test), deployment (delivery, support, feedback). Tujuan dari penelitian ini untuk mempermudah dan mempercepat dalam pengukuran kondisi fisik atlet. Kata Kunci : Aplikasi Metode waterfall Sepak bola Kondisi fisik © This work is licensed under a Creative Commons Attribution- ShareAlike 4.0 International License. Koresponden: Imam Solikin Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu komputer Universitas Bina Darma Jln Jendral A.Yani No.03, Palembang, Sumatra Selatan, Indonesia, 30264 Email : soekarno@binadarma.ac.id 1. PENDAHULUAN Penggunaan perangkat lunak (software) dalam teknologi informasi sekarang ini mengalami kemajuan sangat pesat. Kemajuan teknologi informasi ini dapat manfaatkan untuk berbagai hal, salah satunya untuk mendukung kegiatan Olahraga. Kemajuan teknologi dalam bidang Olahraga ini juga bermanfaat untuk memberikan informasi tentang pengukuran kekuatan, ketahanan, dan kecepatan yang dihasilkan atlet. “Olahraga menurut Undangan-undang Republik Indonesia (UURI) Nomor 3 IT Jou Res and Dev, Vol.5, No.2, Maret 2021: 135 - 146 Soekarno, Implementasi Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Berbasis Web Mobile 136 Tahun 2005 Pasal 4 yang berbunyi Keolahragaan nasional bertujuan memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran, prestasi, kualitas manusia, menanamkan nilai moral dan akhlak mulia, sportivitas, disiplin, mempererat dan membina persatuan dan kesatuan bangsa, memperkukuh ketahanan nasional, serta mengangkat harkat, martabat, dan kehormatan bangsa” [1] . Universitas Binadarma merupakan perguruan tinggi yang ada di Sumatera Selatan, yang di dalam tedapat atlet-atlet cabang Olahraga antara lain Sepak Bola. Atlet adalah subjek/seseorang yang berprofesi atau menekuni suatu cabang olahraga tertentu dan berprestasi pada cabang olahraga tersebut [2]. Sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan jalan menyepak bola kian kemari untuk diperebutkan diantara pemain-pemain yang mempunyai tujuan untuk memasukkan bola ke gawang lawan dan mempertahankan gawang sendiri agar tidak kemasukan bola[3] . Kondisi fisik pemain sepak bola adalah unsur yang penting dan merupakan dasar dalam mengernbangkan strategi, teknik, dan taktik dalam bermain sepakbola, analisis kondisi fisik dapat memberi kontribusi terhadap tendangan jarak jauh dalam pemain sepakbola [4]. Pada atlet perlu adannya pengukuran kodisi fisik atlet guna meningkatkan potensi fugsional atlet dan mengembangkan kemanpuan biomotor kestandar yang paling tinggi. Dalam pengukuran kondisi fisik atlet yaitu atlet Sepak Bola di Universitas Binadarma masing dilakukan secara manual yaitu ditulis dalam kertas untuk poin-poin yang diperoleh selama pengukuran kondisi fisik. Proses manual ini memperlambat untuk mengetahui berapa biomotor hasil yang diperoleh dalam pengukuran kondisi fisik atlet, dan kesulitan untuk mengetahui histori biomotor hasil pengukuran kodisi fisik sebelumnya, apakah mengalami penurunan atau kenaikan biomotornya. Solusi dari permasalah tersebut adalah perlu adanya pengembangan sistem dalam mengukur kodisi fisik atlet Sepak Bola. Adapun sistem yang dikembangkan berupa sistem manual menjadi sistem elektronik berupa Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola pada Universitas Binadarma Berbasis Mobile. Tujuan dari penelitian adalam membangun dan implementasi aplikasi pengukuran kondisi fisik pemain sepak bola berbasis web mobile. Hasil dari aplikasi tersebut untuk mempermudah dan mempercepat dalam pengukuran kondisi fisik atlet. Selain itu aplikasi terbut dapat digunakan untuk mengetahui pengukuran kondisi fisik sebelumnya apakah kemanpuan biomotor naik atau turun. 2. METODE PENELITIAN Pada penelitian ini yaitu implementasi aplikasi pengukuran kondisi fisik pemain sepak bola berbasis web mobile, dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, interview, dan dokumentasi serta dalam pengembangan sistem menggunakan metode waterfall. 2.1. Pengumpulan Data Teknik ini adalah langkah strategis yang dapat digunakan dalam menjalankan penelitian, sebab tujuan dalam penelitian memperoleh data untuk mendapatkan hasil yang berguna[10]. 1. Teknik observasi Dalam Teknik ini peneliti langsung datang ketempat penelitian untuk melihat cara pengukuran kondisi fisik pemain sepak bola pada Universitas Binadarma [11]. 2. Teknik interview Dalam Teknik ini peneliti melakukan wawancara kepada mahasiswa dan pelatih pemain sepakbola pada Universitas Binadarma. Wawacara tersebut berupa bagaiman proses pengukuran kondisi fisik pemain sepak bola, media pada saja yang digunakan untuk mengitung pengukuran dan menyimpan hasil pengukuran pemain sepak bola pada Universitas Binadarma, [12]. 3. Teknik dokumentasi Teknik ini peneliti melakukan pengumpulan dokumen yang digunakan dalam penelitian. Adapun dokumen yang digunakan untuk penelitian ini adalah dokumen hasil perhitungan kondisi fisik pemain sepak bola pada Universitas Binadarma.[10] IT Jou Res and Dev, Vol.5, No.2, Maret 2021 : 135 - 146 Soekarno, Implementasi Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Berbasis Web Mobile 137 2.2. Metode Pengembangan Sistem Model waterfall adalah model klasik yang bersifat sistematis, berurutan dalam membangun software. Nama model ini sebenarnya adalah “Linear Sequential Model”. Model ini sering disebut juga dengan “classic life cycle” atau metode waterfall [13]. Gambar 1. Model waterfall 1. Communication Adapun pekerjaan yang dilakukan pada tahap ini bersifat teknis, sehingga perlu adanya komunikasi dengan customer agar tujuan yang diinginkan tercapai. Komunikasi yang dihasilkan berupaka inisialisasi proyek, berupa analisis masalah yang dihadapi, dan pengumpulan data yang digunakan, bahkan membantu mendefinisikan fitur dan fungsi software. 2. Planning Tahap ini merupakan tahap perencanaan yang berupa estimasi tugas-tugas teknis yang akan dikerjakan, permasalah yang mungkin terjadi, sumber daya yang dibutuhkan dalam membangun sistem, produk yang akan dihasilkan, penjadwalan kerja, dan pemantauan proses pengerjaan sistem. 3. Modeling Pada tahap ini proses perancangan sistem dibuat antara lain arsitektur software, tampilan interface, algoritma program, dan perancangan struktur data. 4. Construction Tahap ini merupakan proses penerjemahan bentuk peracangan sistem menjadi kode atau bahasa yang dapat dibaca oleh mesin. Setelah pengkodean selesai makan dilakukan pengujian terhadap sistem yang dibangun. 5. Deployment Tahap ini berupa implementasi sistem ke customer, pemeliharaan sistem, perbaikan sistem, evaluasi sistem, dan pengembangan sistem berdasarkan umpan balik agar sistem berkembang menjadi lebih baik. 2.3. Konsep Teori Kategori nilai kondisi fisik pemain sepak bola dapat dilihat pada tabel1 sampai tabel 8: 1. Masa tubuh (kg/m) Skor = (BB / ((TB / 100) * (TB / 100))) Tabel 1. Kategori Masa Tubuh Skor Keterangan <=19 Underweight <=25 Ideal <=29 Overweigth IT Jou Res and Dev, Vol.5, No.2, Maret 2021: 135 - 146 Soekarno, Implementasi Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Berbasis Web Mobile 138 >=30 Obesita 2. Lari 20 m (DTK) Tabel 2. Kategori Lari 20 M (DTK) Hasil Keterangan <=2.93 Baik Sekali <=3.19 Baik <=3.32 Cukup <=3.45 Kurang >=3.45 Kurang Sekali 3. Sit and Reach Tabel 3. Sit And Reach Hasil Keterangan >=70 Baik Sekali >=51 Baik >=41 Cukup >=31 Kurang <=30 Kurang Sekali 4. Standing Broad Jump Tabel 4. Standing Broad Jump Hasil Keterangan >=257 Baik Sekali >=231 Baik >=218 Cukup >=205 Kurang <=205 Kurang Sekali 5. Push Up (1 Menit) Tabel 5. Push Up (1 MENIT) Hasil Keterangan >=53 Baik Sekali >=39 Baik >=33 Cukup >=26 Kurang <=25 Kurang Sekali 6. Sit Up (2 Menit) Tabel 6. Sit Up (2 MENIT) Hasil Keterangan >=95 Baik Sekali >=72 Baik >=61 Cukup >=50 Kurang <=49 Kurang Sekali IT Jou Res and Dev, Vol.5, No.2, Maret 2021 : 135 - 146 Soekarno, Implementasi Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Berbasis Web Mobile 139 7. Lari 300 m Tabel 7. Lari300 M Hasil Keterangan <=39.19 Baik Sekali <=44.14 Baik <=46.61 Cukup <=49.08 Kurang >=49.08 Kurang Sekali 8. VO2 Max Tabel 8. VO2 MAX Hasil Keterangan >=62.8 Baik Sekali >=53.2 Baik >=48.5 Cukup >=43.7 Kurang <=43.7 Kurang Sekali 2.4. Penelitian Sebelumnya Penelitian sebelumnya yang membahas tentang pengukuran kondisi fisik adalah: 1. Analisis Kondisi Fisik Atlet Sepakbola SMA Negeri 4 Banda Aceh [5]. Keterkaitan penelitian, pada penelitian [5] menghasilkan analisa dari kondisi fisik, sedangakan pada penelitian yang sedang berjalan, data dari analisa tersebut proses dengan aplikasi digital agar peroses perhitungannya lebih mudah. 2. Profil Kondisi Fisik Atlet Unit Kegiatan Mahasiswa Pencak Silat Universitas Negeri Yogyakarta Kategori Tanding [6]. Keterkaitan penelitian, pada penelitian [6] membahas tentang profil-profil kondisi fisik atlet dan rangkai tes kondisi fisik atlet, sedangakan pada penelitian yang sedang berjalan mengimplementasikan tangka tes kedalam aplikasi digital. 3. Kondisi Fisik Pemain Sepakbola Klub Asyabab Di Kabupaten Sidoarjo [7]. Keterkaitan penelitian, pada penelitian [7] membahas memonitoring kondisi fisik secara manual sedangkan penelitian yang sedang berjalan berbasis digital. 4. Analisis Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Klub Persepu Upgris Tahun 2016 [8]. Keterkaitan penelitian, pada penelitian [8] peneliti mengahasilkan perhitungan kondisi fisik secara manual sedangakan pada penelitian yang sedang berjalan dikembangan menjadi berbasis digital. 5. Aplikasi Pemilihan Pemain Sepak Bola Pada Putera Tanta Fc , EA Saputera, [9]. Keterkaitan penelitian [9] dan penelitian yang sedang berjalan adalah sama-sama sudah dikembangkan dalam bentuk aplikasi, pada penelitian [9] digunakan untuk seleksi pemain sepak bolah sedangkan pada penelitian sekarang digunakan untuk memonitoring kondisi fisik pemain sepak bola. 3. HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam membangun aplikasi pengukuran kodisi fisik pemain sepak bola ini agar brfumgsi untuk mengontrol potensi dan biomotor pemain sepak bola. Dengan adanya control ini diharapn potensi fugsional pemain sepak bola meningkatkan dan dapat mengembangkan kemanpuan biomotor kestandar yang paling tinggi. IT Jou Res and Dev, Vol.5, No.2, Maret 2021: 135 - 146 Soekarno, Implementasi Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Berbasis Web Mobile 140 3.1. Perancangan Proses 1. Rancangan Use Case Diagram [14] Pada perancangan menggunakan use case diagram menggambarkan bahwa aktifitas yang dapat dilakukan admin yaitu menginput data pemain sepakbola, menginput data kodisi fisik pemain sepakbola, dan melihat data history atau perkembangan kondisi fisik pemain sepak bola. Perancangan use case diagram dapat dilihat pada gambar 2. Gambar 2. Rancangan use case diagram aplikasi pengukuran kondisi fisik pemain sepak bola. 2. Rancangan Flow Chart Diagram [15] Gambar 3. Rancangan use case diagram aplikasi pengukuran kondisi fisik pemain sepak bola IT Jou Res and Dev, Vol.5, No.2, Maret 2021 : 135 - 146 Soekarno, Implementasi Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Berbasis Web Mobile 141 Pada perancangan menggunakan flow Chart diagram menggambarkan proses kerja sistem setelah berhasil login dan menampilkan aplikasi dapat dilakukan proses penginputan data pemain dan kodisi fisik pemainsepak bola, bahkan dapat mengetahui history kondisi fisik sebelumnya. Untuk perancangan flow chart tersebut dapat dilihat pada gambar 3. 3.2. Implementasi 1. Login Tampilan login dapat diakses oleh pelatihan sepak bola, dalam pengolahan data kondisi fisik pemain sepak bola. Setelah berhasil login sesuai dengan hak akses pelatihan pelatih dapat melakukan penginputan dan control data kondisi fisik pemain sepak bola apakah mengalami kenaikan penurunan kemampuannya. Halaman login dapat dilihat pada gambar 4. Gambar 4. Login admin aplikasi kondisi fisik pemain sepak bola 2. Home. Gambar 5. Home aplikasi kondisi fisik pemain sepak bola IT Jou Res and Dev, Vol.5, No.2, Maret 2021: 135 - 146 Soekarno, Implementasi Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Berbasis Web Mobile 142 Tampilan home merupakan merupakan tampilan yang muncul setelah admin berhasil melakukan login. Pada halaman ini menampilkan beberapa menu yang salah satunya menu untuk menuju tampilan pengukuran kondisi fisik pemain sepak bola. Halam home dapat dilihat pada gambar 5. 3. Data Kondisi Fisik Halaman ini menampilkan data-data dari pemain sepak bola yang kondisi fisik sudah diproses oleh admin. Tampilan data kondisi fisik dapat dilihat pada gambar 6. Gambar 6. Tampilan data kondisi fisik pemain sepak bola 4. Detail Data Kondisi Fisik Tampilan detail data kondisi fisik merupakan rician dari semua data yang berkaitan dengan pengukuran kondisi fisik pemain sepak bola. Adapun yang ditampilkan pada halaman ini antara lain biodata pemain sepak bola, semuan rician hasil pengukuran kondisi fisik pemain sepak bola. Tampilan detail data kondisi fisik pemain sepak bola dapat dilihat pada gambar 7. 5. Penginputan Data Kondisi Fisik Tampilan digunakan untuk menginputkan data pemain sepak bola, dan penginputan data pengukuran kondisi fisik pemain sepak bola. Tampilan halaman penginputan data kondisi fisik dapat dilihat pada gambar 8. IT Jou Res and Dev, Vol.5, No.2, Maret 2021 : 135 - 146 Soekarno, Implementasi Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Berbasis Web Mobile 143 Gambar 7. Tampilan detail data kondisi fisik pemain sepak bola IT Jou Res and Dev, Vol.5, No.2, Maret 2021: 135 - 146 Soekarno, Implementasi Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Berbasis Web Mobile 144 Gambar 8. Tampilan input data kondisi fisik pemain sepak bola IT Jou Res and Dev, Vol.5, No.2, Maret 2021 : 135 - 146 Soekarno, Implementasi Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Berbasis Web Mobile 145 3.3 Testing Aplikasi Testing aplikassi pengukuran kondisi fisik pemain sepak bola menggunakan blackbox antar lain sebagai berikut: 1. Login Login merupakan halaman index pada aplikasi pengukuran kondisi fisik pemain sepak bola, hasil testing sukses (tidak error), 2. Home Home bagian halaman tampil setelah admin berhasil melakukan login, terdiri dari satu user yaitu pelatih, hasil testing sukses (tidak error). 3. Data kondisi fisik Data kondisi fisik berisi data-data pemain sepakbola yang sudah diproses oleh admin, hasil testing sukses (tidak error) 4. Detail data kondisi fisik Detail data kondisi fisik berisi semua rincian data antara lain biodata pemain sepakbola, data pengukuran kondisi fisik pemain sepakbola, hasil testing diterima (tidak error) 5. Input data kondisi fisik Input data kondisi fisik berfungsi untuk penginputan data pemain sepakbola dan penginputan data kondisi fisik pemain sepakbola, hasil testing diterima (tidak error) 4. KESIMPULAN Aplikasi pengukuran kondisi fisik pemain sepak bola untuk mengukur kemampuan dan biomotor pemain sepak bola, aplikasi yang tersebut dibangun berbasis web mobile. Implementasi dari aplikasi memudahkan pelatih dapat mengetahuan history kondisi fisik pemain sepak bola, apakah mengalami peningkatan atau penurunan. Dengan adanya aplikasi ini dapatkan mempercepat dalam peroses monitoring kondisi fisik pemain sepak bola. Berdasarkan dari penelitian, aplikasi masih perlu adanya mengembangan kearah yang labih baik lagi yaitu dikembangkan keversi App Adroid dan berbasis ofline. DAFTAR PUSTAKA [1] R. Indonesia, “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah,” Jakarta RI, 2004. [2] K. Nurhuda and M. Jannah, “PENGARUH MEDITASI MINDFULNESS TERHADAP MENTAL TOUGHNESS PADA ATLET LARI 400 M,” Character J. Penelit. Psikologi., vol. 5, no. 3, 2018. [3] A. C. Nugraha, “Mahir Sepakbola,” Bandung: Nuansa Cendekia, 2012. [4] S. Lufisanto, “Analisis kondisi fisik yang memberi kontribusi terhadap tendangan jarak jauh pada pemain sepakbola,” J. Kesehat. Olahraga, vol. 3, no. 1, 2015. [5] B. Boihaqi, “ANALISIS KONDISI FISIK ATLET SEPAKBOLA SMA NEGERI 4 BANDA ACEH,” Penjaskesrek J., vol. 4, no. 2, 2017. [6] D. Nurhidayah and A. S. Graha, “PROFIL KONDISI FISIK ATLET UNIT KEGIATAN MAHASISWA PENCAK SILAT UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA KATEGORI TANDING,” MEDIKORA, vol. 16, no. 1, 2017. [7] D. Setiawan, “Kondisi Fisik Pemain Sepakbola Klub Asyabab Di Kabupaten Sidoarjo,” J. Kesehat. Olahraga, vol. 1, no. 1, 2013. [8] O. Maliki, H. Hadi, and I. F. Royana, “Analisis Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Klub Persepu Upgris Tahun 2016,” Jendela Olahraga, vol. 2, no. 2, 2017. [9] E. A. Saputera and H. Aprilianto, “Aplikasi Pemilihan Pemain Sepak Bola Pada Putera Tanta Fc,” Progresif J. Ilm. Komput., vol. 11, no. 1, 2015. IT Jou Res and Dev, Vol.5, No.2, Maret 2021: 135 - 146 Soekarno, Implementasi Aplikasi Pengukuran Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Berbasis Web Mobile 146 [10] P. D. Sugiyono, “Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&D,” Bandung Alf., 2008. [11] H. Hasanah, “TEKNIK-TEKNIK OBSERVASI (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-ilmu Sosial),” At-Taqaddum, vol. 8, no. 1, pp. 21–46, 2017. [12] H. Herdiansyah, “Wawancara, observasi, dan focus groups: Sebagai instrumen penggalian data kualitatif,” Jakarta PT. Raja Graf. Persada, 2013. [13] A. Pressman, “How Fitbit’s outsmarting Apple, at least so far.” 2015. [14] J. W. Satzinger, R. B. Jackson, and S. D. Burd, Systems analysis and design in a changing world. Cengage learning, 2011. [15] I. Solikin, “PENGEMBANGAN FITUR NOTIFIKASI E-MODUL PADA PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA,” Simetris J. Tek. Mesin, Elektro dan Ilmu Komput., vol. 10, no. 1, pp. 189–196, 2019. BIOGRAFI PENULIS M. Soekarno Putra obtained Bachelor Degree in Computer Science from University of Binadarma Palembang in 2011, obtained Master Degree in Computer Science from University of Binadarma in 2016. He has been a Lecturer with the Department of Informatics Engineering, University of Binadarma Palembang, since 2016. His current research interests include computational linguistics, and software engineering. Imam Solikin obtained Bachelor Degree in Computer Science from University of Binadarma Palembang in 2011, obtained Master Degree in Computer Science from University of Binadarma Palembang in 2014. He has been a Lecturer with the Department of Information Management, University of Binadarma Palembang, since 2015. His current research interests include computational linguistics, and software engineering.