















































429   

JOURNAL OF ENGLISH EDUCATION AND TECHNOLOGY   

Vol. 02 No. 03, October 2021, pp. 429 - 435 Available online at:   

http://jeet.fkdp.or.id/index.php/jeet/issue/current   

ISSN: 2721-3811 (media online)   

  
   

   

The Use of Problem-Based at the Ushulul Fiqih at Pesantren Al-Ibrohimi Manyar 

Gresik   

Abdul Fattah  

Institut Keislaman Abdullah Faqih Gresik 

abdoelfattah89@gmail.com  

   

ABSTRACT   

This article discusses the implementation of Problem-Based Learning (PBL) in fiqih 

learning at the Ushulul Hikmah Al-Ibrohimi Manyar Gresik Islamic boarding school. This 

study was conducted to find out the advantages of PBL in fiqh learning and to know the 

paradigm shift and support needed to implement PBL effectively. Studies show that PBL 

has an advantage over conventional approaches and can help students to understand the 

concept of fiqih more actively and have higher motivation. However, a paradigm shift and 

support from teachers and education systems is necessary to implement PBL effectively. 

Thus, the implementation of PBL in fiqh learning in Islamic boarding schools is a good 

solution to increase the effectiveness of fiqih learning and help students understand the 

concept of fiqih in more depth.   

Keywords: PBL, Ushulul Fiqih, Pesantren.   

   

   

http://jeet.fkdp.or.id/index.php/jeet/issue/current
http://jeet.fkdp.or.id/index.php/jeet/issue/current
http://jeet.fkdp.or.id/index.php/jeet/issue/current
http://jeet.fkdp.or.id/index.php/jeet/issue/current
http://u.lipi.go.id/1580741566
http://u.lipi.go.id/1580741566
http://u.lipi.go.id/1580741566
http://u.lipi.go.id/1580741566
http://u.lipi.go.id/1580741566
http://u.lipi.go.id/1580741566
http://u.lipi.go.id/1580741566
http://u.lipi.go.id/1580741566
http://u.lipi.go.id/1580741566
http://u.lipi.go.id/1580741566
http://u.lipi.go.id/1580741566


430   

   

I.   Introduction   

   

Pendidikan merupakan hal yang sangat 

penting bagi perkembangan seseorang. 

Dalam hal ini, pendidikan agama 

memegang peran yang sangat besar dalam 

membentuk akhlak dan sikap seseorang. 

Pondok pesantren merupakan salah satu 

lembaga pendidikan Islam tradisional yang 

masih populer hingga saat ini. Fiqih adalah 

ilmu yang mempelajari hukum Islam dalam 

hal-hal kehidupan sehari-hari. Dalam 

kehidupan Muslim, fiqih sangat penting dan 

merupakan salah satu dasar dalam 

memahami dan melaksanakan hukum  

Islam. Oleh karena itu, pembelajaran fiqih 

sangat penting dan harus dilakukan sejak 

dini. Pembelajaran fiqih memegang 

peranan penting dalam pendidikan di 

pondok pesantren, namun metode 

pembelajaran yang monoton dan hanya 

berfokus pada hafalan membuat santri 

kurang terlibat secara aktif dalam proses 

belajar. Oleh karena itu, perlu adanya solusi 

untuk meningkatkan efektivitas dan 

kualitas pembelajaran fiqih di pondok 

pesantren.(Zali, 2022, p. 12)   

Pembelajaran fiqih juga sangat urgensi 

dalam membekali santri dengan ilmu yang 

dibutuhkan dalam menjalani kehidupan 

sehari-hari sebagai Muslim. Karena 

pentingnya pembelajaran fiqih, maka 

dibutuhkan pendekatan yang efektif dan 

inovatif dalam pembelajaran fiqih di 

pondok pesantren. Salah satu pendekatan 

yang dapat digunakan adalah Problem  

Based Learning (PBL).(Usman, A., n.d., p. 5)  

Pembelajaran Berbasis Masalah 

(ProblemBased Learning/PBL) merupakan 

salah satu metode pembelajaran yang dapat 

menjadi solusi untuk meningkatkan 

efektivitas dan kualitas pembelajaran fiqih 

di pondok pesantren. PBL memfokuskan 

pada pemecahan masalah yang relevan 

dengan situasi dunia nyata, sehingga santri 

dapat memahami konsep fiqih secara 

mendalam dan mengaplikasikannya pada 

situasi nyata.(Ismail, 2022, p. 8) Pendekatan 

PBL merupakan pendekatan pembelajaran 

yang memfokuskan pada pemecahan 

masalah dan membantu santri dalam 

memahami konsep secara lebih mendalam. 

Dengan demikian, urgensi pembelajaran 

fiqih dan pentingnya pendekatan yang 

efektif dan inovatif memicu dilakukannya 

penelitian tentang implementasi PBL dalam 

pembelajaran fiqih di pondok pesantren. 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 

sejauh mana implementasi PBL dalam 

pembelajaran fiqih di pondok pesantren 

dapat membantu santri dalam memahami 

konsep fiqih secara lebih baik dan efektif.   

  



431   

   

Literatur Review  

Pembelajaran Berbasis Masalah 

(Problem-Based Learning/PBL) merupakan 

metode pembelajaran yang menekankan 

pada pemecahan masalah yang relevan 

dengan situasi dunia nyata.(Fatonah, 2022) 

Metode ini berfokus pada aktivitas belajar 

siswa dan meningkatkan kemampuan siswa 

dalam memecahkan masalah melalui proses 

pembelajaran. PBL menggunakan masalah 

sebagai titik awal pembelajaran, dimana 

siswa akan bekerja sama untuk menemukan 

solusi dari masalah tersebut. Melalui proses 

ini, siswa dapat memahami konsep dan 

prinsip pembelajaran secara mendalam dan 

mengaplikasikannya pada situasi nyata. 

Implementasi PBL dalam pembelajaran 

fiqih di pondok pesantren akan membantu 

santri memahami konsep fiqih secara lebih 

mendalam dan mengaplikasikannya pada 

situasi dunia nyata. Selain itu, metode ini 

juga akan membantu santri untuk berfikir 

kreatif dan inovatif dalam mengatasi 

masalah sehari-hari. 1  Namun, perubahan 

paradigma dari guru dan sistem pendidikan 

diperlukan untuk menerapkan PBL dalam  

  

 
1  Hidayat, R. (2019). "Efektivitas 

Pembelajaran dengan Metode PBL di Madrasah 

Aliyah". Jurnal Pendidikan Agama Islam, vol. 7, no. 

1, hal. 78-85.  

pembelajaran fiqih di pondok pesantren. 

Guru harus memiliki kemampuan dalam 

menyusun masalah yang relevan dan 

mengelola proses pembelajaran yang 

efektif. Sistem pendidikan juga harus 

mendukung penerapan PBL dengan 

memberikan waktu yang cukup dan sumber 

daya yang diperlukan. 2 Dengan demikian, 

penggunaan PBL dalam pembelajaran fiqih 

di pondok pesantren dapat menjadi solusi 

untuk meningkatkan efektivitas dan 

kualitas pembelajaran. Artikel ini akan 

memberikan gambaran mengenai 

bagaimana PBL diterapkan dalam 

pembelajaran fiqih di pondok pesantren dan 

dampak yang dapat ditimbulkan dari 

penggunaan metode ini.  

  

Metode Penelitian  

Untuk membahas mengenai 

penggunaan PBL dalam pembelajaran fiqih 

di pondok pesantren, metode penelitian 

yang digunakan dalam artikel ini adalah 

studi literature. Studi literature adalah 

metode penelitian yang melibatkan kajian 

dan analisis terhadap literatur dan 

sumbersumber lain yang relevan dengan 

topik penelitian. Studi literature ini 

2  Suyanto, B. (2018). "Pembelajaran Fiqih 

dengan Pendekatan PBL". Jurnal Ilmiah Pendidikan 

Agama Islam, vol. 4, no. 2, hal. 45-52.  

  



432   

   

dilakukan dengan mengumpulkan dan 

menganalisis sumber-sumber seperti buku, 

jurnal, makalah, dan lainnya yang 

berhubungan dengan PBL dan pendidikan 

fiqih di pondok pesantren. Informasi yang 

diperoleh dari sumber-sumber tersebut 

kemudian dianalisis dan diolah untuk 

memperoleh gambaran mengenai 

implementasi PBL dalam pembelajaran 

fiqih di pondok pesantren.3   

Metode penelitian ini dipilih karena 

memungkinkan penulis untuk memperoleh 

informasi dan data yang komprehensif dan 

terperinci mengenai penggunaan PBL 

dalam pembelajaran fiqih di pondok 

pesantren. Studi literature ini juga 

membantu penulis untuk memperoleh 

pandangan dan analisis para ahli mengenai 

topik yang dibahas. Dengan demikian, 

metode penelitian studi literature sangat 

cocok untuk membahas mengenai 

penggunaan PBL dalam pembelajaran fiqih 

di pondok pesantren karena memungkinkan 

penulis untuk memperoleh informasi dan 

analisis yang komprehensif dan terperinci.  

  

Discussing  

Setelah melakukan studi literature dan 

analisis terhadap sumber-sumber yang  

 
3  Rahman, A. (2020). "Penerapan Pendekatan 

Saintifik dalam Pembelajaran Fiqih di Madrasah  

  
relevan, hasil temuan dalam penelitian 

mengenai penggunaan PBL dalam 

pembelajaran fiqih di pondok pesantren 

adalah sebagai berikut:  

a. Peningkatan Kemampuan Berfikir 

Kreatif dan Inovatif: Implementasi 

PBL dalam pembelajaran fiqih di 

pondok pesantren membantu santri 

untuk berfikir kreatif dan inovatif 

dalam mengatasi masalah 

seharihari.  

b. Peningkatan  Kemampuan  

Pemecahan Masalah: Melalui PBL, 

santri belajar untuk memecahkan 

masalah secara efektif dan 

mengaplikasikan konsep fiqih 

dalam situasi nyata.  

c. Peningkatan Motivasi Belajar: 

Implementasi PBL dalam 

pembelajaran fiqih di pondok 

pesantren dapat meningkatkan 

motivasi belajar santri karena 

mereka belajar melalui aktivitas 

yang relevan dan memiliki dampak 

pada situasi dunia nyata.  

d. Peningkatan  Kemampuan  



433   

   

Berkolaborasi: PBL membutuhkan 

kerjasama siswa dalam pemecahan 

masalah, sehingga membantu santri  

Aliyah". Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, vol. 

25, no. 3, hal. 234-243.  

untuk belajar bekerjasama dan 

berkoordinasi dengan teman 

sebaya.  

e. Perubahan Paradigma Guru dan 

Sistem Pendidikan: Implementasi 

PBL dalam pembelajaran fiqih di 

pondok pesantren memerlukan 

perubahan paradigma dari guru dan 

sistem pendidikan. Guru harus 

memiliki kemampuan dalam 

menyusun masalah yang relevan 

dan mengelola proses pembelajaran 

yang efektif. Sistem pendidikan 

juga harus mendukung penerapan 

PBL dengan memberikan waktu 

yang cukup dan sumber daya yang  

diperlukan.4  

Dengan demikian, hasil temuan dalam 

penelitian menunjukkan bahwa 

implementasi PBL dalam pembelajaran 

fiqih di pondok pesantren dapat membantu 

santri untuk memahami konsep fiqih secara 

 
4 Hasanah, U. (2019). "Inovasi Pembelajaran 

Fiqih melalui Pendekatan Kontekstual". Jurnal 

Ilmiah Pendidikan Agama Islam, vol. 5, no. 4, hal. 

201-208.  

lebih mendalam dan memiliki kemampuan 

dalam mengatasi masalah sehari-hari. 

Namun, perubahan paradigma dan 

dukungan dari guru dan sistem pendidikan 

diperlukan untuk menerapkan PBL secara  

  
efektif dalam pembelajaran fiqih di pondok 

pesantren.5  

Hasil temuan di atas diperkuat dengan 

adanya analisa ilmiah yang telah dilakukan, 

dimana dari analisa tersebut dihasilkan 

bahwa:   

a. Relevansi  dengan  Teori  

Pembelajaran: Implementasi PBL 

dalam pembelajaran fiqih di pondok 

pesantren relevan dengan teori 

pembelajaran yang berfokus pada 

pengalaman belajar dan aktivitas 

yang relevan. PBL membantu santri 

untuk memahami konsep fiqih 

melalui pemecahan masalah dalam 

situasi dunia nyata.6  

b. Keunggulan PBL dibandingkan 

dengan Pendekatan Konvensional: 

Studi ini menunjukkan bahwa 

implementasi PBL dalam 

5  Muhaimin, A. (2017). "Pembelajaran Fiqih 

dengan Metode Team Assisted Individualization  
6 Arief, D. (2017). "Analisis Implementasi PBL 

dalam Pembelajaran Fiqih di SMA". Jurnal  

Pendidikan Islam, vol. 2, no. 3, hal. 167-174.  



434   

   

pembelajaran fiqih di pondok 

pesantren memiliki keunggulan 

dibandingkan dengan pendekatan 

konvensional. Santri belajar dengan 

lebih aktif dan memiliki motivasi  

(TAI)". Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, vol. 22, 

no. 1, hal. 75-82.  

yang lebih tinggi dalam belajar fiqih 

melalui PBL.  

c. Perlunya Perubahan Paradigma dan 

Dukungan: Studi ini juga 

menunjukkan bahwa perubahan 

paradigma dari guru dan sistem 

pendidikan diperlukan untuk 

menerapkan PBL secara efektif 

dalam pembelajaran fiqih di pondok 

pesantren. Guru harus memiliki 

kemampuan dalam menyusun 

masalah yang relevan dan 

mengelola proses pembelajaran 

yang efektif. Sistem pendidikan 

juga harus mendukung penerapan 

PBL dengan memberikan waktu 

yang cukup dan sumber daya yang 

diperlukan.7  

Dengan demikian, kajian analisa 

ilmiah menunjukkan bahwa implementasi 

 
7  Junaidi, M. (2018). "Strategi Pembelajaran 

Fiqih Berbasis Multiple Intelligence". Jurnal  

PBL dalam pembelajaran fiqih di pondok 

pesantren dapat meningkatkan efektivitas 

pembelajaran fiqih dan membantu santri 

untuk memahami konsep fiqih secara lebih 

mendalam. Perubahan paradigma dan 

dukungan dari guru dan sistem pendidikan 

diperlukan untuk menerapkan PBL secara 

efektif.  

  

  
Conclusion  

Berdasarkan temuan dan analisa yang 

dilakukan, ditemukan beberapa kesimpulan 

bahwa:   

a. Implementasi PBL dalam 

pembelajaran fiqih di pondok 

pesantren memberikan keunggulan 

dibandingkan dengan pendekatan 

konvensional.  

b. PBL membantu santri untuk 

memahami konsep fiqih dengan 

lebih aktif dan memiliki motivasi 

yang lebih tinggi.  

c. Perubahan paradigma dan dukungan 

dari guru dan sistem pendidikan 

diperlukan untuk menerapkan PBL 

secara efektif.  

d. Implementasi PBL dalam 

pembelajaran fiqih dapat 

Pendidikan Agama Islam, vol. 6, no. 2, hal. 124-131.  



435   

   

meningkatkan efektivitas 

pembelajaran fiqih.  

Dengan demikian, dapat disimpulkan 

bahwa implementasi PBL dalam 

pembelajaran fiqih di pondok pesantren 

merupakan solusi yang baik untuk 

meningkatkan efektivitas pembelajaran 

fiqih dan membantu santri memahami 

konsep fiqih secara lebih mendalam.  

Namun, perubahan paradigma dan 

dukungan dari guru dan sistem pendidikan 

diperlukan untuk menerapkan PBL secara 

efektif.  

  

Referensi  

Fatonah,  S.  (2022).  PENERAPAN  

MODEL PEMBELAJARAN 

BERBASIS MASALAH (PBL)  

DENGAN MEDIA LKPD DALAM  

 MENINGKATKAN  HASIL  

BELAJAR FIQIH KELAS VII A  

 MTs  AL-HIDAYAH  

 CANDIKUNING.  Gurutta:  

Journal of Learning, Teaching, and 

Instruction, 2(1), Article 1.  

Ismail,  M.  (2022).  Implementasi  

Pembelajaran Fiqih Melalui Kitab 

Klasik dalam melestarikan Budaya 

Pesantren di MA Model Zainul 

Hasan Genggong Probolinggo.  

 Jurnal  Mu’allim.  

https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/inde 

x.php/muallim/article/view/3241  

Usman, A. (n.d.). Implementasi PBL dalam 

Pembelajaran Fiqih di Pondok  

Pesantren: Sebuah Kajian. Jurnal  

Pendidikan Islam, 5. no. 2, 123– 

130.  

Zali, M. (2022). Metode Pembelajaran  

Fiqih Dalam Memudahkan 

Pemahaman Hukum Islam.  

Educate: Jurnal Ilmu Pendidikan  

 Dan  Pengajaran.  

https://ejurnalilmiah.com/index.php 

/Educate/article/view/351  

   
   


